Beranda blog Halaman 177

Home Race, Johan Zarco Teken Sejarah Langka Juara Di MotoGP Le Mans

OtomotifZone.com-Prancis. Sebuah cerita balap yang sungguh membuat tontonan balap benar-benar gila! MotoGP Le Mans Prancis 11 Mei 2025 menjadi sejarah bagi Johan Zarco yang notabene pembalap tuan rumah. Cerita yang tak dinyana sejarah tercipta untuk dirinya, team dan negaranya. Zarco mencetak kemenangan di kandang setelah berkencimpung di kelas ini sejak 2018.

Tak ada strategi yang pasti karena situasi konyol jelang balapan. Pembalap LCR Castrol Honda ini hanya ingin lakukan hal yang terbaik. Selepas start pun hal tak terduga terjadi. Muntahan crash Pecco Bagnaia dan beberapa pembalap membuatnya keluar trek dan melaju di gravel.

Namun ada berkah untuknya karena bisa mempertahankan motor dan kembali ke trek dengan baik. Berkah kedua ada 12 pembalap di depannya mendapat 2 kali long lap penalty karena jelang warming up mereka mengganti motor dan memulai warming up dari pit. Belum lagi berganti lagi ke ban basah!

Berjalan dengan normal tanpa tekanan lawan Zarco hanya berkonsentrasi ke arah racing line. 26 lap Zarco memainkan tugas dengan baik. Memimpin dengan gap 20 detik di depan Marc Marquez dirinya di nobatkan sebagai juara di halaman rumahnya. Moment yang cukup sakral bagi pembalap Prancis sejak era balap 4T.

Motoprix Krisis Starter, Tapi Tak Boleh Mati

OtomotifZone.com – Jakarta. Gelaran Kejurnas Motoprix jadi perhatian. Melihat gelaran Kejurnas Motoprix Region A yang digelar (11/5) di Sirkuit Manna, Bengkulu akhir pekan ini kembali menjadi sorotan. Bukan karena aksi balap yang seru, melainkan karena jumlah peserta yang sangat minim. Meski berstatus sebagai salah satu ajang balap motor paling bergengsi di Tanah Air, Motoprix tahun ini kembali menunjukkan gejala krisis peminat, khususnya di wilayah Sumatera.

Data peserta dari empat kelas utama sangat memprihatinkan. Kelas Expert dan Novice masing-masing hanya diikuti 7 pembalap, Kelas Rookie diisi 13 pembalap, dan yang paling mencolok, Kelas Beginner hanya diikuti oleh 2 peserta. Padahal, ajang ini sudah menjadi bagian penting dari sejarah panjang pembinaan pembalap nasional selama lebih dari tiga dekade.

Meski demikian, Motoprix tetap harus digelar. Hal itu ditegaskan oleh Edy Saputra, Deputy Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat. Ia menekankan bahwa keberlangsungan Kejurnas Motoprix bukan hanya soal jumlah peserta, tapi juga soal kesinambungan pembinaan atlet balap sejak dini.

” Motoprix tetap harus jalan, karena itu proses pembinaan pembalap mulai dari Kejurda hingga Kejurnas. Pembalap tanpa event Kejurnas belum tentu bisa jadi seperti sekarang. Motoprix yang sudah berjalan 30 tahun sebagai langkah pembinaan harus terus maju,” ujar Edy.

Kondisi ini tentu menjadi tamparan bagi dunia balap motor nasional. Di tengah perjuangan para pembalap dan tim yang masih bertahan, dibutuhkan langkah strategis dari penyelenggara, sponsor, dan federasi agar Motoprix tidak kehilangan rohnya sebagai kawah candradimuka bagi para pembalap masa depan Indonesia.

Motoprix Region A Bengkulu: Aksi Ada, Lawan Langka

OtomotifZone.com -Manna, Bengkulu . Putaran pertama Kejuaraan Nasional Motoprix Region A yang digelar (11/5) di Sirkuit Manna, Bengkulu, hari ini menyisakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi balap motor nasional, khususnya di wilayah Sumatera.

Jumlah peserta di kelas utama Kejurnas terbilang sangat minim. Dari empat kelas yang dipertandingkan, total peserta tak lebih dari 15 orang. Kelas Expert hanya diikuti oleh 7 pembalap, begitu juga kelas Novice yang hanya memiliki 7 peserta. Kelas Rookie sedikit lebih ramai dengan 13 pembalap, namun Kelas Beginner hanya diikuti oleh 2 peserta saja.

Minimnya peserta ini menunjukkan belum ada perkembangan signifikan dalam ajang balap motor regional Sumatera. Bahkan, situasi ini nyaris tidak berubah dibandingkan tahun lalu yang juga mengalami sepinya peminat di ajang serupa.

Kondisi ini tentu menjadi alarm bagi pihak penyelenggara dan pemangku kebijakan otomotif nasional. Diperlukan langkah konkret untuk membangkitkan kembali gairah balap di daerah, baik melalui pembinaan pembalap muda, penyederhanaan regulasi, maupun dukungan infrastruktur dan sponsor.

Tanpa perbaikan menyeluruh, ajang balap prestisius seperti Kejurnas Motoprix bisa kehilangan daya tarik dan fungsinya sebagai ajang pembibitan pembalap nasional.

Race 1 GT World Challenge Asia 2025 di Mandalika: Origine Motorsport Tampil Dominan

Race 1 GT World Challenge Asia 2025 di Mandalika Origine Motorsport Tampil Dominan

Mandalika, 10 Mei 2025 – Ajang balap bergengsi GT World Challenge Asia 2025 resmi digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu, 10 Mei 2025. Sebanyak 33 mobil dari berbagai tim ternama asal Asia dan Eropa ambil bagian dalam Race 1 yang berlangsung seru dan penuh tensi. Para penggemar motorsport yang memadati tribun disuguhi aksi menegangkan sejak awal balapan. Pertarungan ketat antar mobil GT3 dan strategi pit stop yang cermat menjadi kunci keberhasilan di lintasan sepanjang 4,31 km tersebut.

Race pertama dimenangkan oleh tim Origine Motorsport (No. 87) yang tampil impresif melalui duet pembalap Yuan Bo dan Leo Ye Hongli. Keduanya mencatatkan waktu total 1:01:09.260, unggul atas para pesaingnya dan mengukuhkan posisi mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Di posisi kedua, ada tim Climax Racing (No. 2) dengan pasangan Ralf Aron dan Zhou Bihuang yang menyelesaikan lomba dengan waktu 1:01:14.454. Sementara posisi ketiga diraih oleh tim Phantom Global Racing (No. 37) yang diperkuat oleh Anthony Liu dan Dorian Boccolacci, dengan catatan waktu 1:01:18.576.

Balapan ini juga mencatat minimnya insiden serius, meski beberapa manuver agresif sempat terjadi di sektor tengah lintasan. Race berlangsung dalam cuaca cerah, meski suhu panas cukup menguji ketahanan fisik para pembalap.

Dengan kemenangan ini, Origine Motorsport memimpin klasemen sementara GT World Challenge Asia 2025. Race kedua akan digelar pada Minggu, 11 Mei 2025, dan para pecinta balap dipastikan kembali menyaksikan pertarungan seru antar tim elite di kawasan Asia dan Eropa.

Keberhasilan penyelenggaraan GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi motorsport internasional yang patut diperhitungkan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, usai rangkaian balapan hari kedua yang berlangsung sukses dan meriah.

“Kami sangat bangga dengan suksesnya acara GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit. Ini bukan hanya sekadar balapan, tetapi juga bukti nyata bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event motorsport berskala internasional dengan standar tinggi,” ujar Priandhi Satria.

Selamat kepada tim Origine Motorsport atas kemenangan luar biasa mereka dalam Race 1 GT World Challenge Asia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit. Pasangan pembalap andalan mereka, Yuan Bo dan Leo Ye Hongli, kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan yang meyakinkan. Sekali lagi, selamat kepada tim Origine Motorsport atas pencapaian gemilang ini. Semoga kesuksesan ini terus berlanjut di seri-seri berikutnya.

Fitra Eri dari Bumidia Racing Menjuarai Race 1 Subaru BRZ Super Series di Pertamina Mandalika International Circuit

Fitra Eri dari Bumidia Racing Menjuarai Race 1 Subaru BRZ Super Series di Pertamina Mandalika International Circuit

Mandalika, 10 Mei 2025 – Penampilan impresif ditunjukkan oleh Fitra Eri dari tim Bumidia Racing pada Race 1 Subaru BRZ Super Series yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit. Mengandalkan strategi pertahanan solid sepanjang balapan, Fitra Eri sukses meraih podium pertama. Sejak awal balapan, Fitra Eri langsung menunjukkan performa konsisten dan menjaga posisi terdepan dari tekanan para pesaing. Meskipun mendapat tekanan ketat dari Rio SB yang mewakili tim Risqy Motorsport, Fitra mampu mempertahankan posisinya dengan manuver cerdas di setiap tikungan krusial.

Rio SB dari Risqy Motorsport berhasil mengamankan posisi kedua dengan selisih waktu yang sangat tipis. Pertarungan ketat antara kedua pembalap tersebut menjadi sorotan utama di ajang kali ini, terutama pada lap-lap akhir ketika Rio mencoba menekan Fitra di sektor terakhir lintasan.

Ajang Subaru BRZ Super Series ini menjadi salah satu kompetisi yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta otomotif di Tanah Air. Dengan kemenangan ini, Bumidia Racing semakin memperkokoh posisinya dalam klasemen sementara, sekaligus memperlihatkan dominasi mereka di kategori ini. Race berikutnya akan digelar pada esok hari, di mana persaingan diprediksi akan semakin ketat. Tim-tim lainnya dipastikan akan melakukan evaluasi demi memperbaiki performa di seri selanjutnya. Dengan hasil gemilang ini, Fitra Eri dan Bumidia Racing telah membuktikan bahwa strategi pertahanan yang solid mampu membawa mereka ke puncak podium di sirkuit internasional sekelas Mandalika.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan bahwa GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sudah berlangsung dari tanggal 9 Mei sampai dengan 11 Mei 2025, menandai debut ajang GT3 internasional di sirkuit ini. Selain balapan utama, dua rangkaian event pendukung turut meramaikan akhir pekan balap, yaitu Subaru BRZ Super Series dan Agya One Make Race (OMR), yang menambah semarak dan variasi tontonan bagi para penggemar otomotif.

Lebih lanjut, Priandhi mengatakan bahwa Subaru BRZ Super Series dan Agya OMR menghadirkan aksi balap yang kompetitif dan menarik, memberikan kesempatan bagi pembalap lokal dan regional untuk unjuk gigi di panggung internasional. Kehadiran kedua kelas ini tidak hanya memperkaya pengalaman penonton, tetapi juga menunjukkan potensi besar Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah berbagai ajang balap bergengsi.

Selamat kepada Fitra Eri atas pencapaian luar biasa di ajang ini. Kemenangan tersebut tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pembalap Indonesia lainnya untuk bersaing di level internasional. Semoga dengan suksesnya penyelenggaraan event ini, Sirkuit Mandalika semakin dikenal di kancah dunia dan menjadi destinasi utama bagi berbagai kejuaraan balap internasional di masa mendatang.

Sammy Sahetapy Juara, Settingan Sang Ayah Bikin Gempar! Nawasena Road Race 2025 Dobo

Sammy Sahetapy Juara, Settingan Sang Ayah Bikin Gempar! Nawasena Road Race 2025 Dobo

OtomotifZone.com – Dobo, Kepulauan Aru – Gelaran Nawasena Road Race Championship 2025 yang digelar di Sirkuit NP Pemda 1 Dobo pada tanggal 9-12 Mei berlangsung sengit dan penuh kejutan. Salah satu sorotan utama datang dari kelas Bebek 2 Tak 130cc Tune Up Open, di mana pembalap muda asal Masohi, Maluku Tengah, Sammy Sahetapy sukses mengukir prestasi membanggakan dengan keluar sebagai jawara utama.

Aksi adu cepat sejak babak kualifikasi hingga final benar-benar panas tanpa ampun. Di partai puncak, Sammy menunjukkan performa impresif dan tak terbendung hingga akhirnya merebut Podium 1, membuat bangga tim serta sang mekanik — yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri.

“Benar, Kak. Itu risetan baru yang kami setting dua hari sebelum kejuaraan. Semuanya digarap ulang dari nol karena mesin lama sudah tidak bisa diselamatkan. Om Bomen coba karakter baru yang lebih agresif untuk mendongkrak performa mesin agar lebih kuat dan ringan dari sebelumnya,” ungkap Mikeloz, Owner sekaligus pemilik motor yang ditunggangi Sammy.

Menariknya, strategi setting mesin dilakukan khusus menyesuaikan karakter sirkuit yang memiliki banyak lintasan lurus. “Om Bomen juga melakukan beberapa perbaikan agar torsi makin maksimal di trek lurus hingga titik balik jelang tikungan,” tambahnya.

Tak hanya Sammy, tim Glory Sport Club juga berjaya dengan menyapu posisi podium satu Sammy Sahetapy dan di posisi kedua. Richardo Kasman. Dengan catatan waktu selisih tipis hanya 2,268 detik, hasil ini menjadi pencapaian manis sekaligus tolok ukur penting bagi Om Bomen dan tim Glory Sport Club dalam menghadapi seri-seri berikutnya.

Bersama tunggangan Sammy dengan settingan Sang Ayah yang bikin gempar

Update Terbaru Jadwal Kejurnas Motoprix 2025 Seluruh Region

OtomotifZone.com -Jakarta . Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix 2025 akan digelar secara nasional dengan cakupan lima region besar di Indonesia. Setiap region akan menggelar beberapa putaran balapan, sebagai ajang seleksi untuk menuju Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 16 November 2025.

Berikut pembagian region, lokasi seri, dan jadwal lengkap Kejurnas Motoprix 2025:

Region A – Sumatera (6 Putaran)

  1. Bengkulu – 11 Mei
  2. Riau – 25 Mei
  3. Sumatera Utara (SUMUT) – 13 Juli
  4. Kepulauan Riau (KEPRI) – 20 Juli
  5. Sumatera Barat (SUMBAR) – 10 Agustus
  6. Sumatera Utara (SUMUT) – 14 September

Region B – Jawa-Bali (4 Putaran)

  1. Jawa Timur (JATIM) – 18 Mei
  2. Jawa Tengah (JATENG) – 15 Juni
  3. Jawa Barat (JABAR) – 13 Juli
  4. Jawa Tengah (JATENG) – 5 Oktober

Region C – Kalimantan (5 Putaran)

  1. Kalimantan Barat (KALBAR) – 20 April
  2. Kalimantan Tengah (KALTENG) – 22 Juni
  3. Kalimantan Utara (KALTARA) – 3 Agustus
  4. Kalimantan Selatan (KALSEL) – 12 Oktober
  5. Kalimantan Timur (KALTIM) – 19 Oktober

Region D – Sulawesi & Maluku (5 Putaran)

  1. Sulawesi Barat (SULBAR) – 29 Juni
  2. Sulawesi Selatan (SULSEL) – 20 Juli
  3. Gorontalo – 31 Agustus
  4. Sulawesi Selatan (SULSEL) – 14 September
  5. Sulawesi Barat (SULBAR) – 26 Oktober

Region E – Papua (3 Putaran)

  1. Papua Barat (PABAR) – 15 Juni
  2. Papua Tengah (PATENG) – 13 Juli
  3. Papua Barat (PABAR) – 2 November

Grand Final Nasional

16 November 2025 – Lokasi akan diumumkan kemudian

Ajang balap ini menjadi panggung utama bagi para pembalap muda dan berprestasi dari berbagai daerah. Para pemenang tiap region akan bertarung dalam Grand Final demi memperebutkan gelar terbaik nasional.

Kejurprov Walikota Cup Race Jambi 2025 Dipadati 835 Starter dari 20 Kelas

Kejurprov Walikota Cup Race Jambi 2025 Dipadati 835 Starter dari 20 Kelas

OtomotifZone.com, Jambi – Gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Walikota Cup Race Jambi 2025 yang berlangsung pada 11-12 Mei 2025 sukses menyedot perhatian insan balap. Bertempat di Sirkuit Non Permanen (NP) Tugu Keris, Jambi, event ini mencatatkan rekor peserta dengan total 835 starter yang tersebar di 20 kelas yang dilombakan.

Antusiasme pembalap dari berbagai daerah tampak memadati lintasan sejak hari pertama. Mulai dari kelas pemula hingga seeded, ajang ini menjadi panggung unjuk kemampuan para rider lokal maupun nasional.

Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurprov Walikota Cup Race ini juga menjadi sarana pembinaan pembalap muda dan promosi wisata olahraga di kota Jambi.

Dengan persaingan ketat di setiap kelas, event ini tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi penonton, tetapi juga menjadi barometer prestasi pembalap di tingkat regional.

Bukan Cuma Gaya, Sarung Tangan Jadi Bagian Penting Keselamatan Berkendara

Sarung Tangan Jadi Bagian Penting Keselamatan Berkendara

Saat berkendara motor, perlindungan bukan hanya soal helm dan jaket, sarung tangan pun memiliki peran penting yang sering kali diabaikan. Padahal, perlengkapan kecil ini bisa memberikan perlindungan besar, terutama saat terjadi insiden tak terduga di jalan. Tak hanya melindungi dari luka akibat gesekan, sarung tangan juga membantu menjaga kontrol dan kenyamanan saat memegang setang dalam waktu lama.

Sayangnya, masih banyak pengendara yang belum menyadari pentingnya penggunaan sarung tangan yang tepat sebagai bagian dari perlengkapan keselamatan berkendara. Untuk itu, PT Daya Adicipta Motora (DAM) aktif mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih peduli terhadap perlindungan dasar saat berada di jalan.

“Melalui kampanye keselamatan berkendara, DAM secara berkesinambungan terus mengajak generasi muda untuk selalu peduli terhadap perlindungan dasar saat di jalan. Karena #Cari_Aman bukan hanya soal gaya, tapi bentuk tanggung jawab kita sebagai pengendara,” ujar Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Berikut beberapa tips memilih sarung tangan motor yang tepat:

●      Pilih bahan yang kuat namun tetap nyaman

Gunakan sarung tangan berbahan kulit atau kombinasi tekstil yang tahan terhadap gesekan (abrasi), namun tetap nyaman digunakan dalam waktu yang lama.

●      Sesuaikan dengan ukuran tangan

Sarung tangan yang terlalu longgar dapat mengurangi kendali saat memegang setang, sedangkan yang terlalu ketat bisa menyebabkan tangan cepat pegal atau bahkan kram selama perjalanan.

●      Gunakan model full-finger

Sarung tangan yang menutupi seluruh bagian tangan, termasuk jari-jari dan pergelangan, memberikan perlindungan maksimal. Ini sangat direkomendasikan, terutama untuk perjalanan jauh atau berkendara dalam kecepatan tinggi.

●      Pertimbangkan fitur tambahan

Sarung tangan dengan pelindung keras (protektor) atau bahan tahan air bisa menjadi pilihan ideal untuk kondisi cuaca yang tidak menentu atau saat menempuh perjalanan panjang.

Lebih lanjut, Ludhy menambahkan, “Perlu diingat bahwa setiap jenis sarung tangan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihannya sangat bergantung pada kenyamanan dan gaya berkendara masing-masing individu. Yang terpenting, pilih sarung tangan yang tidak mengganggu kontrol saat mengendarai motor, namun tetap memberikan perlindungan optimal.”

Masih banyak pengendara yang mengabaikan perlengkapan berkendara, termasuk sarung tangan. Padahal, perlengkapan kecil seperti ini dapat meminimalisir ketika terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, DAM terus mendorong kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya di kalangan generasi muda. Karena keselamatan di jalan dimulai dari perlindungan dasar. Jadikan #Cari_Aman bukan sekadar slogan, tapi bagian dari gaya hidup berkendara sehari-hari

Wajib Pertamax Turbo Untuk Kelas Sunmori di MATAPANAH ROOKIE DRAGBIKE 2025

MATAPANAH ROOKIE DRAGBIKE 2025

OtomotifZone.com – Jakarta. Dalam upaya menjaga keadilan dan performa setara antar peserta, panitia Matapanah Rookie Dragbike 2025 menetapkan regulasi ketat terkait penggunaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk peserta kelas Sunmori.

Sesuai dengan regulasi resmi yang diumumkan, BBM untuk seluruh kelas Sunmori wajib disediakan oleh panitia, dan jenis bahan bakar yang digunakan adalah Pertamax Turbo. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan seluruh peserta menggunakan bahan bakar dengan kualitas dan spesifikasi yang sama, menghindari potensi kecurangan, serta menjaga daya tahan mesin selama perlombaan.

Selain itu, peserta wajib mengosongkan tangki bahan bakar sebelum memasuki Waiting Zone. Ini bertujuan agar proses pengisian BBM dari panitia bisa dilakukan secara transparan dan seragam untuk seluruh peserta.

MATAPANAH ROOKIE DRAGBIKE 2025

“Langkah ini kami ambil demi menjamin FAIR PLAY di lintasan. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada peserta yang menggunakan bahan bakar dengan campuran atau kualitas berbeda,” jelas Louis, selaku Koordinator Regulasi dari panitia Matapanah.

Regulasi ini hanya berlaku untuk kelas Sunmori, sementara untuk kelas lainnya, ketentuan bahan bakar mengikuti aturan teknis masing-masing kelas.

Info lebih lanjut terkait regulasi BBM:
Kontak: Louis (0812-3596-0099)

Dengan adanya regulasi ini, panitia berharap ajang Matapanah Rookie Dragbike 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga contoh pelaksanaan balap yang profesional dan adil sejak level pemula.