Otomotifzone.com – Keerom. Selesainya perjalanan dari Bupati Keerom Cup Seri II, akhir pekan kemarin (15-17/5). Menjadi awal untuk para crosser bersama tim, untuk menata prestasi kejuaraan selanjutnya. Beberapa nama pembalap terbaik menempati posisi puncak perolehan poin dan merebut predikat juara umum pada 4 kategori.
Pada gelaran ini pebalap dan tim papan atas ikut serta untuk memanaskan gelaran bergengsi tersebut. Pertarungan seru terjadi disetiap kelasnya. Ini membuat pertarungan sangat seru untuk disaksikan. Pebalap terbaik keluar sebagai juaranya dan menyelesaikan pertarungan mereka di lintasan sirkuit Yuwanain Arsi 2, Kabupaten Keerom, Papua.
Race luar biasa dengan uforia yang berbeda dengan kejuaraan sebelumnya. Persaingan ketat pembalap dan tim harus berhadapan dengan kondisi track yang penuh tantangan serta cuaca yang tiba tiba berubah membuat prediksi kemenangan menjadi sulit tertebak.
Namun mereka harus menerima, dari apa yang telah diperjuangkannya. Sebagai pemberi semangat, angka point sangatlah berharga untuk para petarung balap tanah.
Seluruh pegiat garuk tanah sangat menantikan hasil akhir yang telah berhasil menuntaskan kewajibannya pada putaran ke dua. Tidak mudah tentunya untuk para Pembalap maupun tim, dalam memperoleh keputusan akhir juri. Berikut Daftar Juara Bupati Keerom Cup Seri II 2026:
OtomotifZone.com – Jakarta, Setelah sukses menggelar putaran sebelumnya di Slawi, gelaran balap bergengsi Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 dipastikan kembali berlanjut ke seri ketiga yang akan berlangsung pada 13-14 Juni 2026 mendatang di Sirkuit NP Waduk Bojongsari, Indramayu, Jawa Barat. Event kali ini sekaligus memperebutkan Piala Ketua KONI Kabupaten Indramayu dan diprediksi akan menghadirkan persaingan sengit para dragster dari berbagai daerah.
Antusiasme para pecinta balap lurus dipastikan semakin tinggi. Pasalnya, ADS Seri 3 menghadirkan banyak kelas yang siap menjadi tontonan menarik. Mulai dari kelas bracket, sport 2T, matic TU, sunmori hingga kelas lokal wilayah III Cirebon dipastikan bakal berlangsung panas sejak sesi awal.
Beberapa kelas unggulan seperti ADS 01 Bracket 8 Detik, ADS 04 Bracket 10 Detik, hingga kelas Bebek 4T TU 200cc diprediksi menjadi pusat perhatian. Sementara pada kelas supporting, pertarungan Sport 2T TU 155cc dan Ninja STD 155cc juga dipastikan menghadirkan persaingan ketat antar tim dan mekanik.
Tidak hanya itu, kelas Sunmori juga kembali dibuka untuk para penghobi motor harian yang ingin merasakan atmosfer kompetisi resmi. Sedangkan kelas lokal wilayah III Cirebon menjadi wadah bagi talenta-talenta daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan.
Ketua IMI Promosi Jabar Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, ST bersama Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, ST turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event ini. Kehadiran ADS di Indramayu diharapkan mampu menjadi ajang pembinaan sekaligus hiburan otomotif bagi masyarakat Jawa Barat.
Dengan biaya pendaftaran Rp500 ribu per kelas, event ini dipastikan akan dipadati peserta dari berbagai kota. Atmosfer panas lintasan Waduk Bojongsari pun diprediksi kembali menjadi magnet besar dunia drag bike nasional setelah sebelumnya seri Slawi berlangsung meriah.
Otomotifzone.com – Keerom. Duo pembalap Mamteng Racing Team, Dimas Lintang dan Rangga Batmanlussy, memboyong gelar sebagai bintang utama ajang balap grasstrack Bupati Keerom Cup Seri II. Mereka menunjukkan dominasi mutlak di Moto 2, sementara Lintang meraih poin penuh untuk kelas Special Engine 125-250cc Setanah Papua pada Minggu (17/5).
Sebelumnya di sesi Moto 1, Lintang telah membungkam semua pesaing dengan membawa pulang 25 poin. Prestasi ini menjadi modal emas baginya untuk bersaing di balapan penentu yang juga menentukan siapa yang akan mengangkat predikat Juara Umum kategori Setanah Papua.
Dukungan tandem tim yang solid dan hasil gemilang di Moto 1 membuat kedua pembalap dapat mengeksekusi strategi maksimal. Mereka mengeluarkan seluruh potensi mesin dan keahlian berkendara. Balapan penentu ini menjadi sorotan utama penonton yang memenuhi sirkuit Yuwanain, Arso 2. Hujan yang mengguyur lintasan bahkan semakin menguji ketangkasan para pembalap dalam perebutan posisi terdepan.
Begitu gerbang start terbuka untuk memulai balapan sejauh 6 putaran, kedua andalan Mamteng Racing Team langsung melaju dengan penuh gas. Sepanjang perhelatan, Lintang menunjukkan kedewasaan dalam bertarung di lintasan basah. Dia tetap fokus meskipun pesaing terus memberikan tekanan tanpa henti di beberapa putaran awal.
Rangga Batmanlussy juga tidak tinggal diam dan berperan penting dalam memastikan kemenangan tim. Ia berhasil menyempitkan ruang gerak lawan dengan menjaga jarak strategis dan siap menyerang ke depan kapan saja. Tak lama kemudian, taktik yang mereka rencanakan berbuah manis di dua putaran akhir. Keduanya tetap kokoh di urutan terdepan, mengatur ritme balapan dengan tenang hingga melintas garis finish sebagai pemimpin.
Dengan meraih podium pertama di Moto 1 dan Moto 2, Lintang membawa nama besar tim Mambramo Tengah meraih titel Juara Umum Setanah Papua dengan jumlah poin terbanyak di kelasnya.
“Dengan kondisi sirkuit basah tadi. Saya cari posisi aman utuk tidak terburu-buru dan saya pake gigi persenelan lebih besar biar tidak terlalu liar ,” Singkat Lintang.
“Saya berusaha menahan lawan dibelakang saya. Untuk lintang bisa kasi jarak aman dari lawan, masuk di 2 lap terakhir kita bisa main santai,” tambah Rangga.
Otomotifzone.com – Keerom. Rolando Adiwarna Bashashar Pembalap muda kebanggaan Tim Joyoboyo Racing ini kembali bikin bangga warga Keerom. Di ajang Bupati Keerom Cup Seri II, Minggu (17/5), Rolando tampil luar biasa dan jadi bintang utamanya. Bayangkan saja, dia berhasil unggul dari para pembalap senior di babak final kelas Bebek Standar 2-Tak/4-Tak Lokal Keerom.
Perjuangannya sungguh luar biasa. Coba tebak apa tantangannya? Tepat beberapa menit sebelum balapan dimulai, sirkuit Yuwanain, Arso II tiba-tiba diguyur hujan lebat. Trek pun jadi sangat basah, licin, dan penuh tantangan. Tujuh pembalap lain harus bekerja keras ekstra untuk menjaga keseimbangan motor mereka di jalur yang sulit itu. Kondisi ini jelas ujian berat hanya pembalap yang punya keahlian mumpuni yang bisa menaklukkannya.
Tapi, situasi sulit itu ternyata bukan halangan buat Rolando yang baru berusia 14 tahun ini. Sambil tetap tenang, dia punya cara jitu menghadapi setiap tikungan dan genangan air. Selama empat putaran balapan, Rolando melaju dengan percaya diri tanpa banyak kesalahan, bahkan dengan mudah memimpin jalannya perlombaan.
Peserta lain yang banyak mengeluh karena trek jadi makin sulit di hari penutup lomba, tidak pada Rolando justru menikmatinya. Rahasianya sederhana saja, dia memang sudah terbiasa berlatih dalam kondisi serupa. Jadi, tak butuh trik rumit, dia pun melaju mulus sampai garis finis dikibarkan.
Rolando Adiwarna Bashashar (kiri)
“Saya sering latihan pas jalannya becek begini, jadi rasanya biasa saja kok, nggak pakai strategi khusus yang aneh-aneh. Yang pasti saya senang banget bisa menang. Ke depannya saya mau makin banyak latihan dan balapan bareng kakak-kakak senior biar makin berpengalaman,” ujar Rolando.
Hebat sekali semangat juang Rolando Adiwarna Bashashar. Semoga ke depannya dia makin jago, makin banyak pengalaman, dan terus mengharumkan nama Kabupaten Keerom di ajang balap mana pun. Semoga sukses selalu ya, Rolando!.
OtomotifZone.com – Karanganyar. Berikut hasil race Seri 2 Kejurnas Motocross Sirkuit Kelana Sakti, Tugu, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah 16-17 Mei 2026
OtomotifZone.com – Bondowoso, HSI Speed kembali menunjukkan tajinya di dunia balap motor nasional. Setelah sempat fokus melakukan riset dan aktif di ajang Drag Bike, Husni selaku mekanik HSI Speed akhirnya kembali turun ke habitat aslinya, yakni balap Road Race, pada event Klebun Jalia Road Race Bupati Bondowoso Cup 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Alun Alun Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (17/5).
Husni yang merupakan pemilik bengkel HSI Speed di Lumajang serta jasa penyewaan Dyno Test datang ke Bondowoso untuk mengawal dua tim berbeda. Meski baru kembali ke atmosfer Road Race, hasil yang diraih terbilang sangat memuaskan. Dua podium sukses dipersembahkan untuk tim yang menggunakan racikan mesin darinya.
Pada balapan kali ini, Husni mengawal motor Ex MP2 milik tim CV AULAN Jaya Jember HSI Racing dan motor Bebek 2T 125 milik tim Toko Ibra HSI Speed Lumajang. Dari dua motor tersebut, hasil impresif berhasil diraih dengan podium kedua di kelas Ex MP2 dan podium pertama di kelas Bebek 2T 125.
“Kalau kali ini saya turun di Road Race lagi setelah kemarin sempat main drag-drag-an mas. Di Bondowoso ini saya kawal motor Ex MP2 milik tim CV AULAN Jaya Jember HSI Racing dan motor Bebek 2T 125 milik tim Toko Ibra HSI Speed Lumajang. Untuk MP2 posisi kedua dan Bebek Gorengnya juara satu, alhamdulillah mas,” jelas Husni.
Dyno HSI
Kembalinya Husni ke arena Road Race tentu menjadi angin segar bagi tim-tim yang menggunakan jasa HSI Speed. Pengalaman riset selama tampil di Drag Bike tampaknya memberikan pengaruh positif terhadap performa motor racikannya, terbukti mampu bersaing dan meraih podium di event bergengsi Bondowoso kali ini.
OtomotifZone.com – KARANGANYAR – Atmosfer persaingan sengit para dedengkot motocross tanah air benar-benar memuncak pada gelaran Race 2 kelas MX1 Kejurnas Motocross Putaran 2.
Berlangsung di Sirkuit Kelana Sakti, Karanganyar, aksi saling kejar sepanjang 25 menit plus 2 lap menyuguhkan tontonan yang sangat luar biasa. Pembalap kebanggaan tim AKRM Plafon PVC, Delvintor Alfarizi, sukses keluar sebagai bintang utama setelah menampilkan dominasi mutlak di kelas para raja tersebut.
Perjuangan crosser andalan AKRM Plafon PVC ini sejatinya sudah diuji sejak putaran pertama. Pada sesi Race 1 yang berlangsung sebelumnya, Delvintor harus puas mengakhiri balapan di urutan kedua setelah terlibat duel sengit. Namun, hasil tersebut justru menjadi modal sekaligus pemantik api motivasi yang luar biasa bagi dirinya untuk membalas di race penentu.
Memasuki Race 2, ketegangan langsung membuncah begitu gerbang start dijatuhkan. Suara gemuruh knalpot di garis start kelas MX1 ini langsung menggetarkan Sirkuit Kelana Sakti. Sejak awal, atmosfer persaingan para legenda dan pembalap top tanah air terasa sangat pekat, menjadikannya sebagai kelas yang paling ditunggu-tunggu oleh penonton yang memadati sirkuit sepanjang 0.9 Km tersebut.
Delvintor Alfarizi yang sudah fokus penuh langsung mengeluarkan segala power maksimal dari tunggangannya. Berkat reaksi yang impresif, ia berhasil lolos dari jebakan tikungan pertama selepas start (holeshot) dan langsung memimpin jalannya balapan kelas MX1 sejak awal lap.
Seolah tidak memberikan celah sedikit pun bagi rival-rivalnya, pembalap bernomor start 1 ini langsung memacu motornya dengan ritme yang sangat konstan dan cepat. Lap demi lap diperjuangkan dengan determinasi tinggi. Kecepatan dan ketangguhan fisik Delvintor di atas lintasan membuat jaraknya dengan pembalap di posisi kedua terus melebar, hingga akhirnya menciptakan gap yang sangat jauh sekali di depan.
Hingga bendera finish dikibarkan setelah menuntaskan total 23 laps, posisi Delvintor Alfarizi tidak tergoyahkan di urutan terdepan serta menorehkan best time tercepat yakni 1 menit 09.376 detik.
Keberhasilan merengkuh podium kedua di Race 1 dan podium pertama di Race 2 memastikan Delvintor Alfarizi yang mengusung nama besar tim AKRM Plafon PVC keluar sebagai peraih poin terbanyak sekaligus Juara Umum di Putaran 2 Karanganyar ini. Suatu pencapaian yang sangat membanggakan bagi seluruh kru tim dan manajemen.
Sementara itu, menyusul di posisi kedua Race 2 adalah crosser Hilman Maksum asal Bantul dari tim Ducati Indonesia dengan gap yang terpaut cukup jauh hingga 1 menit 15.385 detik dari Delvintor. Podium ketiga berhasil diamankan oleh pembalap asal Bali, I Gusti Ngurah Diva Ismayana yang juga bernaung di bawah bendera Ducati Indonesia yang sebelumnya di Race pertama berada di urutan terbaik.
OtomotifZone.com – KARANGANYAR – Persaingan sengit para kroser masa depan tersaji dalam gelaran Kejurnas Motocross Seri Kedua yang berlangsung di sirkuit Bumdes Kelana Sakti, Karanganyar. Di kelas MX 2 Novice, pembalap andalan Honda YUKIDO Race Team, Reyno Aprilian, sukses menunjukkan performa berkelas setelah berhasil mengamankan podium pertama lewat perjuangan habis-habisan dari lap ke lap.
Kunci kemenangan Reyno sudah terlihat sejak bendera start dikibarkan. Kecerdikan dan ketepatannya dalam mengambil jalur membuat Reyno lolos dari jebakan tussle di tikungan pertama. Berhasil keluar sebagai yang terdepan di tikungan pembuka sirkuit Bumdes Kelana Sakti tersebut membuka peluang besar baginya untuk langsung memegang kendali permainan dan memimpin barisan depan.
Namun, jalan menuju tangga juara di bumi Karanganyar sama sekali tidak mudah. Sepanjang balapan yang berdurasi 15 menit + 2 putaran tersebut, Reyno terus berusaha di posisi terbaik, adapun pembalap tuan rumah yaitu Danu Ramadhan yang mengusung bendera Karomah Motor tampil kesetanan di hadapan publiknya sendiri. Ia terus menguntit ketat dan mencoba mencari celah untuk menyusul Reyno yang udah jauh di depan .
Reyno Aprilian menunjukkan ketenangan dan pertahanan yang solid di atas trek. Hingga bendera checkered flag dikibarkan, Reyno berhasil mempertahankan posisinya di urutan terbaik, sementara Danu Ramadhan harus puas menyudahi balapan di tempat kedua.
OtomotifZone.com – KARANGANYAR – Penampilan luar biasa dan berkelas ditunjukkan oleh Djanoko Mahija dalam lanjutan Kejurnas MX Putaran 2 2026 yang berlangsung di Sirkuit Bumdes Kelana Sakti, Karanganyar, Minggu (17/5). Bertarung di kelas MX SE 125cc, kroser belia ini tampil semakin beringas dan tak terbendung pada balapan kedua (Race 2).
Sejak gate start dijatuhkan, Djanoko langsung memperlihatkan taji dan mentalitas juaranya. Lap demi lap di sirkuit sepanjang 0,9 km tersebut dilahapnya dengan sangat mulus. Hebatnya lagi, Djanoko langsung berhasil menciptakan jarak (gap) yang terhitung cukup jauh dan aman dari kejaran para rival di belakangnya.
Kunci keperkasaan Djanoko pada Race 2 ini terletak pada ketenangan dan konsistensinya yang luar biasa di atas motor. Alih-alih melakukan kesalahan di jalur tanah yang mulai menantang, ia justru tampil kian matang. Ritme balap yang rapi dan konstan ini membuat para rivalnya kelabakan dan frustrasi untuk sekadar membayangi pergerakan Djanoko di barisan depan.
Dominasi tanpa celah ini memastikan Djanoko Mahija sukses mengamankan podium tertinggi di Race 2. Kemenangan ini sekaligus menyempurnakan hasil manis yang sudah ia raih sejak balapan pertama, menjadikannya pembalap yang sukses melakukan aksi sapu bersih alias double winner di putaran kedua ini.
Saat ditemui seusai balapan, Djanoko tidak bisa menyembunyikan rasa puas dan bahagianya atas pencapaian maksimal di bumi Karanganyar. Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri karena fokusnya kini langsung tertuju pada sisa seri Kejurnas musim ini.
”Puas rasanya bisa juara pertama di Race pertama dan Race kedua. Tetap semangat lagi untuk seri selanjutnya, target tentu juara umum di kelas ini,” tegas Djanoko penuh optimisme.
Dengan modal poin sempurna (50 poin) dari dua race di Karanganyar, posisi Djanoko Mahija di papan klasemen sementara dipastikan makin kokoh. Konsistensi performa seperti inilah yang menjadikannya salah satu kandidat terkuat untuk menyabet gelar juara nasional kelas SE 125cc di akhir musim nanti.
OtomotifZone.com – KARANGANYAR – Setelah harus puas finish di posisi runner-up pada balapan pertama, Race 2 Kelas MX SE 85cc menjadi momentum pembuktian berkelas bagi kroser berbakat asal Bali, I Gede Bagus Satria. Kroser yang akrab disapa “Ablo” ini tampil kesetanan di Sirkuit Bumdes Kelana Sakti, Karanganyar, Minggu (17/5), dalam lanjutan Kejurnas MX Putaran 2 2026.
Bermodal rasa percaya diri yang tinggi terhadap kesiapan fisiknya serta settingan motor yang pas dan presisi, Ablo menatap Race 2 dengan optimisme penuh.
Sejak gate start diturunkan untuk memulai balapan sepanjang 14 lap, kroser andalan tim Bali MX ini langsung tancap gas. Ogah menyia-nyiakan waktu, Ablo terus mengepress performa motornya hingga berhasil menciptakan jarak (gap) yang cukup jauh dari kejaran para rival di belakangnya.
Sepanjang balapan berjalan, Ablo menunjukkan kematangan bertarung yang luar biasa. Meski trek mulai menantang dan menguras fisik, ia secara konsisten mempertahankan ritme balapnya untuk tetap berada di urutan terdepan.
Jauh di belakangnya, kroser asal Jawa Tengah, Daffa Putra Panges (Putra Pangestu), harus puas finish di posisi kedua dengan selisih waktu yang cukup lebar, yaitu 16.100 detik. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Ryan Ardiansyah (Yogyakarta).
Kemenangan mutlak di Race 2 ini menjadi penentu penting. Dengan modal podium kedua di Race 1 dan podium tertinggi di Race 2, Ablo sukses menutup putaran kedua Kejurnas MX Karanganyar ini dengan perolehan poin terbanyak, sekaligus menempatkan dirinya sebagai penguasa podium tertinggi atau Juara Umum di kelas SE 85cc.