OtomotifZone.com – Wonosari. Nama Tim SEATEAM 507 POWER gak boleh dianggap remeh di IDW Racertees Ekitoyama 2024 putaran ketiga, sepak terjangnya begitu hebat & patut kita acungi jempol tim asal Gresik tersebut.
Hadir Di Lanud Gading Wonosari Yogyakarta, Dengan mengandalkan kurang lebih 8 pembalap yang akan mengusung nama tim tersebut demi memperbutkan point sekaligus juara dikelas Braket Time 201m, Braket Time 402m & beberapa kelas Diesel.
Total yang terdaftar muncul 140 pendaftaran yang mengusung nama tim SEATEAM 507 POWER dari 1285 starter yang mengikuti event dari Boy Nugroho.
Menurut pengakuan salah satu pembalap dari SEATEAM yaitu Nggoni Prayogi, “Kita Fokus di Pertarungan Diesel karena ini kelas yang bergengsi menurut kita, selain itu juga di kelas Braket Time 201m & 402m”, Tandasnya.
Tim ini total membawa 16 unit mobil yang semuanya berbasis Diesel digarap oleh satu Bengkel 507 Power bermarkas di Surabaya.
OtomotifZone.com- Semarang. Menatap seri pertama, pasukan Americano yang dikomandoi Martin CP selaku penanggung jawab yakin timnya bisa juara di LFN HP969 Road Race Championship 2024 putaran 2 yang berlangsung (7-8/9/24) di Sirkuit Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Terutama pada kelas Ex MP4 yang berbasic motor Yamaha Jupiter 5TP.
Memang pada hasil akhir pasukan Arya 117 Mamalight RJMS masih belum dipayungi Dewi Fortuna. Saat sedang berada diposisi depan, Benaya yang menjadi rider harus tersungkur keluar lintasan. Dengan hasil itu, Martin Optimis meski motornya menggunakan bahan bakar Pertamina bisa menjadi juara di putaran 2 nanti.
“ Saya yakin bisa meski kita sahabat pertamina bisa juara. Bantu doa saja semoga bersahabat. Evaluasi dari seri 1 kemarin saya bilang ke pebalap agar tidak tergesa gesa saja. Main lebih tenang supaya bisa menjadi yang terbaik,” ujar Martin langsung kepada OtomotifZone.com.
Kita tau, sedang trend motor motor 5TP yang menggunakan bahan bakar Avgas ataupu VP. Tapi Martin yang masih menerapkan bahan bakar Pertamax Turbo masih tetap optimis bisa. Kita lihat saja apakah pasukan Americano bisa membalaskan seri 1 di seri 2 ini? Kita tunggu kabar selanjutnya hanya di OtomotifZone.com
OtomotifZone.com – Semarang. Memang sedang dalam perbincangan kuda pacu milik tim Gemilang VReinz DONTA RH57. Diisi dengan amunisi motor yang kuat ditambah diisi skuad pebalap papan atas menjadikan tim ini patut diwaspadai. Salah satunya kuda pacu 5TP yang akan turun dikelas EX MP2 pada gelaran LFN HP969 Road Race Championship 2024 putaran 2 yang berlangsung (7-8/9/24) di Sirkuit Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Dan benar saja, pada babak kualifikasi motor milik Gemilang mampu menjadi yang tercepat dengan catatan waktu yang luar biasa.
Pada kali ini pasukan Gemilang turunkan dua pebalap Expert. Ada Wilmah Hammer atau biasa disapa Willy dan Dicky Ersa. Willy memang menjadi langganan tim ini saat berlaga. Jadi Willy sudah tau betul kekuatan motor milik tim tersebut. Dan benar saja motor ini melesat bagaikan jet darat.
Pada babak kualifikasi, Willy mampu mencatatkan waktu 46.532 detik. Yang mana raihan waktu ini tidak bisa digeser dan ditempel pebalap manapun. Pada posisi kedua ada pebalap dari tim HP969 yaitu Fahmi Basam. Pebalap berdarah Sulawesi ini mampu mencatatkan waktu 46.911 dan harus puas pada posisi kedua. Raihan waktu ini menentukan grid start pebalap. Lalu posisi berapa pebalap andalan kalian? Berikut hasilnya:
OtomotifZone.com – Wonosari. Babak penyisihan Sport 2t Tu 155cc, Nama Arya Supe lagi-lagi bertengger di urutan pertama, diantara waktu 6.7 detik yang berada di urutan lima besar terbaik.
Mengandalkan kuda pacu karya mekanik hebat Indonesia yaitu Yong Motor asal Jakarta, Arya mampu menghasilkan waktu tempuh 06.734 detik & berhasil memimpin babak penyisihan.
Tidak banyak kata yang di ucapkan Arya, ” Motor ini dibikin mas Yong sampai ketemu risetan yang terbaik yang menurut saya lebih mudah untuk dinaikin, Setelan RPM yang awalnya tinggi kini di turunkan sesuai keinginan saya & Ninja ini memiliki beban yang lebih ringan”, bilang Arya.
Bagi arya hal ini tidak boleh lengah, pasalnya ada beberapa ninja tu 155cc yang onfire, seperti Ninja Aben Racing yang siap menerkam dibabak final, ada pula Ninja Kairo Racing yang mencatat waktu di deretan 6.7 detik.
OtomotifZone.com – Wonosari. Kembali mencatat waktu terbaik dikelas FFA 350CC, Mx King IPR Racing karya Abakura Jaya yang minggu lalu mencatatkan Best Time of The Day di IDC 2024 Seri 3 di lokasi yang sama.
Dua Pembalap andalan IPR Arya Supe & Agung Benggol (Beng2) berhasil memimpin prosesi penyisihan dari 24 starter yang mengikuti kelas FFA 350cc Yang menjadi catatan kami, Arya yang lepas landas dengan Reaksi begitu besar masih bisa nyantol ke urutan terbaik. RT 0.214 detik dengan Speed yang tercatat 142,7 KM/Jam menghasilkan angka 06.290 detik & ET (Elapse Timed) 06.076 detik.
Emang bener nih motor kenceng banget dibawah kendali Arya Supe, sedangkan Benggol mencatat waktu 06.393 detik dengan RT 0.151 detik.
Modal sudah di kantongi untuk melaju ke babak final esok hari minggu (08/09). “Semoga besok bisa memberikan tim kemenangan di kelas FFA, motor emang lagi onfire tidak ada bedanya yang saya rasakan seperti minggu lalu saat mencetak Best Time di IDC Seri 3”. Tandas Arya.
OtomotifZone.com – Wonosari. Penyisihan bebek 4t tu 130cc di IDW Racertees Ekitoyama 2024 putaran ketiga, Jupi 130cc No Limit bikinan MBKW2 Yogyakarta, memimpin diantara 20 starter yang mengikuti.
Turun kedua kalinya di IDW, gebrakan di seri pertama memimpin di kelas yang sama & di seri ketiga meski penyisihan catatan waktu yang dicetak sudah sangat bikin rivalnya gemeteran karena muncul angka 7.588 detik.
Untuk kategori bebek 4t tu 130cc, angka 7.5 detik sudah lebih dari memuaskan. Karena untuk kelas ini rata-rata waktu tempuhnya masih di angka 7.7 detik.
Mencoba menyusul jupi 130cc IPR yang juga bikinan MBKW2 namun angka yang tercetak 07.625 detik oleh Agung Benggol.
“Semoga besok masih bersahabat dibabak final, Bismillah Yakin bisa tampil maksimal, semoga masih konsisten 7.5 detik”, bilang sang Mekanik.
OtomotifZone.Com – Semarang. LFN road race di Semarang Provinsi Jawa Tengah memasuki putaran ke 2 dan berlangsung di Sirkuit Mijen, Sabtu-Minggu (07-08/09/2024). Gelaran yang bertajuk LFN HP 969 Road Race Championship itu sebelumnya yaitu seri pertama berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya Jawa Timur.
Gelaran yang tetap dengan ciri khas hadiah melimpah itu akan berlangsung di sirkuit yang memiliki panjang 1,2 kilometer. Menurut data yang ada, jumlah starter mencapai 412 starter, sehingga sudah pasti gelaran akan berlangsung seru.
Menurut Darmawansyah atau lebih akrab dengan sapaan Mawan Dragon dari Dragon Organizer selaku Event Organizer (EO) menyampaikan animo pembalap tetap tinggi. “Animo pembalap untuk ikut serta di LFN HP 969 Road Race Championship putaran dua ini masih tinggi,” jelasnya.
Darmawansyah Alias Mawan Dragon
Terbukti, menurut Mawan, area padock mulai hari Jumat pun sudah penuh oleh tim dari berbagai daerah. Mawan juga menyampaikan, untuk gelaran putaran dua ini masih tetap dengan hadiah yang melimpah seperti event sebelumnya.
LFN Road Race di Semarang Hadiah Melimpah
Sepertinya sudah tidak asing lagi bagi para pembalap dan juga tim, gelaran milik H. Putra Rizky Bastaman menyajikan hadiah yang melimpah. Begitu juga pada putaran dua ini, hadiah sangat menggiurkan bagi pembalap dan juga tim, pasalnya hadiah juara umum puluhan juta rupiah.
Sehingga, dapat dipastikan gelaran akan berlangsung seru, karena masing-masing pembalap akan bersaing sengit untuk menjadi yang tercepat. Para pembalap dan juga mekanik akan berkolaborasi mencari settingan terbaik guna membawa pulang hadiah puluhan juta rupiah.
Terlebih para pembalap yang memiliki point, akan terus mempertunjukan kepiawaiannya mengendalikan kuda besi agar tampil menjadi yang tercepat. Para pembalap akan berjuang untuk tampil terdepat sehingga dapat berdiri di podium tertinggi dan mengumpulkan point.
Layout Sirkuit Mijen Semarang
Layout Sirkuit Mijen Semarang yang memiliki tikungan atau R sebanyak 12 itu akan menambah seru gelaran. Para penonton pun dapat dipastikan akan terhibur dengan penampilan para pembalap yang adu kebut untuk tampil menjadi yang terdepan.
OtomotifZone.com – Jogja. Juara dunia bertahan, Pecco Bagnaia berhasil menjadi pembalap tercepat pada sesi FP2 dan berhasil masuk ke Q2. Berlaga dikandang sendiri membuat Pecco merasa percaya diri, walaupun menurut Pecco belum 100% fit akibat insiden kecelakaan para balapan seri Aragon minggu lalu.
10 Pembalap Lolos Q2
Pecco Bagnaia berhasil unggul 0.185 detik didepan Marc Marquez. Sang juara seri minggu lalu pun memiliki kepercayaan tinggal untuk bisa mengulang hasil positif kembali. Sedangkan sang pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin membuntuti diposisi ketiga.
Kejutan diberikan oleh pembalap Factory Yamaha, Fabio Quartararo yang berhasil masuk ke sesi Q2 dengan catatan waktu 1.31.313 detik, selisih 0.628 detik dari Pecco Bagnaia dan menjadi satu satunya pembalap pabrikan asal Jepang yang lolos ke Q2.
OtomotifZone.com – Wonosari. Makin kesini makin sengit pertarungan Bebek 4t tu 200cc, dari hasil yang tercatat di RJ Timing System catatan waktu 6.9 Detik tidak masuk ke urutan 5 besar terbaik meski hanya babak penyisihan di event IDW Racertees Ekitoyama 2024 putaran ketiga.
Akhirnya time 6.7 detik tercipta & menjadi sejarah baru Mx King berlabel Jocell Racing Team yang dibikin oleh MBKW2 Yogyakarta, mencatat tepat di angka 06.742 detik dengan nilai ET 06.676 detik.
Angka tersebut di cetak oleh Wildan Anharu Ilma. “Rasa-rasanya motor masih sama, sedikit lebih kuat power bawahnya saat lepas landas motor ini lebih kerasa dari pada power atasnya”, bilang Wildan
Kalau kita liat perubahan ada terpampang dengan jelas Knalpot yang diaplikasikan Mx King tersebut dirubah bahan Titanium yang sebelumnya stainless. Ukuran leher 35 sambung 38 dengan inlet knalpot 63mm & Silincer panjangnya 15cm full sarangan.
Otomotifzone.com — TANGERANG SELATAN. Dunia otomotif khususnya Banten saat ini sedang berduka. Tepatnya dalam cabang olahraga balap motor roda dua, drag bike. Saat ini sedang tercoreng nama baiknya.
Kembali terjadi dengan sadar, seorang pemuda yang menjadi pembalap meninggal dunia usai kecelakaan di jalan raya, dalam kegiatan balap liar yang terjadi malam hari.
Tentunya ini bukan hal yang pertama kali terjadi. Sudah banyak kejadian yang telah memakan korban jiwa, serupa dengan kejadian ini. Nama-nama pembalap muda, yang memiliki bakat hebat harus menutup usianya lebih cepat.
Kali ini nama tersebut harus menimpa Eggies Kartiwan. Dirinya tewas dalam kecelakaan yang berlangsung dalam kegiatan balap liar dini hari, pada beberapa hari yang lalu.
Tentunya ini menjadi sorotan penting, untuk berbagai pihak yang berperan penting di wilayahnya. Sebagai salah satu pihak yang berada di teritorial kejadian, Bodisa Motor Sport, sangat amat menyesalkan dan menyayangkan kejadian tersebut.
Haji Bahrudin — Bodisa Motor Sport, Penyelenggara Event
“Ini bukan kejadian pertama kali. Sudah banyak nama yang terjadi, dari Sultan Achild, Irfan, Dennis Kancil, hingga terakhi Andre. Sedih masih harus terulang kembali lagi saat ini,” terang dari Haji Bahrudin selaku pentolan Bodisa Motor Sport langsung kepada Penulis.
Haji Bahrudin sangat geram dengan terulangnya insiden ini. Pasalnya dirinya merasa sia-sia dengan apa yang telah diupaya dan dibuatnya selama ini.
“Padahal event selalu kami usahakan terus berlanjut meski bukan hal yang mudah. Lalu untuk menampung seluruh keinginan balap, kami adakan agenda rutin setiap minggunya. Capek rasanya untuk selalu memperingatinya,” tandas dari Haji Bahrudin selaku KONI Tangsel dan mantan Ketua IMI Harian Tangsel.
Perlunya kesadaran diri tinggi, akan hal menghindari kegiatan balap liar. Bukan hanya itu saja, tapi dibarengi dengan kerja sama yang baik untuk dapat tidak melakukan kegiatan seperti itu kembali. Tentunya agar kejadian ini sudah tidak terulang kembali.