Beranda blog Halaman 1070

Thoriq Haka Test Underbone 125Z Buat Team Kalimantan? Siapa…?

0
Thoriq Haka Jajal Mesin Dan Set-Up Baru 125Z, Buat Team Kalimantan

OtomotifZone.com-Sukoharjo. Terlihat seperti motor yang biasa dia bikin buat balap. Tetapi setelah mendekat tanya spek bukan seperti biasanya. Thoriq Haka alias Thoriq Cendana yang biasa menangani Underbone 2T geberan Agus Setyawan terlihat sibuk setelah mendapat orderan pesanan bikin spek Yamaha 125Z tune-up.

Kebetulan OZ melihat langsung sabtu kemarin di sirkuit Mijen, Semarang sedang uji coba performa motor yang sekaligus juga mengajak Agus Setyawan sebagai tester. Team ini berbasic Kalimantan Tengah. “Punya team  HPMS Palangkaraya, rencana juga sama Agus main di Kalimantan mas. Rencana lho ini….” buka Thoriq. Ah gak papa pak. Cuma rencana tapi syukur-syukur jadi deh…

Bicara mesin konon jauh beda dengan motor yang sudah pernah ia tangani. “Aku jajal itungan baru mas. Komplit dari mesin sampai pengapian,” kata mekanik hobi mancing ikan kotes ini. Eh, gabus…Sayang, mesin udah naik dan sudah nggak ada revisi.

Thoriq Haka Jajal Mesin Dan Set-Up Baru 125Z, Buat Team Kalimantan
Thoriq Cendana, rumus itungan baru..

Tapi Papa Thoriq tetap kasih bocoran spek Yamaha 125Z ini. “Piston pakai ART oz 75. Kompresi dibuat 15 biasanya pakai 14,5. Tinggi porting transfer 42,5. Bosport 42, Exhaust 25,8 lalu lebar exhaust 39. Cuma sudut squish agak rhs alias rahasiulllll.. Hehehehe…. Mesin bawah pada bearing big end pake YZ 125. Lalu di gigi rasio, dia pakai merk IKK custom gigi 6 nya. Walau Karbu PWK 28 lagi tapi spuyer di beri  pj 60 dan mj 152. Ada inovasi baru juga urusan sekitar karbu yaitu riset double velocity by Donta Motor.

Karburasi PWK 28 dengan Velocity riset Donta Motor..

Koil Kawasaki KX sebagai senjata pengapian baru di Haka Tech. Magnet tetap gunakan YZ 125, cuma CDI Vortex yang ia pasang punya set-up baru dari Antok Fastech. “Setelan ini atasnya molor mas.. Cuma ini sepertinya yang mau kita revisi lagi sama mas Antok biar bawahnya cepet,” lanjut Thoriq.

Thoriq Haka Jajal Mesin Dan Set-Up Baru 125Z, Buat Team Kalimantan
Knalpot masih mempercayakan buatan B-Pazz Jogja dengan ukuran riset bareng Thoriq Haka..

Urusan knalpot masih mempercayakan produk B-Pazz Jogja. ” Tapi volume diperkecil, Flank knalpot lebih gede jadi 37 mm,” tutup Thoriq yang mau coba dynotest lagi. Menurut pembalap yang jajal sih udah oke dan enak power ketika di bawa laju. PR tinggal cdi selesai…

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Honda C-70 1978 Majalengka : Besutan Pribadi Wakil Bupati

0

OtomotifZone.com – Majalengka. Siapa sangka jika Honda C-70 produksi tahun 1978 ini adalah besutan pribadi Wakil Bupati Majalengka, Jawa Barat, yakni Tarsono D. Mardiana, S.Sos. Orang nomer dua di kota Angin ini memang cukup senang menaiki tunggangan motor klasik dan salah satunya adalah tipe C-series ini.

Meski Wabup ini memiliki besutan lawas lainnya yang juga bergenre klasik, namun beliau justru lebih tertarik untuk menunggangi motor yang punya julukkan Bekjul alias Bebek Tujuh Puluh.

Honda C-70 besutan pribadi Wakil Bupati Majalengka

Makin salutnya lagi motor berkelir merah marun tersebut tetap dipertahankan sisi orisinalnya. Tapi Pak Wabup ingin upgrade sektor mesin untuk bisa riding menuju kawasan wisata terasering Panyaweuyan, di daerah Argapura, yang berada di ketinggian antara 400 mdpl hingga 2 ribu mdpl di bawah kaki gunung Ciremai serta memiliki sudut kemiringan 25 hingga 40 derajat.

Wakil Bupati Majalengka ingin Bekjul ini kuat nanjak ke Panyaweuyan

“Bapak Wabup kepingin supaya mesin Bekjul ini bisa kuat nanjak ke Panyaweuyan untuk sekedar jalan-jalan di sela kesibukkannya dan refreshing sambil riding. Tapi sebagian besar mesin harus tetap utamakan aslinya,” ujar Herdi, mekanik HMM 21 yang menjadi juru korek mesin Wabup.

Variasi pendukung terpasang di Bekjul pak Wabup

Untuk itu, mekanik yang akrab di sapa Wa’ Odet ini terapkan silinder head miliknya Honda Astrea Grand dan pasangkan piston Yamaha Jupiter dengan ukuran 52 mm lalu setang seher masih pakai aslina C-70 karena ukuran pen nya sama-sama 13. Klepnya dibuat perbandingan 26/23 dan kruk as adopsi kepunyaan Honda Astrea 800 yang naik stroke 2 mili, lalu di dapat durasi noken as di angka 263 derajat.

Ban diberi lis putih penguat unsur klasik Bekjul

“Sehingga kapasitas mesin bekjul sekarang ini naik jadi 108 cc atau hampir setara dengan Honda Grand sekitar 110 cc. Transmisi juga sudah di ubah lagi jadi 4 speed pakai dari Honda Grand,” sebut Wa’ Odet, mekanik yang terbilang otodidak dan selalu bikin gebrakan dalam hal korekkan mesin yang kini menukangi besutan Wabup Majalengka.

Karburator pakai miliknya Honda Karisma

Sistem pengapiannya pun sudah full wap dengan pasangkan kiprok punya Honda Tiger lawas, lalu CDI dari produk BRT untuk Jupiter-Z model invio racing standar. Tapi magnet dan sepul masih pakai orinya Honda C-70, hanya di lilit ulang lagi agar seimbang.

Kiprok pakai miliknya Honda Tiger lawas

“Setelah beres langsung saya test ride berdua rekan berboncengan ke Panyaweuyan dari bengkel di Jatitujuh lalu isi full bahan bakar pakai Pertamax dan sukses tiba di sana tanpa kendala. Konsumsi BBM juga cukup irit. Tapi saya ingin ubah sedikit lagi di area mesin agar nanti makin nyaman pas dipakai riding sama Bapak Wabup,” cuap Wa’ Odet.

Silinder head Honda Grand bikin kapasitas naik 108 cc

Mantap nih sama Wabup Majalengka yang doyan riding pakai motor klasik seperti Bekjul ini!

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Data Modifikasi :

Pelek depan-belakang : DID 1.40×17
Ban depan : Inoue 2.25-17
Ban belakang : Inoue 2.50-17
Karbu : Honda Karisma
List ban : Whitewall variasi
Keranjang depan-belakang : Variasi C-70

Modifikator : HMM 21 Jl. Bendungan Rentang, Jatitujuh, Kabupaten Majalengka
Telepon : 0813-1325-7110

Chrome : Sinar Chrome, Jemaras, Klangenan, Kabupaten Cirebon

Tidak Ada Yang Sulit Untuk JC Suspension Rebound Shock!!!

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Alat yang lengkap dan teknologi yang canggih dimiliki oleh JC Suspension asal Surabaya ini. Mereka memiliki peralatan yang lengkap dan data yang pasti saat rebound shock mereka. Jadi tidak asal asalan JC Suspension dalam pembuatan shock. Oleh sebab itu tidak ada yang sulit bagi JC Suspension dalam pembuatan shock.

Beberapa kali tim redaksi Otomotifzone mengikuti pasukan JC Suspension saat set up Suspension. Ternyata saat setting tidak asal buat dan dijajal melalui insting pebalap saja. Mereka memiliki data dari alat canggih yang mereka miliki. Semua tertera di laptop data Suspension yang mereka buat.

Ini memudahkan JC Suspension dalam pembuatan shock yang terkadang “nyeleneh”. Maksudnya adalah sering sekali permintaan aneh aneh dari para masyarakat. Seperti contoh motor MX King namun shock depan tidak menggunakan shock MX King. Melainkan menggunakan shock 125 Z ataupun Honda Supra GTR.

Tapi itu semua tidak masalah bagi JC Suspension. Mereka akan menyiapkan dan melakukan setting Suspension terbaik mereka. Sebab JC Suspension akan memberikan servis terbaik mereka demi memuaskan pelanggan.

” Terkadang yang motornya MX King minta shock depan 125 z ataupun GTR bukan aslinya. Memang ada keuntungan dan kelebihannya. Tapi bagi kita tidak ada masalah. Kita tetap akan layani dan kita buatkan. Meski terkadang ada yang bilang sulit pembuatan shock rebound 125 z. Tapi bagi kita tidak sulit. Meski ada beberapa perbedaan tapi kita punya data dan itu tidak masalah,” ujar Bayu pihak JC langsung kepada Otomotifzone.

Ini yang membuat JC Suspension dipercai untuk tangani shock para tim balap. Dan tidak sedikit juga para tim balap sampai pecinta adventure yang juga mempercayai shock mereka kepada JC Suspension. Sebab penanganan yang baik serta data yang jelas membuat JC Suspension terpercaya.

Kalian ingin shock kalian ditangani oleh JC Suspension? Langsung saja hubungi JC Suspension melalui akun Instagram mereka @jcsuspensionsurabaya. Kalian bisa hubungi dan rasakan sensasinya rebound shock JC Suspension.

Chafid Putra Ikhlaskan Kepergian Aldiaz Aqsal

0

OtomotifZone.com-Tulungagung. Kabar kepindahan pembalap potensial asal Lombok, NTB Aldiaz Aqsal ke team Honda PARD dibenarkan oleh Chafid Putra bos dari team Yamaha Semoga Abadi tempat dimana Aldiaz bernaung sebelumnya. Keputusan yang diambil oleh Chafid Putra pun bisa dibilang bukan hal yang mudah mengingat Aldiaz adalah anak emas di team Yamaha Semoga Abadi yang sudah banyak memberikan gelar juara tentunya.

Kepindahan Aldiaz tidak serta merta membuat Chafid Putra dan team merasa bersedih karena sudah kehilangan talenta luar biasa yang dimilikinya, tetapi malah mendukung 100% agar bisa bermain ditingkat yang lebih tinggi.

Aldiaz Aqsal saat tampil di YCR 2020 Boyolali

“Secara umum saya tidak ada masalah apapun mas perihal kepindahan Diaz, saya malah senagn bisa memfasilitasi dan malah kita support karena sebagai owner ndak mungkin saya mengekang agar pembalap tetap bersama team saya. Sesuai niatan awal saya pas membentuk team ini karena ingin menjembatani pembalap-pembalap daerah dari NTB dan Tulungagung untuk bisa bermain dikancah nasional,” Ujar Chafid Putra

Kemampuan pembalap muda asal Lombok ini pun sudah tidak diragukan lagi di berbagai ajang balap nasional, berbagai gelar bergengsi pun sudah diraihnya bersama team Yamaha Semoga Abadi. Jadi sah-sah saja jika Aldiaz menerima pinangan team Honda PARD yang notabene pacuan yang digunakan pun berbeda dengan yang digunakan saat berada di team Yamaha Semoga Abadi.

Bagaimana kelanjutan untuk team Yamaha Semoga Abadi setelah ditinggal Aldiaz Aqsal? Chafid Putra yang merupakan seorang pengusaha muda asal Tulungagung ini pun kembali menuturkan “Team Yamaha Semoga Abadi bakalan terus jalan dengan formasi yang ada sekarang, tapi kalau ada balapan ditahun ini hehehee… karena masih dalam kondisi pandemi dan mempengaruhi support dari beberapa sponsor dan beberapa bisnis, jadi mau ndak mau harus merampingkan efisiensi team untuk tetap bisa eksis balapan”.

Formasi Team Yamaha Semoga Abadi 2020

Oohh iya, ternyata sampai hari ini team Yamaha Semoga Abadi masih memegang komitmennya sejak awal berdirinya team yakni tetap melanjutkan program pembibitan pembalap, dan rencana bakalan memantau terus pembalap – pembalap cilik berpotensi di wilayah NTB dan Jawa Timur untuk difasilitasi agar siap berkancah di tingkat nasional.

Penulis : Sigit | Foto : Sigit

Dua Teknisi Handal Langsung Kawal Tim 549 KABOCI Set-up Motor

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Ada sedikit cerita setelah tim 549 KABOCI set-up kuda pacu minggu lalu di Sirkuit Mijen, Semarang. Cerita ini langsung ditulis oleh Achos Lalang sebagai juru racik. Yang mana dirinya sendiri memang memiliki bakat terpendam menulis sebuah naskah cerita.

ACHOS LALANG

Hello OZ lovers seluruh Indonesia…setelah beberapa hari lalu ada  berita team 549 bersama JC suspension melakukan latihan di sirkuit Mijen Semarang…

Terkait berita sebelumnya saya (achos) sebagai mekanik  di team 549kaboci  mencoba  nambah profesi ne. Jadi infomasi berita ini saya menulis sendiri yaaa di portal 0z …hihihi

Sebelumnya kami dari manegemen kaboci sebagai engine builder,  mengucapkan terima kasih banyak kepada jc suspension yang sudah memberikan kepercayaan kepada team kami untuk melakukan uji coba suspensi depan produk terbaru dari jc suspension…

Secara tekniknya uji coba kami berjalan dengan baik ..selama 2 hari kita mendapatkan data 2 kondisi track yg berbeda ..lintasa basah dan kering dan semua berjalan tanpa kendala yang besar..poin positif yang kami dapat adalah efesiensi waktu dalam mendapatkan set up terbaik, dan dalam balapan itu sering menjadi kendala real di sesi- sesi  practice itu adalah waktunya sangat singkat …tapi dengan konsep suspensi depan dari jc suspension ini akan  sangat sangat membantu di saat kondisi seperti itu dan kami sudah mecoba mensimulasikannya…

Saya mencoba melakukan putaran yang banyak di sirkuit dengan kondisi lintasan yg berbeda dengan riding yang beda dari yang sdikit slow dan lebih ekstrem ,melakukan late breaking dan dengan konsep suspensi depan dari jc tidak mendapakan kendala yang berarti jadi feeling saya sangat baik dalam berkendara dan percaya diri. , dari team sendiri menyiapkan 2 unit motor dengan karakter yang berbeda dan saya sendiri mencoba 2 varian  suspensi depan, dari konsep standar bawaan  motor mx  king dan suspensi dapan kepuanyaan honda supra gtr yang team aplikasi ke motor mx king ..ujar richard taroreh

 Oooh iyaa gaess…kalian harus tau ne di sesi latihan kemarin selain di kawal oleh 2 teknisi jc suspension yaitu mas bayu dan mas deka , juga ada bang ghoi dari rcb..yang  khusus menangani shock blakang dari merk rcb yang memang sudah terbukti membantu team kami mendapakan podium dan beberapa gelar juaran nasional.

Jadi ceritanya kami mencoba memadukan antara suspensi depan dari jc suspension dan shock belakang racing boy… dan secara keseluruhan sesi latihan berakhir dengan hasil yang sangat memuaskan…

Dan sebagai tambahan info lagi ne…suspensi depan milik jc ini memilik beberapa pilihan opsi dari komponen yang terpasang jadi sangat memungkin kan untuk menyesuaikan dengan  karakter pembalap .mulai dari rinding style dan bobot dan ternyata dari diskusi dengan teknisinya mereka sudah meriset ini cukup lama dari tahun 2018 jadi ada sebuah proses yang matang.

sepertinya kami dari team kaboci sudah tidak sabar memakai di balap terutama buat balap asia..keyakinan saya sebagai mekanik ..pembalap kami akan berkendara di lintasan dengan lebih maksimal …pokoknya salam gas poool truus…

Penulis: Achos

PSBB Berkepanjangan, YMR Garap Motor Restorasi

0
PSBB Berkepanjangan, YMR Garap Motor Restorasi

OtomotifZone.com – Ponorogo. Imbas PSBB sangatlah besar. Salah satunya dari bengkel YMR Ponorogo. Bengkel yang dikomandoi Yudi Kucing ini sedikit berbeda dari sebelumnya. Masih ramai tapi tidak seperti biasanya. Bengkel yang kerap tangani tim balap kali ini garap motor motor restorasi.

Selama PSBB Berkepanjangan, banyak sekali event balap yang mundur. Bahkan tidak ada balap sama sekali. Yang membuat bengkel bengkel yang menangani tim balap harus putar otak agar dapur tetap ngebul.

” Tidak ada balap sekarang saya tangani beberapa motor restorasi. Ada juga motor restorasi dari daerah Jakarta yang minta motornya ditangani,” ujar Yudo Kucing langsung kepada Otomotifzone.

Mekanik yang pernah kawal tim Madu Kristal dan Klapanunggal Racing Team itu kerap menerima orderan dari luar kota. Seperti motor RX King yang sedang ditanganinya ini sang pemilik berasal dari Jakarta. Sedangkan F1ZR ini dari Ternate. Semua dia kerjakan selama pandemi ini.

Semoga saja pandemi ini cepat berlalu dan kita semua bisa menyaksikan balapan kembali. Selama pandemi ini perizinan keramaian sangatlah sulit. Oleh sebab itu tidak ada event balap yang berjalan.

Tampil Menawan di Jalan Dengan Motor Sultan

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Hello otozoner kali ini tim redaksi mau kasih tau yang katanya motor sultan ni. Ya, Honda NSR SP 150 merupakan motor 2 Tak keluaran pasukan sayap tunggal. Motor ini sangat beken di jamannya. Dan sekarang motor ini sudah jarang ditemui dijalan. Paling cuma beberapa orang saja yang masih menggunakan motor ini dijalan. Karena biasanya para pemilik hanya menaruh motornya di garasi saja.

Beda halnya dengan NSR milik @Bintaro.Second. Dirinya masih menggunakan motor ini sebagai motor harian. Dan kalian tau tidak apa alasan orang lain hanya memajang motor NSR mereka di rumah? Satu karena motor ini sudah langka dan tidak banyak orang yang jual motor bila mereka memilikinya. Sekalinya ada yang jual, harganya pasti tidak kira kira. Harga yang ditawarkan pasti selangit dan gelap. Oleh sebab itu banyak juga yang sebut motor ini motor Sultan.

Nah belum lama ini crew Otomotifzone menjajal sensasi berkendara dengan motor sultan. Dan tidak dikira, saat berkendara dengan motor ini banyak sekali yang melirik. Kita bagaikan pusat perhatian orang orang. Mungkin kalau yang tidak tau ini motor apa mereka bingung motor 2 tak dan armnya cuma 1 alias sebelah. Tapi kalau yang tau pastinya mereka kagum dan tidak sedikit yang senyum kepada saya saat saya sedang mengendarai motor tersebut.

Beberapa kali saya berhenti dan mencoba mendokumentasikan motor ini. Tidak sedikit orang juga menghampiri dan bertanya tanya tentang motor ini. ” Wih NSR SP. Pasti mahal ini ya? Motor sultan,” cuitan salah satu orang yang menghampiri saya.

Dan setelah itu saya kembali jajal motor ini. Saya kali ini akan menjajal performanya. Dan gile putaran bawah motot NSR ini sangat respon dan pada putaran atas sangat gila. Ini masalah performa motor. Kalau masalah handlingnya, gila nyaman banget meski motor ini hanya single arm. Saya mencoba menikung dengan beberapa kemiringan dan konstur aspal maupun beton. Motor sangat nyaman dikendarai.

Penasaran tim redaksi mencoba mengorek tentang motor ini. Ternyata dari Bintaro.Second ini dilempar ke Captain Garage. Salah satu bengkel di kawasan Bintaro yang bisa menangani NSR juga. Memang captain garage sendiri menangani motor harian dan balap. Hasilnya ya motor NSR ini. Motor untuk harian dengan performa sangat luar biasa. Semua ini ulah Captain Garage.

Dua Paket Seeded Pesanan Tim Binjai Siap Rajai Region 1 2021

0
Motoprix 2017 Seri 6 Medan

OtomotifZone.com – Jakarta. Ada berita terbaru mengenai isu tim balap di Sumatera. Kali ini datang dari tim asal Binjai, Sumatera Utara. Salah satu tim asal Binjai akan ikut turun diajang Kejurnas Motoprix . Mereka siap tarung 2021 dengan mendatangkan dua pebalap Seeded untuk acak acak dan rajai region 1 Sumatera.

Sebenarnya tim ini masih ingin dirahasiakan. Tapi tim redaksi mencium bau bau gosip hangat dari tim Sumatera. Dan kodenya tim ini akan menggunakan motor Honda. Kedua motor ini digarapa di Yogyakarta. Dua pebalapnya adalah kawakan pebalap yang biasa menggunakan Yamaha. Namun kedua pebalap ini sangat kondang di region Neraka.

Doohan

Doohan Akbaruzaman dan Syahrul Amin menjadi dua pebalap pilihan yang akan main di Sumatera nantinya. Dua pebalap ini menjadi pilihan karena beberapa alasan. Sampai berita ini dinaikan, penulis masih merahasiakan sumber informasi. Namun semua ini pasti dan bukan mengada ada.

Syahrul Amin

Berangkat dari tim Kejurda, tim ini akan turun diajang Kejurnas Motoprix dan Honda Dream Cup di Sumatera. Dua event ini menjadi target utama tim asal Binjai ini. Dan di harap dua pebalap ini mampu merajai itu semua.

Lalu siapa si yang ada dibalik layar ini semua? Tunggu saja berita selanjutnya dari tim yang akan gaet dua pebalap seeded ini. Tunggu beritanya hanya di OtomotifZone.com

Yamaha RX-Z 135 Catalyzer 1995 Bengkulu : Penantian Panjang Juragan Pecel Lele

0

OtomotifZone.com – Bengkulu. Tampilan dari Yamaha RX-Z 135 lansiran 1995 Catalyzer ini merupakan penantian panjang bagi M. Kemal Farid, juragan pecel lele dari kota Bengkulu yang kepincut dan coba permak ulang tampang motor produksi dari Malaysia ini.

Motor 2-tak bermesin 135 cc yang menjadi ‘generasi penerus’ Yamaha RX-King ini memang build up dari Negeri Jiran, namun Kemal mendapatkannya dari seorang teman semasa kuliahnya dulu asal Lampung dengan kondisi tidak terawat.

Modifikasi Yamaha RX-Z Catalyzer sebelum dan sesudah

Setelah berhasil di tebus Kemal, motor pun segera dilakukan restorasi total dengan acuan utama sesuai aslinya lagi tapi disertai pula pembenahan yang mengarah pada konsep ala motor racing. Makin salut, komponen yang dipasangkan oleh Kemal adalah impor langsung dari Malaysia.

Komponen RX-Z impor langsung dari Malaysia

Dalam prosesnya, Kemal serahkan pada bengkel Andri Motor di kawasan Pagar Dewa, Sukarami, Bengkulu dan memakan waktu hingga 8 bulan untuk membangun motor RXZ Catalyzer.

Asesoris asli RX-Z produk SDC Motopart Malaysia

Untuk restorasi motor dengan transmisi 6 percepatan ini, Kemal tidak hanya memakan waktu modifikasi cukup panjang tapi juga sampai merogoh biaya cukup fantastis hingga Rp. 25 juta karena harus membeli komponen asli dan import langsung dari Malaysia.

“Dari Maret 2020 kemarin saya mulai membangun motor ini, 75% komponennya Yamaha Genuine Parts (YGP) original mulai dari are luar sampai daleman mesin. Untuk kaki-kaki saya kombinasikan model Racinglook dengan bentuk agak ramping,” jelas Kemal pada OtomotifZone.com.

Area kaki-kaki di RX-Z jadi makin kokoh

Setelah menelan biaya yang tidak sedikit untuk modifnya ini, Kemal masih ingin menambah asesoris aslinya RX-Z versi Malaysia ini yakni peredam kejut belakang alias shockbreaker ori namun hal itu terpaksa di pendingnya dulu sambil menunggu adanya budget lagi.

“Biaya besar bukan masalah bagi saya, karena kepuasan dalam hal modifikasi sesuai parts asli motor build up ini tentu jadi tujuan utama. Hasilnya sekarang jadi lebih pede saat riding seputaran kota Bengkulu dan dibawa ke kedai Pecel Lele,” tutur Kemal.

Kemal Farid, penantian panjang juragan pecel lele pada RX-Z

Penulis : Hardiansyah | Foto : Hardiansyah | Editor : Obeth

Data modifikasi :

•Jalu stang / handle bar : RXZ SDC motor part Malaysia
•Pedal rem : SDC motor part Malaysia
•Stopper / cantolan : SDC motor part Malaysia
•Besi tarikan rem belakang : SDC motor part Malaysia
•Handle operan gigi : SDC motor part Malaysia
•As operan gigi : SDC motor part Malaysia
•Behel bawah jok chrome : SDC motor part Malaysia
•Bracket janggut bawah : SDC motor part Malaysia
•Plat setelan rantai : SDC motor part Malaysia
•Kick starter / Selahan : SDC motor part Malaysia
•Bracket mata kucing rangka : SDC motor part Malaysia
•Bracket plat belakang + mata kucing : SDC motor part Malaysia
•Bracket head / lampu depan : SDC motor part Malaysia
•Bracket behel & lampu belakang : SDC motor part Malaysia
•Standar samping set per : SDC motor part Malaysia
•Body set Catalyzer : HLD Malaysia
•Visor Clear : HLD Malaysia
•Stoplamp : Yamaha 125Z Smoke Nakasone made in Malaysia
•Janggut bawah mesin : Nakasone made in Malaysia
•Clutch gear bush / karet rumah kopling : Nakasone made in Malaysia
•Pelampung bensin : NK made in Malaysia
•Kabel body / wiring set : NK made in Malaysia
•CDI unit : NK made in Malaysia
•Karet full body set + karet tangki : TSM made in Malaysia
•Frame bush / tutup rangka bawah : TSM made in Malaysia
•Spakbor belakang : M-SEKi made in Malaysia
•Kran bensin : Apido made in Malaysia
•Headlamp depan : APPI made in Malaysia
•Kunci jok , kontak , tank & body original : YGP
•Karet manifold intake original : YGP
•Kabel kopling original : YGP
•Kabel gas set original : YGP
•Kabel rpm : original YGP
•Saklar kiri : original YGP
•Bantalan karet arm : original YGP
•Box aki + pengait : original YGP
•Regulator kiprok : original YGP
•Mata Kucing : original YGP
•Karet tutup baut L stang / stir : original YGP
•Karet tutup baut L behel / begel belakang : original YGP
•Spakbor kolong tengah : original YGP
•Spion original : Nouvo YGP
•Kelahar / bearing roda set dengan seal velg D/B : original YGP
•Toolbox + pengait : original YGP
•Tutup toolbox : original YGP
•Klaher / bearing full set mesin : original YGP
•Seal / sil full set mesin : original YGP
•Kampas kopling : original YGP
•Per kopling : original YGP
•Box filter : original YGP
•Tutup rantai : original YGP
•Gearbox speedometer : original YGP
•As shock depan : original YGP
•Sticker : original YGP
•Fork segitiga atas bawah : original 55K
•Tabung YEIS : original 55K
•Pompa oli samping set : original 55K
•Blok mesin : original os 200 ( OB ) Y4 55K
•Koil : HM 618 Best made in Japan
•Membran : assy original 3BS Japan
•Stang seher : original Osaka TKRJ Industry Japan
•Kunci pengait helm : Japan spec
•Piston set ring : K&K Japan spec
•Jalu paddock : original by Bpro
•Jalu step depan :original by Bpro
•Preload shock depan RX King : original by Bpro
•Velg : original Yamaha Vixion
•Ban D/B :Pirelli Diablo Rosso Sport 100/80
•Disk brake : original KTC Kytaco 320mm
•Cop / Kepala busi : original KTC Kitaco racing
•Handgrip original part KTC Kitaco racing
•Header exhaust / perut knalpot : ABRT 20 by request
•Silencer : original part by AHM type A : 25cm made in Malaysia
•Master rem atas : original Yamaha R25
•Kaliper rem : original part by KTC Kitaco 4p kecil ( titanium )
•Gear set : original part by eXtreme 428
•Rantai : SSS 428 HSB ( Heavy Duty ) ungu
•Selang rem depan : original HEL 90cm
•Selang + klem tabung : YEIS Samco
•Voltmeter : Luminos9
•Tabung oli samping : Yamaha RX-Z 135 custom by HNR original product
•Rangka , mesin & body : Full repaint

Modifikator : Andri Motor, Sukarami, Kota Bengkulu
Telepon : 0822-9819-2003

Bengkel Cat :
Arif (Apak Repaint), Bentiring, Bengkulu
Telepon : 0821-7941-4024

JC Suspension Jadi Pelopor Suspensi Depan Pertama di Indonesia!!!

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Terus berkreasi dan melakukan terobosan baru membuat JC Suspension punya penemuan baru. Kali ini melalui komunikasi yang terjalin sangat baik, tim OtomotifZone mendapatkan kabar kalau JC Suspension menjadi pelopor suspense depan. Dalam hal apa?

Pasti semua penasaran apa yang dimaksud JC Suspension sebagai pelopor di Indonesia. Memang sudah banyak sekali pihak suspensi diluar sana. Tapi berkat kreasi yang terus dilakukan membuat mereka mempunya penemuan baru. Terutama pada suspension bagian depan.

“ Jadi begini mas, Untuk shock bebek diameter 26 mm dan 27 mm dengan fitur adjustable rebound yang pertama,” ujar Bayu pihak JC secara singkat menjelaskan.

Memang kalau bicara shock depan untuk motor tidak perlu ditanya. JC Suspension memiliki keahlian luar biasa. Beberapa tim sudah ditangani dirinya. Apalagi sekarang mereka menerapkan system Adjustable rebound pada shock depan mereka.

Lalu kalau bicara shock depan, hampir semua shock depan motor apapun sudah pernah ditangani. Seperti halnya shock motor balap. Mereka selalu memiliki solusi meski terkadang permintaan aneh aneh. Seperti halnya shock depan motor yang menggunakan jenis shock bukan aslinya. Ini kerap terjadi di tim balap Indonesia.

“ Kita terapkan system Adjustable rebound pada shock garapan kita. Seperti shock 27 untuk tabung 125z, kita juga kerap tangani. Meski kerap sekali menjadi kendala bagi orang orang, shock ini berhasil kita set up pada motor balap pelanggan kita,” jelas Bayu.

Lanjutnya,” Shock ini juga banyak diminati banyak tim. Tim yang menggunakan motor MX King kerap sekali mengubah shock depan mereka menggunakan shock 125 z. Kita kerap tangani juga motor MX King menggunakan shock Supra GTR. Masing masing ada seleranya. Tapi kami selalu memberikan set up terbaik untuk tim tersebut,”

Beberapa permintaan yang aneh ini tetap diladeni JC Suspsension. Terlebih mereka memiliki senjata baru yaitu Adjustable Rebaund pada shock depan. Jadi mereka tinggal menerapkan itu semua keluhan teratasi.

Jadi kalian mau coba rebound shock kalian di JC Suspension? Tunggu apalagi buruan rasakan sensasinya jangan sampai tidak. Dan untuk info lebih jelas kalian bisa tunggu berita terupdatenya hanya di OtomotifZone.com