Beranda blog Halaman 194

Tidak Perlu Waktu Lama! Muhammad FA Wibowo Kembali Buktikan Dirinya, Kini di Macau!!!

Otomotifzone.com — MACAU. Dunia balap gokart Indonesia kembali membawa kabar membanggakan dari ajang Rok Cup Asia Round 2 yang digelar di Coloane Karting Track — Macau (12-13/4/2025). 

Muhammad FA Wibowo, pegokart muda berbakat asal Indonesia, menunjukkan kembali performa luar biasa dengan berhasil mengamankan podium di ajang bergengsi tersebut. Setelah sebelumnya berhasil di Benua Eropa, Italia. 

FA WIBOWO
AKSI MUHAMMAD FA WIBOWO DI MACAU. Foto: Istimewa.

Tak tanggung-tanggung, ia menjadi satu-satunya driver Indonesia yang berhasil naik podium di kelas Mini Rok — sebuah pencapaian yang jelas tidak datang dengan mudah, terbilang usianya sangat amat dini.

Kiprah Muhammad FA Wibowo di dunia balap memang tidak bisa dianggap remeh. Kecil, muda, dan berbahaya. Bakatnya mulai terasah sejak dini, dan salah satu sosok yang berperan penting dalam perjalanan kariernya adalah Irawan, yang lebih dikenal dengan nama Irawan Semut Ireng. 

FA WIBOWO
ROK CUP ASIA — MACAU. Foto: Istimewa.

Sang mentor pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas prestasi yang ditorehkan oleh Wibowo. “Ikutan bangga dengan performance Muhammad F.A. Wibowo dan juga Syabil Umar Basalamah, karena mereka berdua adalah bagian kehidupanku,” ungkap Irawan Semut Ireng penuh rasa haru. 

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal pembalap, melainkan juga hasil kerja keras para mekanik yang memastikan setiap detail kendaraan berada dalam kondisi terbaik.

FA WIBOWO
MUHAMMAD FA WIBOWO. Foto: Istimewa.

Perjalanan Muhammad FA Wibowo di Macau menjadi catatan emas tersendiri, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi dunia balap gokart Indonesia. 

Selain M. FA Wibowo, ajang kali ini juga diikuti oleh 5 pegokart Mini Rok lainnya dari Indonesia, yang menunjukkan semangat bersaing dan prestasi yang patut diapresiasi. 

Kiprah mereka membuktikan bahwa talenta balap muda Tanah Air terus berkembang dan siap bersaing di kancah internasional.

Warung Sate Mbah Giran Jogja, Destinasi Kuliner Anak Racing Pasca Balap

OtomotifZone.com – Yogyakarta. Buat para pecinta kecepatan di Jogja, ritual pasca balap bukan cuma soal evaluasi motor atau cerita dilintasan, tapi juga cari makan enak yang bisa balikin tenaga. Nah, Warung Sate Kambing Mbah Giran jadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi anak racing setelah turun dari lintasan.

Warung ini merupakan milik Taufik Omponk, yang juga dikenal sebagai owner tim balap OP27 Motor. Gak heran kalau tempat ini sering jadi tongkrongan para pembalap dan komunitas motor, karena memang tempatnya tenang dan santai!

Warung Sate Mbah Giran punya dua lokasi Pusatnya di Sambiroto, Purwomartani, Kec. Kalasan, Kabupaten Sleman dan Cabang kedua di Jalan Wonosari – Piyungan, Kabupaten Bantul.

Menu andalannya lengkap dan menggoda: mulai dari Sate, Tengkleng, Sate Goreng, Tongseng Daging, sampai Nasi Goreng Kambing. Buat yang cari rasa khas Jogja yang nendang, Sate Klathak, Kicik, dan yang spesial adalah Kronyos . Semua dibanderol dengan harga terjangkau, mulai dari Rp25.000-an.

Minumannya pun beragam, dari teh panas/dingin, lemon tea, kopi, sampai Milo dan susu, semua dibanderol mulai Rp3.000 aja, cocok buat nemenin obrolan ringan habis balapan.

Dengan porsi yang mantap, cita rasa khas, dan suasana santai, Warung Sate Mbah Giran bukan cuma tempat makan, tapi juga tempat ngumpul, recharge, dan ngerayain momen bareng teman satu lintasan.

Jadi kalau kamu lagi di Yogyakarta baik liburan, balap, kerja atau aktifitas lainnya dan lagi cari tempat kulineran, pastiin mampir ke Sate Mbah Giran. Gas terus, perut aman, hati senang!

Kopdar dan Halal Bihalal Komunitas Stylo Club Bandung

Kopdar dan Halal Bihalal Komunitas Stylo Club Bandung

Komunitas pengguna Honda Stylo di Bandung yang tergabung dalam Stylo Club Bandung (SCB) kembali menggelar kegiatan Kopi Darat (Kopdar) rutin di akhir pekan. Namun, ada yang berbeda pada kopdar kali ini karena bertepatan dengan momen Lebaran Idul Fitri 1446 H. Untuk itu, para peserta menggelar acara Halalbihalal pada Sabtu, 12 April 2025, bertempat di Otillie Coffee & Kitchen, Jl. Hasanudin No. 7, Bandung.

Tujuan dari acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota sekaligus menjadi momen untuk saling memaafkan setelah Hari Raya. Acara ini diikuti oleh 20 peserta, termasuk beberapa member baru yang diperkenalkan secara resmi dalam kesempatan tersebut.

Kopdar dan Halal Bihalal Komunitas Stylo Club Bandung di Otillie Coffee & Kitchen

Acara dimulai pukul 18.00 WIB dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir tepat waktu. Kegiatan diawali dengan sambutan hangat, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Selain itu, juga dibahas persiapan agenda Anniversary pertama Stylo Club Bandung yang akan digelar tahun ini.

Seperti biasa, keseruan semakin terasa dengan adanya game seru dan doorprize menarik dari sponsor yang menambah semangat peserta. Acara ditutup dengan live music dan karaoke yang menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua Umum Stylo Club Bandung, Khaerul Haryadi yang akrab disapa Bro Ulil, menyampaikan, “Acara ini menjadi ajang halalbihalal dan menjaga silaturahmi antar anggota maupun calon member setelah Hari Raya Idul Fitri. Kami juga tak lupa mengucapkan, Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.”

Kenali Arti dan Fungsi Marka Jalan : Panduan Penting untuk Pengendara

Kenali Arti dan Fungsi Marka Jalan Panduan Penting untuk Pengendara

Saat berkendara di jalan raya, baik di dalam kota maupun luar kota, kamu pasti sering melihat berbagai garis yang tergambar di atas permukaan jalan, baik itu jalan beraspal maupun jalan beton. Garis-garis ini ada yang berwarna putih, ada juga yang berwarna kuning. Tapi, apa sebenarnya arti garis-garis tersebut? Dan kenapa penting bagi kita sebagai pengendara untuk memahaminya?

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma menjelaskan, “Garis-garis ini disebut marka jalan. Fungsinya sangat vital, yaitu sebagai panduan, pengatur lalu lintas, sekaligus alat peringatan bagi pengendara. Marka jalan membantu menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar. Marka ini bisa ditemukan di mana saja bukan hanya di tengah kota, tapi juga di jalan antar kota, jalan tol, hingga jalur pedesaan.”

Nah, sebagai pengendara, bukan hanya keterampilan mengemudi dan kepatuhan pada rambu yang penting, tetapi juga pemahaman terhadap jenis-jenis marka jalan. Yuk, kenali beberapa marka jalan yang paling umum ditemui di Indonesia berikut ini:

1. Marka Putih Putus-putus

Marka ini biasanya terdapat di jalan satu arah maupun dua arah. Artinya, pengendara diperbolehkan berpindah jalur atau mendahului kendaraan lain—tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar, terutama kendaraan di depan dan belakang.

2. Marka Putih Utuh (Garis Lurus)

Kalau kamu melihat garis putih yang tidak terputus, ini artinya dilarang berpindah jalur atau mendahului kendaraan lain. Marka ini biasanya ditempatkan di area rawan kecelakaan seperti tikungan tajam atau area dengan blind spot besar.

3. Marka Putus-putus Menjelang Marka Utuh

Biasanya ditemui sebelum tikungan. Selama masih berada di bagian yang putus-putus, kamu masih diperbolehkan menyalip. Tapi begitu memasuki bagian garis utuh, jangan sekali-kali pindah jalur atau menyalip.

4. Marka Putih Ganda Utuh

Dua garis utuh sejajar ini adalah peringatan keras: dilarang keras berpindah jalur. Biasanya terdapat di jalan yang sangat rawan, dan pengendara diharuskan tetap di jalur kiri (untuk lalu lintas normal di Indonesia).

5. Marka Kuning Utuh di Tepi Jalan

Marka ini sering luput dari perhatian, padahal penting banget. Jika kamu melihat garis kuning lurus di tepi jalan, itu tandanya dilarang berhenti atau parkir di area tersebut. Cocok jadi perhatian saat kamu touring dan ingin berhenti untuk foto-foto.

6. Marka Kuning Putus-putus di Tepi Jalan

Meskipun masih jarang ditemukan di Indonesia, marka ini punya arti bahwa pengendara diperbolehkan mendahului dari sisi tepi, asalkan kondisi lalu lintas memungkinkan dan tetap hati-hati.

7. Marka Putus & Utuh

Kendaraan yang berada di sisi garis utuh tidak diperbolehkan melintasi garis ganda tersebut, sementara kendaraan di sisi garis putus-putus diperbolehkan melintas.

8. Yellow Box Junction

Marka kotak kuning ini sering dijumpai di perempatan besar, khususnya di kota-kota besar. Fungsinya adalah mencegah kemacetan di tengah persimpangan. Saat lampu merah menyala dan jalanan padat, jangan berhenti di dalam kotak kuning ini karena bisa mengunci arus lalu lintas dari arah lain.

Jangan Lupakan #Cari_Aman di Jalan!

Selain memahami marka jalan, kamu juga harus selalu memperhatikan keselamatan berkendara. Pastikan selalu menggunakan helm standar, jaket, sarung tangan, sepatu, dan perlengkapan lainnya demi keselamatan. Ingat, tujuan utama kita bukan cuma sampai, tapi sampai dengan selamat.

Lawan Trek Ekstrem, CRF Tetap Melesat Raih Podium di Kejurnas Motocross Wonosobo

OtomotifZone.com, Jakarta – Pebalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Al Ghifari, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada Race 1 kelas MX2 di seri perdana Kejurnas Motocross 2025 yang berlangsung di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (13/4). CRF250R yang jadi andalanya tetap tangguh ditengah cuaca yang berubah ekstrem.

Perlombaan berlangsung dengan tantangan yang begitu berat setelah hujan deras mengguyur lintasan jelang balapan. Kondisi tanah yang gembur dan berlumpur bahkan memaksa penyelenggara untuk melakukan bypass pada beberapa bagian sirkuit guna menjaga keselamatan pembalap.

Tim teknis AHRT memutuskan menggunakan ban tipe mid-soft, menyesuaikan dengan kondisi ruts (alur ban) yang dalam, namun masih menyisakan lapisan padat di bagian bawah lintasan. Meskipun strategi pemilihan ban cukup tepat, lintasan yang licin dan teknikal menyulitkan para pebalap tampil maksimal.

Pebalap AHRT Arsenio Al Ghifari, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada Race 1 kelas MX2 di seri perdana Kejurnas Motocross 2025 di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (13/4), di tengah lintasan ekstrem karena cuaca.

Sepanjang balapan, Arsenio sempat lima kali terjatuh dari motor akibat kehilangan grip dan kesulitan menjaga jalur ban tetap berada di ruts yang tepat. Meskipun demikian, ia berhasil menyelesaikan balapan dan mengamankan podium, menunjukkan daya juang tinggi di tengah cuaca dan kondisi lintasan yang ekstrem.

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat kondisi trek menjadi cukup ekstrem. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya, dengan terpeleset beberapa kali. Namun saya berhasil finish di posisi 3. Race 2 juga dibatalkan sehingga saya kehilangan kesempatan membuktikan kemampuan saya yang lebih baik. Saya akan berusaha tampil lebih baik di putaran berikutnya,” kata Arsenio.

Kondisi trek yang semakin jauh dari ideal membuat penyelenggara akhirnya membatalkan race kedua. Kerusakan pada trek yang semakin parah ditambah kabut tebal yang mulai turun menjelang sore, dianggap cukup riskan untuk menggelar balapan.

General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor Andy Wijaya memberikan apresiasi tinggi untuk perjuangan Arsenio. meski menghadapi situasi sulit, pebalap muda Indonesia itu tetap mampu menyelesaikan balapan dengan hasil baik.

“Podium ketiga di tengah kondisi lintasan yang begitu ekstrem menunjukkan semangat dan konsistensi Arsenio sebagai pebalap muda, sekaligus ketangguhan CRF yang tetap kencang dalam segala kondisi. Ini awal yang positif untuk musim tahun ini,” kata Andy.

Podium di seri pembuka membuat Arsenio tetap menjaga peluang untuk merebut gelar juara nasional 2025. Seri berikutnya akan dilaksanakan di Pinrang, Sulawesi Selatan, Juli mendatang. AHRT dan Arsenio akan mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi total tujuh seri dan bangkit lebih kuat di lintasan.

CBR Tercepat, Astra Honda Kuasai Seri Perdana Mandalika Racing Series 2025

CBR Tercepat, Astra Honda Kuasai Seri Perdana Mandalika Racing Series 2025 Herjun Atna Firdaus
Herjun Atna Firdaus

Lombok, Nusa Tenggara Barat – Performa gemilang kembali ditunjukkan oleh para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) dalam gelaran seri perdana Mandalika Racing Series (MRS) 2025 yang berlangsung pada 12–13 April di Pertamina Mandalika International Circuit. M. Adenanta Putra tampil dominan dengan menyapu bersih dua balapan dan mengamankan podium pertama di kelas tertinggi yaitu National Supersport 600cc.

Mengandalkan performa tinggi Honda CBR600RR yang bertenaga dan kencang di berbagai kondisi lintasan, Adenanta melanjutkan tren positifnya sejak musim lalu dan menunjukkan konsistensi luar biasa. Raihan ini menjadi bekal awal yang positif baginya untuk mempertahankan gelar juara umum musim ini. Pada sesi kualifikasi, Adenanta menorehkan hasil yang baik dan menempati posisi start kedua, diikuti oleh Herjun Atna Firdaus di posisi ketiga, Rheza Danica Ahrens di posisi keempat, dan Fadillah Arbi di posisi kelima.

Race pertama di hari Sabtu (12/4) menjadi awalan pembuka dominasi AHRT kali ini. Selepas lampu hijau menyala, Adenanta langsung melesat dengan agresif dan memimpin jalannya balapan sejak lap pertama. Dengan ritme balap yang konsisten dan dukungan performa kencang dari CBR600RR, pebalap asal Magetan ini terus memperlebar jarak dari pesaingnya hingga menyentuh garis finish di posisi terdepan tanpa perlawanan berarti. Sementara itu, Herjun Atna Firdaus harus berjibaku dengan para rivalnya dalam duel sengit sepanjang balapan. Aksi saling overtake mewarnai perebutan posisi kedua, namun Herjun berhasil mempertahankan posisinya dan mengunci podium kedua dengan performa impresif.

M. Adenanta Putra

Tidak berhenti di situ, race kedua yang dihelat hari Minggu menghadirkan tensi balap yang lebih tinggi. Adenanta kali ini terlibat dalam pertarungan ketat bersama grup terdepan. Aksi saling salip antar pebalap berlangsung intens di sejumlah sektor sirkuit. Namun, Adenanta tetap tenang dan fokus, terus mencari celah sambil menjaga racing linenya. Menjelang tikungan terakhir, dirinya berhasil kembali mengambil alih posisi terdepan dan mempertahankannya hingga bendera finis dikibarkan, memastikan kemenangan keduanya pada akhir pekan ini.

Di sisi lain, Rheza Danica Ahrens yang sempat mengalami insiden di race pertama tampil luar biasa pada race kedua. Pebalap asal Sleman ini menunjukkan semangat juang tinggi dan mampu bangkit dengan performa kompetitif. Berada dalam rombongan depan, Rheza terlibat duel sengit dalam perebutan podium kedua. Dengan kompetensi balapnya yang sudah terlatih di berbagai lintasan balap, dirinya berhasil menyalip rivalnya dan mengunci posisi kedua setelah pertarungan yang menegangkan di lap terakhir.

“Saya sangat bersyukur bisa meraih podium tertinggi di dua race perdana Mandalika Racing Series. Kerjasama tim dan performa CBR600RR memberikan hasil yang luar biasa sepanjang balapan berlangsung. Semoga hasil ini bisa terus saya pertahankan di seri-seri berikutnya,” ujar Adenanta.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi hasil positif yang ditorehkan para pebalap AHRT di balapan perdana MRS akhir pekan ini.

“Kemenangan pebalap Astra Honda yang membanggakan ini menjadi bukti peran penting teknologi CBR600RR dan konsistensi pembinaan balap yang kami lakukan dalam mendukung pencapaian kali ini. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut hingga akhir musim,” ujar Andy.

Seri selanjutnya Mandalika Racing Series 2025 akan digelar pada 20–22 Juni. Para pebalap AHRT akan kembali tampil maksimal demi membawa prestasi membanggakan di kancah balap nasional.

Honda Riding Experience

Tidak hanya menghadirkan keseruan di lintasan balap, MRS 2025 juga menjadi ajang spesial bagi para pecinta sepeda motor Honda. Melalui gelaran Honda Riding Experience, AHM turut mengundang komunitas untuk hadir dan merasakan langsung atmosfer balap di sirkuit kebanggaan Tanah Air. Pada seri perdana ini, puluhan anggota komunitas CBR250RR dari Lombok ikut ambil bagian dalam kegiatan spesial ini. Selain memberikan dukungan langsung kepada para pebalap AHRT, mereka juga mendapat kesempatan istimewa untuk menjajal sensasi melibas lintasan Pertamina Mandalika International Circuit.

Aktivitas ini akan terus dihadirkan pada setiap putaran MRS 2025, dengan melibatkan komunitas dari berbagai daerah di Indonesia secara bergantian. Kehadiran mereka menjadi bagian dari semangat kolaborasi dan kebersamaan yang dibangun AHM dalam membangun ekosistem balap nasional yang positif dan membanggakan.

SDW RCT 2025 Seri 1 : MX King FFA 350cc RH57 Tembus Podium Pertama, Pakai Ban Aspira Premio Drag!

OtomotifZone.com – Jakarta. Gelaran SDW Racertees Ekitoyama Saber 2025 di Sirkuit N.P. Lanud Gading Wonosari, menjadi saksi ketangguhan tim RH57 Gemilang Fuboru. Di babak Final hari minggu (14/04) Kelas FFA Campuran 350cc (105kg), Pembalap asal Temanggung, Dicky Galih Ardiansyah berhasil keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 6.231 detik!

Yang menarik perhatian dari motor andalan RH57 garapan dari MBKW2 Yogyakarta ini adalah penggunaan ban ASPIRA PREMIO SPORTIVO RS-DRAG yang mana ban ini juga dipakai oleh Mx King FFA IPR Garapan Abakura mulai dari tahap riset sampai digunakan kompetisi sekarang ini.

Dicky GA mengungkapkan kepuasannya terhadap performa ban tersebut. “Ban Aspira Premio yang khusus Drag ini benar-benar bagus kualitasnya. Cengkramannya kuat, motor tetap stabil, dan yang paling penting, harganya juga masih terjangkau. Jadi Rekomendasi sih menurut saya gak jauh beda sama ban import,” ujar Dicky.

Dengan hasil ini, RH57 semakin menegaskan eksistensinya di kancah balap nasional. Konsistensi mereka dalam riset dan pemilihan part yang tepat, termasuk ban Aspira Premio Sportivo RS Drag , menunjukkan bahwa detail kecil bisa membuat perbedaan besar. Selamat Atas Podium Pertama dikelas FFA 350CC!

SDW RCT 2025 Seri 1 : MX King 200cc NoLimit MBKW2 Makin Tajam 06.643 Detik, Aplikasi Knalpot PEKAJAMAN

OtomotifZone.com – Yogyakrta. Sirkuit N.P Lanud Gading Wonosari kembali menjadi saksi bisu ketatnya pertarungan di ajang SDW Racertees Ekitoyama Saber 2025 pada 13 April lalu. Di kelas Bebek 4T TU 200cc Open, nama Deska Anak Langit sukses mencuri perhatian setelah menempati posisi pertama dengan catatan waktu 6.643 detik, sekaligus menjadi pembalap tercepat di kelas ini dalam sejarah Dragbike.

Pacuan mesin MX King 200cc hasil racikan Sakty Mlethiz MBKW2, yang dikenal sebagai salah satu tuner papan atas asal Yogyakarta. Salah satu komponen kunci yang berkontribusi pada performa impresif motor ini selain mappingan yang baik adalah penggunaan knalpot Titanium hasil riset bersama Pekajaman Muffler.

Knalpot berbahan titanium ini tidak hanya unggul dari sisi bobot yang lebih ringan, tapi juga punya karakter pembuangan gas buang yang sangat mendukung power mesin bore-up seperti di spek 200cc ini. Pekajaman Muffler yang berbasis di Yogyakarta, hasilnya tentu dari Grafik saat Dynotest lebih baik sejalan dengan hasil setting yang dilakoni.

Deska sendiri mengaku puas dengan performa motor. “Dari start udah kerasa langsung narik banget, tenaganya ngisi terus sampai atas. Karakter mesin dan knalpotnya pas banget, jadi tinggal fokusin dan feeling aja saat lepas landas,” ungkapnya usai Race. Dilihat dari layar monitor RJ Timing System, Deska mencatat waktu 60 feet diangka 1.600 detik.

SDW RCT 2025 Seri 1 : Perang 6.7 Detik! Ninja Tu 155cc dari Tim No Limit PRK Kasih Paham Oleh Deska

OtomotifZone.com – Yogyakarta. Kelas SPORT 2T TU 155CC (122KG) di ajang SDW Racertees Ekitoyama Saber 2025 benar-benar jadi magnet utama di Sirkuit N.P Lanud Gading Wonosari. Bukan hanya karena motor-motornya yang agresif, tapi karena ketatnya persaingan waktu yang membuat tiap moment terasa krusial.

Dari posisi 1 hingga 10 besar, seluruh pembalap mencatat waktu di angka 6.7 detik. Perbedaannya? Tak lebih dari 0.07 detik, sebuah margin super tipis yang cukup untuk menentukan juara atau keluar dari 5 besar.

Deska Anak Langit Tercepat, Pembalap asal Jawa Timur, mencetak waktu 6.713 detik. Berbekal motor garapan Setyoko Penceng yang mengusung nama tim NO LIMIT PRK MBKW2,

Namun Posisi Deska masih jadi perhatian karena semua motor on Fire. Hanya terpaut 0.007 detik, Andri Setiawan dari IPR RACING TEAM mengekor di posisi dua. Di belakangnya, Rony Caplin juga menyusul rapat dengan catatan 6.727 detik membawa nama tim Gak Udah-Udah PRK.

Yudies yang mengunci babak penyisihan di urutan terbaik mau tak mau harus puas di urutan 10 terbaik pada babak final pasca mencatat waktu 07.797 detik. ntah kenapa padahal secara garis besar mulai dari Start sudah bagus di jarak 60Ft tembus angka 1.591 detik.

“Dibilang puas tentu, karena ketatnya persaingan dikelas ini jadi suasana lebih was-was, sedikit cemas rasanya dan lebih lega setelah semua pembalap melakoni Start, catatan waktu ku jadi yang terbaik di kelas Sport 2t Tu 155cc”, bilang Deska pembalap asal Jawa Timur.

Rizky HK Double Podium Bebek Modif Pro Seri 1 AKRM Wonosobo 2025

OtomotifZone.com – Wonosobo. Seri 1 AKRM Kejurnas Motocross Grasstrack 2025, 12 – 13 April sirkuit AKRM, Wonosobo, Jawa Tengah sepertinya menjadi race yang patut di banggakan oleh Rizky HK dan team TRT91 Sumedang. Balapan kedua di sirkuit ini mungkin ada titik balik sejarah yang mereka alami sebelumnya.

Tim TRT91 di kelas bebek modif Pro bisa keluar sebagai juara di 2 moto sekaligus dalam kondisi trek yang cukup berat dijalankan. Rizky HK berhasil memainkan peran terbaik mengendalikan spek 5tp racikan hula hulu Tasikmalaya dengan full power dan cermat.

Kombinasi power motor dan stamina menjadi kunci di balapan kemarin. Tak luput juga dengan skill memilah line terbaik dari jebakan Lumpur yang bisa membuat putaran roda menjadi berat. Kembalinya Rizky HK ke podium atas memberi angin segar kepada suporter tuan rumah karena pembalap yang juga dari Wonosobo ini memijakkan podium tertinggi di event garapan akrm tersebut.

“Boleh dibilang memang balap itu soal rezeki, mungkin persiapan sudah oke tapi di lapangan ada kehendak lain yang tiba-tiba kadang bagus kadang tidak dan alhamdulillah kali ini saya berhasil memberikan performa terbaik untuk tim trt 91 dan juga fans dari Wonosobo juga sekitarnya,” ucap Ketua Kelas.