Beranda blog Halaman 38

Road Race Bupati Cup 2026 Siap Digelar di Kakaban Aquatic, Ajang Bergengsi Balap Motor Kaltim

OtomotifZone.com – Berau, Atmosfer balap motor di Kalimantan Timur kembali memanas. Event Road Race Bupati Cup 2026 Round 2 siap digelar pada 18–19 April 2026 di sirkuit non permanen Kakaban Aquatic, Berau.

Ajang ini menjadi salah satu event paling dinanti oleh para pecinta balap motor, khususnya road race, dengan menghadirkan persaingan sengit antar pembalap dari berbagai daerah. Selain itu, event ini juga menjadi wadah pembinaan talenta muda berbakat di dunia balap motor.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, dengan kehadiran Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Berau Gamalis sebagai figur utama yang mendorong perkembangan olahraga otomotif di wilayah tersebut. Tak hanya itu, peran penting juga dipegang oleh Ketua KONI Berau Ir. H. Taupan, MM serta jajaran panitia pelaksana yang memastikan event berjalan maksimal.

Mengusung konsep sirkuit non permanen, lintasan di kawasan Kakaban Aquatic diprediksi akan menyajikan tantangan tersendiri bagi para pembalap, mulai dari karakter tikungan hingga kondisi trek yang menguji skill dan strategi.

Sejumlah sponsor besar turut meramaikan event ini, termasuk brand otomotif ternama seperti FDR dan Yamaha, yang semakin memperkuat gengsi kompetisi. Hadir pula berbagai tim dan komunitas balap yang siap bersaing memperebutkan gelar juara umum.

Tak hanya menyajikan balapan seru, Road Race Bupati Cup 2026 juga diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian lokal Berau, dengan kehadiran penonton dari berbagai daerah.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, event ini diyakini akan menjadi salah satu seri road race terbaik di Kalimantan Timur tahun ini.

Para pecinta balap motor pun diimbau untuk tidak melewatkan aksi seru para rider terbaik yang akan tampil habis-habisan demi meraih podium tertinggi.

Marquez Ragu Ikuti Jejak Karier Panjang Rossi di MotoGP

OtomotifZone.com – Jakarta, Juara dunia bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengaku ragu dirinya mampu mengikuti jejak rival lamanya, Valentino Rossi, dalam hal panjangnya karier di ajang balap motor paling bergengsi tersebut.

Dalam sebuah wawancara di acara Estrella Galicia 0,0, pembalap Ducati Corse itu secara terbuka membahas masa depannya. Di usia 33 tahun, Marquez kini memasuki musim ke-14 di kelas utama dan mulai mempertimbangkan berapa lama ia masih bisa bertahan di lintasan.

Sebagai perbandingan, Rossi dikenal memiliki karier yang sangat panjang dan gemilang. Legenda asal Italia itu memulai debut grand prix pada 1996 di kelas 125cc, sebelum akhirnya pensiun pada akhir musim 2021. Selama periode tersebut, Rossi meraih gelar dunia di kelas 125cc dan 250cc, serta tujuh gelar MotoGP bersama Honda dan Yamaha antara 2001 hingga 2009.

Tak hanya itu, Rossi juga tetap kompetitif hingga usia senja. Ia mencatat kemenangan terakhir pada GP Belanda 2017 saat berusia 38 tahun, serta meraih podium terakhir pada 2020 di usia 41 tahun—sebuah pencapaian langka di dunia balap motor.

Namun, Marquez menilai dirinya kemungkinan besar tidak akan mampu menyamai umur panjang karier tersebut.

Marc Marquez. Foto: Marc Marquez 93

“Saya baru 33 tahun, tentu ingin memperpanjang karier selama mungkin. Tapi saya juga sudah menjalani beberapa operasi besar,” ujar Marquez. “Saya tidak akan sampai usia 40 tahun, tenang saja.”

Pernyataan itu cukup beralasan. Marquez sempat mengalami cedera lengan serius pada 2020 yang memaksanya menjalani empat operasi besar dalam kurun dua tahun. Cedera tersebut sempat mengancam kariernya sebelum akhirnya ia berhasil bangkit kembali ke level tertinggi.

Menariknya, Marquez juga mencatatkan prestasi luar biasa dengan menyamai tujuh gelar MotoGP milik Rossi saat usianya dua tahun lebih tua dibandingkan Rossi pada 2009—menunjukkan betapa dominannya ia di era modern.

Meski demikian, musim 2026 tidak dimulai dengan mulus bagi Marquez. Ia saat ini tertinggal 23 poin di klasemen setelah seri pembuka di Thailand berlangsung penuh drama. Dalam sprint race, ia kehilangan kemenangan akibat penalti satu posisi usai manuver agresif terhadap Pedro Acosta.

Sementara pada balapan utama di Buriram, Marquez yang sedang berada di jalur podium harus gagal finis akibat kerusakan pada roda belakang motornya setelah melewati kerb di tikungan keempat.

Kini, Marquez bersiap menghadapi seri berikutnya dengan tekad bangkit. Meski masa depannya di MotoGP mungkin tidak akan sepanjang Rossi, satu hal tetap jelas—selama masih balapan, Marquez akan terus menjadi ancaman serius di lintasan.

Ferrari Jadi Titik Balik, Hamilton Bangkit di Usia 41 Tahun

OtomotifZone.com – Jakarta, Musim Formula 1 2026 menghadirkan cerita menarik dari sosok Lewis Hamilton. Di usia 41 tahun, pembalap asal Inggris tersebut menunjukkan performa yang kembali menanjak bersama Scuderia Ferrari, seolah menghidupkan kembali kariernya setelah beberapa musim sulit.

Awal musim ini menjadi angin segar bagi Hamilton. Ia terlihat jauh lebih nyaman mengendarai mobil Ferrari generasi terbaru dibandingkan mobil era ground effect sebelumnya yang sempat membuatnya kesulitan saat masih membela Mercedes-AMG Petronas Formula One Team. Penurunan performa yang dialaminya sejak 2022 sempat memicu keraguan banyak pihak terhadap kemampuannya untuk tetap bersaing di level tertinggi.

Pada 2022, Hamilton bahkan menjalani musim tanpa kemenangan untuk pertama kalinya dalam kariernya. Meski masih mampu meraih podium, tren positif itu terus menurun di musim berikutnya seiring performa Mercedes yang belum kompetitif. Kemenangan baru kembali dirasakan pada 2024, sebelum akhirnya ia memutuskan hijrah ke Ferrari pada 2025.

Namun, musim debutnya bersama Ferrari tidak berjalan sesuai ekspektasi. Meski sempat mencuri perhatian lewat kemenangan sprint di GP China, Hamilton gagal meraih satu pun podium sepanjang musim—sebuah catatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kariernya. Kritik pun berdatangan, bahkan sebagian pihak menyebutnya sudah habis dan layak pensiun.

Menariknya, kebangkitan Hamilton di 2026 ini disebut-sebut memiliki kemiripan dengan perjalanan karier legenda MotoGP, Valentino Rossi. Setelah meraih gelar terakhirnya pada 2009, Rossi mengalami periode sulit, terutama saat membela Ducati pada 2011–2012 yang berakhir tanpa kemenangan.

Rossi kemudian kembali ke Yamaha Factory Racing pada 2013. Meski awalnya diragukan, ia perlahan bangkit hingga menjadi runner-up MotoGP 2014 dan hampir merebut gelar juara dunia pada 2015 di usia 36 tahun. Kebangkitan tersebut menjadi salah satu kisah paling ikonik dalam dunia balap motor.

Kini, Hamilton menunjukkan pola serupa. Ia mengaku “menemukan kembali dirinya” selama jeda musim dingin dan kini tampil lebih percaya diri, baik secara fisik maupun mental. Performa kompetitifnya terlihat sejak seri pembuka, termasuk saat berhasil meraih podium pertamanya bersama Ferrari di GP China 2026.

Selain itu, Hamilton juga mampu bersaing ketat dengan rekan setimnya, Charles Leclerc. Meski Leclerc sempat unggul di beberapa sesi kualifikasi, Hamilton mampu menunjukkan konsistensi dan bahkan mengungguli sang rekan dalam momen krusial, termasuk saat mengamankan podium.

Kepala tim Ferrari, Frédéric Vasseur, menilai peningkatan performa Hamilton tidak lepas dari adaptasi yang lebih baik di musim keduanya bersama tim. Hubungan yang semakin solid dengan tim serta keterlibatan sejak awal pengembangan mobil 2026 menjadi faktor penting dalam kebangkitannya.

Meski demikian, tantangan besar masih menanti. Ferrari belum sepenuhnya mampu menandingi dominasi awal musim dari Mercedes. Hamilton pun dituntut untuk menjaga konsistensi jika ingin membuktikan bahwa kebangkitannya bukan sekadar momen sesaat.

Namun satu hal yang kini mulai jelas: gaya balap agresif namun terukur yang membawa Hamilton menjadi salah satu legenda terbesar di Formula 1 telah kembali. Pembicaraan soal gelar juara mungkin masih terlalu dini, tetapi satu narasi yang mulai pudar adalah soal pensiun.

Lewis Hamilton belum selesai. Ia justru sedang menulis babak baru dalam kariernya.

ASR Engine Matic Tetap Buka Hingga H-1 Lebaran, Antrean Membludak Sampai Dini Hari

Cuplikan Orderan Khusus ASR

OtomotifZone.com – Bandung, ASR Engine Matic kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu bengkel spesialis motor matic paling diminati jelang musim mudik Lebaran 2026. Dikenal sebagai tempat racikan motor matic, mulai dari kebutuhan harian hingga balap, bengkel ini tak pernah sepi dari pelanggan.

Tim redaksi yang belum lama ini menyambangi markas mereka di kawasan Batununggal, Kota Bandung, mendapati pemandangan antrean panjang yang bahkan berlangsung hingga dini hari. Para pelanggan dengan sabar menunggu giliran untuk mendapatkan sentuhan tangan dingin Sandi, sosok mekanik di balik racikan “jahat” khas ASR.

Menariknya, antrean tersebut tak hanya berlangsung hingga malam, tetapi juga terus berlanjut hingga pukul 03.00 WIB. Para pengunjung tetap setia menunggu demi mendapatkan Pully dan Noken As garapan Sandi yang sudah terkenal akan performanya.

Menjelang Lebaran, lonjakan permintaan semakin tinggi. Namun, Sandi memastikan dirinya tetap berkomitmen melayani pelanggan setia hingga mendekati hari raya.

Sandi ASR Bandung

“Saya rencana H-1 toko masih buka mas. Tapi setelah itu tutup dan akan buka lagi H+8 kemungkinan. Saya akan melayani kastemer setia yang sudah menunggu,” ujar Sandi kepada tim redaksi.

Produk unggulan seperti Pully Jahat dan Noken As Jahat racikan ASR Engine Matic memang sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Baik untuk kebutuhan harian maupun kompetisi, performanya telah teruji di berbagai ajang balap, mulai dari road race hingga drag bike di berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya sekadar meningkatkan respons akselerasi, Pully garapan Sandi juga diklaim mampu mendongkrak tenaga mesin hingga kurang lebih 2,5 HP. Hal inilah yang membuat banyak pecinta motor matic rela antre demi mendapatkan performa maksimal dari kendaraannya.

Dengan tingginya antusiasme pelanggan, ASR Engine Matic kembali membuktikan diri sebagai salah satu bengkel spesialis matic yang tetap konsisten menjaga kualitas, bahkan di tengah lonjakan permintaan menjelang Lebaran.

Norris Ungkap Realita Pahit: McLaren Belum Kompetitif di Awal F1 2026

OtomotifZone.com – Jakarta, Pembalap Lando Norris mengungkapkan penilaian jujurnya terkait performa tim McLaren di awal musim Formula 1 2026. Sang juara bertahan mengakui bahwa mobil McLaren saat ini belum cukup kompetitif untuk bersaing memperebutkan podium maupun kemenangan.

Awal musim Norris memang jauh dari harapan. Pada seri Grand Prix China, ia seharusnya start dari posisi keenam di belakang rekan setimnya, Oscar Piastri. Namun, keduanya gagal tampil akibat masalah teknis berbeda yang menimpa unit mesin Mercedes yang digunakan tim.

Masalah pada mobil Norris bahkan membuatnya tidak bisa mencapai grid start, sementara Piastri harus ditarik mundur beberapa menit sebelum balapan dimulai karena gangguan kelistrikan lain. Ini menjadi pertama kalinya Norris gagal start dalam karier Formula 1-nya.

Situasi ini semakin memperburuk upaya Norris mempertahankan gelar dunia. Dari dua seri awal musim 2026, ia baru mengoleksi 15 poin—sebuah awal yang jauh dari ideal.

Norris mengakui bahwa McLaren masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam memahami performa unit tenaga Mercedes serta meningkatkan performa mobil MCL40 mereka.

“Ini tetap menjadi akhir pekan yang memberi banyak pelajaran. Kami belajar banyak sejak balapan sebelumnya,” ujar Norris. “Kami juga sadar perlu melakukan pekerjaan lebih baik dalam memahami power unit, serta melakukan beberapa perubahan. Mobil kami juga belum berada di level untuk bertarung di podium atau meraih kemenangan saat ini.”

Meski demikian, Norris menegaskan bahwa tim menyadari posisi mereka saat ini dan bersikap realistis dalam menghadapi situasi tersebut.

“Kami tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Tim memahami di mana posisi kami sekarang dan mereka bekerja sangat keras untuk menemukan arah pengembangan yang tepat,” lanjutnya.

Meski start musim terbilang sulit, Norris tetap optimistis McLaren mampu bangkit. Ia menilai musim masih panjang dan peluang untuk memperbaiki performa tetap terbuka.

“Setiap musim itu berbeda, tidak ada jaminan. Tapi saya punya keyakinan besar pada tim bahwa kami bisa membalikkan keadaan. Setelah Jepang nanti ada jeda yang cukup baik untuk mengevaluasi dan mengembangkan mobil,” jelasnya.

Norris pun berharap McLaren dapat kembali bersaing di papan atas pada paruh musim.

“Memang ini bukan awal yang kami inginkan, tapi saya percaya kami bisa berkembang, meraih podium, dan mungkin kemenangan di akhir musim,” tutupnya.

Dengan tantangan besar di depan mata, McLaren kini dituntut bergerak cepat untuk memperbaiki performa jika ingin kembali menjadi penantang serius di musim 2026.

Astra Otoparts Berangkatkan 1.000 Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

OtomotifZone.com – Jakarta, Menjelang perayaan Idulfitri, tradisi mudik kembali menjadi momen yang dinanti masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Dalam rangka menyambut momen tersebut, PT Astra Otoparts Tbk menggelar program Mudik Gratis 2026 yang dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di Balai Samudera.

Pada tahun ini, program mudik gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi dari beberapa merek unggulan Astra Otoparts, yaitu GS Astra, KYB, dan Akebono. Ketiganya menghadirkan fasilitas transportasi bagi para mitra bisnis sekaligus masyarakat umum.

GS Astra dikenal sebagai produsen aki untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Sementara KYB menghadirkan produk shock absorber, dan Akebono dikenal melalui produk kampas rem untuk kendaraan roda empat.

Direktur Astra Otoparts, Martogi Siahaan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan mitra bisnis.

“Melalui kolaborasi bersama GS Astra, KYB, dan Akebono, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan dengan para mitra bisnis dan pengguna produk kami yang selama ini tumbuh bersama Astra Otoparts,” ujarnya.

Acara pelepasan mudik gratis ini turut dihadiri jajaran manajemen Astra Otoparts. Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan simbolis sebagai tanda dimulainya perjalanan para pemudik menuju kota tujuan masing-masing.

Sebanyak 22 unit bus diberangkatkan dengan mengangkut sekitar 1.000 pemudik menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Para peserta terdiri dari mitra jaringan distribusi Astra Otoparts seperti bengkel dan toko suku cadang di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bogor, serta masyarakat umum yang mengikuti program melalui media sosial GS Astra, KYB, dan Akebono.

Dalam pelaksanaannya, Astra Otoparts menyediakan dua rute utama. Rute pertama meliputi Jakarta–Semarang–Solo–Yogyakarta, sementara rute kedua mencakup Jakarta–Ngawi–Surabaya–Malang. Para pemudik dapat memilih titik pemberhentian sesuai dengan rute yang tersedia.

Program ini menjadi bagian dari upaya Astra Otoparts dalam membantu masyarakat menikmati perjalanan mudik yang aman dan nyaman, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama periode arus mudik Lebaran.

Melalui inisiatif ini, Astra Otoparts berharap dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata, sekaligus mempererat hubungan dengan para mitra bisnis di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bogor.

Catat!!! DAM Siapkan Posko Istirahat & Servis Gratis di Jalur Jawa Barat

OtomotifZone.com – Bandung, Menyambut musim mudik dan Hari Raya Idul Fitri 2026, PT Daya Adicipta Motora (DAM) bersama PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan program Bale Santai Honda (BSH) untuk menemani perjalanan para pemudik pengguna sepeda motor Honda. Program ini berlangsung selama 10 hari, mulai 19 hingga 28 Maret 2026, dengan layanan operasional 24 jam penuh untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik yang melintasi jalur Jawa Barat.

Pada tahun ini, DAM menghadirkan tiga lokasi Bale Santai Honda serta dua titik AHASS Siaga+ yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Posko tersebut berada di Cianjur, Indramayu, dan Cirebon, serta didukung oleh AHASS Siaga+ di Subang dan Tasikmalaya. Kehadiran posko ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta layanan terbaik bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor Honda selama perjalanan menuju kampung halaman.

General Manager Honda Customer Care Centre (HC3) DAM, Fenny Hasibuan, menyampaikan bahwa setiap posko Bale Santai Honda menyediakan berbagai layanan dan fasilitas bagi pemudik agar perjalanan mereka tetap aman dan nyaman.

“Kami mengingatkan para pengguna sepeda motor Honda agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan. Dengan adanya posko Bale Santai Honda, pemudik dapat melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala selama perjalanan. Berkendara dengan aman adalah kunci utama untuk kenyamanan dan keselamatan di jalan raya. Selalu #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” ujar Fenny.

Setiap posko Bale Santai Honda menyediakan berbagai layanan bagi pemudik, mulai dari tempat istirahat yang nyaman, konsultasi teknis sepeda motor Honda, hingga layanan tune-up dan servis ringan secara gratis. Selain itu, tersedia pula diskon khusus untuk suku cadang Honda, dengan dukungan mekanik berpengalaman yang siap memberikan pelayanan optimal.

Bale Santai Honda juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan selama beristirahat, seperti ruang istirahat ber-AC, cek kesehatan, akses WiFi gratis, alat pijat, takjil, makanan ringan khas daerah, mushola, serta toilet yang bersih dan nyaman. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati display unit sepeda motor Honda, serta mendapatkan layanan terkait suku cadang, aksesoris, dan apparel resmi Honda.

Dengan kehadiran Bale Santai Honda, DAM berharap para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang, karena selalu ada tempat beristirahat sekaligus memastikan sepeda motor tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan jauh.

Mudik merupakan momen istimewa bagi masyarakat Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Melalui Bale Santai Honda, DAM ingin turut menemani perjalanan para pemudik agar tetap aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga setiap perjalanan menuju rumah menjadi bagian dari kebahagiaan menyambut Hari Raya bersama orang-orang tercinta.

Berikut alamat lengkap 3 Titik Posko Mudik “Bale Santai Honda” dan 2 Titik AHASS Siaga+ di Jawa Barat :

1. Posko Mudik “Bale Santai Honda Cianjur” berlokasi di ⁠ Masjid Al Jabbar Cipeuyeum, Jl. Raya Cipeuyeum No.498, Cipeuyeum, Kec. Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

2. Posko Mudik “Bale Santai Honda Cirebon” berlokasi di UPTD. Pengujian Kendaraan Bermotor, Gg. Pelita, Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon

3. Posko Mudik “Bale Santai Honda Indramayu” berlokasi di UPPKB Losarang, Jl. Raya Losarang No.Km 76, Muntur, Kec. Losarang, Kabupaten Indramayu.

4. AHASS Siaga+ Mitra Fajar Ciawi berlokasi di JL. Pelita Harapan (Jl.Pasar Ciawi), Cihanjaro, Pakemitan, Kec. Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

5. AHASS Siaga+ Honda Pacific Motor V Subang berlokasi di Jl. Otto Iskandardinata, Karanganyar, Kec. Subang, Kabupaten Subang.

Mudik Lebaran 2026, DCVI Hadirkan 12 Posko Rescue untuk Bus Mercedes-Benz

OtomotifZone.com – Jakarta, Menjelang periode mudik Lebaran 2026, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyiapkan program Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 2026 dengan total 12 titik layanan di jalur transportasi utama Indonesia. Program ini terdiri dari delapan bengkel siaga dan empat service point yang akan beroperasi pada 17 hingga 28 Maret 2026.

Program ini disiapkan untuk mendukung kelancaran operasional armada bus Mercedes-Benz yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat selama musim mudik. Pada periode ini kendaraan komersial, khususnya bus, beroperasi dengan intensitas tinggi dan menempuh perjalanan jarak jauh antarkota bahkan lintas pulau.

Untuk memastikan kendaraan tetap beroperasi dengan aman, DCVI menghadirkan dukungan teknis di setiap titik layanan. Setiap service point dirancang untuk memberikan penanganan cepat melalui mekanik berpengalaman, fasilitas kerja yang memadai, peralatan diagnosis Mercedes-Benz, serta ketersediaan stok suku cadang dasar. Dukungan ini memungkinkan proses pemeriksaan dan perbaikan dilakukan langsung di lapangan sehingga kendaraan dapat segera kembali beroperasi.

Dalam operasional di lapangan, mekanik Mercedes-Benz akan terlebih dahulu melakukan identifikasi keluhan pelanggan dengan melihat riwayat servis kendaraan. Proses diagnosis kemudian dilakukan menggunakan diagnostic tools Mercedes-Benz, dilanjutkan dengan pengujian fungsi komponen dan tes jalan kendaraan apabila diperlukan. Apabila ditemukan komponen yang tidak bekerja optimal, teknisi akan melakukan penggantian agar kendaraan kembali dalam kondisi aman untuk melanjutkan perjalanan.

Untuk memastikan proses diagnosis dapat dilakukan secara cepat dan tepat, DCVI secara konsisten menjalankan program pengembangan mekanik melalui Mercedes-Benz Truck & Bus CSP Training Center. Program ini menghadirkan sistem pelatihan dan sertifikasi mekanik berstandar global Daimler Truck.

Dalam sistem ini terdapat tiga jenjang kualifikasi utama, yaitu Qualified Maintenance Technician (QMT), Qualified System Technician (QST), serta Certified Diagnostic Technician (CDT). Melalui sistem tersebut, mekanik dilatih untuk menangani pekerjaan servis dasar, diagnosis sistem kendaraan, hingga analisis gangguan teknis yang lebih kompleks.

Standar kompetensi ini juga diterapkan dalam program Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 2026. Di setiap titik layanan DCVI memastikan kehadiran mekanik bersertifikasi dengan minimal satu Qualified System Technician (QST) yang memiliki kemampuan diagnosis sistem kendaraan secara menyeluruh.

President Director PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Naeem Hassim, mengatakan bahwa keandalan kendaraan Mercedes-Benz harus selalu didukung oleh kesiapan layanan purna jual yang kuat. “Kami percaya kualitas kendaraan harus diimbangi dengan kesiapan layanan teknis yang sama kuatnya. Karena itu, kami terus berinvestasi dalam peningkatan kompetensi mekanik melalui sistem pelatihan dan sertifikasi berstandar global. Dengan teknisi yang memiliki kualifikasi jelas, pelanggan dapat memperoleh penanganan teknis yang cepat dan tepat di setiap titik layanan Mercedes-Benz,” ujar Naeem Hassim.

Head of Customer Service and Parts Operation DCVI, Handika Sembiring, menambahkan bahwa standar teknisi di setiap posko menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan kendaraan pelanggan selama periode mudik. “Setiap posko Lebaran Rescue kami pastikan memiliki minimal satu Qualified System Technician. Dengan dukungan teknisi bersertifikasi serta peralatan diagnosis Mercedes-Benz, proses identifikasi masalah dapat dilakukan lebih cepat sehingga kendaraan pelanggan dapat kembali beroperasi dalam waktu yang lebih singkat,” jelas Handika.

Sebelum program dimulai, seluruh tim teknisi yang terlibat juga mendapatkan pemaparan teknis khusus yang mencakup panduan pelaksanaan rescue, pembahasan gangguan teknis yang paling sering terjadi selama perjalanan mudik, serta metode penanganan unit secara praktis di lapangan.

Dalam program Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 2026, DCVI menyiapkan total 12 titik layanan di jalur transportasi utama Indonesia, yang terdiri dari:

  • Bengkel Siaga:
  • Medan: PT Kanindo Mitra Usaha
  • Pekanbaru: PT Mas Auto Germania
  • Lampung: PT Alun Indah Lampung
  • Jakarta: PT Hartono Raya Motor Jakarta
  • Bandung: PT Citrakarya Pranata
  • Semarang: PT Hartono Raya Motor Semarang
  • Yogyakarta: PT Kalimas Arubu Indonesia
  • Surabaya: PT Transforma Oto Prima
  • Titik Servis:
  • RM Brawijaya – Cirebon: PT Citrakarya Pranata
  • RM Raos Eco – Gringsing: PT Hartono Raya Motor Semarang
  • RM Lestari – Kebumen: PT Transforma Oto Prima
  • RM Puritama – Situbondo: PT Hartono Raya Motor Surabaya

Setiap titik layanan memiliki jangkauan sekitar 150 kilometer dari lokasi posko. Tim teknisi juga siaga selama 24 jam dengan waktu respons awal sekitar 10 menit setelah laporan pelanggan diterima. Sebagian besar gangguan teknis dapat ditangani langsung di lokasi dengan waktu penanganan rata-rata sekitar 30 menit hingga 1 jam untuk gangguan elektrikal yang umum terjadi.

Selain bantuan teknis di lokasi, pelanggan juga dapat memperoleh konsultasi teknis gratis serta pembebasan biaya jasa untuk servis darurat selama periode Lebaran Rescue. DCVI juga menghadirkan Promo Mudik 2026 untuk pembelian suku cadang selama program berlangsung.

Melalui peningkatan kompetensi, kesiapan mekanik bersertifikasi di setiap posko layanan, serta dukungan jaringan bengkel siaga di jalur mudik, DCVI berkomitmen untuk terus mendampingi operator bus Mercedes-Benz di Indonesia agar armada tetap siap beroperasi dan mampu melayani mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Stop Gaya Superbike! Toprak Mulai Bangkit dan Dekati Level Yamaha

OtomotifZone.com – Jakarta, Perjalanan Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 mulai menunjukkan perkembangan positif setelah ia menyadari bahwa motor prototipe tidak bisa diperlakukan seperti Superbike.

Hal ini diungkapkan oleh Managing Director Yamaha Racing, Paolo Pavesio, usai seri pembuka musim di Buriram, Thailand. Menurutnya, kemajuan Toprak datang setelah ia berhenti mencoba “mengubah MotoGP menjadi Superbike”.

Juara bertahan WorldSBK itu sebelumnya menghabiskan sebagian besar tes musim dingin dengan mencoba meniru setelan motor Superbike ke Yamaha M1. Namun pendekatan tersebut justru menimbulkan berbagai kendala, mulai dari kesulitan menjaga kecepatan di tikungan hingga masalah wheelspin.

Tak hanya itu, setelan bergaya Superbike juga sempat menimbulkan masalah teknis, termasuk harus melepas aero belakang demi memenuhi regulasi tinggi motor. Namun saat balapan di Buriram, perangkat aero belakang kembali digunakan.

“Dia sempat mencoba membuat MotoGP terasa seperti Superbike agar nyaman. Tapi kemudian dia memahami bahwa ada hal-hal yang tidak bisa dikompromikan,” jelas Pavesio.

Meski hanya finis ke-17 dan di luar zona poin, Toprak menunjukkan progres dengan mampu bersaing dalam hal kecepatan dengan rekan satu pabrikan seperti Fabio Quartararo dan Alex Rins di fase tengah balapan. Ia juga berhasil finis di depan rekan setimnya di Pramac, Jack Miller.

“Saya pikir Toprak melakukan pekerjaan yang sangat baik. Dia sudah bisa mendekati pebalap Yamaha lainnya, dan itu adalah tolok ukur penting,” tambah Pavesio.

Yamaha sendiri memberikan kebebasan kepada Toprak untuk bereksperimen dengan setelan motor selama masa adaptasi. Hal ini dianggap penting mengingat kesuksesan besar yang ia raih sebelumnya di ajang Superbike.

“Setelah bertahun-tahun sukses di SBK, dia tentu ingin membuat MotoGP lebih mendekati gaya berkendaranya. Kami mendukungnya karena itu bagian dari proses belajar,” ujar Pavesio.

Adaptasi Regulasi Baru, JPNW Lakukan Set Up Intensif di Sentul

OtomotifZone.com – Bogor, Tim balap asal Sumatera, JPNW Racing Team, mulai memanaskan mesin jelang musim balap 2026. Mereka terlihat menggelar sesi set up motor di Sirkuit Internasional Karting Sentul dengan mengandalkan pebalap andalan, Aditya Fauzi.

Dalam sesi tersebut, JPNW fokus melakukan penyempurnaan pada motor Honda Supra GTR sebagai bagian dari adaptasi menghadapi regulasi baru yang akan diterapkan pada musim 2026, khususnya di level Asia.

Manajer tim JPNW, Andra, menjelaskan bahwa sesi ini menjadi langkah awal untuk membangun performa terbaik tim menghadapi kompetisi mendatang.

“Ya, kali ini kita sedang set up motor untuk 2026. Karena kan ada regulasi baru, terutama di Asia, jadi kita set up ulang. Sesi ini baru Adit yang lakukan karena Kiki masih di Sumatera. Tapi kemungkinan masih akan ada sesi set up lagi nantinya,” ujar Andra.

JPNW sendiri dipastikan akan kembali tampil di dua ajang besar, yakni Asia Road Racing Championship 2026 dan Mandalika Racing Series 2026.

Sesi set up ini menjadi bagian penting dalam strategi tim untuk tetap kompetitif di tengah perubahan regulasi. Dengan hanya mengandalkan Aditya Fauzi pada tahap awal, JPNW tetap optimistis bisa menemukan setting terbaik sebelum musim resmi dimulai.

Langkah awal ini sekaligus menunjukkan keseriusan JPNW dalam menghadapi musim 2026, dengan target tampil lebih kompetitif baik di level nasional maupun internasional.