Beranda blog Halaman 28

Darren A Gani “Si Anak Dewa” Sikat Runner Up IAME Asia Seri 3 Thailand 2026

OtomotifZone.com-Thailand. Performa semakin meningkat ditunjukan Darren Arthur Gani diajang internasional IAME Asia round 3 yang digelar Sabtu-Minggu, 11-12 April 2026 di Bira Kart circuit Pattaya Thailand.

Si anak Dewa dibawah bimbingan Keanon Santoso ini, menjadi satu-satunya pegokart Indonesia dikelas Cadet sabet podium 2 setelah melalui perjalanan race yang sangat menegangkan dan menggemaskan.

Bertarung dengan 35 pegokart terbaik Asia Pasifik, Darren mengawali start diposisi grid terdepan, posisi tersebut hasil raihan maksimal super heat menempati posisi terdepan, dan sebelumnya mampu menempati posisi 5 tercepat saat qualfying dan meraih posisi 2 di 2 heat yang digelar Sabtu kemaren.

Bertarung ketat dengan Max Schilling,team mate DRM Racing Team Malaysia ini banyak membuat team dan semua yang menyaksikan bikin jantung berbedar kencang, Pertarungan sengit terjadi sejak lampu padam ditikungan pertama, Darren harus memberi ruang dan mengalah diposisi 2 untuk menjaga agar race tetap aman.

Sempat mencoba memberikan penetrasi terhadap pegokart Hongkong, namun musuh yang dibelakang siap menerkam dan sempat mundur diposisi 5, namun bekal mental baja dan percaya diri tinggi, Darren akhirnya kembali meraih posisi ke 2.

Harapan besar raih podium tertinggi sebetulnya terbuka lebar setelah mampu overtake Max memasuki lap 13 dan berada diposisi terdepan, namun memasuki tikungan pertama, posisi gokart Darren terlalu keluar sehingga Max mampu mengambil alih posisi kembali, dan hingga bendera finish dikibarkan di lap 16, Darren finish runner Up.

Selamat Darren.

Photo : Shah DRM

Alfi Husni Menang Dramatis di Race 2 UB150 ARRC Sepang, Dominasi Pebalap Indonesia Warnai Barisan Depan

OtomotifZone.com – Sepang, Malaysia. Pertarungan sengit kembali tersaji pada Race 2 kelas UB150 Asia Road Racing Championship (ARRC) Round 1 yang berlangsung Minggu (12/4) di Sirkuit Sepang, Malaysia. Kelas UB150 memang selalu menjadi pertarungan yang paling dinanti karena sulit diprediksi siapa yang akan keluar sebagai juara.

Sejak awal balapan, tensi persaingan sudah terlihat tinggi. Bahkan start dari posisi belakang pun masih memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan. Hal inilah yang membuat kelas UB150 selalu menghadirkan drama hingga garis finish.

Dominasi pebalap Indonesia di barisan depan menjadi kebanggaan tersendiri. Nama-nama seperti Dimas Juliatmoko, Gupita Kresna, Alfi Husni, Sauqi, Fadli Rigani, Aqsal Ilham, Simli, serta beberapa pebalap Indonesia lainnya terus silih berganti memimpin jalannya balapan.

Namun inilah kelas UB150, dimana siapapun bisa menjadi jawara. Penentuan kemenangan benar-benar terjadi di tikungan terakhir hingga garis finish.

Alfi Husni yang tampil sabar dan tenang terlihat mampu membaca situasi balapan dengan baik. Memasuki lap-lap akhir, persaingan semakin panas. Bahkan tiga pebalap Indonesia terjatuh pada lap terakhir yang membuat situasi semakin dramatis.

Saat itu Alfi Husni belum memimpin jalannya balapan. Namun dengan pengalaman dan ketenangannya, Juara Umum UB150 ARRC 2025 tersebut terus mencari celah di tengah rombongan besar.

Momentum akhirnya datang menjelang tikungan terakhir. Alfi Husni berhasil memanfaatkan celah sempit dan melakukan manuver menentukan sebelum akhirnya menyentuh garis finish di posisi pertama secara dramatis.

Kemenangan ini membuat Alfi Husni langsung memimpin klasemen sementara UB150 ARRC 2026. Sebelumnya pada Race 1, Alfi juga berhasil mengamankan podium ketiga, sehingga poin penting berhasil dikantongi pada seri pembuka ini.

Race 2 UB150 ARRC Sepang kembali membuktikan bahwa kelas ini merupakan salah satu kelas paling kompetitif di Asia, dengan dominasi pebalap Indonesia yang terus menunjukkan kualitasnya di level internasional.

Debut Sempurna, Djanoko Mahija Ariwibowo Menang Telak di MX 125 Kejurnas Motocross Banten

OtomotifZone.com – Pandeglang, Banten. Penampilan luar biasa ditunjukkan Djanoko Mahija Ariwibowo pada debutnya di kelas MX 125 cc musim 2026. Pembalap Rizky Motorsport Yamaha Racing milik H. Rochman tersebut langsung tampil dominan pada Race 1 Kejurnas Motocross Putaran 1 yang berlangsung di Sirkuit MPS Motorsport, Banten, Minggu (12/4/2026).

Turun perdana di kelas MX 125 tahun ini, Djanoko langsung menunjukkan kelasnya. Sejak start hingga finis, pembalap berkartu izin start DKI Jakarta itu tampil tanpa perlawanan berarti dari para rivalnya.

Djanoko berhasil menyelesaikan 14 lap dengan catatan waktu total 18 menit 20,590 detik. Ia bahkan mampu memberikan jarak cukup jauh kepada pesaing terdekatnya, Fadila Navara Fahlevi dari Jawa Timur, yang terpaut lebih dari 15 detik di posisi kedua.

Dominasi Djanoko semakin terlihat dari konsistensi lap time yang ia tampilkan sepanjang balapan. Tanpa kesalahan berarti, pembalap Rizky Motorsport tersebut mampu menjaga ritme dan mengontrol balapan hingga garis finis.

Hasil ini tentu menjadi debut yang sangat impresif bagi Djanoko di kelas MX 125 musim 2026. Bersama tim milik H. Rochman, performa kuat ini juga menjadi sinyal bahwa Djanoko akan menjadi salah satu kandidat kuat perebutan gelar nasional musim ini.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Tengku Haikal Revanzza dari Jawa Barat, disusul Gabril Alzarizi dan Alvinzar Larka Friadi yang melengkapi lima besar pada Race 1 MX 125 cc Kejurnas Motocross Putaran 1 Banten.

Dengan kemenangan telak di Race 1, Djanoko Mahija Ariwibowo kini menjadi pembalap yang patut diwaspadai dalam lanjutan Race 2 dan seri-seri berikutnya di Kejurnas Motocross 2026.

Ducati MX Team Indonesia Siap Serbu Podium, Lihat Hasil Kualifikasi!!!

OtomotifZone.com – Pandeglang, Banten. Putaran pertama Kejuaraan Nasional Motocross 2026 resmi dimulai di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten, Sabtu (11/4/2026). Ducati MX Team Indonesia langsung menunjukkan performa impresif melalui dua pembalap andalannya, Diva Ismayana dan Hilman Maksum.

Pada sesi kualifikasi, Diva Ismayana tampil dominan dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 11,816 detik. Catatan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai pembalap tercepat pada sesi kualifikasi putaran pertama Kejurnas Motocross 2026.

Sementara itu, rekan setimnya Hilman Maksum juga menunjukkan performa kompetitif dengan menempati posisi keempat melalui catatan waktu 1 menit 13,272 detik. Hasil ini menjadi modal positif bagi Ducati MX Team Indonesia dalam menghadapi balapan utama.

Usai sesi kualifikasi, para pembalap kembali menjalani Qualifying Race yang berlangsung selama 10 menit ditambah 1 lap. Balapan berlangsung dengan intensitas tinggi dan persaingan ketat sejak awal.

Dalam Qualifying Race tersebut, Diva Ismayana harus puas finis di posisi kedua (runner-up) setelah mengalami kendala pada sistem pengereman yang membuatnya harus lebih berhati-hati hingga garis finis. Meski demikian, performa Diva tetap menunjukkan kecepatan kompetitif di lintasan.

Di sisi lain, Hilman Maksum kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis di posisi kelima. Hasil tersebut dinilai cukup positif sebagai bekal menghadapi Race 1 dan Race 2.

Diva Ismayana mengaku cukup puas dengan hasil hari pertama meski menghadapi kendala teknis saat balapan.

“Secara hasil saya cukup puas, apalagi bisa jadi yang tercepat di qualifying. Di Qualifying Race memang ada sedikit masalah di pengereman, jadi saya harus lebih hati-hati. Semoga besok bisa tampil maksimal tanpa kendala,” ujar Diva Ismayana.

Sementara itu, Hilman Maksum menilai progres performanya terus meningkat dan siap tampil lebih agresif pada balapan utama.

“Progress saya cukup baik hari ini. Start dan ritme sudah mulai konsisten, walaupun masih ada yang perlu diperbaiki. Untuk race besok, saya akan berusaha tampil lebih agresif dan bisa masuk perebutan podium,” ungkap Hilman Maksum.

Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, juga menyampaikan optimisme tim setelah melihat performa kedua pembalapnya di hari pertama.

“Hasil hari ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat. Diva tampil sangat cepat, dan Hilman juga menunjukkan perkembangan positif. Memang ada sedikit kendala teknis, tapi tim sudah melakukan evaluasi dan siap menghadapi race besok dengan lebih maksimal,” jelas Johny Pranata.

Dengan hasil tersebut, Ducati MX Team Indonesia optimistis menghadapi Race 1 dan Race 2 yang akan digelar pada Minggu, 12 April 2026, dengan target meraih hasil terbaik di putaran pembuka Kejurnas Motocross 2026.

Kenjiro Sikat Juara Moto 2 MX50cc Kejurnas Motocross Banten

OtomotifZone.com – Pandeglang, Persaingan kelas MX50cc di Seri 1 Kejuaraan Nasional Motocross 2026 di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten, Sabtu (11/4/2026), berlangsung dramatis. Setelah Boy Darmanta mencuri kemenangan di Moto 1, giliran Gantia M. Kenjiro yang mencetak sejarah dengan meraih kemenangan perdana pada Moto 2.

Balapan Moto 2 seperti melanjutkan cerita panas dari Moto 1. Boy Darmanta kembali tampil agresif dengan melakukan start sempurna dan langsung memimpin balapan sejak awal. Pembalap Angel MX Bali tersebut bahkan hampir mendominasi penuh jalannya race.

Namun, Gantia Kenjiro tak pernah lepas dari tekanan. Meski sempat terlihat “telat panas”, Kenjiro perlahan mulai meningkatkan ritme balapnya. Pembalap muda tersebut terus memangkas jarak dan mulai memberi tekanan kepada Boy Darmanta di lap-lap akhir.

Momentum dramatis terjadi menjelang finis. Kenjiro yang sudah berada dalam jarak serang berhasil memberikan psywar di tikungan terakhir. Tekanan tersebut membuat Boy Darmanta kehilangan keseimbangan dan terpeleset saat hendak menuju garis finis.

Kesempatan emas itu langsung dimanfaatkan Kenjiro untuk mengambil alih posisi terdepan. Ia pun berhasil menyentuh garis finis lebih dulu dan memastikan kemenangan perdana di ajang Kejurnas Motocross.

Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Gantia M. Kenjiro. Setelah sebelumnya terus menempel ketat di Moto 1, akhirnya pembalap muda tersebut mampu membuktikan diri dengan meraih podium tertinggi di Moto 2 kelas MX50cc.

Persaingan panas antara Boy Darmanta dan Gantia Kenjiro pun dipastikan akan menjadi rivalitas baru yang menarik untuk diikuti sepanjang musim Kejurnas Motocross 2026.

Pembalap Cilik Bali Boy Darmanta Ukir Sejarah di Seri 1 Kejurnas Motocross

OtomotifZone.com – Banten, Kejurnas Motocross 2026 putaran pertama di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten, yang berlangsung pada 11–12 April 2026, resmi dimulai dengan Moto 1 kelas MX50cc. Persaingan pembalap belia langsung menyajikan tontonan menarik, sekaligus memunculkan bibit baru calon jawara nasional musim ini.

Nama Boy Darmanta dari Angel MX Bali menjadi sorotan sejak awal balapan. Pembalap muda asal Denpasar tersebut tampil berani sejak gate start terbuka. Boy langsung melakukan manuver agresif dengan ngejet dan adu late braking di tikungan pertama, menunjukkan mental bertarung yang matang meski usianya masih sangat muda.

Setelah berhasil memimpin, Boy Darmanta langsung membuka jarak. Ia tampil konsisten dengan memaksimalkan karakter sirkuit MPS Motorsport Pandeglang yang dikenal cukup teknis dan menguras fisik. Karakter trek tersebut rupanya sangat cocok dengan gaya balap Boy.

Pembalap bernomor start 08 itu juga menunjukkan teknik balap yang impresif. Gaya merunduk saat melibas straight membuat kecepatannya stabil dan sulit dikejar para rival. Namun memasuki menit-menit akhir, tekanan datang dari Kenjiro yang terus menempel ketat.

Persaingan sempat memanas di lap terakhir, namun Boy Darmanta mampu menjaga konsentrasi hingga garis finis. Ketahanan mental dan konsistensi membuatnya berhasil mempertahankan posisi terdepan.

Akhirnya, Boy Darmanta sukses mengukir sejarah dengan meraih kemenangan perdana di Kejurnas Motocross 2026 kelas MX50cc Moto 1. Hasil ini sekaligus menegaskan dirinya sebagai salah satu bibit baru yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar musim ini.

Kemenangan tersebut menjadi langkah awal manis bagi pembalap muda asal Denpasar itu dalam perjalanannya menapaki jenjang balap nasional. Seri pembuka pun langsung memunculkan nama Boy Darmanta sebagai calon kuat jawara baru Kejurnas Motocross 2026.

AKRM Siapkan Amunisi Baru KTM 450 2026 untuk Delvintor di Seri 1 Kejurnas MX Pandeglang

OtomotifZone.com -Pandeglang, AKRM Wonosobo menunjukkan keseriusannya menghadapi Seri 1 Kejuaraan Nasional Motocross 2026 yang akan digelar di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, pekan ini. Tim milik Hendrik Fiki tersebut menyiapkan amunisi baru berupa KTM 450 terbaru tahun 2026 untuk Delvintor Alfarizi, yang sebelumnya menggunakan Honda CRF450.

Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi dari musim lalu. Meski berhasil mengantarkan Hendrik Fiki meraih gelar Juara Nasional MX1 2025, owner tim AKRM Wonosobo tersebut mengaku masih kurang puas dengan performa Delvintor yang kerap mengalami sejumlah kendala sepanjang musim.

“Tahun lalu kami juara nasional MX1, tapi masih ada pekerjaan rumah. Delvintor sempat mengalami beberapa kesulitan, baik dari sisi teknis maupun adaptasi. Tahun ini kami tidak ingin hal itu terulang,” ujar Hendrik Fiki.

Untuk itu, AKRM Wonosobo tidak hanya menghadirkan motor baru KTM 450 2026, namun juga memperkuat tim dengan mekanik baru guna mendukung performa pembalap yang akrab disapa Adel tersebut. Kombinasi motor baru dan racikan mekanik anyar diharapkan mampu meningkatkan daya saing Delvintor dalam menghadapi ketatnya persaingan kelas MX1 musim ini.

Sirkuit MPS Motorsport Pandeglang sendiri dikenal memiliki karakter teknis dan menguras fisik. Hal tersebut dinilai cocok dengan gaya balap Delvintor yang agresif dan kuat dalam adu fisik.

Dengan persiapan matang tersebut, AKRM Wonosobo optimis Delvintor dapat tampil maksimal dan langsung memberikan tekanan kepada para rival sejak seri pembuka.

Seri 1 Kejurnas Motocross 2026 di Pandeglang pun dipastikan akan berlangsung panas, dengan hadirnya amunisi baru dari AKRM Wonosobo yang siap mengantar Delvintor kembali berburu podium tertinggi.

H. Putra Rizky Siapkan Hadiah Pribadi untuk Juara Nasional MX2 2026

OtomotifZone.com – Jakarta, Dukungan terhadap dunia balap nasional kembali ditunjukkan oleh H. Putra Rizky Bustaman. Owner tim balap road race, pegiat otomotif, pemerhati otomotif sekaligus penyelenggara event ternama itu mengumumkan akan memberikan hadiah pribadi bagi Juara Umum Nasional kelas MX2 musim 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui akun resmi timnya. Dalam unggahan tersebut, H. Putra Rizky menyatakan akan memberikan bonus khusus bagi para pebalap yang mengikuti full seri Kejuaraan Nasional MX2 2026.

Tak tanggung-tanggung, nominal hadiah yang disiapkan cukup besar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan motocross Indonesia.

Adapun rincian hadiah yang disiapkan adalah:

Juara Umum 1: Rp100 juta

Juara Umum 2: Rp50 juta

Juara Umum 3: Rp25 juta

Dalam keterangannya, hadiah tersebut berlaku bagi seluruh peserta yang mengikuti full seri Kejurnas MX2 2026. Sementara untuk kelas MX1, H. Putra Rizky memberikan sinyal akan ada kejutan berikutnya dan meminta para pebalap untuk bersabar menunggu pengumuman lanjutan.

Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian H. Putra Rizky terhadap perkembangan balap tanah air, khususnya dalam mendorong kompetisi yang lebih kompetitif di kelas MX2. Sebagai sosok yang selama ini dikenal aktif dalam dunia otomotif, keterlibatan H. Putra Rizky di berbagai lini, mulai dari tim balap road race hingga penyelenggaraan event, membuat pengumuman ini mendapat respons positif dari para pebalap dan tim.

Tambahan hadiah pribadi di luar hadiah resmi kejuaraan tentu akan menjadi motivasi tersendiri bagi para rider untuk tampil maksimal sepanjang musim. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong pebalap untuk mengikuti full seri dan menjaga konsistensi dalam perebutan gelar Juara Umum.

Dengan adanya dukungan dari tokoh otomotif seperti H. Putra Rizky, persaingan Kejurnas MX2 2026 dipastikan akan semakin panas dan menarik untuk disaksikan. Dukungan nyata seperti ini juga menjadi angin segar bagi perkembangan motocross Indonesia ke depan

Comeback Luar Biasa Andi Gilang, JDT Racing Team Kuasai Podium Seri Pembuka

OtomotifZone.com – Jakarta, Penampilan memukau ditunjukkan pebalap Indonesia, Andi Farid Izdihar atau yang akrab disapa Andi Gilang, pada seri pembuka musim 2026. Pebalap yang musim ini bernaung di JDT Racing Team langsung tampil impresif pada debutnya bersama tim baru dengan motor baru, Ducati.

Musim 2026 menjadi awal baru bagi Andi Gilang yang dipercaya menjadi rekan satu tim Hafizh Syahrin. Seperti diketahui, Hafizh Syahrin merupakan Juara Umum ARRC kelas ASB1000 tahun 2025 dan sudah lebih dulu memperkuat JDT Racing Team musim lalu. Kombinasi keduanya langsung menunjukkan hasil menjanjikan sejak balapan pertama.

Mengawali balapan dari posisi keempat, Andi Gilang sempat mengalami kesalahan saat start. Hal tersebut membuatnya harus turun hingga posisi ke-10 pada lap awal. Namun, semangat juang pebalap asal Sulawesi Selatan itu langsung terpacu. Satu per satu pebalap di depannya berhasil dilewati dengan konsisten di setiap lap.

Memasuki pertengahan lomba, Andi Gilang sudah berhasil naik ke posisi kelima dan mulai memberikan tekanan kepada barisan depan. Situasi tersebut membuat persaingan semakin menegangkan, sekaligus memunculkan pertanyaan besar apakah Andi Gilang mampu meraih podium pada debutnya bersama JDT Racing Team.

Keraguan tersebut akhirnya terjawab. Pada lap-lap akhir, Andi Gilang tampil agresif dan berhasil keluar dari tikungan terakhir di posisi ketiga. Ia pun sukses mengamankan podium ketiga, sekaligus mencatatkan hasil manis pada debutnya bersama tim dan motor baru.

Hasil tersebut juga membuat JDT Racing Team tampil dominan dengan mengantarkan dua pebalapnya naik podium. Hafizh Syahrin yang sejak awal memimpin jalannya balapan tampil tanpa tersentuh hingga garis finis dan berhasil meraih podium tertinggi.

“Saya sangat senang bisa meraih podium pertama saya bersama Tim Balap JDT. Tentu saja, saya sedikit kecewa dengan kesalahan yang saya buat di awal dan saya juga melebar di Tikungan 10. Tetapi selangkah demi selangkah, saya berhasil memulihkan posisi saya dan pada akhirnya kami finis di posisi ke-3,” ujar Andi Gilang.

Pebalap asal Sulawesi Selatan itu juga optimistis menghadapi balapan berikutnya.

“Podium ini adalah hasil dari kerja keras tim dan saya yakin kita bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi besok. Kami akan menganalisis semuanya dari balapan hari ini, tetap fokus, dan kembali lebih kuat,” lanjutnya.

Hasil positif ini menjadi sinyal kuat bahwa duet Andi Gilang dan Hafizh Syahrin di JDT Racing Team akan menjadi kekuatan besar dalam persaingan musim 2026. Debut manis Andi Gilang pun membuka peluang besar untuk hasil yang lebih gemilang di seri-seri berikutnya.

Gupita Kresna dan Misteri Angka 73: Debut Manis Tim Ziear The Stroke55 di ARRC Sepang 2026

​OtomotifZone.com – Sepang, Seri pembuka Asia Roadracing Championship (ARRC) 2026 di Sirkuit Internasional Sepang menjadi panggung pembuktian bagi bengkel kebanggaan Sukoharjo, The Stroke55. Lewat pertarungan sengit di kelas Underbone 150 (UB150), pembalap andalan mereka, Gupita Kresna, berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi pada Race 1, mengusung nama tim ZIEAR LFN HP969 ADELIN MCR RBT34 .

​Duel Dramatis Hingga Garis Finish
​Balapan kelas UB150 memang tidak pernah gagal menyuguhkan drama. Sepanjang balapan, barisan depan dipenuhi aksi saling overtake yang memacu adrenalin. Namun, Gupita Kresna menunjukkan kelasnya sebagai pembalap senior yang sarat pengalaman.

​Dengan gaya balapnya yang khas—sedikit “nyleneh” dan penuh spekulasi di tikungan terakhir—pembalap asal Yogyakarta ini berhasil mencuri celah di tengah kerumunan lawan. Gupita mengunci posisi pertama tepat di garis finish dengan keunggulan gap yang sangat tipis, membuktikan ketajaman mesin garapan mekanik Bima Aditya The Stroke55.

​Di balik kemenangan gemilang tersebut, ada satu hal yang mencuri perhatian para pecinta balap di paddock maupun di tanah air, Nomor Punggung 73.

​Bagi para penggemar setianya, Gupita Kresna sudah sangat identik dengan nomor 23 yang telah menemaninya selama bertahun-tahun di kancah balap nasional maupun Asia. Keputusan untuk mengganti identitas visual di musim 2026 ini tentu memicu spekulasi besar.

​”Saat dikonfirmasi langsung mengenai alasan pergantian nomor tersebut, Gupita masih memilih untuk bungkam dan menebar senyum misterius. Ia belum mau membeberkan apa filosofi atau alasan personal di balik angka 73 tersebut.”

​Meski alasannya masih dirahasiakan, angka 73 seolah langsung membawa tuah positif. Kemenangan di Race 1 seri perdana ini menjadi modal krusial bagi The Stroke55 untuk menatap gelar juara umum ARRC 2026.

​Apakah angka 73 ini merupakan simbol transformasi, atau mungkin ada nazar tertentu di baliknya? Yang pasti, kembalinya Gupita ke podium tertinggi bersama tim asal Solo ini membuktikan bahwa “The Wizard” belum kehilangan sentuhannya.

​Akankah misteri nomor 73 ini terungkap di seri-seri berikutnya? Kita nantikan saja kejutan selanjutnya dari Gupita Kresna dan Ziear LFN HP969 ADELIN MCR RBT34 The Stroke55!