Beranda blog Halaman 16

PT Garuda Mataram Motor Perkuat Komitmen Hadirkan Kendaraan Premium Volkswagen dan Audi di Indonesia

0

OtomotifZone.com – Jakarta, PT Garuda Mataram Motor (GMM) terus memperkuat posisinya sebagai Agen Pemegang Merek (APM) resmi Volkswagen (VW) dan Audi di Indonesia. Beroperasi di bawah naungan Indomobil Group, salah satu grup otomotif terbesar di Tanah Air, perusahaan ini berkomitmen menghadirkan kendaraan premium asal Jerman yang mengedepankan kualitas, inovasi, dan layanan purna jual terbaik bagi konsumen Indonesia.

Melanjutkan warisan otomotif yang telah dimulai sejak tahun 1971, PT Garuda Mataram Motor resmi bergabung dengan Indomobil Group pada tahun 1992. Sejak saat itu, perusahaan bertanggung jawab atas kegiatan impor, distribusi, penjualan, hingga layanan purna jual kendaraan Volkswagen dan Audi di pasar domestik.

Dengan jaringan dealer resmi yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia serta dukungan fasilitas perakitan lokal, PT Garuda Mataram Motor berupaya memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan Eropa yang premium. Komitmen tersebut diwujudkan melalui layanan pelanggan yang berkualitas serta dukungan standar teknis Jerman yang dikenal memiliki tingkat keandalan tinggi.

Di bawah naungan PT Garuda Mataram Motor, merek Audi telah hadir secara resmi di Indonesia sejak tahun 1997. Sebagai salah satu produsen mobil premium terkemuka di dunia, Audi dikenal mengusung filosofi “Vorsprung durch Technik” atau Advancement through Technology, yang mencerminkan semangat inovasi dan kemajuan teknologi dalam setiap produk yang dihadirkan.

Sejarah Audi bermula pada tahun 1899 ketika August Horch mendirikan Horch & Cie Motorwagen-Werke. Seiring perkembangan industri otomotif global, Audi berhasil membangun reputasi sebagai pelopor berbagai inovasi teknologi, seperti sistem penggerak empat roda permanen quattro, mesin diesel TDI, serta teknologi konstruksi ringan berbasis aluminium melalui Audi Space Frame (ASF).

Saat ini, Audi memasarkan produknya di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Perusahaan mempekerjakan puluhan ribu karyawan, dengan sebagian besar tenaga kerja berpusat di fasilitas produksi utama di Ingolstadt dan Neckarsulm, Jerman.

Melalui PT Garuda Mataram Motor, Audi terus menghadirkan berbagai model kendaraan premium yang menggabungkan performa, teknologi, dan desain progresif bagi pasar Indonesia. Dukungan jaringan penjualan dan layanan purna jual yang profesional menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat eksistensi merek Audi di segmen kendaraan premium nasional.

Dengan pengalaman panjang di industri otomotif Indonesia dan dukungan penuh dari Indomobil Group, PT Garuda Mataram Motor optimistis dapat terus memenuhi kebutuhan konsumen akan kendaraan premium yang mengutamakan inovasi, kenyamanan, serta kualitas berstandar internasional.

Kejurnas Grasstrack Region 6 Putaran II di Kaimana Resmi Diumumkan, Panitia Beri Kepastian Jadwal Sejak Dini

0
Kejurnas Grasstrack Region 6

OtomotifZone.com – Kaimana. Panitia Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region 6 Putaran II resmi merilis flyer pelaksanaan balap yang akan digelar pada 25-27 September 2026 di Sirkuit Coa, Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa persiapan seri kedua terus berjalan sekaligus memberikan kepastian kepada pembalap, tim, mekanik, hingga pecinta grasstrack di Tanah Papua.

Meski putaran pertama baru terjadwalkan yang berlangsung pada 28-30 Agustus 2026 di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom, Papua. Panitia di Kaimana memilih mengumumkan agenda putaran kedua lebih awal. Keputusan tersebut pastinya sebagai langkah strategis agar seluruh peserta memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan segalanya menghadapi seri berikutnya.

Memberikan Kepastian bagi Tim dan Pembalap

Rilis jadwal sejak dini bukan sekadar memperkenalkan lokasi dan tanggal balapan. Panitia ingin memastikan seluruh tim dapat menyusun agenda kompetisi secara lebih matang. Mulai dari persiapan motor, kebutuhan suku cadang, program latihan, hingga pengaturan logistik menuju Kaimana.

Bagi para pembalap yang akan tampil di putaran pertama Keerom, kepastian jadwal putaran kedua juga menjadi acuan penting dalam menjaga performa dan strategi sepanjang musim Kejurnas Grasstrack Region 6.

Kaimana Siap Menjadi Tuan Rumah

Publikasi melalui flyer resmi yang telah ada, panitia menegaskan bahwa Sirkuit Coa Kaimana siap menjadi arena pertarungan para rider terbaik dari berbagai daerah. Ajang ini terperkirakan kembali menghadirkan persaingan sengit di berbagai kelas yang menjadi bagian dari kalender Kejurnas Grasstrack Region 6.

Selain menjadi wadah kompetisi nasional, pelaksanaan seri kedua semua publik pencinta otomotif juga berharap ajang tersebut mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal melalui meningkatnya kunjungan pembalap, tim, ofisial, dan penonton ke Kabupaten Kaimana.

Sorotan Tetap Tertuju pada Putaran Pertama

Walaupun jadwal putaran kedua panitia telah resmi mengumumkan. Perhatian pecinta otomotif saat ini masih tertuju pada Putaran I di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom. Seri pembuka tersebut akan menjadi penentu peta persaingan sekaligus modal awal bagi para pembalap dalam mengumpulkan poin menuju putaran berikutnya.

Dengan jadwal yang kini telah tersusun jelas, rangkaian Kejurnas Grasstrack Region 6 Tahun 2026 kita semua berharap dapat berjalan lebih tertata. Kepastian kalender balap memberi keuntungan bagi seluruh peserta untuk memaksimalkan persiapan. Sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat dalam menyambut dua seri bergengsi yang akan digelar di Papua dan Papua Barat.

38 Squad Kaki Abu Buktikan Garapan Lokal Tak Kalah di MotoPrix Merauke

0
38 Squad Kaki Abu

OtomotifZone.com – Merauke. 38 Squad Kaki Abu CV Citra Mas H2K sukses mencuri perhatian pada gelaran Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region F Putaran 2 di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan, Minggu (2/8/2026). Berstatus sebagai tim privater, mereka tidak membawa anggaran besar ataupun fasilitas mewah. Sebaliknya, mereka datang dengan semangat Local Pride, mengandalkan kemampuan pembalap, mekanik lokal, serta kekompakan tim untuk menantang dominasi tim-tim yang lebih mapan.

Di bawah komando Hamdy Fauzan, tim yang berdiri sejak 2024 itu terus melangkah dengan konsep kolaborasi mandiri. Dukungan para sahabat, mitra, dan seluruh kru menjadi modal utama mereka. Berbekal semangat gotong royong, 38 Squad Kaki Abu terus membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bersaing di level tertinggi.

Aco Salam Dan Herry Bugs Tampil Konsisten, Lima Trofi Dibawa Pulang

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan dengan baik di atas lintasan. Pembalap andalan Aco Salam yang menggunakan nomor motor 78 tampil konsisten sepanjang akhir pekan. Aco turun di empat kelas berbeda bersama Herry Bugs mengamankan 1 kelas ex rider. Mereka sukses mengoleksi lima trofi sebagai buah dari kerja keras seluruh tim.

38 Squad Kaki Abu
Aco Salam buktikan performa pacuan lokal tampil di depan

Aco meraih juara empat pada kelas Bebek 2 Tak Standar 116 cc Setanah Papua, juara tiga Bebek 2 Tak Standar 125 cc Setanah Papua, juara tiga Sport 135 cc Standar Khusus King, serta menyabet dua kemenangan di kelas Sport 135 cc Standar Campuran dan Bebek Standar 125 cc Ex Rider Setanah Papua.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa konsistensi, persiapan matang, dan kerja sama tim mampu mengimbangi kekuatan tim-tim yang datang dengan sumber daya lebih besar.

Racikan Mekanik Lokal Menjawab Keraguan

Di balik raihan podium itu, para mekanik lokal memainkan peran yang tidak kalah penting. Mereka meracik mesin dengan penuh ketelitian, melakukan evaluasi pada setiap sesi, lalu menyempurnakan setelan motor hingga mampu tampil kompetitif di lintasan Waninggap Sai Gautak.

38 Squad Kaki Abu tetap menaruh kepercayaan penuh kepada Herry H2K Garage sebagai peracik dapur pacu. Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Tim ingin membuktikan bahwa hasil garapan mekanik Papua Selatan mampu berdiri sejajar dengan racikan bengkel-bengkel besar dari Pulau Jawa. Pembuktian itu akhirnya terlihat di lintasan ketika motor mereka mampu bersaing memperebutkan posisi terdepan.

“Ada kebanggaan tersendiri ketika motor tim mampu bersaing dengan mesin garapan luar. Hasil kali ini memang belum membawa kami meraih gelar juara umum seperti sebelumnya di kategori bebek. Namun, performa tim tetap menunjukkan perkembangan yang positif,” ujar Hamdy Fauzan sebagai manager.

Kekompakan Menjadi Modal Terbesar

Hamdy menilai pencapaian tersebut lahir dari hubungan yang sudah terbangun kuat antara pembalap, mekanik, kru, dan seluruh pendukung tim. Komunikasi yang berjalan baik membuat setiap evaluasi cepat diterapkan sehingga performa motor terus meningkat sepanjang akhir pekan.

“Pembalap dan mekanik kami sudah saling memahami karakter motor. Setiap kekurangan langsung kami evaluasi bersama sehingga perubahan setelan bisa lebih maksimal. Seluruh kru juga bekerja sangat solid. Sampai hari ini kami tetap mempercayakan pembalap dan mekanik lokal sebagai kekuatan utama tim,” tambahnya.

Kepercayaan terhadap sumber daya lokal itu menjadi identitas yang terus dijaga 38 Squad Kaki Abu sejak pertama kali berdiri. Mereka tidak sekadar mengejar podium, tetapi juga ingin membangun kepercayaan bahwa talenta Papua Selatan memiliki kualitas yang layak diperhitungkan di dunia balap nasional.

38 Squad Kaki Abu
Di kelas ex rider Herry Bugs finish terdepan

Karya Anak Daerah Layak Mendapat Pengakuan

Hamdy Fauzan kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berdiri bersama tim. Ia mengucapkan terima kasih kepada CV Citra Mas, Aris Kurniawan, Heri Bugs, Freddie Gedo, dan Adnan Satriyono (Nailan Mart) yang selama ini memberikan dukungan penting bagi perjalanan 38 Squad Kaki Abu CV Citra Mas H2K.

Hasil di Merauke akhirnya menjadi lebih dari sekadar tambahan trofi. Tim ini berhasil mengirim pesan bahwa prestasi tidak selalu lahir dari besarnya anggaran. Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, serta keberanian mengandalkan karya mekanik dan pembalap lokal, 38 Squad Kaki Abu membuktikan bahwa Papua Selatan mampu melahirkan tim yang sanggup bersaing dengan garapan luar daerah. Pembuktian itu sekaligus menjadi motivasi bagi tim-tim lokal lainnya untuk terus percaya pada kemampuan sendiri dan berani bersaing di level yang lebih tinggi.

Bintang Samudra 98 Tak Terbendung di MotoPrix Merauke, Juara Umum Bebek se-Papua Jadi Milik Tuan Rumah

0
Bintang Samudra 98
Owner Samudra 98, Ismail Gafar bersama Aditya Yana

OtomotifZone.com – Merauke. Menjadi panggung sempurna bagi tim tuan rumah Bintang Samudra 98. Tampil di hadapan publik sendiri, tim besutan kakak beradik Ismail Gafar dan Shaleh Gafar itu menunjukkan performa konsisten sejak awal hingga akhir balapan. Pembuktian tersebut tersajikan di ajang MotoPrix Region F Putaran 2 yang berlangsung di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan, Minggu (2/8/2026)

Hasilnya pun berbicara sendiri. Bintang Samudra 98 sukses mengumpulkan poin terbanyak dan mengamankan predikat Juara Umum Kategori Bebek se-Papua. Sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di wilayah Indonesia Timur.

Bintang Samudra 98

Aditya Yana Jadi Mesin Poin

Kesuksesan Bintang Samudra 98 tidak lepas dari penampilan impresif Aditya Yana. Pebalap andalan tim ini tampil agresif sejak sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Ia mampu menjaga ritme balap dengan baik dan tampil konsisten di setiap kelas yang diikutinya.

Aditya membuka catatan positif dengan meraih Podium 1 pada kelas Bebek 125cc. Ia kemudian menambah poin penting lewat Podium 2 di kelas Bebek 116cc.

Performa itu berlanjut di kelas Bebek 4-Tak 130cc (eks MP2). Pada Race 1, Aditya tampil dominan hingga finis di posisi pertama. Sementara pada Race 2, ia kembali menunjukkan konsistensinya dengan mengamankan posisi kedua.

Akumulasi poin dari seluruh kelas tersebut mengantarkan Aditya Yana sekaligus Bintang Samudra 98 berdiri di puncak klasemen dan menyegel gelar Juara Umum Kategori Bebek se-Papua.

Dapur Pacu yang Bekerja Maksimal

Di balik kecepatan motor Bintang Samudra 98, terdapat kolaborasi solid antara pembalap dan tim mekanik. G77 Bengkel bertanggung jawab meracik dapur pacu agar mampu menghasilkan tenaga yang kompetitif sepanjang akhir pekan.

Selama balapan berlangsung, Adhye Moon mengawal seluruh proses set-up di paddock, sementara sektor mesin MP2 mendapat dukungan langsung dari mekanik Fandy Ari. Kolaborasi tersebut menghasilkan motor dengan akselerasi responsif sekaligus memiliki daya tahan yang tetap terjaga saat menghadapi persaingan ketat di lintasan.

Racikan mesin yang stabil membuat Aditya Yana dapat fokus menyerang tanpa harus kehilangan performa akibat kendala teknis.

Bintang Samudra 98

Kerja Keras di Balik Kemenangan

Meski hasil akhirnya terlihat meyakinkan, perjalanan menuju gelar juara umum tidak berlangsung mudah. Tim harus menghadapi berbagai tantangan teknis yang muncul sepanjang akhir pekan. Berkat komunikasi yang baik dan kerja sama seluruh kru, setiap persoalan berhasil mereka selesaikan sebelum memengaruhi hasil balapan.

“Yang namanya balap pasti ada usaha keras dan ada saja sesuatu yang tidak diinginkan. Tapi alhamdulillah masih teratasi dan membawa rezeki,” ujar Adhye Moon.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kemenangan tidak hanya lahir dari kecepatan pembalap, tetapi juga dari kekompakan seluruh tim yang bekerja di balik paddock.

Bintang Samudra 98

Modal Besar Menuju Putaran Berikutnya

Prestasi pada MotoPrix Region F Putaran 2 menjadi bukti bahwa Bintang Samudra 98 tidak hanya mampu memanfaatkan keuntungan tampil di kandang sendiri, tetapi juga memiliki paket lengkap untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Ismail Gafar dan Shaleh Gafar pun memberikan apresiasi kepada seluruh kru, mekanik, serta Aditya Yana yang mampu menjaga performa sejak awal hingga akhir perlombaan. Gelar Juara Umum Kategori Bebek se-Papua menjadi hadiah manis bagi tim asal Merauke sekaligus modal berharga untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya.

Dengan performa yang semakin matang, Bintang Samudra 98 kini mengirimkan pesan kuat kepada para rivalnya. Tim asal Merauke itu bukan sekadar tampil sebagai tuan rumah, tetapi juga hadir sebagai salah satu kekuatan yang siap terus berburu prestasi di setiap putaran Kejurnas MotoPrix.

Abimanyu Bintang Permadi Membuat Gregetan Pembalap Thailand Talent Cup

0

OtomotifZone.com – Thailand. Nampak sebuah generasi pembalap Indonesia bakal kembali lahir dengan skill penyerang. Seri 3 Idemitsu Thailand Cup sirkuit Buriram 1-2 Agustus 2026 kemarin sosok Abimanyu Bintang Fermadi sukses menjadi momok bagi tuan rumah. Anak dari mantan pembalap Jogjakarta yaitu Dedy Fermadi ini sukses juara di dua race.

Sebuah pertunjukan keren dari pembalap asal Jogjakarta tersebut. Di race pertama walau start dari posisi 5 Abim bisa start sempurna dan langsung melesat di tikungan pertama. Walau di pertengahan race Red Flag berkibar dan race di ulang, Abim mampu atasi kembali preasure dari pembalap Asean yang ikut berkompetisi disana. Sebuah hasil manis dengan posisi juara di dapat pada race pertama.

Berlanjut pada race kedua. Posisi Grid Abim diacak ke posisi 10. Dan apa yang terjadi?? Abim sempat melorot ke urutan bawah di luar 12 besar. Serangan terjadi saat 4 lap terakhir. Abim selalu tepat lakukan titik manuver. Mengatur ritme balap dengan cermat agar titik limiter tak terlalu lama tertabrak. Dua Lap jelang finish dia sudah memimpin balap. Bukan perkara mudah bagi Abim. Lawan berulang kali lakukan serangan tapi bocah yang memulai karir dari Pocket Bike ini berani mengulur pengereman dan tak lakukan manuver yang membuatnya gegabah. Bahasa Jogjanya TITIS!

Pantau terus number plat 13 Abimanyu Bintang Fermadi.

Akhirnya kemenangan di race kedua bisa di cetak Abim. Double Winner di Thailand. Tentu melihat aksinya ini di harap Abim bisa konsisten dengan gaya balapnya. Karena harus ada penerus Veda dan Ramadipa. Coach Astra Honda Racing School juga diskusi intens dengan sang ayah turut membantu memompa semangat Abim. Menunggu kembali aksi Abim seri selanjutnya..

UD.Mirnawati Okaba H2K Panen Podium, Farhan Baba Rebut Juara Umum U-23 Motoprix Merauke

0
Mirnawati Okaba H2K

OtomotifZone.com – Merauke. UD.Mirnawati Okaba H2K tampil sebagai salah satu tim paling bersinar. Pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region F Putaran 2 yang berlangsung di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan, Minggu (2/8/2026). Mengandalkan pembalap muda tuan rumah Farhan Baba, tim asal Merauke itu sukses memborong sembilan trophy sekaligus mengunci gelar Juara Umum U-23 Setanah Papua, membuktikan kualitas pembalap lokal mampu bersaing di level nasional.

Sapu Bersih Kelas Setanah Papua

Farhan langsung tampil agresif sejak sesi race bergulir. Mengendarai motor bernomor 24, pembalap asal Papua Selatan itu menguasai jalannya balapan dan menyapu kemenangan di kelas Bebek 2 Tak 116cc Standar Setanah Papua serta Bebek 2 Tak 125cc Standar Setanah Papua. Raihan poin penuh dari dua kelas tersebut mengantarkannya menjadi Juara Umum U-23 Setanah Papua.

Farhan tidak hanya bersinar di kategori Setanah Papua. Pada kelas Novice, ia juga tampil kompetitif dan beberapa kali terlibat duel sengit dengan M. Rivai serta Stevano Ihalauw dalam perebutan posisi terdepan memperebutkan poin. Persaingan ketat sepanjang balapan memperlihatkan perkembangan performa Farhan yang semakin matang menghadapi para rival terbaik di Region F.

Tujuh Podium dari Delapan Kelas

Konsistensi menjadi kunci sukses Farhan sepanjang akhir pekan. Dari delapan kelas yang diikutinya, ia berhasil mengamankan tujuh podium dan membawa pulang sembilan trofi.

Raihan tersebut meliputi Juara 1 Bebek 2 Tak 116cc Standar Setanah Papua, Juara 1 Bebek 2 Tak 125cc Standar Setanah Papua, Juara 2 Bebek 4 Tak 150cc Tune Up U16-U23 Novice Race 1, Juara 2 Bebek 4 Tak 150cc Tune Up U16-U23 Novice Race 2, Juara 3 Sport 2 Tak 135cc Campuran Setanah Papua, Juara 3 Bebek 2 Tak 116cc Setanah Papua, serta finis di posisi keempat pada kelas Bebek 2 Tak 125cc Standar Setanah Papua dan Bebek 4 Tak 130cc (Ex MP2) Setanah Papua Race 1 maupun Race 2.

Mirnawati Okaba H2K

Manajer UD.Mirnawati Okaba H2K, Opal Salam, mengapresiasi kerja keras seluruh tim. Menurutnya, target utama untuk merebut gelar Juara Umum U-23 berhasil tercapai meski kendala teknis sempat menghambat perjuangan Farhan di kelas Novice.

“Alhamdulillah kami puas dengan hasil kali ini. Target utama kami di kategori U-23 berhasil tercapai. Hanya saja di kelas Novice kami mengalami kendala pada kualitas oktan bahan bakar yang berujung penalti sehingga posisi Farhan harus bergeser,” ujar Opal.

Peran Mekanik di Balik Performa Farhan

Kesuksesan Farhan juga tidak lepas dari kerja tim mekanik yang bekerja di balik layar. Untuk motor 2 tak, UD.Mirnawati Okaba H2K masih mengandalkan racikan mekanik lokal Heri H2K Garage. sedangkan sektor mesin 4 tak dipercayakan kepada Arifandi dari Yogyakarta. Kolaborasi keduanya menghasilkan motor yang kompetitif sehingga Farhan mampu tampil konsisten di setiap kelas yang diikuti.

“Untuk mesin 2 tak kami masih mengandalkan buatan Heri H2K Garage, Witman salah satu asisten mekanik lterbaik dari H2K yang ikut mengawal tim. Sementara sektor 4 tak kami percayakan kepada Arifandi dari Jogja,” jelas Opal.

Mirnawati Okaba H2K
Opal Salam (kiri / belakang) Witman H2K (kanan)

Bidik Motoprix dan Grand Final Piala Presiden

Keberhasilan di kandang sendiri menjadi modal penting bagi UD.Mirnawati Okaba H2K untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Tim kini mulai mempersiapkan motor, meningkatkan performa mesin, serta menambah jam terbang Farhan melalui berbagai kejuaraan regional di Papua sebagai bagian dari persiapan menghadapi seluruh putaran Kejurnas Motoprix hingga Grand Final Piala Presiden.

“Fokus kami sekarang meningkatkan performa pembalap dan motor agar semakin kompetitif. Selain menyegarkan mesin, Farhan juga akan mengikuti beberapa kejuaraan daerah di Papua sebagai bagian dari persiapan. Target kami adalah tampil di seluruh seri Motoprix hingga Grand Final Piala Presiden,” tutup Opal.

Hasil di Merauke menjadi bukti bahwa UD. Mirnawati Okaba H2K tidak sekadar meramaikan persaingan. Berbekal talenta muda, dukungan mekanik berpengalaman, dan persiapan yang terus dimatangkan, tim asal Papua Selatan itu kini membawa misi yang lebih besar: menjaga konsistensi, menambah prestasi, dan mengharumkan nama Papua di pentas balap motor nasional..

SDW Dragbike : Ganti Piston Baru, F1ZR AG Style Garapan Erwin Thowed Jadi Penguasa!

0

​Otomotifzone.com – Wonosari. Misi besar berhasil dituntaskan oleh racikan Erwin Thowed asal Yogyakarta pada gelaran SDW Dragbike Yellow Event 2026 yang dihelat di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta, Minggu (2/8/2026).

​Turun di kelas Fizr AG Style 130cc, bebek goreng 2-tak garapan Thowed sukses membuktikan ketangguhannya dengan keluar sebagai juara pertama. Di tengah kepungan 38 starter yang memadati kelas ini, pertarungan tersaji begitu ketat dan sengit lantaran kelas nostalgia yang makin ramai peminat ini dihuni joki-joki top papan atas.

​Kemenangan ini terasa makin istimewa lantaran persiapan yang dilakukan oleh sang mekanik terbilang sangat minim dan mepet.
​”Persiapannya sih minim sekali mas, ini bahkan belum sempat setting di lapangan, cuma ganti piston baru aja. Tapi evaluasi hari ini cukup memuaskan, hasilnya masih berada di time yang sama dengan event sebelumnya. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” terang Erwin Thowed kepada Otomotifzone.com.

​Ditunggangi oleh joki Kiki Paiko dari tim RUDAL KOREA X ET75, motor F1ZR ini melesat tajam dan membukukan waktu terbaik 07.474 detik (E.T 07.424). Catatan waktu tersebut memimpin tipis dari perlawanan Ilham Loco di posisi kedua.

Hasil memuaskan ini menjadi pembuktian konsistensi serta kepiawaian Erwin Thowed dalam meracik mesin F1ZR 130cc, sekaligus menegaskan bahwa set-up matang dan kepresisian komponen tetap jadi kunci utama di lintasan balap lurus.

SDW Dragbike : FU Porting Karya Muda x YB55 Tampil Perkasa, 4 Podium Di Rebut!

0

​Otomotifzone.com – Wonosari, Dominasi Suzuki FU garapan tuner kawakan Hafid YB55 Boyolali kembali tak terbendung. Berlaga di ajang SDW Yellow Event Dragbike 2026 yang berlangsung di Sirkuit N.P Lanud Gading Wonosari, Yogyakarta (Minggu, 2 Agustus 2026), motor milik tim Karya Muda X YB55, motor milik Bambang Klaten ini berhasil tampil perkasa dan menguasai kelas FU Porting 155cc.

​Tidak tanggung-tanggung, motor rakitan bengkel YB55 Boyolali ini sukses memborong podium puncak lewat aksi ciamik para pembalap andalannya.

Dikelas ini di pimpin oleh Febri Jenglot dengan catatan waktu 07.398 detik. Posisi lainnya di rebut oleh Nanda Kotak di urutan ketiga, di posisi ke empat muncul Octo Zalfa dan terakhir ada Agung Mbilung.

​Format balap modern yang sering kali mengharuskan satu unit motor dikendarai lebih dari tiga pembalap (join) menjadi tantangan tersendiri. Daya tahan serta kestabilan motor pun diuji secara ekstrim sepanjang gelaran babak Final.

​Menjawab tantangan tersebut, sang mekanik Hafid YB55 bersama kru telah menyiapkan riset mendalam agar motor tetap durabel dan konsisten mencatatkan timer kepala 7.3 detik.

​”Alhamdulillah, motor sudah disiapkan secara matang oleh mekanik Mas Hafid YB dan tim kru untuk mengejar timer 7.3 detik. Salah satu kuncinya ada pada riset sasis/rangka baru garapan Mas Denny 15 Zone, serta pembaharuan beberapa komponen pendukung lainnya,” ungkap owner Karya Muda.

​Mesin Kuat dan Stabil Jadi Kunci Utama
​Evaluasi fokus pada menjaga performa pacuan agar tetap stabil saat dipakai bergantian oleh banyak pembalap. Dengan dapur pacu yang makin tahan banting serta racikan rangka anyar dari 15 Zone, FU Porting 155cc milik Bambang Klaten ini terbukti ampuh melibas lintasan Lanud Gading dan mengungguli puluhan starter lainnya.

​Capaian manis di SDW Dragbike 2026 Wonosari ini makin mempertegas reputasi YB55 Boyolali sebagai salah satu bengkel spesialis Suzuki FU Porting yang patut diperhitungkan di kancah drag bike nasional

SDW Dragbike : Akhirnya MX King Prostreet 200cc Central Buah Garapan Bandit Racing Sukoharjo Jadi Juara!

0

​Otomotifzone.com – Wonosari. Ajang pembuktian manis akhirnya berhasil dituntaskan oleh tim Central Buah Bandit Creampie pada gelaran SDW Dragbike Yellow Event 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta, Minggu (2/8/2026).

​Turun di kelas Sunmori Bebek Prostreet 200cc, pacuan Yamaha MX King racikan Mas Bandi dari bengkel Bandit Racing yang bermarkas di Mojolaban, Sukoharjo, sukses keluar sebagai yang tercepat dan merebut podium tertinggi.

​Ditunggangi oleh pembalap Adam Anfaris, MX King bertenaga gahar tersebut melesat mulus dengan catatan waktu 07.248 detik (E.T 07.226). Hasil ini sekaligus membalas rasa penasaran tim setelah pada event-event sebelumnya motor ini tampil beringas namun harus puas tertahan di jajaran 5 besar.

​Keberhasilan merengkuh juara pertama ini tak lepas dari kejelian Mas Bandi dalam meracik ulang performa pacuannya. Evaluasi dari balapan sebelumnya langsung direspons cepat dengan melakukan penyempurnaan pada sektor elektronik dan optimalisasi di atas mesin dyno.

​”Persiapan untuk event kali ini sebenarnya hanya sentuhan sedikit, fokus merapikan mappingan ECU dari hasil evaluasi drag sebelumnya serta melakukan dyno-test ulang agar penyaluran tenaganya makin pas di lintasan,” terang Mas Bandi.

​Secara dapur pacu, MX King berkapasitas 200cc ini mengaplikasikan spesifikasi yang cukup mumpuni menggunakan Basic Mesin Yamaha MX King menanam Piston Ukuran 65mm dan untuk Crankshaft kita ​Stroke 60 mm.

Untuk sektor suplai bahan bakar Throttle Body (TB) dengan Diameter 40 mm kita aplikasikan, dipadukan dengan knalpot yang baru selesai kita riset berbahan Titanium dari Creampie Racing Muffler Yogyakarta, paduan ini dirasa lebih maksimal.

SDW Dragbike : Tembus Waktu Fantastis 6.5 Detik, Ninja TU 155cc DnD Engine, Berkuasa!

0

​Otomotifzone.com – Wonosari, Dominasi bengkel DnD Engine asal Depok, Jawa Barat, benar-benar tak terbendung pada gelaran SDW Dragbike Yellow Event 2026 di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta, Minggu (2/8/2026).

​Tak berhenti usai menguasai kelas Sport 2T 155cc Rangka Standart, kuda besi Ninja Tune Up (TU) 155cc racikan Della Yuda kembali mendulang hasil manis di kelas Sport 2T 155cc Tune Up.

​Kesempatan emas ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Della Yuda bersama sang eksekutor, Gerry Percil. Mengusung bendera tim KUBU MAWAR X DND ENGINE, Ninja TU tersebut melesat bagai anak panah hingga berhasil mencatatkan waktu fantastis 06.570 detik (E.T 06.542 detik).

​Hasil membanggakan ini terbilang di luar dugaan. Mampu menembus angka 6.5 detik di lintasan Lanud Gading menjadi bukti betapa perkasa dan presisinya set-up mesin garapan sang mekanik muda asal Depok tersebut.

​”Hasil ini sungguh di luar dugaan kami, mas. Bisa tembus di angka 6.5 detik itu sangat luar biasa dan menjadi catatan waktu yang sangat memuaskan bagi tim,” ujar Della Yuda.