sirkuit Dewis, desa Sukabakti Tarogong Kidul Garut
OtomotifZone.com – Garut. Sudah kepalang viral karena adegan kung fun ya, sekalian aja kita viralnya sirkuit Dewis Sukabakti, Tarogong Kidul Garut ini, ya meski sirkuit telah lahir dan sudah dimanfaatkan untuk latihan pembalap remaja dan dewasa, sirkuit sepanjang 600 meter ini sangat layak untuk digelar event MiniGP.
Kenapa alasannya..?? disamping panjang sirkuit yang tidak menguras tenaga, kekurangan sirkuit ini bisa dimaksimalkan untuk balap anak anak, apalagi banyak promotor yang sering membuka kelas MiniGP disetiap gelarannya, nah sirkuit ini cocok untuk pembentukan karakter anak-anak menuju kelevel lebih tinggi.
Jika promotor dan pemilik sekolah balap berminat, sirkuit Dewis ini bagus untuk membina dan mengasah skil pembalap belia, karakter sirkuit teknikal bagus untuk mengasah instink dan feel pembalap pemula menaklukan track penuh tantangan, lebar hanya 4 meter ditrack lurus dan 5 meter ditikungan sirkuit ini bisa dimaksimalkan dengan adanya beberapa skema rekayasa alur track, bisa start belok kiri atau dibalik start belok kanan tergantung kebutuhan, namun jika ada tertarik menggelar event miniGP disini, pagar pengamanan disisi track dan pengurugan tanak disisi lintasan harus dilakukan, karena beberapa track masih lebih tinggi dari permukaan tanah, tentunya jika tidak rata, akan sangat membahayakan pembalap itu sendiri saat out dari lintasan.
Namun overall, sirkuit ini bagus untuk pembentukan karakter pembalap dan layak untuk digelar event miniGP meski hanya eksibisi, siapa berani mencoba?
OtomotifZone.com – Garut. Berawal keresahan akan maraknya balap liar jalanan kaum millenial kota Garut dan sekitarnya, membuat seorang kepala Desa tergerak hatinya untuk memberi wadah untuk mereka dengan membuat sirkuit permanen untuk ajang unjuk gigi anak muda yang haus eksistensi diri.
Dengan tekad kuat dan ide gilanya, Iwan Sumardi setelah bermusyawarah dengan warga desa Sukabakti, kecamatan Tarogong Kidul kabupaten Garut menggunakan lahan desa dan menyulapnya menjadi sirkuit permanen yang berada dikaki gunung Papandayan, butuh 1 tahun proses pengerjaan membuat wahana berekspresi kaum muda dilahan lebih kurang 1,5 hektar lebih.
Sirkuit yang mulai dibangun sejak 2018 dan rampung diawal 2019 ini mempunyai track sepanjang kurang lebih 600 meter dengan variasi lebar sirkuit 4-5 meter ini memang manjadi tempat ideal untuk memboyong anak muda balap liar dijalan, itu dulu point penting yang dikedepankan, meminimalisir angka kecelakaan dijalan raya akibat balap liar menjadi tujuan utama dan solusi tepat sang kades.
Suasana latihan bersama
Blue print ide cemerlang memang layak diacungi jempol untuk kades 2 periode yang dipilih lebih dari 3000 warganya yg terbagi dalam beberapa RW ini, sirkuit ini kedepannya akan menjadi desa wisata, perpaduan konsep go green, agrowisata dan motorsport menjadi tujuan utamanya, makanya sirkuit yang sempat viral minggu kemaren akibat baku pukulnya pembalap dan crew saat latihan ini diberi nama sirkuit Dewis atau sirkuit Dewa Wisata.
Setelah vital disocial media, OZ sengaja mendatangi lokasi yang berada ditengah persawahan dan perbukitan di Tarogong Kidul kabupaten Garut, diantar oleh mantan pembalap Grasstrack Jabar asal Garut Buggy Albaastith dan perwakilan korwil Kab, Garut menemui pengelola sirkuit, dan benar saat penulis datang, sirkuit sudah mulai ada kegiatan latihan bebas yang didominasi motor matic dan 2 tak ini terasa hangat ditengah pandemi.
Pengelola sirkuit Dewis dan Korwil IMI Kabupaten Garut
“Hadirnya sirkuit ini karena keinginan kuat bapak sebagai kepala desa disini untuk memberi wadah kepada anak muda untuk memberi lahan untuk latihan, agar tidak kebut-kebutan liar dijalan raya, disamping membuat resah masyarakat, juga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan raya lainnya”, papar Wildan Ramadhan, putra kepala Desa Sukabakti, diiyakan Egi Ginanjar, yang dipercaya untuk mengurus kegiatan latihan disirkuit Dewis.
Hal positif juga diucapkan Buggy sebagai warna Garut dan juga atlit yang aktif juga di korwil IMI kabupaten Garut, “positif sekali sih om, sekarang balap liar dijalanan terlihat hampir tidak ada, kalau adapun mungkin bukan warga asli Garut, karena pa Kades ini memang bikin sirkuit ini untuk memberi lahan anak muda latihan”, diamini Tommy Yahya.
OtomotifZone melihat sendiri proses latihan sirkuit Dewis, bangunan paddock sudah cukup layak untuk dijadikan tempat para pembalap dan mekanik mempersiapkan motornya, sementara disebelah kiri paddock sedang dibangun mushola dan MCK, dan diujung track keluar R2 hingga R3 sudah terdapat pondasi untuk tribun penonton, jika wabah corona tidak menyerang dunia, fasilitas sirkuit ini sudah representatif untuk dilakukan kegiatan, karena jika ada promotor yang berani membuat event, sirkuit ini layak untuk gelaran MiniGP lho.
Iwan Sumardi, kepala Desa Sukabakti, kecamatan Tarogong Kidul, Garut
Sebelum OZ menyudahi kunjungan, sang kades pun muncul dan melihat para anak muda sedang latihan, tanpa buang waktu, penulis menghampiri dan sempat berbincang-bincang sejenak tentang sirkuit ini, bak aliran air kali Cimanuk yang membelah kota Garut, Iwan Sumardi dengan semangat 45 bercerita asal muasal sirkuit ini akhirnya terwujud, “dulu anak saya pembalap dan sering latihan di sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, terus saya sangat miris melihat anak muda ko melakukan kegiatan yang sangat membahayakan diri dan pengguna jalan lain kebut-kebutan dijalan, ya udah berangkat dari situ, saya selaku kepala desa memutuskan untuk membuatkan lahan sirkuit untuk anak muda. kami rapat dengan RW, RT dan warga, kebetulan ada tanah desa, bisa dimanfaatkan untuk kegiatan integral dari sebuah program desa, dimana kami akan membuat desa wisata disini, sirkuit menjadi daya tarik utama dulu agak lebih cepat terkenal, memang masih banyak kekurangan, tapi bertahaplah, karena kami lewat dana desa membuat sirkuit ini, sekarang dalam kondisi covid-19, dana desa sementara digunakan pemerintah untuk penanganan ini, insha Allah kedepannya, ekowisata alam juga akan kami bangun, mohon doanya aja semoga sirkuit ini bermanfaat untuk anak muda, karena saya melihat setelah ada sirkuit ini, saya tidak melihat lagi kebut-kebutan dijalan raya “.
Lahirnya sirkuit ini selain karena kepedulian sang kades, juga karena menjalankan mimpi dan janji bupati Garut, meski hingga sirkuit ini selesai tidak ada realisasinya, anggap sirkuit ini sebagai penerus janji sang pejabat, anak muda sudah dikasih sirkuit juga anteng dengan kesibukannya, jika terjadi perselisihan karena memang dalam pelaksanaan dilapangan butuh arahan dan bimbingan.
Sirkuit Dewis Sukabakti Garut, menjadi oase kaum milenial kota dodol.
OtomotifZone.com – Sidoarjo. Sejak pertama kali nongol di Indonesia pada 2010, tercatat ada sebanyak 4,5 juta lebih pengguna motor Honda Scoopy. Itu sebabnya setelah melaunching All New Honda Scoopy beberapa hari lalu, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), main dealer motor Honda wilayah Jatim dan Nusa Tenggara menggelar kegiatan test ride di Safety Riding Center MPM, Sedati. Minggu (29/11).
Deputy Dept Head Marcomm ATL & BTL MPM Honda Jatim, Yahya Suprastyo pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan test ride generasi kelima Honda Scoopy ini sangat penting diadakan.
“Setiap selesai melaunching produk baru, MPM selalu menyediakan agenda test ride. Ini bertujuan agar konsumen baik pengguna Honda maupun calon pengguna Honda bisa langsung merasakan bagaimana performa dan fitur yang disematkan pada setiap produk Honda seperti All New Honda Scoopy. Selain itu tampilannya yang fashionable membuat skutik yang fenomenal dengan desain unik ini selalu menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut Yahya memaparkan, “Kegiatan test ride kali ini diikuti sebanyak 82 peserta dari komunitas, dan konsumen yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.”
“Kami berharap dengan menggelar agenda test ride All New Scoopy, mampu meningkatkan penjualan generasi terbaru Scoopy. Mengingat selama ini jumlah penjualannya berada diurutan pertama untuk skutik Honda diwilayah MPM,” beber Yahya.
Menyikapi agenda test ride ditengah pandemi covid-19, Yahya menyampaikan, “MPM tetap melakukan protokol kesehatan bagi peserta test ride All New Honda Scoopy dengan mengukur suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Tidak hanya itu, kami juga melakukan penyemprotan setiap motor test ride dengan cairan desinfektan sebelum dan sesudah dipakai peserta lain agar benar-benar bersih,” tutupnya.
OtomotifZone.com-Bahrain. Seri 15 event balap F1 di sirkuit Shakir, Bahrain tadi malam adalah balapan dramatis yang bisa membuat shock jika mengamati dan menyaksikan dari layar televisi. Romain Grosjean membuka balapan malam hari tersebut dengan insiden mengerikan. Perjalanan baru berlangsung beberapa detik atau baru melewati tikungan ke-3 mobil Haas Racing yang ia kemudian alami senggolan dengan Daniil Kvyat pembalap dari team AlphaTauri.
Roda belakang mobil Grosjean kontak body dengan roda depan Daniil. Seketika melintir ke sisi kanan dan secepat kilat menabrak pembatas. Tabrakan keras membuat mobil Grosjean patah menjadi dua dan mengakibatkan ledakan. Naas, Grosjean terhimpit di kemudi juga terjepit di pagar pembatas. Api melalap tubuhnya sampai tak terlihat dari kamera.
Kurang lebih selang sekitar 5 detik dia bergerak keluar menyelamatkan diri dari kobaran api tanpa bantuan marshal yang menarik ! Hanya marshal yang mencoba padamkan api di tubuh Romain Grosjean saja karena besarnya api di bagian depan mobil. Selamat keluar dari kabin yang terbakar dia nampak kelelahan menahan nafas dari asap dan hawa panas di depan wajahnya.
Mukjizat bagi dunia F1 karena hampir saja balapan ini memakan korban jiwa. Dari team memberikan pernyataan bahwa pembalap Perancis tersebut sudah di rawat intensif. “Romain mengalami luka bakar ringan di tangan dan pergelangan kakinya, tetapi selain itu dia baik-baik saja. Dia bersama dokter sekarang.”
OtomotifZone.com – Bandung. Beberapa langkah telah diambil oleh Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP-IMI) dalam hal tetap menjaga keselamatan pengendara kendaraan sepeda motor dan juga pengguna jalan.
Pada (28/11/20) PP-IMI telah secara resmi mengeluarkan Buku Peraturan Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok, artinya setiap kelompok komunitas yang akan melaksanakan kegiatan touring wajib mengetahui aturan-aturan tersebut. Berikut beberapa pont penting peraturan touring yang harus diketahui sebelum melakukan kegiatan touring.
4 Pilar Aksi : 1. Aksi Sosial 2. Aksi Keselamatan Jalan 3. Aksi Lingkungan Hidup 4. Aksi Wisata Budaya Seni dan Kuliner Dimana setiap komunitas diharapkan memenuhi 4 pilar aksi tersebut selama melakukan aktifitas touring.
Setiap anggota/peserta touring juga wajib mengetahui dan memahami kode-kode tangan yang diinstruksikan oleh ketua rombongan.
OtomotifZone.com – Jakarta. Mengingat pentingnya menjaga keselamatan diri dan menghindari kecelakaan dijalan, Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP-IMI) Launching Buku Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok (28/11/20).
Dihadiri langsung oleh ketua umum IMI Sadikin Aksa, Launching Buku Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok di gedung Nusantara 4 MPR. “Tercatat di kepolisian, ada lebih dari 500.000 angka kecelakaan yang terjadi dijalan raya selama tahun 2020 ini, kami berharap pecinta otomotif tanah air lebih memahami aturan-aturan berkendara guna meminimalisir angka kecelakaan tersebut.” ungkap Sadikin Aksa pada sambutanya.
Sadikin Aksa juga menyerahkan secara langsung Sertifikat Touring dan penghargaan kepada rekan-rekan sponsor
Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Bambang Susetyo. “Saya menyambut baik launching buku peraturan ini, mengingat di negara kita yang didominasi pengguna kendaraan sepeda motor untuk bisa lebih berhati-hati dan mentaati semua peraturan dan rambu maupun marka jalan.” ucap Bambang Susetyo yang juga tercatat masuk dalam bursa calon ketua imi pusat tersebut.
OtomotifZone.com – Purwokerto. Tampilan dari modifikasi berbasis Husqvarna TE 300i (Jarvis Edition) 2020 from Purwokerto ini disebut seperti ganti kulit buat mengikuti gelaran event spesial. Ajang tersebut bernama Mostly 2Stroke The Fourth 2020 yang merupakan agenda tahunan bagi para penikmat motor dua alam.
Event yang telah terselenggara untuk ke empat kalinya ini merupakan ajang private adventure yang didominasi oleh para offroader bermotor dengan basis mesin 2-Tak.
Setelah sebelumnya event ini sukses digelar di kota Mojokerto, lalu di Yogyakarta, dan juga di Bandung, ajang Mostly 2Stroke 2020 kini bakal hadir di Kediri, Jawa Timur. Itu pula yang bikin Bani Permana, selaku pemilik Husqvarna TE 300i yang telah mengikuti seri di Bandung, jadi makin ketagihan.
“Seri sebelumnya saya pake KTM 300 Chilie Sixdays, namun daya redaman sokbekernya terasa keras. Mungkin karena sistem suspensi belakang KTM masih konvensional dan menempel di swingarm, jadi beda dengan suspensi belakang miliknya Husqvarna ini yang sudah menerapkan sistem linkage. Sehingga bikin suspensi yang digunakan lebih panjang dibanding dengan KTM yang menggunakan sistem PDS,” sebut Bani Permana tentang alasannya besut Husqvarna ini.
Tampilan kental khas motor penjelajah
Tampang kuda besi terbang tunggangannya ini makin terlihat cerah dengan motif decal yang spesial edition ala Mostly 2stroke. Ternyata bukan tanpa alasan lain jika Bani mengganti motor lamanya dengan keluaran pabrikkan asal Austria ini selain tahunnya lebih muda, juga karena sasis alias subframe terbuat dari bahan komposit atau serat karbon.
Jadi berat beban motor lebih ringan. Beberapa asesoris segi detailnya pun terpasang, seperti menggantian knalpot asli dengan produk dari FMF Fullsystem yang makin ciamik suaranya juga dapat menaikan power motor ini. Lapisan decal spesial di motornya ini hasil kreasi dari HUD Graphic yang di desain untuk ajang gelaran special ini.
Setang adopsi dari produk Renthal
Ayah dari Pandu Alvino Bani Mustika ini memang tidak tanggung untuk mengikuti event yang sudah berlangsung pada 9 – 11 Oktober 2020 lalu ini. Semuanya telah dipersiapkan secara matang di gerai Planet Bike yang memang spesialis menangani motor-motor khas garuk tanah.
Mantap nih, sudah teruji dan pasti safety untuk terabasan jalur motor di alam liar yah, sob!
Tampilan Husqvarna kini sudah berkesan ciamik
Penulis : Bani | Foto : Bani | Editor : Obeth
Data modifikasi :
Bodyset : Acerbis Handswat : Odi Handguard : fastway Handle rem/kopling : Zeta Lampu depan : ARX Setang : Rental twinwall Frame guard : JT Pegs Pelek depan/belakang : DID DirtStar 21×1.60 dan 18×2.15 Ban depan/belakang : Dunlop Geomax 3SF 80/100-21 dan 120/90-18 Cover mesin : Acerbis Pelindung knalpot : Acerbis Shock depan/belakang : WP Cover radiator kanan/kiri : ROZ Cover piringan cakram depan/belakang : ROZ Knalpot : FMF Fullsystem Decal : HUD graphic
Modifikator : Planet Bike Jl. Raya Kober, Purwokerto, Jawa Tengah. Phone : 0813-2705-5300
OtomotifZone.com – Jakarta. Melanjutkan kemeriahan rangkaian HUT ke-30 Adira Finance yang jatuh pada 13 November 2020 lalu, Adira Virtual Expo 2020 yang saat ini berlangsung telah memasuki minggu akhir pelaksanaannya. Untuk menambah semarak Adira Virtual Expo 2020, hari Jumat, 27 November 2020 dihadirkan hiburan dalam bentuk konser virtual, menampilkan Maliq & D’Essentials.
Band dengan suguhan musik jazz dan soul yang sudah akrab di telinga pencinta musik tanah air ini, akan tampil di “Sobat Lounge”. Pengunjung dapat dengan mudah mengakses konser virtual melalui website virtualexpo.adiraku.co.id sambil mencari produk dengan beragam promo yang ditawarkan Adira Finance.
“Tantangan pada Adira Virtual Expo 2020 merupakan situasi pandemi sehingga memiliki keterbatasan ruang gerak, dan pada akhirnya acara hiburan tidak dapat dilaksanakan secara offline. Kami sangat mengerti dengan fakta tersebut. Namun, hal ini tidak menghentikan langkah dan semangat Adira Finance sebagai sahabat setia selamanya untuk senantiasa memberikan inovasi dan pengalaman terbaik, tidak hanya dalam hal berbelanja online secara cerdas dan puas, namun juga melalui suguhan hiburan yang menjadi daya tarik tersendiri,” ungkap Niko Kurniawan.
Selain konser musik, nanti juga akan ada pengumuman pemenang Adira Virtual Expo (AVE) Klik Challenge tahap satu. AVE Klik Challenge merupakan kompetisi foto dengan hadiah berupa 10 Sepeda MTB Polygon dan 10 Voucher Rodalink.
“Kompetisi AVE Klik Challenge ini bisa pengunjung ikuti sebanyak-banyaknya hingga jangka waktu yang ditetapkan, di sinilah kami ingin memperlihatkan bahwa kami bisa menjadi sahabat yang selalu mengerti tren dan kemauan konsumen, dari segi promo sudah diberikan, hiburan juga disuguhkan, dan sekarang interaksi media sosial pun kami jalankan, kami harap walaupun semua dilakukan dari rumah saja, Adira Virtual Expo 2020 dapat memberikan pengalaman menyenangkan dan tak terlupakan bagi semua pengunjung,” jelas Harry Latif, Direktur Portofolio Adira Finance.
Adira Virtual Expo 2020 merupakan bagian dari transformasi digital, sekaligus upaya menggerakkan roda perekonomian industri otomotif, dengan tujuan menggairahkan kembali minat konsumen untuk bertransaksi. Hal ini juga menjadi wujud nyata komitmen Adira Finance sebagai “Sahabat Setia Selamanya”.
Adira Virtual Expo 2020 menyediakan berbagai produk kebutuhan dengan beragam penawaran dan promo, serta kemudahan program pembiayaan. Sebagai bagian dari promo, di akhir pekan nanti, mulai pukul 10.00 – 11.00 WIB, akan digelar program Happy Hour yang akan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mendapatkan tambahan cashback.
Menggandeng lebih dari 350 mitra dealer Adira Finance yang tersebar di seluruh Indonesia, para konsumen dapat menemukan beragam produk otomotif dan non-otomotif dari berbagai pilihan brand kelas dunia, mulai dari mobil dan motor (baru atau bekas), kendaraan niaga, e-bike, serta produk Asuransi dan fasilitas dana multiguna.
Pengunjung dapat mengakses Adira Virtual Expo 2020 melalui virtualexpo.adiraku.co.id, setiap saat dari manapun selama 24 jam setiap hari, mulai 12 – 29 November 2020 mendatang. jam operasional akan dibuka pada pukul 12.00 – 21.00 WIB (Senin – Jumat) dan 09.00 – 21.00 WIB (Sabtu dan Minggu).
Selain mencari produk, pengunjung dapat langsung bertanya seputar produk dan program promo yang ditawarkan melalui fitur live chat bersama EVA (Expo Virtual Assistant).
OtomotifZone.com – Sulawesi Tengah. Gelaran balap motor dalam ajang Morowali Cup Prix 2020 menurut rencana bakal di gelar pada 18-20 Desember mendatang di sirkuit Alun-Alun Rujab Bupati Morowali, Sulawesi Tengah. Tentunya ini jadi kabar baik setelah hampir 11 bulan lamanya kegiatan Otomotif di wilayah Sulawesi Tengah seperti tertidur panjang bak mati suri akibat adanya pandemi Covid-19 yang turut berpengaruh pada segala bidang termasuk sentra ekonomi.
Penyelenggara sudah melakukan segala kesiapan untuk gelaran ini sejak bulan Oktober 2020 lalu. “Kami sangat serius untuk event kali ini, dan kami juga tetap akan menerapkan sistem yang berlaku sesuai anjuran Pemerintah wajib mematuhi standar Protokol Kesehatan bagi siapapun yang hadir mulai dari peserta, crew dan panitia wajib memakai masker, wajib menjaga jarak, dan wajib mencuci tangan ditempat yang telah di siapkan panitia di berbagai titik serta tidak boleh berkerumun,” ungkap Rusli, penyelenggara dan Ketua Labua Otomotif Club sekaligus Ketua IMI Korwil Kabupaten Morowali.
Dan event new normal yang pertama kali di gelar di pulau Sulawesi pada tanggal 18-20 Desember 2020 di sirkuit Non Permanen seputaran Alun-Alun dan Rumah Jabatan Bupati Bungku, Morowali, Sulteng ini akan menjadi satu-satunya ajang balapan di tahun 2020 yang pastinya sudah di nantikan cukup lama oleh para atlit balap motor dan juga tim.
Surat dari Gugus Tugas untuk gelaran Morowali Cup Prix
Ajang balapan ini akan melombakan sebanyak 25 kelas bergengsi dengan total hadiah ratusan juta rupiah dan juga ada 5 unit sepeda motor yang akan menjadi bonus tambahan bagi setiap pembalap yang menjadi juara umum. Event ini di gelar sekaligus untuk memperingati hari jadi Kabupaten Morowali yang ke-21 Tahun.
Terkait soal perizinan untuk gelaran Morowali Cup Prix ini, telah mengantongi izin dari instansi terkait baik dari Pemerintah Daerah setempat, Aparat Keamanan, dan dari tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Morowali yang di pimpin langsung oleh Bupati.
“Saya ingin agar semua yang menyangkut gelaran ini bisa berjalan sesuai dengan prosedur kesehatan Covid-19. Jika perlu balapan tanpa penonton, demi kebaikan bersama dan kita juga,” ujar Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19.
Perhatian khusus dari panitia penyelenggara juga akan di terapkan yaitu dengan mengambil aturan tegas yaitu akan membatasi jumlah crew maksimal 2 orang yang dapat mendampingi pembalapnya. Dan bagi peserta yang berasal dari luar Sulawesi Tengah wajib membawa surat hasil rapid test atau Swab dari daerahnya masing-masing.
Event Morowali Cup Prix 2020 ini bukan hanya di ikuti oleh pembalap lokal Sulteng saja, tapi juga akan di hadiri pembalap region Sulawesi lainnya, bahkan dari Pulau Jawa.
Untuk keterangan lebih lanjut serta informasi pendaftaran hubungi di nomer 0821-8706-7709.
OtomotifZone.com-Jakarta. Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un. Dalam kurung waktu seminggu ini kita semua ditinggalkan oleh orang-orang yang berkecimpung di dunia racing. Om Warsito atau yang biasa disapa lek Warsito Kutit mungkin sudah hafal dengan sosok satu ini sebagai salah satu tim Lightning Production di event Powertrack.
Dunia racing Indonesia memang sedang berduka. Jika beberapa hari lalu kita kehilangan sosok Helmy Sungkar, tak berselang lama Om Warsito hari ini atau tepatnya waktu jelang subuh tadi mengembangkan nafas terakhirnya. Menurut informasinya beliau sakit saja, belum mendapatkan info detail.
Almarhum di bawa pulang kerumah duka Jl. H. Amsir No. 85 Pancoran Mas, Depok. Semasa berkecimpung dalam kegiatan atau event Powertrack Warsito di kenal sebagai pribadi ramah yang sangat di kenal komunitas balap baik crew dan juga pembalap sendiri. Selamat jalan om Warsito…