Beranda blog Halaman 1109

Grasstrack Tarunajaya Open 2020 Subang Di Gelar Pekan Ini, Ada Lima Kategori Juara Umum

0

OtomotifZone.com – Subang. Gelaran balap motor di lintasan tanah kembali bakal menderu dalam ajang bertajuk Grasstrack Tarunajaya Open 2020 yang akan bergulir di sirkuit Tarunajaya, Sidajaya, Cipunagara, Subang, Jawa Barat, akhir pekan ini, (14-15/11).

Dan yang patut di perhatikan adalah event kali ini tetap dengan mengutamakan protokol kesehatan sesuai anjuran dari Pemerintah yaitu wajib menggunakan masker serta menjaga jarak.

Menariknya lagi gelaran ini selain bakal turut melombakan sebanyak 22 kelas yang terbagi dalam beberapa kategori, penyelenggara juga telah menyiapkan 5 Juara Umum dari masing-masing kategori tersebut dengan uang pembinaan dan total hadiah semuanya sebesar Rp. 70 juta.

Penyelenggara juga berharap agar event kali ini di gelar dengan lancar supaya para pembalap, tim serta pelakon balap lainnya bisa kembali ikut meramaikan kejuaraan grasstrack di Jabar yang saat ini masih jarang di adakan akibat terkendala pandemi Covid-19.

Untuk keterangan lebih lanjut serta informasi soal pendaftaran yang di kenakan biaya sebesar Rp. 250 ribu, peserta bisa menghubungi panitia di nomer telepon :

0831-0045-9506 (Iwo)
0819-3973-8597 (Bahtiar)
0853-2342-3633 (Rangga)

Penulis : Obeth | Foto : Istimewa & Dokumentasi OZ

Latber Supercross WGTS39 Solo, Obat Kangen Kompetisi Special Engine

0

OtomotifZone.com-Solo. Khusus Jawa Tengah untuk event off road road dua benar-benar harus bersabar. Izin untuk kegiatan ini sangat sulit untuk di keluarkan karena alasan keramaian. Oleh sebab itu, WGTS39 Solo mengajak komunitas Crosser terdekat untuk latihan bersama Supercross WGTS39 Solo di sirkuit Ivan Harry 33, Karangturi, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah atau lebih dekatnya daerah utara Palur 8 November 2020 kemarin.

EO sengaja tidak membuat pamflet pemberitahuan di jejaring sosial karena takutnya banyak yang menyerbu acara ini berbondong-bondong. “Di batasi 15 starting gate. Jadi mengutamakan daerah dekat sini saja. Sekedar solusi di tengah rindunya pertemuan di sirkuit utamanya Jateng yang bisa di hitung baru tiga kali sepanjang musim ini ada kompetisi Grasstrack dan Motocross,” kata Wahyu Gareng sebagai EO kemarin.

Wahyu Gareng, coba obati kangen para crosser..

Ya memang yang hadir tak begitu banyak. Yang di utamakan juga dari rombongan special engine. Kompetisi mereka hampir tidak ada untuk fighting sesama pemacu adrenalin di kelas Special Engine. “Kalau spek Grasstrack mungkin sering ada latihan bersama. Inisiatif kita saja bagaimana kalau latber untuk motocross saja. Malah ini jadinya Latber Supercross karena handicap berbeda dengan motocross biasanya,” lanjut Wahyu Gareng.

Sebut saja pasukan dari sekolah balap Irwan Ardiansyah Motocross Academy, ORF, juga 86 Training Facility. “Kangen suasana kumpul ketemu teman membahas keseruan ketika balap. Terlalu lama nggak ada event..” kata Aldi Lazaroni yang mengawal team Merapi Bangkit Magelang.

Jateng memang kurang kompetisi juga latihan bareng di sirkuit bersamaan karena domisili memang berpencar. Mungkin paling mudah Jogja karena mulai banyak arena sirkuit. Bisa di gelar lagi bikin acara latber nya deh…. Ambil sisi positifnya aja biar feeling bertarung nggak kaku.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Moto2 European GP Valencia : Sam Lowes Crash, Klasemen Jelang Seri Akhir Hangat Lagi

0

OtomotifZone.com-Spanyol. Rapi, setiap seri ada riding style beragam setiap pembalap juara. Seperti Marco Benzecchi yang berhasil menjadi juara seri Moto2 European GP sirkuit Valencia, Spanyol 8 November 2020. Pembalap Sky VR46 ini rapi jali setelah overtake  beberapa pembalap yang start di depannya.

Beberapa moment keberuntungan Benzecchi membantu posisinya aman di lini depan. Di lap awal Joe Roberts yang saat itu memimpin lap meluncur lepas dari line utama R2. Usai kejadian tersebut Marco Benzecchi menjadi tampuk pimpinan balapan.

Tapi serangan Sam Lowes yang berambisi kembali juara dan ingin menambah pundi point besar tampaknya mendapat perlawanan dari Marco Benzecchi. Sayang, perlahan kekuatannya menurun dan parahnya dia tersungkur sendiri. Walau bisa bangkit lagi tapi sudah tak berpotensi mendapatkan point dan akhirnya memutuskan untuk ke paddock saja.

Prediksi ketika sebelum terjatuh bakal kukuh menjadi leader Klasemen. Trio Italia termasuk Enea Bastianini yang ada di posisi kedua mungkin pasrah jika harus kembali di belakangnya. Nasib ternyata berpihak kepada pembalap Italtrans tersebut. Walau finish di posisi 4 point sehabis seri Europa GP Valencia kembali  menjadi pimpinan klasemen.

Dua seri tersisa tidak akan tau bagaimana nasib empat rider yang masih berpeluang juara dunia. Hanya saja untuk Benzecchi sedikit berat akibat dua seri beruntun tanpa point. Tanpa meremehkan dirinya praktis sekarang fokus ke tiga rider terdepan di klasemen. Enea Bastianini, Sam Lowes, Luca Marini. Gap tak sampai 20 point dan bisa putar balik dua seri kedepan. Tergantung nasib….

Berikut klasemen sementara yang bisa di lihat grafik perolehan pointnya.

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Gara Gara Ulah Dua Orang Ini, Gasstipis Tembus 436 Peserta

0

OtomotifZOne.com – Jakarta. Bicara sukses pastinya sangat sukses gelaran Gasstipis akhir pekan kemarin (8/11/2020) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Tidak ada kendala dalam event akhir pekan kemarin. Yang mana gara gara ulah dua orang ini, Gasstipis tembus 436 peserta.

Gila bukan 436 peserta padati Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Pada event kali ini pastinya event resmi. Yang mana Eby dan Gilang menjadi actor dibalik kesuksesan event ini. Semua syarat yang wajib dipenuhi sudah dipenuhi sejak jauh jauh hari sebelum event ini berjalan.

Gilang [Kiri] dan Eby [kanan]

“ Untuk event ini kita siapkan sejak jauh jauh hari. Dari perizinan sudah kami bereskan. Mengingat ini sedang dalam masa pandemi. Jadi kita harus penuhi persyaratan yang ada. Dan Alhamdulillah semua sudah kita lakukan sebelum event,” ujar Gilang langsung kepada OtomotifZone.com.

Gilang pria kelahiran tahun 87 ini selalu berkomunikasi dengan Eby selaku ketua pelaksana untuk menerapkan konsep menarik pada event akhir pekan kemarin. Yang mana konsep yang sangat luar biasa diterapkan. Dan ini belum seberapa, karena setelah sukses event road race kemarin, Gasstipis langsung garap event Drag Bike akhir pekan besok di Cicangkal.

“ Jadi memang konsepnya dua event kita garap tapi waktu berbeda. Kemarin Road Race lalu kita siapkan kembali minggu depan Drag Bike. Nanti kita siap kembali buat gebrakan lagi,” tutup Eby.

Eby dan Gilang merupakan dalam dari semuanya ini. Lalu kira kira konsep seperti apa event Gasstipis akhir pekan besok? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com

Gasstipis 2020: Aldi Hendra Tunjukan Skill di Sentul

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Kalian tau bukan akhir pekan kemarin gelaran Gasstipis berhasil diselenggarakan (8/11/2020) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Dan pada pagelaran kemarim banyak pebalap paoan atas yang ikut panaskan persaingan. Sebut saja salah satunya Aldi Hendra yang juga turun diajang Asia. Adik dari Galang Hendra ini tunjukan skill turun di Sirkuit Internasional Karting Sentul Bogor.

Memang konsep event garapan Eby sebagai penyelenggara mengundang banyak peserta. Selain konsep yang menarik, hadiag besar juga ditawarkan. Tidak heran tim tim papan atas dan pebalap seperti Aldi ikut turun. Dan pebalap muda bertalenta ini mampu tunjukkan skill luar biasanya.

Aldi sangat menghibur saat berlaga di beberapa kelas yang diikuti. Sebut saja kelas MP3 atau Bebek 4T 150 Pemula. Sejak babak kualifikasi pagi hari dirinya sudah buat geger. Hanya butuh dua lap awal Aldi pastikan dirinya memulai balapan diposisi pertama.

Lalu saat race Aldi mampu tunjukkan taringnya. Meski awal awal lap dirinya harus sedikit sabar dan berjuang ekstra. Tapi ini semua tidak butuh waktu lama. Aldi langsung eksekusi dan mampu menjadi pemimpin jalannya balapan. Sampai akhir lap Aldi tidak tersentuh. Dan pebalap asal Yogyakarta ini mampu menjadi juaranya.

” Saat star, saya sedikit bermain aman saat memasuki tikungan pertama, terlepas dari tikungan pertama saya mencoba push dan terus konsisten dengan racing line saya. Alhamdulillah, saya bisa juara 1 di kelas ini (MP3),” ujar Aldi Hendra.

Penampilan Aldi memang memberi tontonan menarik. Hampir semua yang menyaksikan dirinya berlaga terkesima. Sekali lagi selamat untuk Aldi sukses selalu.

Mengenal Lebih Dalam “Jeroan” RX King Ananta Hira 41

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Kemarin kita bahas mengenai motor RX King milik Ananta Hira 41 yang sudah 7 kali juara berturut turut. Langsung saja penulis mempunyai inisiatif seperti apa di isi dari mesin milik Kukuh itu. Ko bisa sampai juara terus dan belum terkalahkan.

Penulis mencoba mencari tau dari sang juru racik, Koh Hans. Ya betul dia merupakan mekanik dari Tekno Tunner yang lebih sering garap mesin balap lintas lurus. Tapi ini buat road race juara terus juga. Dan sampai saat ini motor itu selaku menjadi ancaman serius bagi lawan lawan. Terlebih motor ditunggangi oleh Reynaldi Pradana.

Karakter lembut pada torsi bawah menjadi cirikhas motor tersebut. Makannya motor ini sangat nyaman digunakan sang pebalap. Penulis terus menggalih informasi kepada sang juru racik mengenai riset bisa membuat motor ini menjadi jawara.

” Kalau motor ini riset belum lama ini ya. Kemarin karena bentrok sama garap mesin Drag Bike saja. Dan motor ini cepat juga bikin motornya. Lama kemarin mencari settingan kompresi saja. Itu mungkin yang sedikit lama dalam pengerjaan,” ujar Ko Hans langsung kepada penulis.

Kalau daleman mesin sendiri tidak banyak menggunakan sperpart racing ya. Karena dari piston saja Ko Hans mengandalkan piston original oversize 0 milik RX King. Lalu dari kruk as sendiri motor ini menggunakan kruk as standard modif dari Tekno Tunner. Motor berbasic lembut pada putaran bawah ini mengandalkan kompresi diangka 7.3 : 1.

Selain itu perpaduan membran standar dan lidan fiber diterapkan pada kuda pacu tunggangan Rere ini. Karbu original diremer oleh Ko Hans agar menambah daya gedor mesin tersebut. Lalu rasio standart dan finishing gear 14-41 bisa mengangkat nama Rere selalu dikelas RX King Chamber.

Masih penasaran dengan motor ini? Kalau dilihat tidak banyak perubahan pada isi jeroan motor tersebut. Mungkin bisa jadi inspirasi kalian semua dirumah mengenai spesifikasi motor tersebut.

Jelang Walikota Slalom Test & Road Race Lubuklinggau : Ada 11 Kelas Wajib Dan Juara Umum, Hadiah Non Kuota

0
Kelas MP4

OtomotifZone.com – Lubuklinggau. Akhir pekan ini akan di gelar Walikota Slalom Test dan Road Race di sirkuit GOR Pertanang, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, (14-15/11/2020). Ajang balap aspal dengan konteks berbeda yang sandingkan pacuan roda dua dan roda empat ini bakal jadi hiburan tersendiri bagi masyarakat di wilayah paling Barat Propinsi Sumsel ini.

Dan yang jadi catatan penting untuk kegiatan kali ini adalah dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan untuk tidak lupa memakai masker bagi siapapun yang hadir di lintasan. SMSC atau Silampari Motor Sport dan AGProduction Sport Club selaku penyelenggara juga terus menggaungkan pentingnya menjaga jarak dan kesehatan agar bisa menekan penyebaran wabah Covid-19 ini.

Ada 11 kelas wajib di ajang road race yang4 semuanya terdapat Juara Umum dengan ganjaran hadiah tambahan berupa uang pembinaan bagi pembalap yang berhasil kampiun di kategori Open, Matik, Bebek 2-tak, dan kelas Sport.

Sedangkan 3 kategori kelas lainnya merupakan Supporting Class. Dan gelaran kali ini untuk hadiah adalah non kuota. Jadi ada berapapun peserta di tiap kelasnya hadiah juara per kelas akan tetap keluar dan diberikan penyelenggara.

Untuk keterangan lebih lanjut dan informasi lengkap lainnya dapat menghubungi nomer kontak 0813-6609-5581.

Penulis : Obeth | Foto : Istimewa & Dokumentasi OZ

RX King “Chamber” Ananta Hira 41 Defas Oil FDX Belum Tertandingi

0

OtomotifZone.com – Bogor. Gila penampilan motor RX King Chamber milik Ananta Hira 41 Defas Oil FDX sangat istimewa. Sampai mereka turun diajang GassTipis akhir pekan ini motor ini masih menjadi raja (8/11/2020) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Ditunggangi Reynaldi Pradana, motor milik Kukuh selaku owner masih menjadi rajanya kelas Sport 135 cc STD Open.

Memang sejak awal motor ini beredar diajang balap 2020, penulis selalu mengamati. Terlebih motor ini ditangani oleh pasukan Tekno Tunner selaku mekanik. Tapi Tekno Tunner sendiri lebih kerap akrab diajang balap lurus. Kali ini Kukuh percayai Ko Hans selaku mekanik untuk menangani motor untuk turun di Road Race.

Hans (Kiri), Rere, Kukuh (Owner) Bayu (Kanan)

“ Motor ini belum lama saya buat. Sejak awal konsep memang mau buat chamber. Langsung Rere yang bawa. Ini sudah 7 kali main motornya dan baru satu kali juara 2 mas. Sisanya juara 1 terus,” ujar sang owner sambil malu malu.

Gila tujuh kali main baru satu kali juara dua. Dan sisanya ternyata motor ini selalu menjadi rajanya. Motor yang mengandalkan Defas Oli FDX pada pelumas mesin  ini mempunyai alasan mengapa kala itu motor harus puas diposisi kedua. “ Waktu kedua itu motor habis tabrakan mas. Jadi set up berbeda dan harus ada pembenahan. Tapi setelah itu motor ini kembali menjadi juara lagi,” jelas Kukuh.

Karakter motor yang sangat luar biasa membuat RX King Chamber ini selalu diwaspadai. Karena motor ini selalu memberi kejutan disetiap perlombaan yang diikuti. “ Motornya nyaman dan enak dibawa. Motor memiliki karakter lembut saat dibawa. Jadi nyaman saja saat turun balap,” pungkas Rere.

Wih, kalian masih penasaran tidak dengan motor RX King ini? Tunggu ya berita ulasan mengenai kuda besi milik FDX Ananta Hira 41 ya. Hanya di OtomotifZone.com

Foto : Difa

MotoGP Eropa Valencia 2020 : Joan Mir dan Alex Rins Ulang Sejarah Suzuki

0

OtomotifZone.com – Joan Mir dan Alex Rins, duet rider tim Suzuki Ecstar akhirnya bisa ulang sejarah kejayaan Suzuki dengan merebut juara di posisi 1 dan 2 pada seri MotoGP Eropa 2020 di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (8/11). Terakhir kali tim berlogo huruf S ini meraih gelar juara ke satu dan dua pada tahun 1982 silam yang artinya sudah sekitar 38 tahun di ajang MotoGP Jerman.

Kemenangan yang di rengkuh dua pembalap tim Suzuki Ecstar ini di warnai penuh drama di awal lap dan terjadinya insiden dari beberapa pembalap yang terjatuh. Selepas dari start posisi pertama sempat di kuasai oleh Pol Espargaro yang langsung maju ke depan.

Namun tidak lama di awal lap akan berakhir, Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo nampak terjatuh di tikungan secara bersamaan meski keduanya tidak terlibat senggolan. Dengan jatuhnya Quartararo yang kemudian kembali melanjutkan balapan membuat kans rider tim Petronas SRT Yamaha ini untuk dapat bersaing lagi di perebutan poin dalam klasemen sementara jadi terasa berat, karena semakin menjadi jauh dari Joan Mir yang bisa merebut posisi teratas.

Alex Rins yang sempat berada di urutan depan melakukan kesalahan jelang masuk ke tikungan ke kanan yang sedikit melebar dan dengan mudahnya bisa di rebut oleh Joan Mir untuk dapat melenggang masuk ke posisi pertama. Beruntung Alex Rins masih dapat pertahankan posisinya yang turur mendapat gangguan dari Pol Espargaro di urutan ke tiga.

Di seri kali ini Valentino Rossi juga kembali turun balapan setelah dua seri sebelumnya tidak dapat berlaga akibat positif Covid-19. Namun The Doctor belum dapat berbuat banyak setelah pacuannya Yamaha M1 mengalami masalah dan menyebabkan harus kembali ke paddock.

Insiden lainnya juga di alami oleh Alex Marquez, dari tim Repsol Honda yang tergelincir saat akan masuk ke tikungan ke kiri. Hal itu membuat posisinya terjatuh hampir pula menyeret Andrea Dovizioso, namun rider tim Ducati ini selamat dan terus melaju.

Keberhasilan duet antara Joan Mir dan Alex Rins selain membawa Suzuki meraih posisi terdepan tahun ini sekaligus jadi yang pertama kalinya bagi Mir berdiri di tangga juara pertama MotoGP. Dan akankah gelar juara dunia musim 2020 ini juga bakal di rebut oleh rider Spanyol tersebut karena menyisakan 2 seri tersisa lagi dengan torehan poin yang dikumpulkannya saat ini adalah 162 poin.

Di posisi kedua ada Fabio Quartararo yang bersaing ketat dengan Alex Rins di urutan tiga meski keduanya sama-sama cetak poin sama, yakni 125 poin dan terpaut selisih 37 poin dari Joan Mir. Maverick Vinales, pembalap tim Monster Energy Yamaha pun turun satu peringkat di posisi empat klasemen sementara dengan total 121 poin.

Berikut adalah hasil MotoGP Eropa Ricardo Tormo, Valencia selengkapnya :

  1. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 37.297
  2. Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.651
  3. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM (RC16) +1.203
  4. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +2.194
  5. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16) +8.046
  6. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP20) +8.755
  7. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)* +10.137
  8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP20) +10.801
  9. Johann Zarco FRA Reale Avintia (GP19) +11.550
  10. Danilo Petrucci ITA Ducati Team (GP20) +16.803
  11. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) +17.617
  12. Stefan Bradl GER Repsol Honda (RC213V) +24.350
  13. Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +25.403
  14. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1) +39.639

Did Not Finish

Lorenzo Savadori ITA Aprilia Gresini (RS-GP) DNF

Alex Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)* DNF

Tito Rabat SPA Reale Avintia (GP19) DNF

Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP20) DNF

Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) DNF

Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) DNF

Aleix Espargaro SPA Aprilia Gresini (RS-GP) DNF

Penulis : Obeth | Sumber : Crash.net | Foto : Autosport

MotoGP Europa : Point Makin Jauh, Joan Mir Sepertinya Berat Di Kejar

0

OtomotifZone.com-Spanyol. Konsisten sebab point Joan Mir perlahan meninggalkan rival di klasemen. Dan pada seri Europa GP sirkuit Valencia akhirnya hasrat unjuk gigi buat juara akhirnya kesampaian juga.

“Saya merasa senang. Sangat senang sesuai misi. Senang juara di Minggu karena ini yang saya nantikan,” komentar cepat Joan Mir. Selama lebih dari lima seri Mir selalu ada di podium. Inilah kunci mengapa ia meroket di pucuk klasemen sementara. Sedangkan pesaing yang selalu di terpantau sejak seri awal yaitu Fabio Quartararo tak stabil grafik hasil racenya.

Europa GP special bagi Mir. Penampilan ngoyo lebih dari biasanya terlihat ketika ia riding. Bahasa tubuhnya mungkin melebihi limit ketika ia memperebutkan posisi podium biasa bukan podium juara. Kaya style Marquez lah…

Alex Rins sangat kaget ketika sepanjang balap dia tak lepas dari buritan. “Race sangat cepat, Joan Mir terus mengikuti. Saya salah oper perseneling,” terang Rins konfirmasikan mengapa dia melebar seolah memberi jalur kepada Mir. Padahal tidak, tidak ada team order di Suzuki. Karena Rins pun juga berkesempatan bisa juara dunia dan bisa mengimpor point untuk mengejar Mir.

Suzuki special race MotoGP Europa. Podium 1-2!

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP