Beranda blog Halaman 16

CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

0
AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026. Mengandalkan ketangguhan dan kecepatan lini CBR series, AHRT sukses mengamankan tiga podium dan mengibarkan bendera Merah Putih dua hari berturut-turut di panggung balap Asia pada kelas Asia Production (AP) 250 dan Supersport (SS) 600.

Irfan Ardiansyah tampil gemilang pada balapan akhir pekan ini. Turun sebagai pebalap pengganti Muhammad Badly Ayatullah yang masih dalam masa pemulihan cedera, Irfan berhasil mengunci podium kedua di dua race sekaligus bersama motor balap unggulan CBR250RR melalui kemenangan di race 1 dan race 2 ARRC Motegi, Jepang.

Asia Production (AP) 250 

Pada race 1 yang digelar Sabtu (13/6), Irfan memulai balapan dari posisi keempat dan langsung menempel ketat kelompok depan. Ia membangun pertahanan lini balap yang sangat taktis sepanjang 10 lap sebelum melakukan akselerasi penuh di sektor terakhir pada lap penutup, menyentuh garis finis di posisi kedua dengan selisih 0,161 detik dari pemenang.

Semangat itu berlanjut pada race 2 yang digelar Minggu (14/6). Irfan kembali bersaing ketat di grup terdepan. Rapatnya jarak antar pebalap membuat aksi saling salip hampir terjadi di tiap sektor. Sempat terlempar di posisi tujuh pada akhir lap, namun Irfan mampu melakukan manuver terukur di beberapa tikungan akhir sehingga ia dapat mengamankan posisi kedua. Back to back podium untuk Irfan di Motegi. Hasil gemilang ini mengantarkan Irfan mengemas 40 poin di putaran Motegi dan kini menempati posisi keenam klasemen sementara AP250 dengan total 51 poin.

“Sejak awal balapan, saya berusaha untuk mempertahankan posisi di barisan terdepan dan merencanakan serangan di dua lap terakhir. Strategi tersebut berjalan lancar, dan saya berhasil kembali naik podium di race 2. Terima kasih semua yang telah mendukung,” ujar Irfan.

Masih di kelas AP250, rekan setim Irfan, Rheza Danica Ahrens, menunjukkan mentalitas juara meski menghadapi tantangan berat. Pada race 1, memulai dari posisi ke-13, Rheza secara perlahan memangkas jarak dengan pebalap depannya untuk masuk ke rombongan terdepan sebelum finis di posisi kelima. Pada race 2, Rheza kembali tampil kompetitif bersaing dengan pebalap grup depan, namun ia harus puas finis di posisi sembilan. Pada putaran Motegi ini Rheza berhasil mengemas 18 poin krusial dan kini menempati posisi ketiga klasemen sementara AP250 dengan total 82 poin.

Supersport (SS) 600

Di kelas Supersport 600, Herjun Atna Firdaus menyuguhkan salah satu aksi comeback paling dramatis akhir pekan ini. Sempat tercecer ke posisi kedelapan usai start yang kurang sempurna dari baris depan, Herjun langsung menstabilkan ritme dan melancarkan serangan balik yang agresif bersama CBR600RR. Melalui duel sengit yang melibatkan kontak bodi dan dua kali saling salip di lap-lap akhir, Herjun berhasil mengunci posisi ketiga pada race 1 yang merupakan podium keduanya di musim ini.

Pada race 2, Herjun kembali tampil dengan determinasi tinggi sejak start dan beberapa kali berhasil menembus jajaran top 3. Namun persaingan yang sangat rapat di lap-lap akhir membuat Herjun harus puas mengakhiri race di posisi keempat. Hasil positif dua race di Motegi mendongkrak Herjun ke posisi keempat klasemen sementara SS600 dengan total 67 poin.

“Hari ini, saya sangat menikmati jalannya balapan. Saya sangat menikmati duel sengit wheel-to-wheel dengan pebalap lain dan saya sangat senang dengan hasil keseluruhan di akhir pekan ini setelah berhasil finis di posisi ketiga dan keempat. Selanjutnya dukung saya bersaing di Mandalika,” ujar Herjun.

Asia Superbike (ASB) 1000

Sementara di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M Adenanta Putra menunjukkan ketahanan fisik yang luar biasa. Pada race 1, Adenanta berhasil finis di posisi kedelapan bersama CBR1000RR-R. Baru pulih dari operasi arm pump Adenanta memulai balapan dari posisi kesembilan, ia tampil tenang dan mampu mengelola kondisi fisiknya dengan baik selama 15 lap.

Pada race 2, Adenanta kembali menunjukkan proses yang positif dengan kembali finis di posisi kedelapan. Hasil konsisten dua race berturut-turut ini menjadi modal berharga bagi pebalap asal Magetan, Jawa Timur tersebut untuk terus berkembang di kelas tertinggi ARRC. Saat ini Adenanta berhasil mengumpulkan 50 poin dan berada di posisi ke 6 klasemen sementara ASB1000.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya, mengapresiasi totalitas seluruh pebalap AHRT sepanjang akhir pekan balap di Motegi.

“Kami sangat bangga dengan semangat juang para pebalap AHRT di Motegi. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk tampil semakin kuat di putaran-putaran berikutnya dan terus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Andy.

Hasil positif Motegi turut memperkuat posisi AHRT di klasemen sementara ARRC 2026. Putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar di sirkuit Mandalika pada Agustus mendatang. Bersama CBR series pebalap AHRT siap melesat kencang untuk terus melanjutkan tren positif musim ini.

Hasil Lomba Aspira Premio Drag Series 2026 Indramayu

0

OtomotifZone.com – Indramayu, Usai sudah gelaran Aspira Premio Drag Series putaran 3 yang berlangsung (14/6) di Sirkuit NP Waduk Bojongsari, Indramayu. Balapan berjalan sukses pebalap dan tim ternama hadir dalam gelaran ini. Pebalap terbaik keluar sebagai juaranya. Berikut Hasil Lombanya:

​Motoprix Boyolali : Squad Aben Racing Sapu Bersih Race 2 MP1 Expert, Akbar Abud Tebus Kesalahan Bersama Hafid Pratama

0

​ Otomotifzone.com – Boyolali, Ketangguhan skuad “Yellow Gank” Aben Racing benar-benar tak terbendung pada Race 2 kelas utama MP1 (Bebek 4T TU 150cc Expert) dalam gelaran Kejurnas Motoprix 2026 Jawa Tengah – Region 2 Putaran 2.

Bertempat di Sirkuit Gokart Boyolali, Minggu (14/6), dua pembalap andalan mereka sukses menguasai podium tertinggi setelah melakoni duel sengit sepanjang 22 lap.

​Sejak bendera start dikibarkan pada pukul 10:00 WIB, Akbar Abud langsung melesat memimpin jalannya balapan. Tidak sendirian, ia langsung dibayangi ketat oleh rekan satu timnya, Hafid Pratama.

Kombinasi apik keduanya membuat duo Aben Racing ini langsung menciptakan jarak dari rombongan pembalap di belakangnya.
​Belajar dari Kesalahan Race 1
​Keberhasilan Akbar Abud meraih podium pertama kali ini bukan tanpa perjuangan ekstra. Berkaca dari Race 1 sehari sebelumnya, pembalap bernomor start 73 ini tampil jauh lebih tenang, taktis, dan penuh perhitungan demi mengamankan poin penuh di sirkuit sepanjang 1,2 Km ini.

​”Race kali ini yang pasti kita lebih berhati-hati dan fokus agar tak mengulangi kesalahan seperti race pertama. Sepanjang race kedua ini saya udah di depan dan berusaha untuk menjaga ritme motor dan menjaga ban agar tetap aman selama 22 lap,” ungkap Akbar Abud dengan wajah sumringah sebelum melangkah ke podium.

​Strategi menjaga manajemen ban dan ritme mesin Yellow Gank garapan Racetech terbukti ampuh. Hingga menyentuh garis finish, Akbar Abud berhasil mengunci posisi pertama.

​Hafid Pratama yang terus menempel ketat di posisi kedua harus puas menyentuh garis finish dengan selisih tipis, yakni hanya 0.736 detik di belakang Abud. Sementara itu, posisi ketiga sukses diamankan oleh pembalap DIY, Bintang Nur Halif dari tim Yamaha SCM, yang terpaut 6.991 detik dari sang juara.

Motoprix Boyolali : Fisicella KW Ambil Alih Posisi Pertama MP6 Matic Wanita, Eca Kedua!”

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Persaingan sengit dan tontonan berkelas tersaji dalam babak final kelas MP6 (Matic Standar 130cc Woman) pada Kejurnas Motoprix 2026 Jawa Tengah – Region 2 Putaran 2. Berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali pada Minggu (14/6), aksi saling overtake antara dua pembalap wanita papan atas sukses membuat publik dan pencinta balap yang hadir berdecak kagum.

​Adalah Fisicella KW, pembalap asal Klaten Selatan yang membela bendera tim Pikoli Meuffels Garage, terlibat duel super ketat sepanjang 8 lap dengan rival beratnya, Eca Sabana, srikandi balap asal Banten yang memperkuat skuad Sapi Edan Racing.
​Sejak lampu start padam, kedua pembalap langsung melesat dan memisahkan diri dari rombongan. Ketegangan memuncak saat keduanya saling bergantian memimpin jalannya balapan di setiap tikungan Sirkuit Boyolali yang terkenal teknikal.

Eca Sabana yang tampil sangat agresif melakukan sedikit kesalahan kecil saat menikung. Celah sempit tersebut langsung dieksekusi dengan sangat cerdik dan dingin oleh Fisicella KW untuk mengambil alih posisi terdepan.

​Fisicella berhasil mempertahankan posisinya dengan sangat rapat hingga bendera finish berkibar, Ia hanya unggul tipis 0.200 detik saja dari Eca Sabana yang harus puas mengamankan podium kedua.

Sementara posisi ketiga ditempati oleh pembalap tuan rumah, Venusya Anugrah.

​”Puas banget hari ini. Start dari Grid kedua Alhamdulillah race hari ini kita raih podium pertama,” bilang Fisicella dengan nada bangga seusai balapan.

​Menariknya, pembalap bernomor start 184 ini juga melontarkan kalimat bernada seloroh namun penuh motivasi yang menggambarkan mentalitasnya di atas lintasan: “Gak Perlu Cantik Yang Penting Kencang!” pungkasnya sembari tersenyum.

Adu Gengsi Para “Suhu”! Jose Rompas Rajai Race 1 Expro Master di Cambora

0
Jose Rompas Rajai Race 1 Expro Master di Cambora

Sumedang, OtomotifZone.com – Selain menyajikan pertarungan kelas utama dan pembibitan, Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3 juga memanjakan penonton dengan aksi para legenda di kelas Expro Master. Kelas yang mempertemukan para crosser veteran dan mantan pembalap pro ini menyajikan tontonan yang tak kalah menghibur pada Race 1 di hari Sabtu (13/06/2026).

Crosser kawakan asal Jawa Barat, Jose Rompas yang membawa bendera RPS MOTOID, membuktikan bahwa insting balapnya belum pudar. Ia tampil dominan dan berhasil menyentuh garis finis di urutan pertama dengan total waktu 12:07.430, sekaligus mencetak best lap tercepat di kelasnya yakni 1:19.338.

Posisi kedua diamankan oleh Panji Mahesa (Jawa Barat) yang tertinggal 27.184 detik di belakang Jose. Sementara itu, crosser kebanggaan Nusa Tenggara Timur (NTT), Alexander Wiguna, sukses melengkapi podium ketiga dengan torehan waktu 12:37.006.

Persaingan di barisan tengah juga sangat ketat. Pembalap legendaris asal DI Yogyakarta dari tim Ardians Akarmas, Aldi Lazaroni, harus puas di posisi keempat. Ia dibuntuti rapat oleh Iwan Hermawan (Jawa Barat) dari tim Myonefactory Cambora yang finis di urutan kelima dengan selisih waktu kurang dari 3 detik dari Aldi.

Hasil 5 Besar Race 1 – 12. Expro Master:

  1. Jose Rompas (Jawa Barat / RPS MOTOID) – 12:07.430
  2. Panji Mahesa (Jawa Barat) – 12:34.614
  3. Alexander Wiguna (NTT) – 12:37.006
  4. Aldi Lazaroni (DI Yogyakarta / Ardians Akarmas) – 12:41.501
  5. Iwan Hermawan (Jawa Barat / Myonefactory Cambora) – 12:44.267

Motoprix Boyolali : Jordan Badaru Nekat Pimpin Race 1 MP2 Novice Tampil Manis Penuh Ambisi!

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Pertarungan sengit tersaji dalam kelas MP2 (Bebek 4T TU 150cc Novice) pada Kejuaraan Nasional MotoPrix 2026 Region 2 Putaran 2 yang berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026). Jordan Badaru yang mengusung bendera Yamaha Reinaldy21 Racing Team sukses mengamankan podium tertinggi setelah memimpin jalannya balapan yang berlangsung ketat sepanjang 20 lap.

​Bermodal start dari grid kedua, pembalap asal Jawa Tengah ini langsung tampil percaya diri sejak lampu hijau menyala. Mengandalkan performa pacuan Yamaha MX-King 150cc hasil ramuan dingin bengkel The Stroke55, Jordan langsung menusuk ke depan dan mengambil alih pimpinan balapan.

​Kendati berhasil memimpin, jalan Jordan menuju podium juara sama sekali tidak mudah. Pembalap Dits Racing Racetech, Reykat Yusuf, terus memberikan tekanan konstan dari posisi kedua. Jarak yang sangat rapat membuat tensi balapan di barisan depan begitu mendebata, di mana Reykat terus mencari celah untuk masuk, sementara Jordan dipaksa fokus penuh untuk bertahan.

​Hingga bendera finish dikibarkan, Jordan berhasil menyentuh garis pertama, hanya terpaut tipis 0.813 detik saja dari Reykat Yusuf yang harus puas di posisi kedua.
Sementara itu, podium ketiga berhasil diamankan oleh Chessy Melandry dari tim No Limit Racing Team.

​”Sepanjang race tadi kita berjuang agar tetap memimpin. Memang benar dari belakang (Reykat) ingin mencoba masuk, namun kita tetap menjaga racing line dan ritme motor,” ungkap Jordan mengevaluasi jalannya balapan yang menegangkan tersebut.

​Bonus Spesial dari Ketua IMI Jateng
​Kemenangan ini terasa semakin manis bagi Jordan Badaru. Selain berhasil mengamankan poin krusial di sirkuit sepanjang 1.2 Km ini, ia juga mendapatkan apresiasi langsung sesaat setelah turun dari podium tertinggi.

​Jordan secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bapak Fritz Yohanes selaku Ketua IMI Jawa Tengah atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada para pembalap daerah.

“Tak berhenti di situ, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Fritz Yohanes karena dapat bonus tambahan uang tunai setelah turun dari podium,” pungkas pembalap bernomor start 257 ini dengan sumringah.

Motoprix Boyolali : Gandewa Abimanyu Rajai Race 1 MP4 Begineer, Tetap Tenang Kuasai Keadaan!

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Ketat dan penuh tekanan! Sesi Race 1 kelas MP4 (Bebek 4T STD 150cc Beginner) dalam gelaran Kejuaraan Nasional Motoprix 2026 Jawa Tengah – Region 2 Putaran 2 di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13/06), benar-benar menyuguhkan tontonan berkelas.

​Pembalap muda potensial asal Yogyakarta, Gandewa Abimanyu, sukses mengunci podium tertinggi setelah konsisten mempertahankan posisinya dari gempuran para rival sepanjang 14 lap yang mendebarkan.

​Performa gemilang Gandewa sejatinya sudah tercium sejak sesi Qualifying Time Trial (QTT). Memulai balapan dengan modal kepercayaan diri tinggi, pembalap bernomor start 20 ini langsung melesat sesaat setelah lampu hijau menyala.

​Bermodal pacuan Honda Supra GTR garapan dingin sang mekanik andalan dari MBKW2, motor berkelir tim NO LIMIT RACING TEAM ini tampak begitu perkasa. Karakter sirkuit Boyolali yang teknikal mampu dilahap dengan racing line yang rapi dan konsisten.

​Meski begitu, kemenangan Gandewa tidak diraih dengan mudah. Farrel Putra Zaidan, pembalap asal Klaten yang membela tim H.LANOSIN OKU TIMUR, terus menempel ketat di posisi kedua. Farrel bahkan mencatatkan Best Time tercepat di race ini dengan torehan 56.651 detik. Namun, ketenangan Gandewa di bawah tekanan membuatnya sukses menyentuh garis finis pertama dengan keunggulan tipis 0.341 detik saja dari Farrel.

Saat diwawancarai, pembalap cilik ini tak lupa mengucap syukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang menyokong karier balapnya.

​”Terima kasih banyak untuk orang tua, mekanik, serta crew dan semuanya yang sudah mendukung aku. Kita usahakan besok tampil maksimal lagi,” ungkap Gandewa dengan polos namun penuh optimisme menyongsong Race 2 esok hari

Para Jawara Masa Depan! Hasil Akhir MX 50cc dan MX 65cc Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3

0
Hasil Akhir MX 50cc dan MX 65cc Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3

Sumedang, OtomotifZone.com – Ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 Putaran 3 yang digelar di Sirkuit Cambora, Sumedang (13-14 Juni), tidak hanya menyajikan pertarungan sengit di kelas utama, tetapi juga aksi memukau dari para bibit muda potensial Tanah Air. Kelas pembibitan seperti MX 50cc dan MX 65cc Novice menjadi panggung bagi pembalap usia dini untuk menunjukkan bakat luar biasa mereka.

Berdasarkan data Official Result (Total Point dan Race), persaingan di kelas minimoto ini berlangsung sangat ketat sejak sesi Moto 1 hingga Moto 2.

Fabian AM Kunci Juara Umum MX 50cc
Di kelas MX 50cc, crosser asal Jawa Barat, Fabian AM yang membela tim Fadil Mobil Racing Team Garut, tampil nyaris tanpa celah. Ia sukses menyapu bersih kemenangan dengan finis di urutan pertama pada Race 1 (25 poin) dan kembali meraih podium tertinggi di Race 2 (25 poin). Dengan raihan sempurna 50 poin, Fabian mengukuhkan dirinya sebagai Juara di putaran ketiga ini.

Posisi runner-up ditempati oleh Kenjiro (FTQ Velcrone Leatt Inmoss) asal DKI Jakarta yang mengumpulkan total 42 poin hasil dari finis kedua di Race 2 dan podium di Race 1. Menggenapi tiga besar, Muh. Aufa dari Jawa Timur (Darul Ulum Agung Kantong Ajaib Pujon) mengamankan posisi ketiga dengan total 36 poin.

Pertarungan Ketat Rey Aurellio dan Villo Barcia di MX 65cc Novice

Bergeser ke kelas MX 65cc Novice, pertarungan tak kalah dramatis tersaji antara Villo Barcia Suswanto (Sumatera Utara / IHMXSchool) dan Rey Aurellio (Jawa Barat/Arena SVNX Race Team).

Pada Race 1, Villo Barcia sukses menjadi yang tercepat dengan selisih waktu sangat tipis, yakni hanya 0.083 detik di depan Rey Aurellio yang finis kedua. Namun di Race 2, Rey Aurellio membalas tuntas kekalahannya dengan finis di posisi pertama, mencatatkan waktu 12:01.332, meninggalkan Villo di urutan kedua. Elqeis Motekar (Jawa Barat / HADS-RMCAHAYASARI) tampil konsisten dengan finis di urutan ketiga pada Race 1 dan keempat pada Race 2.

Berikut adalah hasil 5 Besar dari kelas MX 50cc dan MX 65cc Novice di Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3:

Total Poin MX 50 CC

  1. Fabian AM (Jawa Barat / Fadil Mobil Racing Team) – 50 Poin
  2. Kenjiro (DKI Jakarta / FTQ Velcrone Leatt Inmoss) – 42 Poin
  3. Muh. Aufa (Jawa Timur / Darul Ulum Agung Kantong Ajaib Pujon) – 36 Poin
  4. Muhamad Dylan Ramadhan (Jawa Barat / CPRT23 AJM99) – 36 Poin
  5. M. Azriel Alsakha (Jawa Timur / Rizqy Motor Sport) – 36 Poin

Hasil Race 1 MX 65 CC Novice

  1. Villo Barcia Suswanto (Sumut / IHMXSchool MyoneFactory) – 12:45.721
  2. Rey Aurellio (Jawa Barat / Arena SVNX Race Team) – 12:45.804
  3. Elqeis Motekar (Jawa Barat / HADS-RMCAHAYASARI) – 12:54.495
  4. Arkana Athafaris Alfurg (Banten / Kawasaki Madewa MX) – 13:08.669
  5. Abdulloh Hadziq (Jawa Timur / Darul Ulum Agung MX) – 13:12.304

Hasil Race 2 MX 65 CC Novice

  1. Rey Aurellio (Jawa Barat / Arena SVNX Race Team) – 12:01.332
  2. Villo Barcia Suswanto (Sumut / IHMXSchool MyoneFactory) – 12:08.231
  3. Mikaeel Alvaro Lazaroni (DI Yogyakarta / Lufyfon Akarmas) – 12:26.580
  4. Elqeis Motekar (Jawa Barat / HADS-RMCAHAYASARI) – 12:27.654
  5. Abdulloh Hadziq (Jawa Timur / Darul Ulum Agung MX) – 12:40.592

Hasil Kualifikasi Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3: Diva Ismayana dan M. Athar Alghifari Amankan Pole Position

0
Hasil Kualifikasi Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3 Diva Ismayana dan M. Athar Alghifari Amankan Pole Position

Sumedang, OtomotifZone.com – Seri ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 yang memperebutkan Piala Kapolres Sumedang dalam rangka HUT Bhayangkara resmi bergulir di Sirkuit Cambora, Tanjung Sari, Sumedang, Jawa Barat. Sesi Qualifying Race untuk penentuan grid start kelas utama telah rampung dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Pada kelas paling bergengsi MX1, crosser asal Bali yang membela tim Ducati MX Indonesia, Diva Ismayana, tampil gemilang dengan merebut posisi pertama. Ia sukses menyelesaikan 9 putaran dengan total waktu 11:13.960. Posisi kedua ditempati oleh pembalap asal Thailand, Salangam Witsarut (Montevela MX Ducati Ind), yang menempel ketat dengan selisih waktu hanya 0.933 detik. Menariknya, pembalap asal DKI Jakarta, Delvintor Alfarizi, sukses mencetak catatan waktu putaran tercepat (best lap) di angka 1:13.145, meski harus puas finis di urutan ketiga.

Bergeser ke kelas MX2, crosser andalan Jawa Barat dari tim TRT 91, M. Athar Alghifari, menunjukkan dominasinya dengan mengamankan grid terdepan. Ia mencetak total waktu 11:32.164 sekaligus menorehkan best lap 1:14.966. Mengikuti di belakangnya adalah M. Rizky (Kawasaki Bonaharto Greentech) dari Jawa Timur di posisi kedua, dan Aldo Bilkis (SFN 969 MX Team) dari DKI Jakarta di posisi ketiga.

Sementara itu, pada kualifikasi kelas MX 125 CC, Djanoko Mahija Aribowo (Rizqy Motor Sport) asal DKI Jakarta keluar sebagai yang tercepat dengan torehan waktu 12:14.795. Ia mengungguli Fadila Navara Fahlevi di posisi kedua dan Gabril Alfarisi di urutan ketiga.

Berikut adalah hasil 5 Besar Qualifying Race Kejurnas Motocross Cambora 2026 Putaran 3:

Hasil Qualifying Race MX1

  1. Diva Ismayana (Bali / Ducati MX Indonesia) – 11:13.960
  2. Salangam Witsarut (Thailand / Montevela MX Ducati Ind) – 11:14.893
  3. Delvintor Alfarizi (DKI Jakarta / AKRM Plafon PVC Lufyfon Akarmas Racing Div Pirelli) – 11:17.668
  4. Hilman Maksum (DI Yogyakarta / Ducati MX Indonesia) – 11:30.278
  5. Farhan Hendro (DKI Jakarta / AHRS Ziear Jasti Putra) – 11:35.911

Hasil Qualifying Race MX2

  1. M. Athar Alghifari (Jawa Barat / TRT 91) – 11:32.164
  2. M. Rizky (Jawa Timur / Kawasaki Bonaharto Greentech) – 11:40.598
  3. Aldo Bilkis (DKI Jakarta / SFN 969 MX Team) – 11:47.155
  4. Mandika (Jawa Tengah / Kelana Sakti Kacang Kancil Inside) – 11:50.405
  5. Ivan Valrossi (DKI Jakarta / Astra Honda Racing Team) – 11:52.158

Hasil Qualifying Race MX 125 CC

  1. Djanoko Mahija Aribowo (DKI Jakarta / Rizqy Motor Sport…) – 12:14.795
  2. Fadila Navara Fahlevi (Jawa Timur / Kawasaki Bonaharto Greentech) – 12:21.677
  3. Gabril Alfarisi (Jawa Barat / AKRM Plafon PVC…) – 12:21.927
  4. Tengku Haikal (Jawa Barat / Kelana Sakti Kacang Kancil…) – 12:49.897
  5. Alvianzar Larkaa Friadi (Jawa Barat / Sampono MX) – 13:12.338

Motoprix Boyolali : Sengit Hingga Garis Finish! Samarotungga Kaligis Redam Rivalnya di Race 1 MP7 Mini Moto Sport

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Pertarungan sengit dan penuh drama tersaji dalam sesi Race 1 kelas MP7 – Mini Moto Sport 160cc Usia 9-12 Tahun pada ajang Kejurnas Pertamax Turbo Motoprix 2026 Putaran 2 Region 2 (Jawa) di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026). Dua pembalap muda bertalenta asal DKI Jakarta sukses menyuguhkan aksi adu kejar yang menegangkan sepanjang balapan.

​Sejak lampu start padam, pemenang pole position Samarotungga Kaligis (#77) langsung terlibat duel ketat dengan rival terdekatnya, M. Ali Imamudin (#43). Kedua pembalap cilik ini saling menunjukkan skill sirkuit yang luar biasa di atas trek sepanjang 1.2 Km tersebut.

​Aksi saling overtake dan silih berganti posisi di baris depan terus terjadi di hampir setiap lap dari total 14 lap yang dilombakan. Kendati tensi persaingan sangat tinggi, keduanya tetap menunjukkan performa yang solid dan menjunjung tinggi sportivitas.

Ketegangan baru berakhir tepat saat bendera finish dikibarkan, di mana Samarotungga berhasil menyentuh garis pertama dengan keunggulan super tipis, yakni hanya 0.164 detik dari Ali Imamudin!

​Keberhasilan luar biasa ini disambut penuh rasa syukur oleh pihak keluarga dan tim Airock HDS 77 Racing. Menanggapi kemenangan dramatis sang putra, Ibunda dari Samarotungga memberikan pesan yang sangat sejuk sekaligus mengingatkan agar putranya tetap membumi.

​”Sangat luar biasa race kali ini, semangat lagi buat Kak Samarotungga. Berbangga boleh, namun jangan berlebihan. Alhamdulillah juara di Boyolali, terima kasih untuk semua yang sudah mendukung dan mendoakan,” ucap Ibunda Samarotungga dengan penuh rasa syukur.

​Di sisi lain, rombongan kedua terpaut jarak yang cukup jauh dari duel perebutan juara. Podium ketiga akhirnya berhasil diamankan oleh pembalap asal Yogyakarta, Alvin Keanu Budiman dari tim Racexpert Maxdecal, yang menyentuh garis finish dengan selisih waktu 26.091 detik dari sang pemenang.