Beranda blog Halaman 17

SDW Dragbike : ​Kuasai Kelas Neraka Sport 2T 155cc Frame STD, Ninja Garapan DnD Engine Jadi Yang Tercepat!

0

​Otomotifzone.com – Wonosari, Pertarungan sengit nan panas tersaji di kelas Sport 2T 155cc Rangka Standart pada gelaran SDW Dragbike Yellow Event 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta, Minggu (2/8/2026).

​Kelas yang kerap dijuluki sebagai “kelas neraka” ini sukses menyedot perhatian luar biasa dengan total 66 starter yang ambil bagian. Di tengah gempuran puluhan joki dan tim-tim papan atas, kuda besi garapan Della Yuda dari bengkel DnD Engine berhasil tampil mendominasi dan mengamankan posisi puncak.

​Mekanik muda asal Depok, Jawa Barat ini membuktikan kualitas pengerjaannya secara tegas. Tidak main-main, motor Ninja rangka standar racikannya berhasil membawa dua pembalapnya, Gerry Percil dan Joko Percil (tim FR 87 MADURA X DND ENGINE), menguasai podium 1 dan 2. Gerry Percil sukses mencatatkan waktu terbaik 06.799 detik (E.T 06.749) disusul Joko Percil di posisi kedua dengan catatan waktu 06.846 detik (E.T 06.810).

Bagi Della Yuda, kemenangan di ajang SDW Dragbike kali ini terasa sangat istimewa mengingat ketatnya peta persaingan dan banyaknya kontestan yang turun di kelas ini.

​”Bagi saya kelas ini sangat luar biasa, gengsinya dapat banget. Berlaga di event ini dengan starter lebih dari 50 peserta itu sungguh istimewa. Catatan waktu yang diperoleh para pembalap juga begitu rapat sekali, jadi perjuangan dan riset yang kami lakukan tidak sia-sia,” ungkap Della Yuda penuh bangga.

​Kemenangan ini tak hanya mengukuhkan ketangguhan Ninja garapan DnD Engine Depok di kancah balap lurus nasional, tetapi juga membuktikan kejelian sang mekanik muda dalam meracik mesin di tengah regulasi yang sangat kompetitif

“Double Winner”, Abimanyu Melesat Kibarkan Merah Putih Dua Kali di Thailand

0
Abimanyu Melesat Kibarkan Merah Putih Dua Kali di Thailand

OtomotifZone.com, Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang balap internasional. Abimanyu Bintang Fermadi sukses meraih double winner pada putaran ketiga Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu-Minggu, 1-2 Agustus 2026.

Pada putaran ketiga ini, AHM menurunkan Giovanni Cornelius Gani untuk mendampingi Abimanyu, menggantikan Resky Yusuf yang pada akhir pekan yang sama bertugas membela Indonesia di ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC).

Mengawali akhir pekan balap di Buriram, Abimanyu mencatat hasil positif pada sesi kualifikasi dengan menempati posisi kelima, sementara Giovanni berada di posisi ke-15.  Berlangsung pada hari Sabtu (1/8) memulai Race 1 dari baris tengah, Abimanyu langsung bersaing di kelompok depan dan tetap tenang meskipun balapan sempat dihentikan akibat red flag.

Konsistensi performanya mengantarkan pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) tersebut meraih kemenangan. Sedangkan Giovanni harus menghentikan perjuangannya di lap pertama karena bersenggolan dengan pebalap lain. Ini menjadi tambahan pengalaman berharganya di lintasan balap internasional.

Pada Race 2 yang digelar hari Minggu (2/8), sesuai regulasi kompetisi, Abimanyu memulai balapan dari posisi ke-10 berdasarkan catatan waktu tercepat pada race 1, sedangkan Giovanni start dari posisi ke-14. Meski memulai dari barisan belakang, Abimanyu kembali menunjukkan performa impresif dengan menembus kelompok depan hingga kembali menyentuh garis finis di posisi pertama. Hasil tersebut melengkapi raihan double winner pada putaran ketiga IHTTC 2026. Sayang di race kedua ini, Giovanni kembali tidak dapat menyelesaikan balapan akibat terjatuh saat balapan memasuki lap ke-10.

Hasil sempurna di Buriram menjadi modal penting bagi Abimanyu untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara musim 2026. Saat ini dirinya memimpin klasemen dengan 119 poin, berjarak 36 poin dari pebalap tuan rumah. Kompetisi ini masih menyisakan tiga seri lagi dengan total enam balapan.

“Saya bersyukur bisa meraih dua kemenangan di Buriram. Persaingan di setiap balapan sangat ketat sehingga saya berusaha fokus, menjalankan strategi tim, dan memanfaatkan setiap peluang. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan tampil lebih baik pada putaran berikutnya. Terima atas doa dan dukungannya,” ujar Abimanyu.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan hasil yang diraih Abimanyu menjadi bukti dari proses pembinaan yang dijalankan begitu lengkap dan kompeherensif untuk melahirkan pebalap muda Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

“Balapan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kemampuan menjaga fokus, mengambil keputusan, dan memanfaatkan setiap peluang. Abimanyu mampu menunjukkan kualitas tersebut sepanjang akhir pekan di Buriram. Kami berharap pengalaman ini semakin membentuk mental bertanding yang kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya,” ujar Andy.

Nyaris Podium di Sepang

Sementara itu, empat pebalap muda Astra Honda lainnya juga menunjukkan daya saing tinggi pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia, 1-2 Agustus. Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik tampil kompetitif.

Pada Race 1 yang berlangsung Sabtu (1/8), Bintang langsung bertarung di grup terdepan sejak awal balapan bersama sejumlah pebalap terbaik Asia. Sempat melakukan sedikit kesalahan di pertengahan balapan, Bintang mampu kembali mendekati rombongan depan dan mencatatkan waktu putaran terbaik sebelum finis di posisi keempat, hanya terpaut 0,031 detik dari posisi terdepan. Sementara itu, Badly finis di posisi ke-10, Resky di posisi ke-11, dan Maulana di posisi ke-15.

Di hari Minggu (2/8) race 2 kembali diawali dengan start yang baik dari Bintang, Resky, dan Badly yang langsung bergabung di grup depan. Bintang beberapa kali bersaing di posisi tiga besar sebelum mengalami insiden saat melakukan pengereman di tikungan 1 pada dua lap terakhir sehingga gagal menyelesaikan balapan. Resky yang masih dalam masa pemulihan pasca operasi clavicula mampu bertahan hingga finis di posisi ketujuh. Badly menyelesaikan balapan di posisi ke-11, sementara Maulana finis di posisi ke-15.

Putaran berikutnya IHTTC 2026 akan kembali digelar di Thailand Circuit, Bangkok, Thailand pada September mendatang. Sementara itu, para pebalap Astra Honda di ajang IM4AC akan kembali melanjutkan persaingan pada putaran ketiga yang dijadwalkan di Twin Ring Motegi, Jepang pada awal Oktober.

Catatan Waktu Terbaik Dua Rider ER_TH 826 Jadi Bukti, James dan Stevando Layak Diperhitungkan Di Kejurnas Motoprix Merauke

0
ER_TH 826

OtomotifZone.com – Merauke. ER_TH 826 Extreme Racing kembali membuktikan keseriusannya dalam membina pembalap muda Papua. Pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region F Putaran 2 yang berlangsung di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan, 1–2 Agustus 2026, dua rider andalannya, James Prince Richel Thenu dan Stevando Ihalauw, tampil impresif di tengah ketatnya persaingan para pembalap terbaik dari Region F.

Meski belum berhasil menyapu bersih podium juara, keduanya menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Kecepatan, konsistensi, dan mental bertanding yang mereka tampilkan menjadi bukti bahwa ER_TH 826 sedang menyiapkan generasi baru pembalap Papua yang siap bersaing di level nasional.

James Prince Richel Thenu: Bermain Strategi, Menutup Balapan dengan Catatan Waktu Terbaik

ER_TH 826

James Prince Richel Thenu tampil di kelas Rookie dan Beginner 13–16 Tahun. Pada sesi free practice hingga qualifying time trial (QTT), pembalap bernomor 26 ini memang belum mendominasi papan waktu. Ia menempati posisi keempat pada sesi latihan bebas dan berada di urutan ketiga saat kualifikasi.

Namun, hasil tersebut tidak menggambarkan kemampuan sesungguhnya. James justru memanfaatkan setiap putaran untuk membaca karakter lintasan, mengamati pola permainan lawan, serta menyempurnakan racing line. Strategi itu terlihat dari catatan best speed 59,620, salah satu yang tercepat di antara para pesaingnya.

Memasuki race, James langsung mengubah ritme balapan. Ia tampil lebih agresif namun tetap tenang dalam mengelola setiap lap. Hasilnya, ia sukses meraih P1 dan P2 di kelas Rookie serta P3 dan P1 di kelas Beginner.

Pencapaian paling membanggakan datang dari torehan overall best time Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 Merauke. James mencatatkan waktu 8:31.194, menjadikannya pembalap dengan catatan waktu terbaik sepanjang event berlangsung.

Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa kecepatan James sudah berada di level papan atas. Hasil akhir memang belum sepenuhnya berpihak kepadanya, tetapi kemampuan menjaga konsistensi, memilih strategi, dan mempertahankan ritme balap menjadi modal besar untuk meraih podium tertinggi pada seri-seri berikutnya.

Stevando Ihalauw: Kecepatan Sudah Terbukti, Tinggal Menyempurnakan Penyelesaian Balapan

Performa tak kalah menjanjikan juga diperlihatkan Stevando Ihalauw di kelas Bebek 4 Tak 150cc Tune Up U16–13 Tahun Novice. Sejak sesi free practice hingga QTT, Stevando mampu mempertahankan kecepatannya di kelompok terdepan. Ia terus bersaing dengan para pembalap yang memiliki pengalaman dan kualitas tinggi tanpa kehilangan ritme.

Saat balapan berlangsung, Stevando kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu rider muda yang patut diperhitungkan. Ia berhasil finis P2 pada Race 1 dan P3 pada Race 2, dengan best lap 1:10.181.

Hasil tersebut menjadi indikator bahwa persoalan utama Stevando bukan lagi soal kecepatan. Ia sudah mampu mengimbangi bahkan menekan para rivalnya. Kini, tantangan berikutnya adalah meningkatkan konsentrasi, menjaga konsistensi sepanjang race, serta lebih cermat dalam mengambil keputusan pada momen-momen krusial.

Dalam balap motor, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling cepat, tetapi juga oleh kemampuan membaca situasi, mengatur strategi, dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul di lintasan. Dengan pengalaman yang terus bertambah, peluang Stevando untuk segera meraih kemenangan sangat terbuka.

ER_TH 826 Extreme Racing Panen Optimisme

Penampilan James Prince Richel Thenu dan Stevando Ihalauw menjadi sinyal positif bagi ER_TH 826 Extreme Racing. Keduanya memperlihatkan perkembangan yang konsisten sepanjang akhir pekan balapan dan mampu bersaing dengan para pembalap terbaik di Region F.

Sebagai pembalap muda asal Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, James dan Stevando telah menunjukkan bahwa Papua tidak pernah kehabisan talenta balap motor. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan jam terbang, serta pengalaman bertanding yang semakin matang, keduanya berpeluang besar berkembang menjadi kekuatan baru balap motor nasional.

Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 di Merauke mungkin belum menjadi panggung sapu bersih bagi ER_TH 826. Namun, performa kedua ridernya telah mengirimkan pesan yang jelas kepada para rival: masa depan balap motor Papua sedang tumbuh, dan waktunya untuk bersinar tinggal menunggu kesempatan.

Foto : Syahruldandyofficial

Hasil Keseluruhan SDW Dragbike 2026 Lanud Gading Wonosari

0

Otomotifzone.com – Wonosari, Berikut kami sampaikan hasil Keseluruhan dari kejuaraan SDW Dragbike 2026 di Lanud Gading Wonosari, Yogyakarta :

Sukses digelar, SDW Drag Bike Tembus Hampir 700 Starter, Kelas Ninja Frame STD 155cc Jadi Primadona!​

0

​Otomotifzone.com – Wonosari. Gelaran perdana ajang balap lurus bergengsi Super Drag Way (SDW) Drag Bike Yellow Event 2026 sukses memanaskan Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Minggu (2/8/2026).

Event yang dihajat dalam tempo waktu sehari, ajang besutan promotor Mas Boy dan Vito ini terbukti ampuh menyedot antusiasme luar biasa dari para pencinta balap lurus, baik roda dua dari berbagai daerah.

​Antusiasme peserta terlihat jelas dari lonjakan jumlah starter yang mendaftar. Untuk kategori Drag Bike (sepeda motor), tercatat sebanyak 667 starter memadati 27 kelas yang dilombakan, mulai dari kategori Bracket Point, Superbike, Sunmori, hingga Point Kopling dan Free For All (FFA).

Kelas-kelas favorit seperti Sport 2T 155cc Rangka Standart (64 starter), Bracket 8 Detik (50 starter), serta Sunmori 2T Sport 155cc (48 starter) menjadi panggung pertarungan paling panas di lintasan NP Lanud Gading.

​Saat ditemui langsung oleh awak media Otomotifzone.com, Mas Boy selaku pihak penyelenggara menceritakan bahwa kesempatan menggelar gelaran SDW kali ini terbilang istimewa karena penyesuaian jadwal yang pas.

​”Event kali ini di seri pertama ya seri lepas sih, kebetulan di Wonosari ini penyelenggaranya hanya saya sama Vito aja untuk tahun 2026 ini. Kali ini saya dapat kesempatan tanggalnya kok pas gitu lho, Mas. Jadi tanggalnya pas, saya bikin dragbike and dragrace di Wonosari dalam satu hari,” ungkap Mas Boy kepada Otomotifzone.com.

​Mas Boy juga membeberkan rasa syukurnya atas pencapaian total peserta yang melampaui ekspektasi target awal.
​”Hari ini starter sepeda motor tembus 667 (673) starter, dan ini sudah lebih dari expetasi yang kita bayangkan sebelummya,” tambahnya.

​Harapan Kebangkitan Dunia Balap Lurus
​Melihat partisipasi yang melimpah dan jalannya balapan yang tertib serta kompetitif, Mas Boy berharap SDW Yellow Event 2026 bisa menjadi pemicu kebangkitan kembali olahraga balap lurus (drag bike) di Tanah Air, khususnya di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

​”Untuk harapannya, ya semoga dunia otomotif drag bike ini kembali bangkit persaingan makin ketat lagi, kembali sukses Intinya itu,” tutup Mas Boy penuh optimisme.

​Dengan suksesnya penyelenggaraan di Sirkuit NP Lanud Gading Wonosari ini, SDW kembali membuktikan diri sebagai salah satu wadah dan ajang pembinaan balap lurus paling bergengsi yang selalu dinantikan oleh para racer dan tim-tim balap papan atas.

Hasil Lomba Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 Papua Selatan 2026

0
Motoprix Region F Putaran 2
Foto : Syahruldandyofficial

OtomotifZone.com – Merauke. Persaingan sengit mewarnai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region F Putaran 2 yang berlangsung pada 1-2 Agustus 2026 di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan.

Sejak lampu start menyala, para pembalap langsung menyuguhkan aksi saling salip yang memacu adrenalin ribuan penonton. Setiap kelas menghadirkan pertarungan ketat karena seluruh rider memburu poin penting untuk memperkuat posisi di klasemen musim 2026.

Sorotan utama tertuju pada pembalap andalan Papua Selatan. Arfian Ramadani, yang tampil nyaris tanpa cela di kelas MP1 Bebek 150cc 4T Tune Up Expert. Bersama tim Gemilang 27 Duri Bambit Papua Selatan, Arfian berhasil menyapu bersih kemenangan pada Race 1 dan Race 2. Sekaligus mengungguli para pesaing kuat seperti R. Fadhil dan Busri Mustafa. Dominasi Arfian tidak berhenti di kelas Expert. Ia juga berhasil menaklukkan kelas Sport Setanah Papua sehingga mengoleksi 70 poin dan memastikan diri sebagai Juara Umum akhir pekan tersebut.

Persaingan di kelas Setanah Papua juga berlangsung tidak kalah menarik. Pembalap asal Manokwari, Papua Barat, Aditya Yana, memperlihatkan performa yang sangat konsisten sepanjang akhir pekan. Mengandalkan strategi balap yang matang bersama tim Bintang Samudra 98. Aditya mampu mengamankan poin demi poin di tengah ketatnya persaingan dengan para pembalap terbaik Papua Raya. Konsistensi tersebut akhirnya mengantarkan Yana meraih gelar Juara Umum Setanah Papua.

Sementara itu, talenta muda tuan rumah Farhan Baba sukses mencuri perhatian di kelas Bebek 2 Tak 116cc dan 125cc Standar Setanah Papua. Membela tim Evel Sport H2K, Farhan memborong kemenangan pada dua kelas tersebut dan menutup akhir pekan. Dengan predikat Juara Umum U-23 Setanah Papua. Hasil ini menjadi bukti bahwa Merauke memiliki potensi pembalap muda yang siap bersaing di level nasional.

Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 kembali membuktikan bahwa atmosfer balap di kawasan timur Indonesia semakin berkembang. Persaingan di kelas Expert, Novice, Rookie, Beginner hingga U-23 berlangsung semakin kompetitif dan melahirkan banyak pembalap potensial yang siap menjadi generasi penerus balap motor Indonesia.

Apresiasi layak diberikan kepada panitia pelaksana, IMI Papua Selatan, seluruh tim, mekanik, sponsor, serta para pembalap yang telah menyuguhkan tontonan balap berkualitas di Merauke. Antusiasme penonton yang memadati sirkuit menjadi bukti bahwa olahraga balap motor terus mendapat tempat di hati masyarakat Papua.

Berikut hasil lengkap seluruh kelas Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 yang berhasil dihimpun oleh Otomotifzone.com.

Motoprix Region F Putaran 2
Motoprix Region F Putaran 2
Motoprix Region F Putaran 2

Klasemen Sementara Jelang MotoGP Silverstone 2026

0

OtomotifZone.com – Inggris. Perlu di simak perolehan point sebelum race pekan ini tepatnya seri 11 MotoGP 2026 sirkuit Silverstone, Inggris 7-9 Agustus 2026. Pergerakan klasemen sementara terus berubah antara pembalap yang tak konsisten mengambil point dan pembalap yang terus mengalami kemajuan di pertengahan seri.

Mengawali semester kedua kali ini Jorge Martin memimpin dengan 208 sementara di tempat kedua ada Ai Ogura dengan 194. Ada gap 14 point yang bisa membuat moment tak terduga bisa terjadi masuk balap Silverstone nanti. Patut di waspadai ada Marc Marquez yang bangkit dari keterpurukan mid seassion kemarin namun sekarang pembalap asal spanyol ini mulai mengancam posisi teratas.

Marco Bezzechi yang sempat mendominasi kemenangan di balapan awal malah jeblok akhir-akhir ini. Dua kali balapan tanpa point karena terjatuh di Assen dan absen di Jerman. Akan tetapi pembalap Italia tersebut sudaj nampak latihan dengan motor Seperbike. Apakah seri Silverstone akan gas??? Mari simak perolehan point selama 11 Seri kemarin jelang balapan Inggris pekan ini..

Kaimana Jadi Tuan Rumah Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran II, IMI Gelar Rapat Persiapan

0
Kejurnas Grasstrack Region VI
Suasana rapat internal perdana IMI Kaimana (25/7) lalu

OtomotifZone.com – Kaimana. Kabupaten Kaimana, Papua Barat, dipercaya menjadi tuan rumah Putaran kedua Kejurnas Grasstrack Region VI yang meliputi Maluku, dan se-Tanah Papua. Menyambut kepercayaan tersebut, Pengurus Kabupaten (Pengkab) IMI Kaimana langsung menggelar rapat koordinasi sebagai langkah awal mematangkan persiapan.

Ajang balap bergengsi itu terjadwalkan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober 2026 di Sirkuit Utarum Coa, Kabupaten Kaimana. Penunjukan sebagai tuan rumah menjadi momentum penting bagi Kaimana untuk kembali menunjukkan kesiapan menggelar event otomotif berskala nasional.

Meski putaran pertama Kejurnas Grasstrack Region VI IMI Papua baru akan melaksanakan pada 28–30 Agustus 2026. IMI Kaimana memilih bergerak lebih cepat. Bertempat di Perumahan Kantor Samsat Kaimana, sabtu (25/7) lalu pengurus melakukan rapat internal. Kemudian Jumat (31/7/2026) kemarin jajaran pengurus mengundang unsur Pemerintah Daerah dan sejumlah pihak terkait dalam rapat koordinasi guna menyusun berbagai kebutuhan penyelenggaraan, Selanjutnya IMI Kaimana akan menggelar pertemuan pemantapan guna mematangkan agenda yang telah tersusun.

Ketua IMI Kabupaten Kaimana, Adi Wora Achmad, mengatakan rapat tersebut menjadi awal dari rangkaian persiapan menuju Kejurnas Grasstrack Putaran II.

“Ini adalah rapat dalam rangka persiapan Kejurnas Grasstrack Seri II. Kebetulan Alhamdulillah Kaimana untuk tahun ini ditunjuk langsung dari IMI Pusat sebagai tuan rumah pelaksanaan Kejurnas,” jelas Adi Wora Achmad.

Kejurnas Grasstrack Region VI
Ketua IMI Kabupaten Kaimana, Adi Wora Achmad

Menurutnya, panitia saat ini mulai memetakan seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis agar pelaksanaan Kejurnas berjalan lancar. Event nasional tersebut IMI Kaimana menjadwalkan akan melangsungkan pada akhir September atau awal Oktober 2026 dengan mempertandingkan tujuh kelas wajib Kejurnas, kelas U-23 se-Tanah Papua, serta kelas lokal Kaimana. Secara keseluruhan, panitia menargetkan 15 hingga 20 kelas untuk kategori sport dan trail.

Adi berharap kesempatan menjadi tuan rumah tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi dari Kabupaten Kaimana.

“Mudah-mudahan salah satu pembalap dari Kaimana nanti bisa menciptakan prestasi. Pada intinya Kejurnas nanti bakal menjadi motivasi bagi pembalap-pembalap lokal Kaimana untuk mengaktifkan kembali olahraga otomotif di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.

Ia juga memastikan lokasi balap telah siap. Sirkuit yang berada di Kampung Coa, yang sebelumnya sukses menjadi arena Kejuaraan Daerah, Kejurnas Grasstrack Putaran II nanti masih dengan lokasi yang sama, karena telah memenuhi kebutuhan penyelenggaraan.

Selain menjadi ajang perebutan prestasi nasional, Kejurnas Grasstrack harapannya dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran pembalap, mekanik, official, dan penonton dari berbagai daerah pastinya akan menggerakkan sektor usaha lokal, terutama pelaku UMKM.

“Ini juga selain dalam rangka menciptakan prestasi di bidang olahraga, tetapi juga untuk mendorong peningkatan UMKM,” tutupnya.

Rapat perdana ini menjadi langkah awal IMI Kabupaten Kaimana dalam mematangkan seluruh persiapan menuju Kejurnas Grasstrack Putaran II agar pelaksanaannya berjalan sukses.

Klaten International Motocross & Kejurnas Motocross Round 6, Perkuat Sport Tourism dan Perekonomian Daerah

0

OtomotifZone.com – Klaten, Agustus 2026 – Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah penyelenggara olahraga otomotif di Indonesia melalui Klaten International Motocross & Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross Round 6 Tahun 2026. Kejuaraan yang akan digelar pada 22–23 Agustus 2026 di Sirkuit Bokong Semar, Rowo Jombor, Klaten, ini akan menghadirkan para pembalap terbaik dari dalam maupun luar negeri dalam satu ajang kompetisi bergengsi.

Event yang telah mendapatkan pengesahan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kejuaraan motocross internasional terbesar yang diselenggarakan di Jawa Tengah pada tahun 2026. Kehadiran pembalap nasional dan internasional diharapkan tidak hanya menyajikan persaingan kompetitif, tetapi juga semakin meningkatkan eksistensi Klaten sebagai destinasi penyelenggaraan olahraga otomotif bertaraf internasional.

Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mengembangkan sport tourism sebagai salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ribuan peserta, tim, ofisial, dan penonton yang diperkirakan hadir selama penyelenggaraan diyakini akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan, Bupati Klaten sebelumnya telah melakukan peninjauan sekaligus test track di Sirkuit Bokong Semar, Rowo Jombor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses memastikan kesiapan lintasan, fasilitas pendukung, serta aspek keselamatan agar penyelenggaraan kejuaraan dapat berlangsung sesuai standar yang ditetapkan.

Panitia penyelenggara bersama Pemerintah Kabupaten Klaten dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan lintasan, sistem keamanan, pelayanan peserta, hingga kenyamanan penonton. Seluruh rangkaian persiapan dilakukan untuk menghadirkan kompetisi yang profesional, aman, dan berkelas.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Klaten, Ikatan Motor Indonesia (IMI), Garda Muda Bersinar Klaten selaku panitia penyelenggara, sponsor, serta berbagai pihak terkait, Klaten International Motocross & Kejurnas Motocross Round 6 Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu agenda olahraga otomotif unggulan di Indonesia sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Andalkan Dua Rider ER_TH 826 Siap Buktikan Kualitas di Kejurnas Motoprix Merauke

0
ER_TH 826

OtomotifZone.com – Merauke. ER_TH 826 Extreme Racing datang bukan sekadar meramaikan persaingan. Tim asal Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya itu siap memberi kejutan pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region F Putaran 2. Yang akan berlangung di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan, pada 1–2 Agustus 2026.

Mengusung semangat membawa nama Papua Barat Daya bersaing di level nasional, ER_TH 826 mendapat dukungan penuh dari IMI Papua Barat Daya. Meski harus menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan menuju Merauke, tim tetap berkomitmen tampil maksimal demi mengharumkan nama daerah.

Pada seri kedua ini, ER_TH menurunkan dua pembalap muda yang tengah menunjukkan perkembangan pesat. Stevando Ihalauw akan bersaing di kelas Novice, sementara James Prince Richel Thenu tampil di dua kelas sekaligus, yakni Rookie dan Beginner.

ER_TH 826
Stevando Ihalauw (kiri), James Prince Richel Thenu

Kehadiran kedua rider tersebut menjadi modal penting bagi tim. Keduanya dikenal memiliki semangat juang tinggi dan telah mengoleksi sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan. Khusus James Prince Richel Thenu, pengalamannya tampil di ajang nasional seperti Yamaha Sunday Race dan Mandalika Racing Series. Menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan sengit di Motoprix Region F.

Tak hanya mengandalkan kemampuan pembalap, ER_TH 826 juga datang dengan persiapan teknis yang matang. Motor balap mereka mendapat sentuhan mekanik AMR Racing Jakarta. Yang dikenal memiliki pengalaman dalam meracik mesin kompetitif di berbagai kejuaraan nasional. Kombinasi performa mesin, strategi tim, dan mental bertanding diharapkan mampu membawa hasil positif sepanjang akhir pekan balapan.

Beberapa hari sebelum balapan akan berlangsung, seluruh kru, mekanik, dan pembalap ER_TH 826 telah tiba di Kota Merauke. Mereka langsung memanfaatkan waktu untuk melakukan adaptasi, pengecekan motor, hingga uji lintasan guna menemukan setelan terbaik sesuai karakter Sirkuit Waninggap Sai Gautak.

Menariknya, ER_TH 826 menjadi satu-satunya tim yang mewakili Papua Barat Daya pada putaran kedua Kejurnas Motoprix kali ini. Kondisi geografis serta sulitnya akses perjalanan dari Maybrat menuju Merauke menjadi tantangan tersendiri sehingga belum banyak tim yang bisa ikut ambil bagian.

Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim. Justru kondisi itu menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan bahwa pembalap-pembalap Papua Barat Daya mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Papua Raya.

Erick Thenu, Ketua Bidang Roda Dua IMI Papua Barat Daya sekaligus owner ER_TH 826 Extreme Racing dan ayah dari James Prince Richel Thenu. Mengaku tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada para pembalapnya. Baginya, proses dan konsistensi jauh lebih penting bukan sekadar mengejar hasil instan.

“Target kami tetap berusaha semaksimal mungkin meraih podium terbaik di kelas Kejurnas pada setiap seri. Untuk putaran kedua ini, dari Papua Barat Daya hanya tim ER_TH yang bisa turun karena akses dari Maybrat menuju Merauke memang cukup sulit. Kami tetap memberikan dukungan penuh kepada tim. Dan berharap kedua pembalap mampu mengharumkan nama IMI Papua Barat Daya di Kota Rusa, Merauke. Kalau tidak ada kesibukan, saya juga akan ikut mengawal tim,” ujar Erick Thenu.

 ER_TH 826
Ketua Bidang Roda Dua IMI Papua Barat Daya, Eric Thenu

Dengan bekal pengalaman, dukungan teknis yang kuat, serta tekad besar membawa nama Papua Barat Daya bersinar di pentas nasional. ER_TH 826 berpeluang menjadi salah satu tim yang layak diperhitungkan pada Kejurnas Motoprix. Kini, publik otomotif Papua tentu menantikan. Apakah duet Stevando Ihalauw dan James Prince Richel Thenu benar-benar mampu menghadirkan kejutan dan mengibarkan nama ER_TH 826 di podium Merauke.

Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 di Merauke bukan hanya menjadi ajang perebutan poin bagi tim. Tetapi juga momentum untuk membuktikan bahwa talenta balap dari Papua Barat Daya mampu bersaing di level nasional. Dengan kerja keras, persiapan yang matang, dan dukungan penuh dari IMI Papua Barat Daya. Seluruh tim berharap dapat membawa pulang hasil terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak pembalap muda berprestasi dari Tanah Papua.

Kini, semua mata tertuju ke Sirkuit Waninggap Sai Gautak. Mampukah ER_TH 826 Extreme Racing menjawab tantangan dan mencetak kejutan di Kota Rusa? Jawabannya akan terungkap saat lampu start mulai menyala pada akhir pekan ini.