Beranda blog Halaman 1049

IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Inilah Tokoh Penggiat Grasstrack Jabar

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Inilah sosok ataupun para tokoh penggiat grasstrack di Jawa Barat yang selalu konsisten untuk menggelar event berkualitas demi kemajuan dan juga pembinaan pembalap muda di lintasan tanah. Terlihat pada ajang IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 di sirkuit Yudha Dirgantara, Komplek Satrad 216 AURI, Cibalimbing, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jabar, (13-14/3) pekan kemarin.

Dan yang pasti bukan hanya di gelaran kali ini saja, namun mereka juga sudah tercatat cukup lama berkiprah di event balapan garuk tanah alias grasstrack seputaran Jabar yang lebih mengutamakan dari segi kemasan, penataan sirkuit serta pastinya soal hadiah yang jadi incaran pembalap maupun tim untuk hadir.

Pakusarakan Racing Committe berasal dari kawasan Jatinangor, Sumedang, adalah satu dari sekian RC balap di Jabar yang identik dan konsisten berada di jalur grasstrack. Juga ada ARO yang merupakan singkatan dari Atuy Racing Organizer dan sama-sama dari kota Tahu, berkolaborasi dalam setiap menggelar kegiatan balap tanah.

Mereka bekerjasama dengan Bhieghoss Concept asal Cianjur, yang merupakan spesialis perancang desain lay out sirkuit berkualitas dan telah memahami karakter serta keinginan para pembalap dengan lintasan yang kental aura grasstrack dan tidak asal dalam pembuatannya.

Inilah para tokoh penggiat grasstrack di Jabar

Tidak lupa dengan Griksi, RC lainnya yang menjadi bagian dari klub binaan otomotif di bawah naungan IMI Korwil Kabupaten Sukabumi. Mereka berempat memang telah menjadi bagian dari satu paket dalam setiap gelaran balap grasstrack di Jabar selama ini.

“Pada intinya kami ingin buat event balap yang benar-benar bisa jadi acuan dan tidak hanya asal saja, tentu demi kemajuan balap grasstrack itu sendiri khususnya di Jabar. Tidak lupa demi regenerasi pembalap yang handal nantinya,” ungkap Yudi Mulyadi dan Yusep Suheri dari Pakusarakan serta Dadang ‘Atuy’ Suryana dari ARO.

“Kami juga terpacu dalam membuat sarana lintasan grasstrack yang cukup kompetitif supaya para pembalap makin terasah skillnya dan mekanik juga dalam merakit setingan mesin bisa lebih mumpuni. Itu yang jadi pegangan dan motivasi kami di grasstrack selama ini,” kata Nuke Ahadiyat dari Bhieghoss Concept dan Riefki Widyagiri dari Griksi.

Kolaborasi Pakusarakan, ARO, Bhieghoss Concept dan Griksi

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Dhea Aditya Raih Juara Umum Lokal

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Dhea Aditya sukses meraih predikat gelar Juara Umum di Kelas Lokal pada event IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack seri I 2021 yang bergulir di sirkuit Yudha Dirgantara, Komplek Satrad 216 AURI, Cibalimbing, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, (13-14/3) pekan kemarin.

Pembalap yang bernaung di tim Raja Maung Raisa 234 Bams Wa Nono ini bermain di kelas Bebek Standar Lokal Sukabumi dan FFA Pemula Lokal Sukabumi dengan berada di posisi pertama sehingga berhasil menorehkan angka sempurna yakni 50 poin.

Dhea Aditya juara satu Bebek Standar Pemula Lokal Sukabumi

“Alhamdulillah senang sekali baru balapan lagi dan bisa langsung Juara Umum Kelas Lokal. Ini jadi kebanggan bagi saya untuk dapat raih prestasi dan bawa nama tim di ajang kali ini. Semoga bisa terulang lagi di seri berikutnya,” kata Dhea yang memakai nomer start 93 ini.

“Bersyukur Dhea jadi Juara Umum Lokal Sukabumi, padahal motor ini kayak cerita legenda Sangkuriang yang baru selesai di seting dengan waktu 3 hari. Dari awal penyisihan sudah berada di urutan pertama dan berlanjut ke final dengan tetap jadi juara ke satu,” sebut Mochamad Reza atau akrab di sapa Ezhot, owner tim yang bersama sang ayah menaungi tim Raja Maung ini di balapan grasstrack.

Dhea Aditya diapit Eza (kanan) dan sang ayah (kiri)

Keberhasilan Dhea Aditya menjadi Juara Umum Lokal Sukabumi ini tidak terlepas dari tangan dingin Dera Fahrulyana dan Roz_ali duet mekanik Bam’s Racing Subang, yang terapkan setingan tepat pada mesin motor pacuan Dhea seperti salah satunya adalah Kawasaki Ninja 150 lansiran 2015.

“Saya sesuaikan setingan mesin motor dengan karakter Dhea yang ngotot namun saya bikin tetap aman di putaran atasnya. Pada bagian kaki-kaki diperkuat dengan shock depan dari Yamaha YZ-125, shock belakang pakai punya Ohlins yang ampuh meredam beban motor saat di lintasan,” ungkap Dera, yang juga mekanik balap road race di tim Raisa 234 ini.

“Kemudian untuk komponen lainnya saya masih tetap gunakan piston ori standar bawaan motor ukuran 59 mm. Sedangkan pengabut bahan bakar alias karbu dari merk Mikuni TM ukuran 38 mm,” tutur Dera yang berasal dari Purwakarta.

Eza (tengah), Dhea Aditya (kiri) dan Robby Rizaldi (kanan)

Penulis : Obeth | Foto : Obeth & Istimewa

Data Modifikasi :

Pelek depan : TK Racing 1.60×21
Pelek belakang : TK Racing 1.85×19
Ban depan : Pirelli Scorpio 80/100-21
Ban belakang : Pirelli Scorpio 90/110-19
Knalpot : GP7

IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Fitra NY Juara Umum Matik Open

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Fitra NY akhirnya berhasil merebut gelar juara Umum di kelas Matik Open dalam ajang IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack seri I 2021 di sirkuit Yudha Dirgantara, Komplek Satrad 216 AURI, Cibalimbing, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, (13-14/3) akhir pekan kemarin.

Bermain di dua kelas utama Matik Open, yakni Matik Standar Open, Fitra NY podium pertama sedangkan di kategori Matik FFA Open, pembalap asal Ciamis tersebut harus puas berada di posisi ke dua sehingga total angka yang diraih pembalap andalan tim UD Doa Sepuh Sayur Express 75 PBRT MTMX ini adalah 47 poin.

“Alhamdulillah saya juara di kelas Matik Standar Open dan Matik FFA Open. Ini semua berkat kerja keras tim juga, yang bikin saya bisa merebut gelar di seri I ini. Semoga dua seri tersisa nanti dapat pertahankan gelar juara umum lagi,” ungkap Fitra NY.

Torehan prestasi pembalap bernomer start 22 ini tidak terlepas dari dukungan kuda besi pacuannya, yaitu Honda BeAt 2008 milik Muhammad Indri, mekanik MTMX Sumedang. Dan tidak hanya setingan mesin saja yang mumpuni, tapi juga berkat ubahan frame yang ditopang kaki-kaki kokoh agar BeAt ini dapat kuat melibas kondisi trek basah maupun kering.

“Untuk bagian rangka saya ubah lagi dengan ganti pakai bahan besi hitam yang ukurannya sesuai sasis aslinya motor terutama di area depan dan juga pada posisi dudukan sok belakang. Adapun ukuran panjang untuk frame ini sekitar 1,26 meter yang dibentuk custom di sektor rangka,” jelas Bazank, sapaan akrab mekanik yang juga spesialis perakit frame motor grasstrack asal Kota Tahu Sumedang.

Fitra NY Juara Umum di dua kelas Matik Open

Selain itu, mekanik yang punya nama bengkel MTMX ini menuturkan jika kedua bagian antara frame dan kaki-kaki memang harus kuat terlebih di ajang balapan tanah. Pasalnya lintasan balapan ini memiliki kontur tanah yang beragam, baik itu gembur maupun keras.

“Makanya, bentuk frame dibuat custom dan menyesuaikan dengan motor yang digunakan. Misal Yamaha Mio dan Honda BeAt jelas beda konstruksi rangkanya. Lalu pada bagian kaki-kaki kalau gak pas pemasangannya akan mudah rentan patah, terutama di area as roda depan dan untuk itu saya custom lagi dari standar bawaan motor,” papar mekanik yang punya nama singkatan BZNK ini.

Perangkat kaki belakang pasang dari kepunyaan Yamaha Ex-ride model rebound yang udah teruji kualitas serta daya tahannya di ajang balapan grasstrack. Untuk roda depan aplikasi pelek variasi merek Rossi ukuran 1.40×17, karena harganya murah dan gak bikin kantong kering.

Bagian pelek belakang juga dari variasi bolt-on berlabel TK Racing dengan ukuran lebar 1.60×14 yang dibalut oleh karet ban belakang Dunlop 90/100-14, lalu ban depan dari Corsa 275/90-17. Sedangkan sistem pengereman depan pakai punya cakram Kawasaki KLX 150 berikut teromolnya.

Wah, mantap nih! Selamat untuk Fitra NY meraih juara umum Matik Open.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Begini Postur Berkendara yang Nyaman Buat “Ngegas..”

0

OtomotifZone.com – Bandung. Berkelana menggunakan sepeda motor memang menyenangkan. Agar berkendara tidak mudah lelah yang berpotensi menurunkan konsentrasi, perlu diperhatikan postur berkendara yang tepat.

Kenyamanan berkendara yang menyenangkan akan semakin maksimal jika didukung oleh kendaraan yang tepat. Salah satu contohnya, bisa dicoba ngegas dengan Honda PCX yang baru saja dirilis ke public bulan lalu.

Skutik besar dengan mesin 160cc eSP+ ini ini menawarkan segitiga ergonomi postur berkendara yang cocok untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh. Berikut beberapa postur berkendara yang nyaman dan menyenangkan  :

1.    Ride on Position
Pada posisi ini, tubuh bagian atas pengendara akan lebih santai. Hal ini dikarenakan posisi punggung yang tegak sehingga dapat menurunkan stress pada bagian bahu, punggung dan leher. Pada Honda PCX, posisi stang kemudi yang sedikit lebih tinggi dari posisi pinggul membuat tangan bagian depan lebih rileks. Menurunnya ketegangan pada otot tangan bagian depan memberikan handling yang nyaman dan maksimal.

Selain itu, posisi lutut yang relatif rata dengan pinggul dapat mengurangi stres atau ketegangan pada paha, ditunjang dengan design jok yang mampu menyangga dengan baik.

Postur Berkendara

2.    Leasure Position
Leasure position merupakan posisi dimana kaki dapat berpindah ke bagian depan ketika sedang berkendara, seperti yang ditawarkan oleh Honda PCX terbaru. Posisi ini dapat digunakan untuk menurunkan ketegangan pada kaki bagian bawah atau betis saat melakukan perjalanan jarak jauh. Saat dirasa ketegangan pada kaki bagian bawah sudah membaik atau berkurang, kita bisa kembali pada posisi Ride On Position.

Menurut Manager Safety Riding AHM Johanes Lucky, postur berkendara yang benar dan nyaman dapat menurunkan potensi terjadinya kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara.

“Dalam berkendara, focus dan kenyamanan menjadi aspek yang sangat penting. Pengendara harus mampu mengidentifikasi medan atau kondisi jalan yang dilewati, tetapi dengan waktu bersamaan juga harus rileks agar menghilangkan ketegangan sehingga mengurangi letih yang terlalu cepat ketika berkendara dengan sepeda motor. Dengan posisi berkendara yang benar serta kendaraan yang nyaman seperti Honda PCX, riders tetap dapat memperhatikan keselamatan dengan #cari_aman sehingga berkendara akan menjadi lebih aman dan menyenangkan,” ujar Lucky.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM

Kembar Rasyad Risyad Debutan Baru Double RR team Raih Podium 2 Seri Eshark Rok 2021

0
Kembar Rasyad Risyad poidum kelas Mini Rok

OtomotifZone.com-Bogor. Calon pegokart Indonesia tiap tahun bertambah dengan munculnya bibit-bibit baru dikelas Cadet/Mini diajang Eshark Rok Cup Indonesia 2021, dimana salah satunya muncul kembar asal Double RR Racing, Rasyad dan Risyad Sammy Hilabi, keduanya diajang tersebut raih podium.

Rasyad Sammy Hilabi

Kedua anak kembar putra Sammy Hilabi ini memang gres dan baru turun diajang kompetisi nasional sekelas Eshark, turun dikelas Mini Rok Newbie dan rising start memang cukup menjanjikan, terbukti 2 seri yang diikutinya Sabtu-Minggu kemaren (13-14/3), keduanya raih podium di seri 1 dan seri 2.

kembar Rasyad Risyad bersama orang tua tercinta

Bertarung dengan total 10 pegokart kelas Mini Rok, duo kembar ini langsung sabet podium di seri 1, kedua pelajar yang duduk dibangku sekolah SD Al Izhar Pondok Labu ini memang pantas raih podium, dan dibeberap race, sempat mengovertake pegokart yang lebih dahulu berlaga dan duduk dikelas seeded, diseri 1 Rasyad raih podium 1 Mini Rok Newbie dan podium 5 Mini Rok rising star, sementara Risyad raih podium 3 kelas Mini Rok Newbie.

Sementara diseri 2 yang digelar Minggu, Sentul International circuit menjadi saksi, dan Risyad merebut podium tertinggi dikelas Mini Rok Newbie dan podium 5 Mini Rok rising star, sementara Rasyad raih podium 3 Mini Rok newbie. Raihan podium duo kembar Rasyad dan Risyad Sammy Hilabi ini tentunya keduanya makin semangat untuk tampil all out di 4 laga berikutnya.

Semangat.

Penulis dan photo : Ed Batrawan

Risyad Sammy Hilabi

Preview ICP Subang : Tercium Persaingan Sengit Di Kelas 2T

0

OtomotifZone.com-Subang. Jeda cukup lama dan sering mendapat doorprize pembatalan event, akhirnya Minggu ini mendapat pintu lebar nan segar bagi pecinta adu kebut. Tapi ada yang tegang-tegang berdebar dikit untuk kelas Underbone 2T. Baik sleep engine maupun 125cc tune-up. Indonesia Cup Prix (ICP) putaran pertama di Sirkuit Gerry Mang, Subang, Jawa Barat 20-21 Maret 2021 besok akan menjadi partai manarik.

Bengkel-bengkel ternama tanah air surah hiruk pikuk sambut event ini dengan ramuan baru. Tak terhitung berapa bengkel balap berbondong-bondong hadir untuk test Underbone mereka setelah puasa cukup lama. R22 Tech, V-Reinz, ABRT20, Kate Montor Maboer, Solebah, Aben, Haka Tech, Hartech, DMC, B-pazz, GDT, dan masih banyak lagi. Belum termasuk teamnya juga. Luber abis pokoknya besok…

Para mekanik bahkan OZ tak bisa memprediksi bahwa besuk suasana balap seperti apa. Mesin-mesin 125cc tiap bengkel sudah punya durability. “Sulit mas, mereka semua kencang dan tidak boleh di remehkan,” ujar Rema R22 Tech yang kawal Reynaldi Rere besok bersama team H.Putra 969 di kelas Underbone 2T.

Jawabannya ya race day nanti. Kelas Underbone 116, 125 dan Sport Tune-up 140cc menjadi kelas utama berhadiah mobil saat itu juga.

Penulis : Hafid | Foto : Dewa

Eshark Seri 1 : Eris Mahpud Bangkit dan Jadi Raja Expert

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Perjuangan luar biasa Eris Mahpud pada gelaran Eshark Rok Cup Indonesia 2021 putaran 1 yang berlangsung (13/3/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Kalau kalian hadir dan tau kisah Eris dalam menjalani balapan, mungkin kalian akan terkesima. Sebab Eris bangkit dari keterpurukan dan berhasil menjadi juara.

Kenapa demikian? Karena pada sesi sesi sebelumnya, kendala didapat oleh Eris. Sebab pada sesi pertama dirinya sempat alami kendala. Seperti pada sesi Qualifyng Time, dirinya harus puas berada di posisi ke 9. Yang mana pada sesi ini dirinya mendapatkan waktu 1.01.868 detik.

Tapi Eris tidak menyerah begitu saja. Pada sesi Heat dirinya bangkit. Eris langsung tancap gas dan langsung cantumkan namanya pada posisi pertama. Dengan raihan ini dirinya langsung mencatatkan waktu terbaik dari lawan lawannya. Pada sesi Heat dirinya cantumkan waktu 52.118 detik.

Lanjut sesi berikutnya yaitu Pre Final, Eris kembali menjadi yang terdepan. Tapi kali ini raihan waktu yang didapat sedikit lambat. Namun dirinya masih menjadi yang tercepat dengan meraih best time kembali. Pre Final ini Eris Mahpud meraih waktu 52.360 detik. Lalu pada sesi final dirinya tancap gas kembali dan kembali meraih best time.

Tapi Best Time kali ini sangat luar biasa. Karena raihan waktunya yang didapat pada Final menjadi raihan waktu paling cepat dia raih selama sesi yang dia jalani. Waktu 51.993 menjadi raihan waktu yang didapat pada saat Final.

Sekali lagi selamat untuk Eris Mahpud atas juara yang didapat. Terus berprestasi untuk meraih hasil maksimal. Untuk info berita selanjutnya kalian bisa pantengin beritanya hanya di OtomotifZone.com

Kecelakaan Test Motor, Agus “Kempul” Setyawan Batal Tampil ICP

0

OtomotifZone.com-Sukoharjo. Salah satu pembalap yang selalu di pantau pada kelas Underbone 2T ini baru saja tersiar kabar kurang enak. Mendapat info dari rekan-rekan bengkel Haka Tech, Agus “Kempul” Setyawan mengalami kecelakaan saat test motor tadi sore. Harapan event yang akan dituju yaitu ICP sirkuit Gerry Mang, Subang, Jawa Barat 20-21 Maret 2021 besok sepertinya tidak bisa di ikuti Wong Solo ini.

“Sepertinya tidak bisa berangkat mas. Tangan kanan Agus sakit katanya. Kronologinya ketika posisi perseneling di gigi 4 lepas kendali,” terang Thoriq Haka yang menunggu Agus di rumah sakit saat ini.

Harus sabar dulu kalau begitu. Persiapan Agus, Haka Tech dan WLM team yang di usung esok belum bisa bergabung di sirkuit Gerry Mang. Mudah-mudahan tidak terjadi hal yang tak di inginkan dan doanya cepat pulih pul..

Penulis : Hafid | Foto : istimewa

Matic Injeksi Sandy Tembus 34.5 HP, Waspada!!!

0

OtomotifZone.com – Bandung. Tahap riset terus dilakukan untuk mencari yang terbaik. Seperti Sandy Iksan Taufik yang namanya sedang dalam perbincangan ranah Drag Bike 201m. Kali ini dia kembali geger dengan penemuan baru. Yaitu motor Matic 200cc Injeksi yang sedang dia riset dan siap turun lintasan. Hasil Dyno tembus 34.5 HP.

Bukan perkara mudah bagi Sandy untuk merakit motor Injeksi ini. Karena dirinya juga sedang disibukan dengan motor motor matic garapan lainnya. Tapi dirinya selalu menyempatkan diri untuk terus berinovasi dan menyempatkan riset mesin injeksi. Dan akhirnya dia mulai menemukan titik terang.

“ Alhamdulillah mas sudah mulai ketemu settingan mesinnya. Sekarang sudah hampir sama kaya motor karburator mas Matic 200 cc Injeksi ini.  Motor ini memang motor baru mas. Motornya saya rancang dari awal memang khusus untuk motor injeksi. Untuk spesifikasi mesinnya berbeda dengan karburator yang biasa saya buat,” ujar Sandy langsung kepada redaksi OtomotifZone.com

Lanjutnya,” Sebenarnya dengan Dyno ini saya punya target bisa tembus 35 HP seperti motor karburator mas. Tapi untuk permulaan kita bismillah saja mas. Kita coba nanti dilintasan mas. Mudah mudahan hasilnya bisa lebih baik lagi. Sekarang motor sudah tembus 34.4 HP kurang 0.5 HP lagi,”

Wah ngeri juga ini motor baru dengan spesifikasi Injeksi sudah hampir sama dengan motor Karburator. Kira kira apakah motor ini bisa bertarung dengan motor yang lain ya? Kita tunggu saja kabar berita selanjutnya hanya di OtomotifZone.com

Dua Seri Eshark Rok Cup 2021, Iqbal Tawakal Sapu Bersih Juara

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Penampilan M. Iqbal Tawakal sangat istimewa ketika saat tarung di Eshark Rok Cup Indonesia seri 2 (14/3/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Pada putaran kedua ini pebalap berbakat tersebut benar benar kerja ekstra. Dirinya bertarung habis habisan tidak seperti saat jalani putaran pertama.

Hujan turun balapan tetap dijalankan. Lepas start dirinya memang berjalan mulus. Tapi saat bertarung, insiden menimpa dirinya. Iqbal harus tergelincir disalah satu tikungan. Yang membuat dirinya harus tersalip oleh lawan lawannya. Tapi dirinya tetap kerja keras untuk jalankan balapan.

Meski sudah tertinggal lawan lawannya, Iqbal mengejar dari belakang. Skill diatas rata rata membuat dirinya berhasil melewati satu persatu lawannya. Sampai akhirnya dirinya bisa melewati Romy yang berada di posisi pertama. Penampilan sangat istimewa Iqbal dikelas Shifter. Dan dirinya bisa menjadi juara pertama dan double winner di dua putaran diselenggarakan.

Sekali lagi selamat untuk M. Iqbal Tawakal. Sukses terus karirnya. Untuk mengetahui kabar update selanjutnya hanya cukup pantengin beritanya di Otomotifzone.