Beranda blog Halaman 17

Empat Motor Listrik Diperebutkan, Juara Umum ADS 2026 Indramayu Diganjar Hadiah Istimewa

0

OtomotifZone.com – Indramayu, Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 Putaran 3 yang berlangsung pada 13-14 Juni 2026 di Sirkuit NP Waduk Bojongsari, Indramayu, Jawa Barat, kembali menghadirkan kejutan bagi para peserta. Tidak hanya menyajikan hadiah besar di setiap kelas yang dilombakan, panitia juga menyiapkan empat unit motor listrik untuk para peraih gelar Juara Umum.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan penyelenggara dalam memberikan apresiasi kepada para dragster yang tampil konsisten sepanjang akhir pekan balap. Empat unit motor listrik tersebut akan diberikan kepada juara umum dari empat kategori yang telah ditentukan panitia.

Ketua Panitia Pelaksana, Saeful Hidayat, menjelaskan bahwa hadiah motor listrik sengaja disiapkan untuk menambah motivasi peserta dalam memburu poin dan prestasi di setiap kategori.

“Motor listrik yang ada di panggung podium itu memang disiapkan untuk Juara Umum. Ada empat kategori yaitu Kategori Kelas Utama ADS, Kategori Sporting, Kategori Sunmori, dan Kategori Bracket,” ujar Saeful Hidayat.

Keberadaan hadiah Juara Umum ini semakin menambah panas persaingan di putaran ketiga ADS 2026. Pasalnya, para peserta tidak hanya mengejar kemenangan di kelas masing-masing, tetapi juga berupaya mengumpulkan poin sebanyak mungkin demi mengamankan gelar Juara Umum.

Program hadiah motor listrik ini mendapat respons positif dari para peserta yang hadir dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang adu kecepatan dan prestasi, ADS 2026 juga memberikan nilai lebih melalui penghargaan yang menarik bagi para pembalap terbaik.

Dengan hadiah yang terus meningkat dan pelayanan penyelenggara yang semakin maksimal, Aspira Premio Drag Series 2026 semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kejuaraan drag bike paling bergengsi di Indonesia. Putaran 3 di Indramayu pun menjadi bukti bahwa penyelenggara tidak hanya fokus pada kualitas kompetisi, tetapi juga memberikan apresiasi nyata kepada para pebalap yang berprestasi.

Motoprix Boyolali : Tampil Sempurna Tanpa Celah, Valera Octavianus Kuasai Race 1 MP 3 Rookie, Juara Satu Nih Lee

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Dominasi mutlak ditunjukkan oleh pembalap muda bertalenta, Valera Octavianus, pada sesi Race 1 kelas MP3 – Bebek 4T Standar 150cc Rookie dalam gelaran Kejurnas Pertamax Turbo Motoprix 2026 Putaran 2 Region 2 (Jawa) di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026).

​Memulai balapan dari pole position, pembalap andalan BBS Racing Team bernomor start #25 ini langsung melesat memimpin jalannya perlombaan sejak lampu hijau padam. Sepanjang 16 lap yang disuguhkan, pertahanan Valera nampak begitu kokoh dan rapi.

​Valera berhasil mendominasi baris terdepan tanpa memberikan celah sedikit pun bagi para rivalnya. Gaya balapnya yang taktis dan tenang di setiap tikungan Sirkuit Boyolali sukses membuat rombongan pembalap di belakangnya kewalahan untuk melakukan overtake. Ia akhirnya menyentuh garis finish pertama dengan keunggulan 1.858 detik.

​Pantun Kemenangan Unik Khas Valera
​Kemenangan gemilang di Race 1 ini disambut penuh sukacita oleh kubu tim dan sang pembalap. Sesaat sebelum menaiki tangga podium tertinggi, Valera menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dengan cara yang cukup unik dan menghibur.

​”Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung Vale. Ubur-ubur ikan lele, juara satu lee!” ucap Vale dengan rona bahagia yang terpancar jelas di wajahnya.

​Sementara itu, perebutan posisi kedua berlangsung ketat. Pembalap asal NTB, Gian M. Gibran dari tim Rx One Media RXTHC, akhirnya keluar sebagai runner-up setelah menahan gempuran dari pembalap Jawa Timur, M. Maulana Ibrahim (Honda Yukido Jayadi R), yang harus puas melengkapi tangga podium di posisi ketiga dengan catatan best time tajam 56.218 detik.

Motoprix Boyolali : Kena Penalti 10 Detik, Akbar Abud Tampil Gila Bawa Aben Racing “Double Winner” di Race 1 MP1 Expert

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Aksi luar biasa dan cenderung “gila” dipertontonkan oleh pembalap andalan Aben Racing Gordon Racing, Akbar Abud, pada sesi Race 1 kelas utama MP1 – Bebek 4T Tune Up 150cc Expert dalam gelaran Kejurnas Pertamax Turbo Motoprix 2026 Putaran 2 Region 2 (Jawa) di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026).

​Memulai balapan dari pole position, Akbar Abud sempat melakukan kesalahan fatal dengan melakukan curi start (jump start). Akibatnya, pembalap bernomor start #73 ini harus menerima hukuman berat berupa penalti tambahan waktu 10 detik.

​Namun, bukannya mengendurkan mental, hukuman tersebut justru membuat Akbar Abud mengamuk di atas sirkuit. Memanfaatkan kelebihannya yang sangat menghafal karakter Sirkuit Boyolali, ia terus memacu motornya habis-habisan demi menciptakan jarak yang aman.

​Hasilnya mencengangkan. Kuda besi Aben Racing garapan mekanik andalan Racetech tersebut melesat tak terkejar hingga menyentuh garis finish. Akbar Abud sukses membuat gap murni lebih dari 13 detik dari pembalap di belakangnya, sehingga setelah dikurangi penalti 10 detik pun, posisinya di podium pertama tetap aman dan mutlak dengan keunggulan resmi 3.092 detik.

​Kebahagiaan kubu tim “Yellow Gank” semakin membuncah setelah rekan satu tim Akbar Abud, yaitu Hafid Pratama yang menggunakan nomor start #42, berhasil mengamankan podium kedua setelah melahap 22 lap yang sengit. Hasil ini otomatis membuat Aben Racing sukses menguasai podium tertinggi 1-2 di Race pertama.

​Keberhasilan luar biasa ini bahkan menguras emosi jajaran manajemen tim yang tidak menyangka taktik dan performa pembalapnya akan se-impresif ini di atas trek.

​”Istimewa sekali, tak menyangka bisa raih kemenangan di Race pertama dan raih double winner karena di urutan kedua diamankan oleh Hafid Pratama, pembalap kita juga,” jelas Manager Tim Aris Atolo dengan rasa haru yang mendalam seusai balapan.

​Sementara itu, podium ketiga berhasil diamankan oleh pembalap senior asal Jawa Tengah, M. Erfin dari tim Adyatama Vinoli MCR, Selamat buat para Juara!

Motoprix Boyolali : Kejutan Menit Akhir! Danadyaksa Geser Rivalnya, Rebut Pole Position MP2 Novice

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Sesi Kualifikasi (QTT) kelas MP2 – Bebek 4T Tune Up 150cc Novice dalam gelaran Pertamax Turbo Motoprix 2026 Putaran 2 Region 2 (Jawa) di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026), benar-benar menyajikan drama yang mendebarkan hingga detik-detik terakhir.

​Pembalap andalan Yamaha Yamalube SCM, Danadyaksa Wida Pangestu, sukses membuat kejutan besar di menit-menit akhir sesi kualifikasi. Melalui aksi heroiknya, pembalap bernomor start #260 asal Yogyakarta ini berhasil menerobos ketatnya pertahanan para rivalnya untuk bertengger di urutan terbaik.

​Danadyaksa mengunci pole position setelah mencatatkan waktu fantastis 55.161 detik pada lap ke-20.

​Aksi impresif yang ditunjukkan Aksa, sapaan akrabnya. langsung mengubah peta persaingan di papan atas. Mohamad Yordan Badaru (Yamaha Renaldy 21 The Strok55) yang semula posisinya tampak sudah aman di urutan pertama, terpaksa harus rela turun ke posisi kedua. Pembalap tuan rumah Jawa Tengah itu mencatatkan waktu terbaik 55.206 detik, hanya terpaut tipis 0.045 detik dari Aksa.

​Keberhasilan Aksa menembus catatan waktu terbaik ini langsung membuat sang mekanik andalan, GDT Racing Yogyakarta, tersenyum puas. Hasil yang dicetak hari ini dinilai sudah sangat baik sebagai modal awal yang krusial. Kendati demikian, kubu tim menegaskan bahwa perjuangan belum selesai dan performa harus jauh lebih maksimal pada balapan penentu esok hari.

​Ketatnya persaingan di kelas Novice ini juga terlihat dari jarak waktu yang sangat rapat di barisan lima besar. Di posisi ketiga, ada Reykat Yusuf (Dits Racetech Racing) dengan waktu 55.248 detik, disusul oleh Chessy Melandry (No Limit Racing Team) di posisi keempat dengan 55.282 detik, dan Febrian Muhammad (SAE Racing Team) melengkapi posisi lima besar dengan torehan 55.369 detik.

Karbu Standar Bawa FR 87 Madura X DND Engine Jadi Raja Sunmori Ninja 2T 155 TU Pro

0

OtomotifZone.com – Indramayu, Dominasi tim FR 87 Madura X DND Engine terlihat jelas pada gelaran Aspira Premio Drag Series 2026 Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit NP Waduk Bojong, Indramayu, Jawa Barat, 13-14 Juni 2026. Mengandalkan motor dengan spesifikasi yang masih tergolong sederhana, tim asal Madura tersebut sukses menguasai kelas Sunmori Ninja 2T 155 TU Pro.

Kuda pacu racikan Della Yuda berhasil merebut posisi juara pertama dan kedua di kelas tersebut. Hasil ini tentu menjadi pencapaian istimewa mengingat motor yang digunakan masih mengandalkan karburator standar yang dimodifikasi sesuai kebutuhan.

Meski berhasil menyapu dua podium teratas, Della Yuda mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa motor yang diturunkan di Indramayu. Catatan elapsed time (E.T) terbaik 6,9 detik dengan total waktu 7,055 detik dinilai masih bisa ditingkatkan lagi.

“Ini motor habis dipakai balap mas. Tadi E.T 6,9 detik dengan total waktu 7,055 detik. Dibilang belum puas pasti belum puas. Saya akan kembali benahi motor ini karena dalam waktu dekat motor ini akan digunakan balap lagi,” ujar Della Yuda kepada tim redaksi.

Della mengungkapkan bahwa motor tersebut masih menggunakan basis karburator standar. Bahkan pada regulasi yang mengizinkan penggunaan karburator bebas sekalipun, dirinya memilih tetap mempertahankan konsep sederhana dengan melakukan pembesaran venturi menjadi 30,5 mm.

“Motor ini masih andalkan karbu standar kayak frame standar. Nanti kita riset lagi karena saya punya target 6,7 detik,” lanjutnya.

Menariknya, regulasi kelas Sunmori Ninja 2T 155 TU Pro sejatinya hampir serupa dengan kelas Sport 2T 155 TU yang memberikan keleluasaan dalam penggunaan karburator maupun diameter venturi. Namun, motor milik FR 87 Madura X DND Engine belum memanfaatkan regulasi tersebut secara maksimal.

Strategi itu justru membuahkan hasil positif. Saat melakukan pengujian di dyno, motor yang masih mengandalkan karburator standar tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 46 HP. Bekal itulah yang membuat tim percaya diri berangkat ke Indramayu dan berhasil membawa pulang hasil membanggakan.

“Saya kemarin setting pakai karbu standar, dyno ketemu 46 HP. Ya sudah kita berangkat dulu dan alhamdulillah hasilnya bagus. Tapi besok ini rencana akan saya ubah blok sama head-nya. Karena sekarang menurut saya porting kebesaran. Ada riset baru besok sampai bengkel,” tutup Della.

Dengan raihan juara pertama dan kedua sekaligus, FR 87 Madura X DND Engine membuktikan bahwa performa kompetitif tidak selalu harus ditunjang komponen mahal. Namun bagi Della Yuda, hasil di Indramayu hanyalah langkah awal. Target waktu 6,7 detik kini menjadi fokus utama yang siap dikejar melalui serangkaian riset dan pengembangan terbaru di bengkelnya.

Indramayu Jadi Arena Adu Gengsi Dragster Jawa Barat dan Luar Daerah

0

OtomotifZone.com – Indramayu, Putaran ketiga Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Waduk Bojongsari, Indramayu, Jawa Barat, menjadi ajang adu gengsi para dragster terbaik dari Jawa Barat dan berbagai daerah di Indonesia. Ratusan starter yang memadati lintasan membuat persaingan berlangsung semakin sengit sejak hari pertama perlombaan.

Sebagai tuan rumah, para pembalap Jawa Barat tentu memiliki motivasi lebih untuk meraih hasil maksimal. Dukungan langsung dari publik sendiri menjadi suntikan semangat bagi para dragster lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan.

Namun, ambisi para pebalap Jawa Barat tidak berjalan mulus. Pasalnya, sejumlah tim dan pembalap dari luar daerah datang dengan kekuatan penuh. Mereka membawa motor-motor terbaik serta persiapan matang demi mengincar podium juara sekaligus mengamankan poin penting dalam perburuan gelar juara umum musim 2026.

Persaingan ketat terlihat hampir di seluruh kelas yang dipertandingkan. Selisih waktu yang sangat tipis membuat setiap putaran menjadi pertarungan yang menegangkan. Para pembalap dituntut tampil sempurna mulai dari reaksi start hingga menjaga performa motor sepanjang lintasan.

Tak hanya menjadi ajang perebutan kemenangan, ADS Indramayu juga menjadi panggung pembuktian kualitas dragster dari masing-masing daerah. Setiap tim berupaya menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan dalam peta persaingan drag bike nasional.

Atmosfer kompetisi semakin terasa dengan ramainya paddock dan area penonton. Dukungan dari kru, mekanik, keluarga, hingga komunitas otomotif membuat semangat para pembalap semakin membara untuk memberikan hasil terbaik.

Lintasan NP Waduk Bojongsari yang dikenal cepat juga menjadi faktor yang membuat persaingan semakin menarik. Banyak pembalap memanfaatkan kondisi trek untuk mengejar catatan waktu terbaik, sehingga duel antar daerah tidak hanya soal kemenangan tetapi juga prestise dan kebanggaan.

Dengan masih berlangsungnya sejumlah kelas hingga akhir pekan, pertarungan antara dragster Jawa Barat dan luar daerah dipastikan belum berakhir. Siapa yang akan mendominasi podium di Indramayu? Apakah tuan rumah mampu mempertahankan gengsi di kandang sendiri, atau justru para tamu yang akan mencuri kemenangan?

Yang pasti, Putaran 3 Aspira Premio Drag Series 2026 telah menjadikan Indramayu sebagai arena adu gengsi para dragster terbaik dari berbagai penjuru Indonesia.

14 Tahun Berporses di IMI, Riqo Syahputra Siap Maju Ketua Umum IMI Bengkulu 2026-2030

0

OtomotifZone.com –Jakarta, Pendaftaran Bakal Calon Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengurus Provinsi Bengkulu periode 2026-2030 resmi dibuka. Salah satu nama yang selama beberapa bulan terakhir ramai diperbincangkan di kalangan insan otomotif Bengkulu, Muhammad Riqo Syahputra, akhirnya mengonfirmasi kesiapannya untuk mendaftarkan diri sebagai calon Ketua IMI Bengkulu.

Riqo yang dikenal sebagai sosok muda dan aktif di berbagai kegiatan otomotif mengaku telah memantapkan niatnya untuk mengabdikan diri lebih besar bagi organisasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama lebih dari 14 tahun.

Pria yang berasal dari keluarga besar Zikri Group tersebut menegaskan bahwa keinginannya maju bukan sekadar untuk menjadi pemimpin organisasi, melainkan sebagai bentuk pengabdian terhadap dunia otomotif yang telah membesarkannya.

IMI bukan organisasi yang baru saya kenal. Sudah lebih dari 14 tahun saya berproses dan tumbuh bersama IMI. Banyak pengalaman, pelajaran, serta persaudaraan yang saya dapatkan. Jika diberikan amanah, saya ingin membawa semangat kebersamaan dan kemajuan untuk seluruh insan otomotif Bengkulu,” ujar Riqo.

Keputusan Riqo untuk maju mendapat perhatian dari berbagai kalangan pecinta otomotif. Sosoknya dikenal dekat dengan klub-klub anggota IMI, promotor event, atlet otomotif, komunitas kendaraan, hingga para pelaku usaha otomotif di Provinsi Bengkulu. Kemampuannya membangun komunikasi dan merangkul berbagai pihak menjadi salah satu nilai lebih yang dimilikinya.

Selain aktif di dunia otomotif, Riqo juga memiliki pengalaman sebagai pelaku usaha di bidang migas dan transportasi angkutan darat. Bersama keluarga besar Zikri Group, ia terlibat dalam pengembangan berbagai lini usaha yang memberinya pengalaman dalam manajemen, pengembangan jaringan, serta pengelolaan sumber daya manusia.

Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, Riqo berharap IMI Bengkulu dapat menjadi rumah besar yang nyaman bagi seluruh insan otomotif. Menurutnya, kemajuan organisasi hanya dapat dicapai apabila semua elemen bergerak bersama, saling mendukung, dan mengedepankan kepentingan otomotif Bengkulu di atas kepentingan kelompok.

Pendaftaran bakal calon Ketua IMI Pengprov Bengkulu berlangsung pada 12–15 Juni 2026 di Hotel Rafflesia, Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Kehadiran Riqo Syahputra dalam bursa pencalonan menjadi salah satu warna baru yang membawa harapan akan lahirnya kepemimpinan yang energik, inklusif, dan mampu menjawab tantangan otomotif Bengkulu ke depan.

Namun satu pertanyaan yang masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta otomotif Bengkulu adalah, kapan Riqo Syahputra akan resmi mengambil formulir dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua IMI Bengkulu periode 2026-2030?

Kita tunggu saja, guys. Yang pasti, sinyal keseriusannya sudah semakin jelas. Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun di IMI, kedekatannya dengan klub, promotor, atlet, komunitas, serta pelaku usaha otomotif, banyak pihak menantikan langkah resmi Riqo untuk ikut meramaikan kontestasi Ketua IMI Bengkulu mendatang.

​Motoprix Boyolali : Ungguli 27 Rival, Valera Octavianus Rebut Pole Position MP3 Rookie

0

Otomotifzone.com – Boyolali, Progres signifikan terus ditunjukkan oleh pembalap muda bertalenta, Valera Octavianus, dalam lanjutan Kejuaraan Nasional Pertamax Turbo Motoprix 2026 Putaran 2 Region 2 (Jawa). Tampil di kelas MP3 – Bebek 4T Standar 150cc Rookie, Valera sukses mengamankan posisi start terdepan dalam sesi Kualifikasi (QTT) yang berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026).

​Pembalap andalan BBS Racing Team bernomor start #25 ini tampil sangat impresif dan tenang. Di tengah kepungan 27 kompetitor tangguh lainnya, pembalap asal Yogyakarta ini berhasil mencatatkan waktu tercepat 56.448 detik yang diukirnya pada lap ke-4.

​Hasil gemilang di sesi kualifikasi ini menjadi bukti nyata adanya peningkatan performa yang matang dari Valera dan ramuan berkendara tim BBS Racing Team.

​Keberhasilan meraih pole position ini pun melambungkan rasa percaya diri sang pembalap. Kubu BBS Racing Team menyatakan sangat optimis dan siap tampil habis-habisan untuk mengamankan podium tertinggi pada sesi Race esok hari.

​Persaingan Super Ketat di Baris Depan
​Kendati berhasil menjadi yang tercepat, Valera tidak boleh lengah. Jarak waktu (gap) di barisan depan terhitung sangat rapat dan krusial. Di posisi kedua, pembalap asal Jawa Timur Maulana Ibrahim (Honda Yukido) menempel sangat ketat dengan waktu 56.544 detik (hanya selisih 0.096 detik).

​Sementara itu, melengkapi posisi tiga besar ada pembalap asal NTB, Gian M. Gibran (RxOne Media RXT Honda) dengan torehan waktu terbaik 56.550 detik.

Motoprix Boyolali : ​Dominasi Pasukan “Yellow Gank”: Akbar Abud dan Hafid Pratama Kuasai QTT MP1

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Sesi Kualifikasi (QTT) kelas utama MP1 – Bebek 4T Tune Up 150cc Expert dalam gelaran Pertamax Turbo Motoprix 2026 Round 2 Region B (Jawa) di Sirkuit Boyolali benar-benar menjadi panggung unjuk gigi bagi pasukan “Yellow Gank”, Aben Racing Gordon.

Dua pembalap andalan mereka sukses mengamankan posisi start terdepan.
​Pembalap asal Jawa Barat bernomor start #73, Akbar Abud, tampil luar biasa dan membuktikan bahwa dirinya sudah sangat hafal karakter sirkuit Boyolali yang teknikal.

Akbar Abud sukses menjadi yang tercepat sekaligus merebut pole position setelah mencatatkan waktu fantastis 54.902 detik pada lap ke-3 dari total 8 lap yang ditempuhnya.

​Modal Positif Aben Racing di Kategori Expert
​Keberhasilan Akbar Abud semakin sempurna setelah rekan satu timnya, Hafid Pratama dengan nomor start #42, berhasil mengunci posisi kedua. Hafid mencatatkan waktu terbaik 55.233 detik pada lap terakhirnya (lap 8), terpaut 0.331 detik dari Akbar.

​Dominasi satu-dua di baris depan ini menjadi modal yang sangat positif bagi pasukan Aben Racing, mengingat tim ini memang memilih untuk fokus bertarung di kategori Expert pada musim ini.

​Di posisi ketiga, pembalap M. Erfin dari tim Adyatama Vinoli MCR menguntit dengan catatan waktu 55.315 detik, disusul oleh Abdul Gofar (Honda DRF) di posisi keempat dengan waktu 55.331 detik. Persaingan ketat di rombongan depan ini dipastikan akan membuat jalannya Race nanti berlangsung sangat sengit.

Motoprix Boyolali : Tanpa Perlawanan di Angka 58 Detik, Samarotungga Kuasai QTT Mini Moto Sport

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Dominasi mutlak ditunjukkan oleh pembalap muda berbakat, Samarotungga Kaligis, dalam sesi Kualifikasi (QTT) kelas MP7 – Mini Moto Sport 160cc Usia 9-12 Tahun pada gelaran Kejuaraan Nasional Pertamax Turbo Motoprix 2026 Putaran 2 Region 2, yang berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026).

​Mengusung nomor start #77 bersama tim Airock HDS 77 Racing, pembalap asal DKI Jakarta ini langsung melejit sejak menit-menit awal sesi kualifikasi dimulai. Samarotungga sukses mencatatkan waktu terbaik 58.882 detik yang didapatnya pada lap ke-6.

​Catatan waktu ini sekaligus menjadikannya satu-satunya pembalap cilik di kelas Mini Moto Sport 160cc yang mampu menembus barier waktu 58 detik. Performa impresif tersebut membuat posisinya di puncak klasemen kualifikasi aman tanpa ada perlawanan di angka yang sama dari para rivalnya.

​Hasil ini tentu menjadi modal yang sangat kuat bagi Samarotungga dan tim untuk menghadapi sesi Race nanti. Dengan selisih waktu yang cukup meyakinkan, kubu Airock HDS 77 Racing sangat optimis bisa meraih hasil maksimal dan membawa pulang podium tertinggi.

​Di posisi kedua, pembalap asal DKI Jakarta lainnya yaitu M.Ali Imamudin dari tim AL28 Racing 43 Racing School menguntit dengan catatan waktu 59.232 detik, terpaut 0.350 detik dari Samarotungga. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh pembalap DIY, Alvin Keanu Budiman, dengan torehan waktu 1 menit 00.300 detik.