Beranda blog Halaman 28

Mesin Tahan Banting Jadi Senjata Utama, Bima AP Rajai Kelas MP5 Motoprix Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Kekuatan mesin dan ketahanan motor menjadi kunci sukses Bima AP meraih kemenangan di kelas MP5 Matic 131 STD Open pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5).

Pebalap andalan Dargantar MDR Racing tersebut sukses menjadi yang tercepat pada kelas baru yang mulai dipertandingkan dalam Kejurnas Motoprix musim ini. Tampil pada kelas Matic 131 STD Open, Bima menunjukkan performa impresif sejak awal hingga akhir balapan.

Tidak hanya cepat, Bima juga tampil sangat konsisten sepanjang lomba. Saat pebalap lain mulai mengalami penurunan performa motor pada lap-lap akhir, Bima justru mampu mempertahankan kecepatannya. Bahkan tidak terlihat sedikit pun dirinya mengendurkan gas hingga bendera finis berkibar.

Di balik kemenangan tersebut, ternyata terdapat strategi khusus yang diterapkan tim dalam mempersiapkan motor untuk Race Day.

Evaluasi besar dilakukan setelah sesi balapan dan latihan pada hari Sabtu. Saat itu motor sempat mengalami kendala serius berupa putus kruk as. Dari pengalaman tersebut, tim memutuskan untuk mengubah pendekatan setting mesin demi mendapatkan daya tahan yang lebih baik.

Hasilnya terbukti efektif. Motor yang dipersiapkan oleh Mandira Racing mampu bekerja maksimal sepanjang balapan tanpa mengalami penurunan performa berarti.

“Ini motor buatan Mandira Racing. Yang mana motornya memang kita buat tahan. Jadi setelah evaluasi pada hari Sabtu yang sempat alami putus kruk as, saya minta motor ini jangan di-press. Motornya dilebihin tapi bawahnya kuat. Supaya motor ini tahan. Dan terbukti motornya tahan sampai akhir lap,” ujar Bima AP langsung kepada tim redaksi.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kecepatan bukan satu-satunya faktor penentu dalam balapan. Ketahanan mesin, strategi setting, serta kemampuan menjaga performa motor hingga lap terakhir menjadi kombinasi yang membawa Bima AP berdiri di podium tertinggi kelas MP5 Matic 131 STD Open Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 Riau.

Last Lap Menegangkan! Taktik Jitu Gilang WS Berbuah Double Winner Novice di Motoprix Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Race 2 kelas Novice Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5), menyajikan pertarungan panas hingga tikungan terakhir. Berkat strategi yang matang dan eksekusi sempurna di lap penentuan, Gilang WS sukses merebut kemenangan sekaligus menyapu bersih podium tertinggi pada akhir pekan ini.

Pebalap tuan rumah tersebut kembali berdiri di podium tertinggi setelah sebelumnya juga berhasil menjuarai Race 1. Hasil ini membuat Gilang pulang dengan poin maksimal dan semakin memperkuat posisinya dalam persaingan kelas Novice.

Berbeda dengan Race 1 yang mampu dikuasainya dengan cukup nyaman, pada Race 2 Gilang harus bekerja lebih keras. Sejak lap awal, dirinya memilih bertahan di posisi kedua sambil terus membuntuti M. Nabil yang tampil sangat cepat dan mampu mendikte jalannya balapan.

Nabil bahkan terlihat begitu nyaman berada di depan. Lap demi lap dilalui sebagai pemimpin lomba, sementara Gilang tetap sabar menempel di belakang tanpa melakukan manuver berisiko.

Banyak yang mengira Gilang kesulitan mengejar laju rivalnya. Namun ternyata pebalap asal Riau itu tengah menjalankan strategi yang telah disiapkan sejak awal balapan.

Ketika memasuki lap terakhir, Gilang mulai menunjukkan taringnya. Setelah menyimpan tenaga dan menjaga performa motor sepanjang lomba, ia akhirnya melancarkan serangan penentu yang berhasil merebut posisi terdepan dari Nabil.

Manuver tersebut menjadi momen paling krusial dalam balapan. Gilang berhasil mempertahankan posisinya hingga garis finis dan memastikan kemenangan kedua secara beruntun di kelas Novice.
Usai balapan, Gilang mengungkapkan bahwa dirinya memang sengaja menghemat performa motor dan ban karena mengalami kendala teknis selama lomba.

“Saya sengaja melihat kondisi panas, saya jaga mesin dan ban saya agar tidak cepat habis. Karena mesin saya memang alami masalah. Itu motor juga keluar asap setelah finis. Syukur saya bisa finis di posisi pertama,” jelas Gilang WS kepada tim redaksi.

Keberhasilan Gilang meraih kemenangan semakin terasa spesial mengingat dirinya harus berjibaku dengan kondisi motor yang tidak sepenuhnya prima. Strategi menahan diri di awal balapan dan menyerang pada saat yang tepat menjadi kunci utama keberhasilannya menaklukkan Race 2 Novice.

Dengan hasil tersebut, Gilang WS resmi mencatatkan diri sebagai double winner kelas Novice pada Putaran 3 Kejurnas Motoprix Region A di Bangkinang, Riau, setelah sukses menjuarai Race 1 dan Race 2 secara beruntun.

Perjuangan Maksimal Ramadipa Di Red Bull Rookies Cup Mugello MEski DNF Di Race 2

0

OtomotifZone.com – Italia. Berkat sosok MK Ramadipa tahun ini membuat event khusus ini kembali menjadi sorotan pemerhati balap Indonesia. Setelah memenangkan salah satu race di putaran pertama di sirkuit Jerez beberapa pekan kemarin Rama terus ikuti pertarungan rombongan depan.

Red Bull Rookies Cup Seri Mugello saat ini (20-31/5) pada race pertama kemarin Rama sanggup mengikuti irama gila pembalap berebut podium. Kemelut straight menuju garis finish ada 12 pembalap berjarak nol koma. Pada akhirnya Rama finish ke-10. Race 2 start normal 22 pembalap dalam cuaca cukup cerah.

Ramadipa yang start dari posisi 4 memacu santai bagaikan memanaskan Ban agar hangat merata. Rama berkutat pada area 10 besar. Rata-rata berkutat di 2 menit 1 second. Tapi 7 Lap to go dia sudah masuk 3 besar. membuat gerombolan sendiri dengan 4 pembalap. Tapi apa yang terjadi di 4 lap to go berubah lagi. Rama terbuang di posisi 16!

Persaingan makin intens! Pembalap di tuntut cermat segala hal. Perlahan dalam dua putaran Rama sanggup kembali ke posisi 5. Perebutan Last lap makin kejam. Di tikungan S kedua Rama kena surungan David Gonzalez! Apes, Rama terdorong ke lintasan rumput. Saat kembali menginjak area beton ia terpelanting dan crash!

Sayang cukup di sauang. Pemulang berebut di garis finish terbuang karena kecerobohan pembalap lain. Rama tak sanggup melanjutkan perjalanan. Beruntung saat crash dia tak terkena pembalap lain. Cukup mengerikan bilamana ada yang menerjang tubuh Rama karena saat crash posisi badan geser ke lintasan luar.

Rama kali ini gagal point. Tetapi setidaknya ada perjuangan menyerang deretan pembalap terdepan. Next time be BETTER Rama!

Dominan Sejak Start, Gilang Putra Pratama Sempurnakan Double Winner Rookie di Motoprix Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Gilang Putra Pratama kembali menunjukkan kelasnya di ajang Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5). Pebalap andalan Bintang Mandiri Aceh RPM Racetech RCB Racing Team tersebut sukses meraih kemenangan pada Race 2 kelas Rookie dan memastikan raihan poin sempurna pada akhir pekan ini.

Kemenangan tersebut sekaligus melengkapi hasil manis Gilang setelah sebelumnya juga berhasil meraih podium tertinggi pada Race 1. Dengan dua kemenangan beruntun, Gilang tampil sebagai penguasa mutlak kelas Rookie di putaran ketiga Kejurnas Motoprix Region A.

Sejak lampu start padam, Gilang langsung memperlihatkan performa impresif. Start yang mulus membuatnya mampu memimpin jalannya balapan sejak lap pertama. Situasi semakin menguntungkan setelah terjadi insiden kecil di kelompok belakang pada lap-lap awal yang membuat jarak antara dirinya dan para pesaing semakin melebar.

Keunggulan tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Gilang. Alih-alih mengendurkan ritme balap, pebalap asal Aceh itu justru terus memacu motornya untuk menciptakan gap yang lebih aman dari para rivalnya.

Lap demi lap dilalui tanpa kesalahan berarti. Sementara para pebalap di belakang masih disibukkan dengan pertarungan posisi, Gilang justru semakin nyaman berada di depan dan mengendalikan jalannya balapan.

Meski sudah unggul cukup jauh, Gilang tetap menjaga konsentrasi hingga menjelang akhir lomba. Baru pada beberapa lap terakhir dirinya mulai bermain lebih aman untuk memastikan kemenangan tidak lepas dari genggaman.

“Saya memang sudah percaya diri dengan motor saya dari awal. Saya yakin motor ini bisa kembali juara. Pas balap, saya tahu saya sudah bisa memperlebar jarak dari lap awal. Akan tetapi saya tetap gas motor saya agar jaraknya lebih aman. Memang hanya beberapa lap akhir saja saya baru main aman,” ujar Gilang kepada tim redaksi.

Hasil ini menjadi bukti dominasi Gilang Putra Pratama sepanjang akhir pekan di Bangkinang. Dengan menyapu bersih kemenangan Race 1 dan Race 2, pebalap Bintang Mandiri Aceh RPM Racetech RCB Racing Team itu pulang dengan poin maksimal sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara kelas Rookie musim ini.

Hasil Berubah! Mohd Silmi Tetap Raja Expert, Bulletin Resmi Ubah Podium Race 2 Motoprix Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Hasil Race 2 kelas Expert Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5), mengalami perubahan setelah pimpinan lomba mengeluarkan bulletin resmi terkait hasil balapan.

Meski terjadi revisi hasil, satu hal yang tidak berubah adalah dominasi Mohd Silmi Helsinsky. Pebalap andalan BMA Racing tersebut tetap dinyatakan sebagai pemenang Race 2 dan kembali menegaskan statusnya sebagai raja kelas Expert pada putaran ketiga Kejurnas Motoprix Region A.

Race 2 Expert memang menyajikan pertarungan yang jauh lebih sengit dibandingkan Race 1. Persaingan berlangsung ketat sejak lap awal hingga penghujung balapan dengan kekuatan para pebalap yang relatif berimbang. Adu skill, strategi, dan keberanian dalam melakukan manuver menjadi suguhan utama yang memanjakan para penonton yang memadati Sirkuit Sport Center Bangkinang.

Empat pebalap terus mewarnai persaingan di barisan depan, yakni Mohd Silmi Helsinsky, Renggi Lukmana, Abdul Malik, dan Radeta Arya Khaffi atau yang akrab disapa Afi. Keempatnya silih berganti menempati posisi terdepan dan saling memberikan tekanan sepanjang balapan.

Silmi, Renggi, dan Abdul Malik bahkan beberapa kali bergantian memimpin jalannya lomba. Namun saat memasuki lap-lap akhir, Silmi mampu tampil lebih konsisten dan mempertahankan ritme balapnya di tengah tekanan para rival.

Menariknya, Silmi mengaku mengalami kendala pada motornya saat balapan memasuki fase penentuan. Meski demikian, ia tetap mampu menjaga fokus hingga akhirnya meraih kemenangan.

“Pertarungan Race 2 lebih sengit dan pebalap lain motornya lebih kompetitif. Lap akhir saya merasa kopling motor mulai hilang dan ambles. Tapi Alhamdulillah saya bisa juara,” ujar Silmi usai balapan.

Setelah balapan berakhir, pimpinan lomba mengeluarkan bulletin resmi yang mengubah hasil akhir Race 2. Perubahan tersebut terjadi karena adanya kesalahan jumlah lap yang dijalani para pebalap.

Sesuai regulasi, kelas Expert seharusnya berlangsung selama 16 lap. Namun dalam pelaksanaannya, balapan berjalan hingga 17 lap. Karena terjadi kelebihan satu lap, maka hasil resmi ditetapkan berdasarkan posisi pebalap pada lap ke-16 sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan keputusan tersebut, Mohd Silmi Helsinsky tetap dinyatakan sebagai pemenang Race 2. Posisi kedua menjadi milik Renggi Lukmana, sementara Abdul Malik melengkapi podium di posisi ketiga.

Dengan hasil ini, Silmi sukses menyapu bersih kemenangan Race 1 dan Race 2 kelas Expert sekaligus memperkokoh dominasinya di Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 Riau.

Kembali Dipercaya, NONAME Timing Jadi Pencatat Waktu Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Profesionalisme dan akurasi yang ditunjukkan NONAME Timing kembali mendapat kepercayaan dalam ajang balap nasional. Setelah sukses bertugas pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 2 di Sumatera Selatan, kali ini tim asal Bandung, Jawa Barat tersebut kembali dipercaya menjadi pencatat waktu resmi pada Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung pada 30-31 Mei 2026 di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau.

Kepercayaan yang diberikan kepada NONAME Timing menjadi bukti kualitas dan konsistensi mereka dalam menghadirkan sistem pencatatan waktu yang akurat dan profesional pada ajang balap motor nasional. Pada putaran kali ini, tim tersebut bekerja sama dengan IMI Riau untuk memastikan seluruh data waktu pebalap tercatat dengan presisi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Sebagai salah satu elemen penting dalam sebuah kompetisi balap, pencatatan waktu menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil kualifikasi maupun balapan. Karena itu, penyelenggara membutuhkan tim yang berpengalaman dan memiliki teknologi yang mumpuni untuk mendukung jalannya perlombaan.

“ Tahun ini kita sudah jalan untuk menjadi timing di Kejurnas Motoprix Region A seri 2 dan sekarang seri 3 Motoprix Riau. Dan tahun ini kita juga dipercaya untuk menangani AHDC Riau minggu depan,” jelas Doni, punggawa NONAME Timing.

Kepercayaan yang terus diberikan kepada NONAME Timing menunjukkan bahwa kinerja mereka mendapat apresiasi dari berbagai pihak, baik penyelenggara maupun pengurus IMI di daerah. Dengan pengalaman yang dimiliki, tim ini diharapkan mampu terus mendukung perkembangan olahraga balap motor Indonesia melalui sistem pencatatan waktu yang cepat, akurat, dan terpercaya.

Tak hanya aktif di Kejurnas Motoprix, NONAME Timing juga akan kembali menjalankan tugas penting pada gelaran Honda Dream Cup (AHDC) Riau yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Hal ini semakin mempertegas posisi mereka sebagai salah satu penyedia layanan timing system yang diperhitungkan di dunia balap nasional.

Marc Marquez Belum Menikmati Balapan, Namun Pemulihan Saraf Beri Sinyal Positif di Mugello

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Marc Marquez akhirnya berhasil melihat bendera finis untuk pertama kalinya sejak MotoGP Spanyol di Jerez setelah mengakhiri Sprint Race MotoGP Italia 2026 di Mugello dengan finis di posisi kelima, Sabtu (30/5).

Juara dunia bertahan itu tampil cukup impresif sejak awal akhir pekan. Setelah menjalani operasi bahu untuk mengatasi saraf radial yang terjepit, Marquez mampu menjadi pebalap Ducati terbaik saat kualifikasi dengan menempati posisi keempat. Bahkan, pebalap asal Spanyol tersebut sempat merebut posisi terdepan di tikungan pertama saat Sprint Race dimulai.

Namun kondisi fisiknya masih menjadi tantangan besar. Meski masalah saraf yang mengganggunya mulai membaik, Marquez mengaku belum memiliki kekuatan penuh untuk mempertahankan kecepatan dalam jarak balapan yang panjang.

“Saat kualifikasi saya bisa melaju dengan baik dalam satu putaran cepat. Tetapi saat menjalani banyak lap secara beruntun, energi saya turun dengan sangat cepat,” ujar Marquez.

Ia mengaku sengaja tidak memaksakan diri sepanjang Sprint Race. Menurutnya, jika terlalu agresif di awal balapan, maka dirinya akan kehilangan banyak waktu pada lap-lap akhir karena kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.

Meski hanya finis kelima, Marquez justru menemukan kabar yang jauh lebih menggembirakan setelah balapan berakhir. Untuk pertama kalinya musim ini, ia bisa menulis catatan menggunakan pena tanpa mengalami getaran berlebihan pada tangannya.

“Hal paling positif bagi saya adalah setelah Sprint Race selesai, saya bisa menulis catatan lagi,” kata Marquez sambil tersenyum.

“Mungkin terdengar seperti lelucon, tetapi pada beberapa balapan sebelumnya saya bahkan tidak bisa menulis di selembar kertas karena tangan saya terus bergetar.”

Menurut Marquez, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa saraf yang sempat bermasalah kini mulai pulih secara normal. Ia berharap proses pemulihan terus berjalan sehingga performanya semakin meningkat pada seri-seri berikutnya.

Meski demikian, pebalap Ducati itu mengakui dirinya masih jauh dari kondisi terbaik. Target terdekatnya adalah bisa tampil lebih bugar saat MotoGP Republik Ceko di Brno nanti.

“Saat ini mengendarai motor benar-benar terasa seperti pekerjaan berat. Saya belum menikmati mengendarai motor dalam kondisi seperti ini. Tetapi saya harus melakukannya demi masa depan agar bisa kembali menikmati balapan,” jelasnya.

Marquez menegaskan bahwa kecepatan dasar yang dimilikinya tidak hilang. Namun tanpa kondisi fisik yang ideal, ia kesulitan menjaga konsistensi sepanjang balapan.

“Kecepatannya masih ada. Saya tahu cara mengendarai motor. Tetapi ketika Anda memiliki kecepatan tanpa kontrol penuh, Anda tidak akan bisa konsisten. Itu yang harus kami perbaiki dalam beberapa pekan ke depan,” pungkas Marquez.

Hasil Sprint Race Mugello menjadi langkah penting dalam perjalanan comeback Marquez. Bukan hanya karena kembali finis di posisi lima besar, tetapi juga karena tanda-tanda pemulihan saraf yang mulai terlihat jelas dan memberi harapan besar untuk kembali bersaing di level tertinggi MotoGP.

Hasil Keseluruhan Kejuaraan Java Drag Record Seri 1

0

OtomotifZone.com – Wonosari. Berikut adalah hasil keseluruhan kejuaraan Java Drag Record 2026 seri 1 yang berlangsung di sirkuit Non Permanen Lanud Gading, Wonosari 30 Mei 2026.

Diva Ismayana Amankan Runner Up Kualifikasi, M Zidane Fokus Adaptasi di FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 7

0

OtomotifZone.com – Thailand, Ducati MX Team Indonesia mengawali perjuangannya pada FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 7 dengan hasil yang cukup menjanjikan. Bertarung di Silver Rock Bike Park, Loei, Thailand, Sabtu (30/5), dua pembalap andalan tim, Diva Ismayana dan M Zidane, berhasil menyelesaikan sesi free practice dan kualifikasi dengan pencapaian yang berbeda namun tetap memberikan optimisme besar menghadapi balapan utama.

Pada sesi free practice, Diva Ismayana langsung menunjukkan performa kompetitif. Pembalap bernomor start 26 itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 7,869 detik dan menempati posisi ketiga tercepat. Sementara rekan setimnya, M Zidane, mengakhiri sesi latihan bebas di posisi keenam dengan catatan waktu 1 menit 8,274 detik.

Usai latihan bebas, tim memutuskan melakukan sejumlah perubahan pada sektor kaki-kaki Ducati Desmo450 MX milik Zidane. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu proses adaptasi sang pembalap yang baru kembali dari kompetisi motocross di Eropa menggunakan motor MX2 dengan karakter yang lebih pendek dan lincah.

Memasuki sesi kualifikasi, Diva berhasil meningkatkan kecepatannya secara signifikan. Ia mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 7,275 detik dan sukses mengamankan posisi kedua. Hasil tersebut menjadi modal penting untuk mendapatkan posisi start yang ideal saat balapan berlangsung pada Minggu (31/5).

Di sisi lain, Zidane masih menjalani proses penyesuaian dengan set-up baru yang diterapkan tim. Pembalap bernomor start 404 itu mencatat waktu terbaik 1 menit 8,636 detik dan harus puas berada di posisi ke-10. Meski demikian, hasil tersebut dianggap sebagai bagian dari proses menemukan konfigurasi terbaik untuk menghadapi race day.

Diva Ismayana mengaku puas dengan hasil yang diraih pada sesi kualifikasi. Menurutnya, karakter sirkuit kali ini cukup berbeda dibanding seri sebelumnya sehingga posisi kedua menjadi bekal yang sangat baik.

“Trek di sini cukup teknikal dan kompetitif, serta berbeda dengan layout pada seri pertama lalu. Jadi posisi kedua di sesi kualifikasi menjadi modal yang baik untuk menghadapi balapan besok. Mohon doanya agar bisa mendapatkan hasil terbaik,” ujar Diva.

Sementara itu, M Zidane mengungkapkan dirinya mulai menemukan kepercayaan diri setelah tim melakukan perubahan pada set-up motor.

“Kita melakukan beberapa perubahan pada kaki-kaki motor setelah free practice karena saya masih menyesuaikan diri setelah balapan di Eropa menggunakan motor MX2. Saat qualifying memang saya masih perlu beradaptasi, tetapi feeling saya jauh lebih baik sekarang. Saya lebih percaya diri dengan set-up yang baru dan optimistis bisa tampil lebih kompetitif saat race,” kata Zidane.

Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, menilai hasil yang diraih kedua pembalap menunjukkan perkembangan positif. Ia optimistis tim mampu bersaing di barisan depan saat balapan utama berlangsung.

“Diva menunjukkan kecepatan yang sangat baik dan berhasil mengamankan posisi start yang ideal. Untuk Zidane, kami memang sedang fokus membantu proses adaptasinya setelah kembali dari kompetisi di Eropa karena ritmenya berbeda. Di Jerman, sirkuitnya pasir dan lebar dengan karakter yang panjang-panjang. Sementara di Thailand, sirkuitnya lebih sempit dan tanahnya keras. Namun perubahan yang tim lakukan saat ini menunjukkan arah yang positif dan kami optimistis performanya akan semakin baik saat race nanti,” jelas Johny.

Dengan hasil kualifikasi tersebut, Ducati MX Team Indonesia menatap balapan utama FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 7 dengan penuh optimisme. Diva Ismayana berpeluang besar bertarung memperebutkan kemenangan dari barisan depan, sementara M Zidane diharapkan mampu menunjukkan progres positif setelah menemukan set-up yang lebih sesuai dengan gaya balapnya.

Start Sempurna Jadi Kunci, Pandawa Juara Race 1 Beginner Motoprix Region A

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Pandawa Ozora menunjukkan kematangan dan fokus tinggi saat menjuarai Race 1 kelas Beginner pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Sabtu (30/5/2026).

Pebalap andalan Kepulauan Riau yang memperkuat Honda Tri M tersebut tampil impresif sejak awal balapan. Meski sempat terjadi drama pada momen start akibat salah satu pebalap yang melakukan curi start, Pandawa tidak terpancing dan tetap fokus menunggu lampu start resmi padam.

Keputusan tersebut menjadi kunci keberhasilannya. Saat lampu start benar-benar padam, pebalap yang akrab disapa Dawa itu langsung melesat sempurna dari grid dan mengambil alih posisi terdepan sejak tikungan pertama.

Setelah memimpin jalannya balapan, Pandawa mampu menjaga ritme dan konsistensi lap dengan sangat baik. Tekanan dari para rival tidak mampu menggoyahkan performanya. Dengan kecepatan yang stabil, ia terus memperlebar jarak dan mengontrol jalannya lomba hingga garis finis.

Sepanjang balapan, Dawa tampil tanpa kesalahan berarti. Dominasinya terlihat jelas karena tidak ada pebalap lain yang mampu memberikan ancaman serius terhadap posisinya di depan.

Hingga lap terakhir, Pandawa tetap nyaman memimpin dan akhirnya memastikan diri meraih kemenangan di Race 1 Beginner. Hasil ini sekaligus menjadi bukti kualitas serta ketenangan mental pebalap muda Kepulauan Riau tersebut dalam menghadapi situasi krusial di lintasan.

Kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Pandawa dalam perburuan poin Kejurnas Motoprix Region A musim 2026, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat di kelas Beginner.