OtomotifZone.com – Malaysia. Tes pertama kelas super sport 600 cc Asia Road Racing Championship sirkuit Sepang Malaysia 11 Oktober 2025 sejatinya punya harapan untuk dua pembalap andalan Indonesia yang bertarung di 5 besar klasemen sementara titik mereka adalah Muhammad Adenanta Putra dan Wahyu Nugroho.
Sayang keduanya harus mengalami insiden crash lagi seperti di Mandalika kemarin. Dan keduanya juga jatuh di race yang sama. Seperti berjodoh..
Wahyu keras lebih dahulu ketika dia ada di posisi 4 di belakang adenanta. Hampir mirip Mandalika kendala Wahyu tiba-tiba roda depan hilang grip dan meluncur ke Gravel titik beruntungnya pembalap asal Boyolali tersebut tidak mengalami cedera serius dan bisa bangkit lagi walau di luar 10 besar.
Selang beberapa lap Adenanta Crash ketika mencoba mengejar di posisi ketiga. Timernya pun perlahan membaik ada potensi mengejar. Sayang sekali beberapa dia tiba-tiba keluar jalur flat roda depan dan harus turun ke posisi 10.
Posisi klasemen sementara pun semakin merapat meskipun Adenanta masih ada di poin terbanyak.
OtomotifZone.com – Malaysia. Race pertama kelas AP250 Asia Road Racing Championship sirkuit Sepang Malaysia 11 Oktober 2025 tentu menjadi kelas yang tak kalah sengit pertarungan rapatnya. Murobbil Vitoni kembali start terdepan di Sepang setelah di Mandalika kemarin dirinya juga tampil sebagai poleman. Tapi jangan salah sangka pertarungan kelas AP250 ini adalah pertarungan tak biasa karena rapatnya bukan main pergantian antar pembalap setiap lapnya.
Dan benar saja drama selalu tersaji di lap awal di mana Fadillah Arbi Aditama sang pemegang klasemen sementara tiba-tiba mengalami kendala, sepertinya di kelistrikan motornya. Dia pun turun drastis ke urutan paling bawah. Dan Baru beberapa setelah kejadian Arbi ada sebuah insiden yang memaksa Murobbil Vitoni mencium Gravel pinggir lintasan. Kejadian tersebut setelah pembalap di depannya yakni Rintaro Takemoto dan Davino Britani mengalami crash. Robby tidak bisa menghindari dan harus ikut terguling.
Pertarungan di depan pun berganti antara Candra Hermawan, Daniel Syahmi, Fadhil Musafiq, Galang Hendra dan Izam Ikmal. Tapi serangan di lap terakhir muncul dari pasukan Manual Tech Indonesia yaitu Aiki Iyoshi bisa memimpin balap menjelang tikungan terakhir. Sayang kemelut di R terakhir sedikit kacau memaksanya tak bisa mempertahankan posisi. Candra Hermawan yang menguntit di belakangnya langsung ambil alih posisi slipstream dan bisa finish terdepan..
OtomotifZone.con – Sepang. Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap dunia balap terus melekat pada sosok Agung Didu. Mantan pebalap nasional yang kini lebih sering beraktivitas di Arab Saudi itu rela terbang langsung ke Malaysia untuk memberikan dukungan kepada para pebalap Indonesia yang berlaga di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 Seri ke-5, yang berlangsung pada 11–12 Oktober 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia.
“Saya sengaja datang dari Arab Saudi ke Malaysia untuk dukung pebalap Indonesia berlaga, Mas. Saya datang hanya untuk support kawan seperjuangan balap. Membahagiakan dan ikut bahagia ketika melihat mereka juara,” ujar Agung Didu kepada tim redaksi.
Langkah Agung ini bukan sekadar kunjungan biasa. Bagi pria yang dikenal sebagai Santri Racing tersebut, menyaksikan langsung perjuangan rekan-rekan sesama pebalap Indonesia adalah bentuk nostalgia dan rasa cinta terhadap dunia balap yang telah membesarkan namanya.
“Ini seperti obat rindu balap,” ungkap Agung. “Walau kini saya lebih banyak di Tanah Suci, tapi atmosfer sirkuit dan semangat anak-anak Indonesia selalu membuat saya ingin hadir.”
Bukan kali pertama Agung Didu hadir di ajang ARRC. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ia juga sempat datang memberikan dukungan dan motivasi kepada para rider Merah Putih. Tak hanya itu, saat kembali ke Indonesia, Agung kerap menghidupkan kembali semangat kebersamaan dengan mengajak para pebalap Sulawesi untuk melakukan Fun Race di berbagai sirkuit tanah kelahirannya.
Kehadiran Agung di Sepang menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan dukungan terhadap sesama pebalap Indonesia tak pernah padam—bahkan lintas negara sekalipun.
OtomotifZone.com – Malaysia. Putaran kelima Asia Road Racing Championship sirkuit Sepang, Malaysia pada race pertama 11 Oktober 2025 Menanti dua lap terakhir karena balapan sesungguhnya ada di menit tersebut tentang siapa yang bakal meluncur pertama di garis finish. Di Last lap muncul superpoleman yaitu Ahmad Afif Amran yang menjadi tercepat di sesi superpole tiba-tiba bisa melesat kembali memimpin dan membuat gap setengah detik di depan lawan-lawan.
Menunggu di akhir tikungan ternyata posisinya tidak bisa berubah. Fokus Oz memantau Fahmi Basam dan Alfi Husni di garis finish. Walau sempat ada di kerumunan Tengah ternyata Fahmi bisa finish kedua dan Alfi Husni finish ketiga. Poin keduanya terus dipantau karena seri kali ini target albino bisa kunci poin sebelum jadi terakhir di Thailand nanti.
Alfi 194 dan Fahmi 120. Ada gap 74 point antara mereka.
OtomotifZone.com – Jakarta. Dunia balap motor off-road Indonesia akan kembali bergetar. Untuk pertama kalinya, Jakarta Super Enduro (JSE) 2025 resmi digelar sebagai ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang siap menantang adrenalin para rider tanah air.
Dengan mengusung tagline “Power of Struggle”, seri perdana JSE 2025 akan berlangsung selama dua hari penuh, 22–23 November 2025, di Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur. Event ini bakal menghadirkan pertarungan ekstrem para pembalap Enduro nasional dalam medan penuh rintangan, lumpur, dan tanjakan menantang — sekaligus menjadi panggung bagi semangat juang sejati para pebalap.
Ketua Panitia JSE 2025, Ardan Syauqi, menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan simbol perjuangan dan semangat olahraga ekstrem di jantung Ibu Kota.
” Ini adalah momen bersejarah bagi dunia extreme sports di Jakarta. Sebagai seri pembuka dan Kejuaraan Nasional, JSE 2025 mengusung semangat Power of Struggle — merefleksikan perjuangan para pembalap dalam menaklukkan trek Enduro yang menantang,” ujar Ardan saat Kick Off Jakarta Super Enduro 2025 di Arihta MX Store, Cibubur Business District.
Sebagai penyelenggara, Arihta Sports optimistis JSE 2025 akan menjadi standar baru perlombaan Enduro di Indonesia, baik dari sisi teknis balapan maupun pengalaman penonton. Event ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak penting, termasuk:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang menyediakan lokasi untuk menciptakan Jakarta Enduro Circuit di kawasan JGC.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, yang mendukung pengembangan olahraga ekstrem dan motorsport di Ibu Kota.
Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta, yang memberikan legitimasi Kejurnas serta memastikan regulasi teknis sesuai standar nasional.
Selain menjadi ajang kompetisi bergengsi, JSE 2025 diharapkan juga menjadi hiburan spektakuler bagi masyarakat, memperkuat ekosistem olahraga ekstrem, dan membuka peluang baru bagi generasi muda pecinta balap motor.
Para penggemar Enduro dan motorsport diundang untuk menyaksikan langsung aksi para rider terbaik nasional menaklukkan lintasan ekstrem di Jakarta Enduro Circuit, Jakarta Garden City, pada 22–23 November 2025.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran pembalap, jadwal lomba, dan rincian acara akan diumumkan melalui kanal resmi media sosial dan situs web Jakarta Super Enduro 2025
OtomotifZone.com – Malaysia. Pembalap Yamaha LFN HP969 ini start terdepan kembali di putaran kelima Asia Road Racing Championship sirkuit Sepang, Malaysia 10-12 Oktober 2025. Sebelumnya di Mandalika Robbi juga start di grid pertama pada kelas yang pertama kali ia ikuti ini. Fokus utama tetap mengejar point masuk pertempurab tiga besar Klasemen Sementara AP250 jelang seri terakhir nanti.
Robbi sempat terjatuh di awal sesi karena salah prediksi mengerem di R terakhir. Kembali ke paddock dan membenahi motor dirinya bisa mencetak waktu terbaik di menit akhir.
OtomotifZone.com – Malaysia. Putaran kelima Asia Road Racing Championship – ARRC sirkuit Sepang, Malaysia pada race pertama akan segera di mulai hari ini. Sesi kualifikasi UB150 pembalap tuan rumah Ahmad Afif Amran dari team Pitsbike Superfast JRT Rapido Racing Team menguasai kualifikasi. Berlanjut pada sesi Superpole pembalap bernomor 50 ini kembali melaju dengan time terbaik.
Sementara pimpinan klasemen sementara Alfi Husni harus puas di urutan ketiga. Detik-detik menuju juara UB150 ARRC 2025 dia akan bermain yang terbaik. Point unggul cukup jauh pastinya tinggal tunggu waktu hari ini.
Banyak kecelakaan di jalan raya terjadi karena pengendara tidak menyadari adanya area blindspot, yaitu area di sekitar kendaraan yang tidak terlihat oleh pengemudi meskipun sudah menggunakan spion.
Blindspot merupakan area pandang yang tertutup oleh bodi kendaraan itu sendiri. Area ini dapat berada di sisi kanan, kiri, atau belakang kendaraan, bahkan di bagian depan untuk kendaraan besar seperti truk dan bus. Semakin besar ukuran kendaraan, maka semakin luas pula area blindspot yang dimilikinya.
“Pengendara motor sering kali tidak disadari kehadirannya oleh pengemudi kendaraan besar karena berada di area blindspot. Inilah yang membuat posisi tersebut sangat berbahaya,” ujar Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.
Agar terhindar dari risiko tersebut, pengendara perlu memahami posisi aman dan cara berkendara yang tepat saat berada di sekitar kendaraan lain. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
Pahami posisi blindspot kendaraan lain. Hindari berada terlalu dekat di sisi kanan, kiri, atau belakang kendaraan besar seperti truk, bus, atau mobil boks.
Semakin besar kendaraan, semakin luas blindspot-nya. Selalu jaga jarak aman dan pastikan posisi kendaraanmu terlihat oleh pengemudi lain.
Sepeda motor juga memiliki blindspot. Sebelum berpindah jalur, mendahului, atau masuk ke arus lalu lintas, biasakan untuk menengok ke belakang guna memastikan tidak ada kendaraan lain di posisi tersebut.
Hindari kesalahpahaman di jalan. Tidak semua pengendara dapat melihatmu, terutama jika pandangan mereka tertutup spion atau pilar kendaraan.
Gunakan perlengkapan berkendara lengkap. Helm, jaket, dan sarung tangan tidak hanya melindungi tubuh, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya #Cari_Aman di jalan.
Dengan memahami area blindspot, pengendara dapat lebih waspada terhadap pergerakan kendaraan di sekitarnya dan mampu mengantisipasi potensi bahaya lebih dini. Edukasi ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan serta menumbuhkan budaya berkendara yang aman dan tertib di masyarakat.
Karena di setiap perjalanan, #Cari_Aman dengan selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap dan memahami area blindspot agar tetap selamat sampai tujuan dan bisa terus menikmati hal-hal berharga dalam hidup.
OtomotifZone.com – Jakarta. Pebalap muda berbakat asal Jawa Barat, Arkana Ardin, siap mengharumkan nama Indonesia di ajang Asia Cup for Circuit Racing (ACCR) 2025 Round 2 yang akan digelar pada 18–19 Oktober 2025 di Liphao International Karting Circuit, Taichung City, Taiwan. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 12 negara Asia, dan menjadi salah satu event balap paling prestisius di kawasan.
Meski waktu persiapan terbilang mepet, tim dan Arkana tetap optimistis menghadapi tantangan ini.
“Kita dapat kabar memang sangat mepet. Tapi ada untungnya, motor yang nanti digunakan saat di Taiwan adalah R15. Arkana sudah tidak asing dengan motor tersebut,” ungkap Arie Octane, ayah sekaligus mentor Arkana yang juga dikenal sebagai mantan pebalap legendaris Jawa Barat.
“Jadi sekarang fokusnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan tubuh agar tampil maksimal,” tambahnya.
Musim 2025 ini, Arkana bergabung dengan tim nasional RRS. Di ajang balap nasional, khususnya kategori Sport, Arkana juga menggunakan Yamaha R15 sebagai tunggangan andalannya. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri saat tampil di ACCR karena ia sudah memahami karakter motor tersebut dengan sangat baik.
Dengan semangat tinggi dan dukungan penuh dari tim serta keluarga, Arkana bertekad memberikan hasil terbaik untuk Merah Putih di kancah internasional.
Banyak pengendara sepeda motor yang masih mengabaikan arti warna pada rambu lalu lintas. Padahal, memahami makna warna dasar rambu merupakan langkah penting untuk menciptakan perjalanan yang aman dan tertib.
Mengingatkan pentingnya mengenali fungsi warna dasar pada rambu lalu lintas. Warna memiliki peran penting sebagai pesan visual yang cepat ditangkap oleh pengendara sebelum membaca tulisan atau memahami simbol di dalamnya.
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan bahwa warna pada rambu lalu lintas menjadi bagian penting dari sistem komunikasi antara jalan dan pengguna jalan.
“Warna pada rambu lalu lintas bukan sekadar estetika, tetapi merupakan sistem komunikasi penting antara jalan dan pengendara. Dengan memahami maknanya, pengendara dapat bereaksi lebih cepat dan menghindari situasi berbahaya,” ujar Ludhy.
Berikut beberapa poin penting yang perlu diketahui pengendara:
Mempermudah pemahaman. Dengan mengenali warna dasar, pengendara dapat langsung memahami maksud rambu tanpa harus mendekat.
Menghindari pelanggaran dan kecelakaan. Pemahaman terhadap arti setiap rambu membantu pengendara mengantisipasi potensi bahaya di jalan.
Menjadi petunjuk saat simbol kurang jelas. Jika gambar atau tulisan pada rambu sulit dikenali, warna dasar dapat menjadi petunjuk utama bagi pengendara.
Arti warna dasar pada rambu lalu lintas:
Merah: Larangan
Biru: Perintah
Kuning: Peringatan
Hijau: Petunjuk arah atau informasi jalan
Pemahaman terhadap makna warna dasar ini membantu pengendara lebih sigap membaca kondisi di jalan. Selain meningkatkan keselamatan, hal ini juga mendukung terciptanya lalu lintas yang tertib dan harmonis. Karena dalam setiap perjalanan, “Cari Aman” dengan selalu memperhatikan rambu dan petunjuk di jalan agar selalu selamat sampai tujuan dan bisa terus menikmati hal-hal berharga dalam hidup.