Beranda blog Halaman 163

Jelang SDW RCT EKITOYAMA SABER 2025 Seri 2 : Sudah Terpantau Ada 7 Tim Dipastikan Hadir, Siap Meriahkan!

OtomotifZone.com – Wonosari . Jelang berlangsungnya SDW White Series 2025 Putaran 2, atmosfer kompetisi semakin terasa panas. Bertempat di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta pada 22 Juni 2025, ajang bergengsi ini bakal diramaikan oleh sederet tim terbaik nasional.

Terpantau dari data entry list terbaru, sebanyak 7 tim sudah dipastikan hadir dan siap bertarung memperebutkan podium. Kehadiran mereka jelas menjadi penanda bahwa gelaran ini tidak akan sepi bintang.

“Sejauh ini sudah ada 7 tim yang fix hadir, dan mereka datang dengan persiapan serius. Ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap SDW tetap tinggi, dan persaingan bakal sengit sejak race pertama,”
ujar salah satu panitia SDW.

7 Tim yang sudah tercatat diantaranya yaitu ada nama No Limit Racing Team di urutan pertama absensi. Gak Udah-Udah The Stroke 55, RH57 Racing Team, ADM Official Makassar, DOS Speed, Painoel Racing, dan Rizky Motorsport.

Beberapa tim tersebut dikenal punya catatan apik di putaran sebelumnya dan diyakini membawa amunisi baru, baik dari segi motor maupun pembalap. Apalagi dengan sistem langsung final di kelas Point Seeded, mereka tidak bisa main-main, setiap detik di lintasan sangat berarti.

Kehadiran tim-tim besar ini juga semakin memperkuat daya saing event, sekaligus memberi warna tersendiri bagi para penonton yang haus akan pertarungan Dragbike sesungguhnya.

nah kawan-kawan sekilas info ;
Registerasi Terakhir Hari Sabtu
Scrutineering & Daftar Ulang
Drag Bike Sabtu 20 Juni 2025
09.00 -17.00 Di Sirkuit Lanud Gading Wonosari
19.00 – 22.00 Di Hotel Cyka Raya

Jelang SDW RCT EKITOYAMA Saber Seri 2 : Siap Panaskan Wonosari, Semua Kelas Dragbike Point Langsung Final!!!

OtomotifZone.com -Wonosari. Gelaran balap bergengsi bertajuk Super Drag Way (SDW) White Series 2025 kembali hadir dengan semangat membara di Putaran 2. Event ini akan digelar pada 22 Juni 2025 untuk kategori DRAGBIKE di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta, mengusung tema penuh energi: “ENGINE ON, GAME ON”.

Diselenggarakan oleh SDC Racing Organize, ajang ini menghadirkan tiga kategori utama: Dragbike, Dragrace, dan Superbike, yang akan menjadi medan unjuk gigi para rider terbaik tanah air.

Salah satu sorotan utama di putaran kedua ini adalah keputusan panitia pada cabang balap DRAGBIKE untuk langsung menggelar babak final di kelas Point Seeded, tanpa melalui sesi penyisihan seperti yang dilakoni seri sebelumnya.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Pihak panitia melalui Om Boy Selaku penggagas event ini menyampaikan bahwa:
“Keputusan untuk tidak melaksanakan babak penyisihan merupakan hasil kesepakatan bersama antara panitia dan tim-tim yang terlibat. Tujuannya adalah untuk efisiensi waktu serta memaksimalkan jalannya pertandingan agar berjalan lebih optimal dan tepat waktu,”

Dengan format ini, para pembalap unggulan dituntut tampil all-out sejak awal, tanpa ruang untuk kesalahan. Satu kesempatan, satu target—langsung menuju podium!

Siap Ramaikan Wonosari
Dengan kemasan profesional, line-up pembalap papan atas, dan suasana kompetitif yang intens, SDW White Series Putaran 2 dipastikan menjadi tontonan seru dan menegangkan.

ENGINE ON, GAME ON!
Bersiaplah menyaksikan adu kecepatan terbaik di lintasan lur

KWR Djava K2R IDC Seri 2 : Perdana! MX King FFA Gak Udah-Udah The Strokes55 Langsung Besttime Ditangan Deby AP

OtomotifZone.com – Wonosari . Kejutan langsung hadir di kelas bergengsi Pro IDC 1 Free For All s/d 350cc dalam lanjutan Kawahara Djava K2R IDC 2025 Round 2 yang berlangsung di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari. Deby AP dari tim Gak Udah-Udah The Strokes 55 Donta DOS sukses merebut podium tertinggi.

Menariknya, ini menjadi debut perdana MX King FFA garapan Bima Aditya dari Bengkel The Strokes#55 Solo. Meskipun baru turun, motor ini langsung membuktikan tajinya. Deby AP mencatatkan ET (Elapsed Time) 6.219 detik tanpa tersentuh sejak pertama lepas landas.

Tak hanya Deby AP, dominasi tim Gak Udah-Udah The Strokes 55 Donta Dos juga terlihat dari penampilan rekan-rekan setim lainnya. Ilham Loco (posisi 3) serta Kiki Paiko (posisi 4) ikut mengisi posisi papan atas, membuat tim ini benar-benar mendominasi jalannya balapan di kelas FFA.

“Alhamdulillah motor baru langsung bikin gebrakan. Tim riset sudah kerja keras, dan hasilnya bisa langsung podium di penampilan perdana,” ungkap Deby AP usai lomba.

Dari sisi teknis, selaku penanggung jawab di sirkuit Fiqho Putra membeberkan beberapa perbedaan spek dari MX King 350cc terbaru ini.

“MX King 350cc yang terbaru ini sedikit beda dari yang lama, seperti rangka dari bahan besi yang dibikin langsung oleh DISFRAME JOGJA, sedangkan untuk dalaman mesin sedikit berbeda di Sektor Gear Rasio Serta Kruk As, dan Cam/Noken nya juga beda” jelasnya.

Keberhasilan ini tentu menjadi modal berharga untuk seri berikutnya. Dengan risetan yang semakin matang, motor berbendera Gak Udah-Udah The Strokes 55 Donta DOS diprediksi bakal menjadi ancaman serius di musim ini.

Penampilan perdana yang langsung berbuah manis ini tentunya membuat persaingan FFA semakin panas. Kita tunggu aksi berikutnya!

Manfaat Jika Melakukan Perawatan dan Pemeriksaan Sepeda Motor Secara Rutin

Manfaat Jika Melakukan Perawatan dan Pemeriksaan Sepeda Motor Secara Rutin

Melakukan perawatan sepeda motor secara rutin adalah langkah penting untuk menjaga kinerja kendaraan tetap prima. Selain menjaga performa, servis berkala juga membantu mendeteksi lebih awal potensi kerusakan sehingga bisa dihindari kerusakan yang lebih serius dan biaya perbaikan yang tinggi di kemudian hari.

Berikut adalah sejumlah manfaat yang bisa didapat dengan rutin melakukan perawatan sepeda motor:

1.     Performa Mesin Tetap Optimal

Servis rutin memastikan setiap komponen sepeda motor bekerja sebagaimana mestinya. Seiring waktu, bagian-bagian seperti karburator, injektor, dan sistem kelistrikan bisa mengalami penurunan kinerja. Dengan membersihkannya secara berkala serta melakukan penggantian komponen yang sudah aus, performa mesin akan tetap terjaga dan sepeda motor pun lebih responsif saat digunakan.

2.     Umur Kendaraan Lebih Panjang

Perawatan berkala dapat memperpanjang masa pakai sepeda motor. Penggantian oli secara teratur, pengecekan ban, sistem pengereman, dan kelistrikan akan menjaga kondisi motor tetap prima. Dengan kondisi motor yang selalu terjaga, risiko kerusakan besar bisa ditekan, dan usia sepeda motor pun bisa lebih panjang.

3.     Mencegah Kerusakan Serius

Masalah kecil seperti suara aneh atau getaran tidak biasa bisa menjadi tanda awal kerusakan. Jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi masalah besar. Melalui servis berkala, potensi masalah dapat terdeteksi sejak dini. Sebagai contoh, mengganti kampas rem sebelum benar-benar habis bisa mencegah kerusakan pada cakram atau sistem pengereman lainnya.

Ilustrasi seorang mekanik sedang melakukan perawatan dan pemeriksaan sepeda motor

4.     Efisiensi Bahan Bakar

Mesin yang terawat dengan baik cenderung menghasilkan pembakaran yang lebih efisien, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat. Selain itu, tekanan angin ban yang tepat dan gaya berkendara yang stabil juga berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar secara keseluruhan.

5.     Keamanan dan Kenyamanan Saat Berkendara

Keamanan berkendara sangat bergantung pada kondisi sepeda motor. Dengan memeriksa sistem pengereman, kelistrikan, dan lampu-lampu secara rutin, pengendara akan lebih percaya diri di jalan. Sepeda motor yang dalam kondisi prima tentu memberikan kenyamanan lebih selama perjalanan.

6.     Nilai Jual Tetap Tinggi

Motor yang rutin dirawat tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memiliki nilai jual kembali yang baik. Catatan servis yang lengkap dan kondisi kendaraan yang terawat akan menjadi nilai tambah saat motor akan dijual.

“Untuk itu, pastikan sepeda motor Honda Anda selalu mendapatkan perawatan terbaik di bengkel resmi AHASS. Konsultasikan setiap kendala kepada mekanik berpengalaman agar kenyamanan dan performa kendaraan selalu terjaga di setiap perjalanan,” ujar Ade Rohman selaku Sub Department Head Technical Training PT Daya Adicipta Motora.

KWR Djava K2R IDC Seri 2 : Ninja FFA 230cc ADM Official By Sanjaya Jet Raih Hasil Manis, Ini Sedikit Rahasianya!

OtomotifZone.com – Wonosari . Persaingan ketat tersaji di kelas FFA NA 2T 350cc – 105 Kg pada ajang Kawahara Djava K2R IDC 2025 – ROUND 2 yang berlangsung di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari – Gunung Kidul, Sabtu 14 Juni 2025. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Ninja FFA spek 230cc milik ADM Official Makassar yang dikawal oleh Joko Precil. Motor besutan Sanjaya Jet Yogyakarta ini sukses meraih hasil manis dengan menempati podium pertama.

Lewat torehan waktu 6.433 detik, Joko Susanto bersama Ninja FFA milik tim ADM Official menujukan Performa motor ini tidak lepas dari racikan mesin yang diatur secara presisi.

Sedikit yang dijabarkan oleh sang mekanik Yuda Kemo mengenai Ninja FFA yang diraciknya. Kita Mulai dari sektor yang paling krusial yaitu di bagian Crankshaft /Krukas, Mengaplikasikan Stroke Up 1mm (2mm) dari QTT Racing, memberikan langkah piston yang lebih panjang untuk mendongkrak torsi dan power maksimal. Lanjut didalam Cylinder Blok kita tanam piston Diameter 72mm, yang menjadi kunci utama kapasitas mesin naik ke kisaran 230c.

untuk keperluan gas buang kita Mengandalkan knalpot dari DBS Thailand yang seri kompetisi piston 72mm, menghasilkan pembuangan gas sisa pembakaran yang lebih maksimal serta powerband yang optimal di putaran atas. Didukung Karburator PWM 38mm sebagai suplai bahan bakar yang seimbang dengan kebutuhan udara mesin.

sebagai otak motornya Yudha Kemo Mengandalkan CDI Kendar yang terkenal stabil mengatur pengapian, memastikan pembakaran tetap presisi di setiap putaran mesin.

Terakhir nih untuk bagian Kopling Dipercayakan pada per kopling RC3 Racing yang terkenal kokoh dalam menjaga transfer tenaga tetap maksimal, Mulai dari Start sampai seterusnya.

Dengan komposisi spek yang rapi, Ninja FFA racikan ADM Official By Sanjaya Jet ini mampu memberikan akselerasi maksimal sejak start hingga garis finish, terbukti dengan ET 201m di angka 6.433 detik.

Tak hanya podium pertama, ketatnya persaingan juga diikuti oleh Adit Setiawan dari Fanterra Racing (6.503 detik) dan Dicky GA dari Barokah Motor X TYL Racing (6.514 detik) yang mengisi posisi kedua dan ketiga..

KWR Djava K2R IDC Seri 2 : Fu 147cc BULOG KEMAKI Unggul Ditangan Andi Ebon & Joko Susanto

OtomotifZone.com – Wonosari – Seri kedua Kawahara Djava K2R IDC 2025 yang digelar di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari – Gunung Kidul, Sabtu 14 Juni 2025, kembali menghadirkan kejutan. Kelas DB.17 FU Wungkul 147cc (Point 120 Kg) berhasil dikuasai oleh tim Bulog Kemaki lewat aksi gemilang dari Andi Ebon. Tidak disangka, di tengah persaingan sengit, Andi Ebon sukses mengamankan podium tertinggi dengan catatan waktu 7.790 detik.

Menariknya, motor berbendera Bulog Kemaki ini berjaya lewat sang juru setting, Andi Ebon sendiri. Settingan matang dan risetan yang pas membuat motor berjalan sangat stabil sejak start hingga garis finish. Dengan reaction time 1.655 detik, Andi mampu menjaga ritme di jalur 201 meter dengan sangat baik menghasilkan catatan waktu 07.790 detik.

Tak hanya Andi Ebon, rekan satu timnya Joko Susanto juga tampil cemerlang dengan finish di posisi kedua. Sama-sama mengusung nama Bulog Kemaki, Joko Precil mencatatkan waktu 7.791 detik, hanya terpaut tipis 0.001 detik dari Andi Ebon.

Persaingan ketat juga terjadi di posisi ketiga yang ditempati Ilham Loco dari GAK UDAH UDAH SAHABAT PERTAMINA AJM 12 DONTA dengan waktu 7.822 detik. Sementara Kiki Paiko dari Yogyakarta menempati posisi keempat dengan torehan waktu 7.884 detik.

Hasil ini sekaligus membuktikan konsistensi tim Bulog Kemaki dalam pengembangan motor di kelas FU Wungkul 147cc.

“Motor ini kebetulan yang nyetting saya sendiri tentunya di dampingi langsung oleh sang mekanik, bersama Rony Gendut Semarang Semua berjalan lancar, Terimakasih semuanya”, bilang Andi Ebon.

KWR Djava K2R IDC Seri 2 : Raih Point Signifikan, Deska Wijayanto Terlihat Tenang Namun Pasti!

OtomptifZone.com – Wonosari. Seri kedua Kawahara Djava K2R IDC 2025 yang digelar di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul pada Sabtu (14/6), kembali menghadirkan persaingan sengit di kelas PRO IDC 1. Salah satu pembalap yang mencuri perhatian adalah Deska Anak Langit (Moh Deska Wijayanto) asal Jawa Timur, yang tampil konsisten dan berhasil mengumpulkan banyak poin, memperkuat posisinya di puncak klasemen.

Membela tim No Limit Racing Team, Deska menunjukkan performa stabil sepanjang seri kedua ini. Berbekal keunggulan di berbagai kelas yang diikutinya, Deska sukses mengoleksi total 90 poin, memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya. Ketenangan Deska di lintasan menjadi kunci penting dalam mendulang poin maksimal di setiap kesempatan.

“Yang terpenting tetap tenang, fokus sama hasil terbaik di setiap kelas. Persaingan memang ketat, tapi target kami konsisten kumpulkan poin dulu,” ujar Deska seusai balapan.

Di posisi kedua klasemen sementara ada Deby AP dari tim Gak Udah Udah The Strokes 55 Donta DOS, yang juga tampil Konsisten dengan total 82 poin. Disusul Wildan Anharu (No Limit Racing Team) di posisi ketiga dengan 80 poin. Persaingan antar pembalap papan atas ini diprediksi bakal semakin panas di putaran-putaran berikutnya.

Selain Deska, beberapa nama besar lain seperti Adit Setiawan (Fanterra Wijaya), Joko Precil (ADM Official), hingga Gery Precill (ADM Official) turut memperlihatkan aksi terbaiknya di seri kedua ini.

Dengan sistem pengambilan 6 hasil terbaik dari total 7 kelas yang tersedia, konsistensi menjadi kunci utama untuk mengunci posisi di klasemen PRO IDC 1.

Seri ketiga nanti dipastikan akan berlangsung lebih ketat, mengingat jarak poin antar pembalap di papan atas masih cukup rapat. Akankah Deska kembali tampil konsisten dan mempertahankan puncak klasemen? Kita tunggu aksinya di seri berikutnya.

ER-TH826 Extreme Racing Team Bikin Gebrakan Kunci JU Se Tanah Papua

ER-TH826 Extreme Racing Team

OtomotifZone.com – Sorong. Tim ER-TH826 Extreme Racing Team lewat salah satu pembalapnya Ancha Firmansyah. Pada ajang Kapolresta Cup 2025 Road Race Championship cukup diperhitungkan. Pembalap bernomor 16 asal Kota Sorong, akhirnya di umumkan meraih juara umum kategori expert Se-Tanah Papua.

Kemenangan perdana bagi tim ER-TH826 Extreme Racing Team asal Kota Sorong, meraih tahta tertinggi dalam gelaran yang tergelar di Sirkuit NP Yos Sudarso Tembok Berlin, kota Sorong. Papua Barat Daya Minggu (15/6). Cukup menarik perhatian. Dari 5 kelas di kategori expert Se-Tanah Papua, Ancha konsisten mengamankan poin tertinggi.

ER-TH826 Extreme Racing
Ronald Andriano, Ancha Firmansyah, Wahyu Waskitha

Dengan Motor seadanya, pembalap yang cukup lama menguasai matic mampu beradaptasi dan unjuk gigi menunggangi motor bebek. Sebagai juru kunci mesin Kuda pacuan hasil racikan Ronald Andriano Chief of Mechanic Badut Balap, berkomentar langsung terpincut dan nyaman dengan tunggangannya tanpa perlu waktu lama beradaptasi.

“Beberapa kelas Dia konsisten. Untuk kelas matic memang dia cukup fasih disitu. Tapi untuk MP 1 kami hanya punya 5TP dan Ancha dia start di grid belakang puji syukur dia bisa adaptasi cepat dan buktikan dengan poin penuh di kelas itu,” tandas Koko, Sapaan Ronald Andriano kepada Otomotif Zone. 

ER-TH826 Extreme Racing
Erick Thenu (kiri) bersama Duo Chief of Mechanic Badut Balap

Walaupun membuat tim asuhan Erick Thenu harus bekerja benar-benar ekstra untuk mendapatkan prestasi gemilang. Untuk kali kedua tim ER-TH826 Extreme Racing Team rasakan hiruk pikuknya persaingan balapan di Tanah Papua. Koko Ronald selain mekanik juga merangkap mentor bagi timnya tentunya bukan kendala baginya sebagai exrider dan bisa berjalan mulus misinya keluar sebagai juara umum. Sektor pembalap, yang baru perdana mengendarai tungganganya tanpa kendala yang berarti meraih kemenangan.

“Ini juga kali kedua di Kota Sorong saya membawa tim Juara Umum. Tentu tidak terlepas dari kerja sama tim dan sudah menjadi misi kami kepada tim untuk menunjukkan kualitas mekanik lokal,” lanjut Ronald.

Enggan Ada Duel, Toprak Juara Race 2 WorldSBK Misano. Hattrick Demi Kejar Bulega Di Klasemen

OtomotifZone.com – San Marino. Seperti enggan ada pertarungan dengan rider lain, Toprak Razgatlioglu melejit sejak lap awal Race 2 WorldSBK Misano San Marino 15 Juni 2025. Yah, target pembalap asal Turki ini adalah mendekatkan ke point di klasemen lebih tipis dengan Nicolo Bulega.

Meskipun ia membalap sendiri di depan, Toprak benar-benar tak mengendurkan throttle gas di sepanjang lap. Dan terbukti jarak waktu dengan Bulega di posisi kedua terus menjauh dan konsisten di waktu 1 menit 33 detik.

Setelah Superpole Race tadi jarak poin mereka mendekat 12 angka setelah Bulega terjatuh dengan Axel Basani memaksanya tak membawa poin sama sekali di superpole race. Proges perjuangan Toprak merebut point untuk kembali memimpin klasemen sebelum dia meninggalkan WorldSBK tahun ini.

Toprak finish dengan gap 10 detik dan dengan hasil ini Bulega finish kedua total point menjadi 292. Sedangkan Toprak kini 283 point. Gap mereka kini 9 point. Hattrick di kandang lawan luar biasa..

Bulega Terjatuh, Toprak Santai Juara Di Superpole Race WorldSBK Misano

OtomotifZone.com – San Marino. Di race pertama WorldSBK kemarin titik fokus pada dua pembalap Toprak Razgatlioglu dan Nicolo Bulega. Mereka meninggalkan barisan kedua 16 detik dengan terus menambah jarak yang semakin jauh dan pertarungan hanya fokus pada kedua Rider tersebut.

Balap sebelum Race 2 yakni Superpole Race tak ada pertarungan sengit antara keduanya. Karena apa? Bulega dapat kejutan pahit atas tergelincirnya Axel Bassani di tikungan pertama setelah start. Toprak langsung memimpin dan tak ada yang bisa melawannya selama 10 lap sampai garis finish.

Hasil ini memudahkan dirinya mendekati Bulega di klasemen sementara. Jarak point sekarang menjadi 12 angka!