Beranda blog Halaman 40

Fu Wungkul 147cc Bumisari “Pecah Telur” Cetak 7.5 Detik, Jadi Yang Tercepat di SDW Dragbike Rookie

​OtomotifZone.com – YOGYAKARTA – Kelas FU Wungkul 147cc kembali menyajikan drama persaingan yang panas. Dalam gelaran SDW Dragbike Rookie yang berlangsung di sirkuit NP Landasan Pacu Pantai Depok, Yogyakarta, Minggu lalu, satu nama berhasil mencuri perhatian lewat torehan waktu yang fantastis.

​Motor Satria FU garapan BRS Gank yang bermarkas di Sukoharjo, Jawa Tengah, sukses membuktikan tajinya. Mengusung nama tim Bumisari Malang BRS Racing DOS Muffler, motor ini berhasil “pecah telur” dengan mencatatkan waktu impresif di angka 7.5 detik!

​Juru Tembaknya yaitu Agung Saputra. Berdasarkan data Live Timing dari rjtiming.id, Agung Saputra yang memacu motor bernomor start 340 ini tampil sangat bertenaga sejak lampu hijau menyala. Dengan Reaction Time (RT) yang sangat tajam di angka 0.003 detik, Agung melesat mulus hingga menyentuh garis finis dengan total waktu 7.588 detik.

​Catatan ini sekaligus menempatkan Agung Saputra dan tim Bumisari Malang di posisi pertama, mengungguli deretan rival tangguh lainnya di kelas FU Wungkul 147cc.

Kolaborasi antara set-up mesin dari BRS Gank dan dukungan knalpot dari DOS Muffler terbukti ampuh menghasilkan tenaga yang kompetitif di lintasan aspal Pantai Depok yang dikenal punya tantangan tersendiri.

Alhamdulillah, akhirnya bisa pecah telur di angka 7.5 detik. Sebenarnya tidak ada perubahan ekstrem, kami hanya fokus pada efisiensi kompresi dan mapping pengapian agar tenaga tetap ngisi dari bawah sampai atas,” ungkap Mas Boros.

​Meski persaingan di kelas ini sangat ketat dengan selisih waktu yang tipis (rata-rata di angka 7.6 hingga 7.7 detik), tim Bumisari Malang berhasil menunjukkan konsistensi dan mental juara.

​Kemenangan ini tentu menjadi modal berharga bagi Bengkel BRS Gank untuk terus melakukan riset dan mempertahankan tren positif di ajang balap lurus berikutnya. Selamat untuk tim Bumisari Malang dan BRS Gank!

Perkuat Pasukan 2026 RMF Trans Racing Resmi Gandeng Mekanik Kondang Bima Thestrokes55!

​OtomotifZone.com – Jawa Timur – Peta persaingan balap motor tanah air di musim 2026 dipastikan bakal semakin panas. Tim asal Jawa Timur, RMF Trans Racing, baru saja membuat gebrakan besar dengan mengonfirmasi kehadiran sosok mekanik papan atas dalam struktur tim mereka.

​Tidak tanggung-tanggung, nama Bima Aditya Rahmana, sang owner bengkel legendaris Thestrokes55 asal Sukoharjo, resmi dipinang untuk memperkuat teknis tim. Langkah strategis ini diambil guna menghadapi jadwal kalender balap 2026 yang kian padat dan kompetitif.

​Kolaborasi Strategis untuk Dominasi 4 Tak
​Kabar bergabungnya mekanik yang sukses menghantarkan tim ZIEAR merengkuh gelar juara Asia kelas UB150 ini dikonfirmasi langsung oleh Kemin 99 Rakeri selaku perwakilan manajemen RMF Trans Racing.

​Bima Aditya nantinya akan memegang peran krusial dalam pengembangan dan backup sektor mesin 4 tak, khususnya pada motor Yamaha MX King yang menjadi andalan tim. Pengalaman luas Mas Bima (sapaan akrabnya) di level nasional hingga internasional diharapkan menjadi kunci performa motor RMF Trans Racing.

​”Dengan hadirnya Mas Bima tahun ini, semoga punya dampak signifikan bagi tim RMF. Tentunya kami punya target khusus, yaitu menjadi juara di setiap event,” ujar Kemin penuh optimisme.

​Dengan sokongan teknis dari tangan dingin Bima Aditya, RMF Trans Racing kini diprediksi akan menjadi “ancaman serius” bagi tim-tim papan atas lainnya.

Fokus utama tim ini dikabarkan tertuju pada dua ajang bergengsi yaitu ​Kejuaraan Nasional Motoprix dan Superchallenge SuperPrix

​Kombinasi manajemen tim yang solid dari Jawa Timur dan sentuhan teknis berkelas dari Sukoharjo ini membuat RMF Trans Racing layak dijuluki sebagai dark horse yang siap bertarung memperebutkan podium tertinggi di sepanjang musim 2026.

Satu Detik yang Bisa Menyelamatkan di Persimpangan

Satu Detik yang Bisa Menyelamatkan

OtomotifZone.com, Bandung – Keselamatan berkendara tidak selalu ditentukan oleh hal besar. Terkadang, keputusan sederhana seperti menunggu satu detik lebih lama di jalan raya dapat menjadi pembeda antara selamat dan celaka. Situasi ini sering terjadi ketika pengendara berada di persimpangan saat lampu lalu lintas berubah dari merah menjadi hijau.

Masih banyak pengendara yang terburu-buru melaju begitu lampu berubah tanpa memastikan kondisi sekitar benar-benar aman. Padahal, memberikan jeda sejenak untuk melihat situasi di sekitar dapat membantu menghindari potensi bahaya dari kendaraan lain yang mungkin masih melintas.

Berikut beberapa alasan mengapa satu detik tambahan di persimpangan sangat penting bagi keselamatan berkendara:

1. Mengantisipasi Kendaraan yang Masih Melintas

Tidak semua pengendara langsung berhenti saat lampu lalu lintas berubah. Beberapa kendaraan dari arah lain terkadang masih melaju atau bahkan menerobos lampu merah. Dengan menunggu sejenak, pengendara dapat memastikan persimpangan benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Memberi Waktu Membaca Situasi Jalan

Jeda singkat memberikan kesempatan bagi pengendara untuk memperhatikan pergerakan kendaraan lain, pejalan kaki, maupun kendaraan yang datang dari arah samping.

3. Menghindari Reaksi Terburu-buru

Berkendara dengan tergesa-gesa dapat membuat pengendara mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang matang. Hal ini berpotensi memicu manuver mendadak yang berbahaya.

4. Menjaga Ketertiban di Persimpangan

Persimpangan merupakan salah satu titik dengan potensi kecelakaan yang cukup tinggi. Kesabaran dan kedisiplinan saat menunggu lampu lalu lintas membantu menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan aman bagi semua pengguna jalan.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan bahwa kesabaran menjadi salah satu kunci penting dalam berkendara dengan aman. “Memberikan jeda satu detik sebelum melaju saat lampu berubah hijau merupakan langkah sederhana namun sangat penting. Hal ini memberikan waktu bagi pengendara untuk memastikan kondisi persimpangan benar-benar aman sehingga dapat mengurangi potensi risiko kecelakaan,” ujar Ludhy.

Menunggu beberapa detik mungkin terasa sepele, namun jauh lebih berharga dibandingkan risiko kecelakaan yang dapat terjadi dalam sekejap. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak tergesa-gesa saat berada di jalan.

Selalu ingat untuk #Cari_Aman dengan bersabar saat menghadapi lampu lalu lintas serta menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.

DAM Gelar Iftar Berdaya Bersama Anak Yatim, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan

DAM Gelar Iftar Berdaya Bersama Anak Yatim

OtomotifZone.com, Bandung – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadhan, PT Daya Adicipta Motora (DAM), selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda di wilayah Jawa Barat, menggelar kegiatan Iftar Berdaya yang melibatkan karyawan DAM, karyawan Daya Group, serta anak-anak yatim di Gedung Graha R.A Rachmat, Bandung, Kamis (12/3). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Mengusung tema “Iftar Berdaya” yang memiliki makna aktif bertumbuh dalam harmoni bersama Daya, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen DAM dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat berbagi di lingkungan perusahaan. Melalui kegiatan ini, DAM berharap dapat menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh makna sekaligus memperkuat hubungan antar karyawan, manajemen dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan ini, DAM mengundang anak-anak yatim dari PYI Yatim dan Zakat untuk turut merasakan kebersamaan dalam acara buka puasa bersama. Kehadiran mereka memberikan kehangatan tersendiri sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya berbagi dan menebarkan kebaikan kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Rangkaian acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain buka puasa bersama dan santunan kepada anak-anak yatim, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah Ramadhan oleh Ustad Dedi Hariadi yang memberikan pesan inspiratif tentang makna berbagi dan memperkuat keimanan di bulan suci. Suasana semakin meriah dengan games interaktif yang melibatkan karyawan, sehingga menciptakan kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan.

Human Resource Operational Department Head DAM, Dwi Herdiamansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus menumbuhkan nilai kepedulian sosial di lingkungan kerja.

“Melalui kegiatan Iftar Berdaya ini, DAM ingin terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh karyawan untuk terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dwi.

Melalui kegiatan ini, DAM berharap semangat berbagi dan kebersamaan dapat terus terjaga, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan perusahaan.

Waktunya Balap!! Bupati Cup 2026 Akan Hadir Di Teluk Wondama

Bupati Cup 2026

Otomotifzone.com – Wasior. Aksi balap motor paling dinanti tahun ini telah siap digelar. Road Race Championship Bupati Cup 2026 akan menghadirkan persaingan sengit guna meriahkan HUT ke-23 tahun Kabupaten Teluk Wandama, Papua Barat.

Selain itu, ajang ini diperkirakan akan menarik pembalap berbakat dari seluruh Region E meliputi wilayah provinsi Papua dan Maluku. Sebagai informasi, ajang ini akan berlangsung pada 8 – 11 April 2026 di Sirkuit Dadakan Perkantoran Isei. Jadi, tidak hanya sekadar balapan, ini adalah pesta otomotif yang akan memukau setiap penggemar dengan semangat kompetisi yang penuh gengsi.

Bupati & Wakil Bupati Hadir Langsung Sebagai Penyemangat Utama

Untuk meningkatkan semangat para peserta, kehadiran langsung Bupati Teluk Wondama Elisa Auri, SE, MM dan Wakil Bupati Anthonius A. Marani, S.IP.KP menjadi daya tarik tersendiri. Dengan demikian, hal ini semakin mengangkat nilai prestise kejuaraan ini. Tidak ketinggalan dari Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama akan memberikan door prize 1 unit motor bagi masyarakat yang hadir secara spesial.

28 Kelas Dari 9 Kategori Untuk Setiap Juara

Selain kelas utama Motoprix yang akan memukau, event Road Race Championship Bupati Cup 2026 juga dirancang untuk menarik antusiasme pecinta balap dari Teluk Wondama dan sekitarnya. Bahkan, dengan total 28 kelas dari 9 kategori, ada kesempatan bagi setiap jenis pembalap untuk bersaing.

Lebih dari itu, penyelenggara memberikan kesempatan khusus bagi rider lokal Teluk Wondama untuk merasakan atmosfer kompetisi resmi sebagai sarana pengembangan positif bagi generasi muda. Tak hanya itu, para mekanik juga bisa ikut berkompetisi di satu kelas khusus, untuk membuktikan kekuatan garapan “kuda besi” yang mereka buat beradu dan bernostalgia di lintasan Perkantoran Isei.

Pada akhirnya, empat kelas akan menjadi sorotan utama untuk juara umum:

  • Kelas Expert
  • Kelas Novice
  • Kelas Setanah Papua
  • Kelas Papua Barat
Bupati Cup 2026

Hadiah Megah Menanti Juara

Tentu saja, pemenang tidak hanya akan membawa pulang kehormatan. Sebaliknya, mereka juga akan mendapatkan hadiah yang sangat menggiurkan antara lain : 4 Unit Motor Baru, Trophy megah, serta uang pembinaan yang menarik. Jadi, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan kemampuan dan membawa pulang hadiah besar serta keberhasilan mencatatkan sejarah sebagai jawaranya.

Daftar Sekarang Catat Tanggalnya Jangan Sampai Ketinggalan

Pendaftaran akan dibuka secara resmi pada tanggal 15 Maret -6 April 2026 bertempat Sekretariat: KP. Maniwak (gedung Kreasi).

Berikut adalah biaya pendaftaran:

  • Kelas Expert: Rp 1.200.000/kelas
  • Sporting Race: Rp 600.000/kelas
Bupati Cup 2026

Hubungi kontak person untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut:

  • Imon: 0822 3987 0266
  • Pay: 0813 4443 3821
  • Yan (Scrutinering): 0821 9986 7128
  • Rasakan deruman mesin yang menggelegar dan semangat kompetisi. Baik sebagai peserta atau penonton, mari kita rayakan HUT Kabupaten Teluk Wondama ke-23 dengan Road Race Championship Bupati Cup 2026. Apakah Anda siap jadi juara!! Ayo bergabung dan buat momen tak terlupakan di lintasan balap.

Tiga Tokoh Otomotif Bertemu di Acara Buka Bersama IMI, Bahas Masa Depan Balap Motor Indonesia

OtomotifZone.com – Jakarta, CEO Sumatera Cup Prix, Darmawansyah, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat. Dalam agenda tersebut, Mawan terlihat duduk bersama dan berbincang hangat dengan Medya Saputra, pendiri ajang balap Sulawesi Cup Race (SCR).

Dalam pertemuan itu, turut hadir pula H. Putra Rizky yang dikenal sebagai pemilik tim balap LFN HP969 Racing Team. Sosoknya juga dikenal sebagai pemerhati dunia balap nasional yang kerap memberikan dukungan kepada para atlet balap Indonesia untuk terus berprestasi.

Ketiga tokoh otomotif tersebut terlihat berdiskusi santai sambil bertukar gagasan mengenai perkembangan dunia otomotif, khususnya balap motor di Indonesia. Pertemuan ini menjadi momen menarik karena mempertemukan penyelenggara event balap dan pemilik tim yang sama-sama memiliki kepedulian terhadap kemajuan balap motor nasional.

Nama Sumatera Cup Prix sendiri sudah dikenal luas sebagai salah satu event balap motor bergengsi di Indonesia. Ajang ini dibangun dari nol oleh Mawan Dragon hingga akhirnya berkembang dan memiliki tempat tersendiri di kalangan pecinta balap, khususnya di Pulau Sumatera. Perjalanan tersebut tentu tidak mudah, karena Mawan telah melewati berbagai tantangan dalam mengembangkan dunia balap di daerah.

“Kita berbincang tentang otomotif, terutama balap motor Indonesia. Kita memiliki tujuan yang sama agar bisa bersinergi supaya balap motor Indonesia bisa bersatu dan berkembang. Tujuan utamanya adalah membangun kerja sama demi kemajuan industri balap motor Indonesia serta mendukung program Ketua Umum IMI,” ujar Mawan Dragon kepada OtomotifZone.com.

Sementara itu, nama Sulawesi Cup Race juga telah menjadi salah satu event balap bergengsi di kawasan Indonesia Timur. Banyak tim dan pembalap menjadikan ajang ini sebagai target untuk membuktikan kemampuan mereka dan meraih prestasi.

Pertemuan antara penyelenggara event besar dan tokoh otomotif ini pun menjadi hal yang positif bagi perkembangan balap motor nasional. Diskusi yang berlangsung diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas demi kemajuan balap motor di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami berdiskusi mengenai dunia otomotif, khususnya perkembangan balap motor di Indonesia. Pada dasarnya kami memiliki visi yang sejalan agar bisa bekerja sama dan saling mendukung demi menyatukan serta memajukan balap motor nasional. Harapannya, sinergi ini dapat memperkuat industri balap motor Indonesia sekaligus mendukung seluruh program Ketua Umum IMI, Bapak Moreno Suprapto,” tutup Medya Saputra.

Honda Perlihatkan Motor MotoGP 850cc untuk Regulasi 2027, Takaaki Nakagami: “Sangat Ringan”

OtomotifZone.com – Jakarta, Honda akhirnya merilis rekaman pertama motor prototipe MotoGP berkapasitas 850cc yang dikembangkan untuk menghadapi regulasi teknis baru musim 2027. Motor tersebut pertama kali diuji di lintasan oleh pembalap penguji pabrikan, Takaaki Nakagami, dalam tes tertutup di Sepang International Circuit pada Desember tahun lalu.

Meski pengujian sudah berlangsung beberapa bulan sebelumnya, detail mengenai motor tersebut baru diungkap sekarang melalui video resmi yang dirilis oleh Honda dan tim balapnya, Honda Racing Corporation (HRC).

Dalam video tersebut terlihat Nakagami mengendarai motor prototipe di lintasan yang sempat diguyur hujan. Rekaman juga menampilkan suara mesin saat melaju di trek lurus serta komentar pertama sang pembalap mengenai karakter motor baru tersebut.

“Kesannya pertama adalah ‘sangat ringan’. Saya cukup terkejut, terutama dalam kondisi seperti ini. Ya, terasa cukup menyenangkan,” kata Nakagami.

Dengan dirilisnya rekaman ini, Honda menjadi pabrikan kedua di kelas MotoGP yang memperlihatkan motor 850cc mereka di lintasan setelah KTM lebih dulu melakukannya pada awal Desember lalu.

Sementara itu, Yamaha dikabarkan telah melakukan pengujian awal secara tertutup, sedangkan Ducati dan Aprilia menargetkan debut prototipe mereka pada musim semi tahun ini.

Launching Cleosa Series 2026, Mematangkan Persiapan Dengan Para Pelaku Balap

OtomotifZone.com– Jogjakarta. Bertempat di Hotel Khas Tugu Diamond Jogjakarta 12 Februari 2026 sebuah acara yang tak biasa di buat oleh Cleosa Management. Event organizer yang dulu terkenal dengan Indiel Organizer ini membuat sebuah gebrakan dengan launching persiapan balap 2026.

Mengundang beberapa media juga dari kalangan balap baik manager, mekanik, dan sponsor mereka memperkenalkan agenda yang akan di kerjakan tahun ini. Mulai jadwal, lokasi, dan ada regulasi tambahan apa nantinya mereka jelaskan disini.

“Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan semua yang kami undang beberapa hari lalu. Disini kami ingin menyampaikan beberapa hal terkait event kami 2026 ini. Mungkin bertanya-tanya menyapa kami membuat acara disini. Salah satu faktornya kami mengapresiasi para mekanik dan crew yang kebanyakan dari Jogja. Team-team besar banyak menyerahkan mesinnya oleh mekanik Jogja begitu kiranya,” ucap Andreas Edward senior di pengurus Cleosa Management.

Jadwal masih sama lima seri yang akan di gelar. Tapi kali ini kembali sebuah tempat yang tak biasa menjadi lokasi balap Cleosa Series 2026. Jabar di tambah lagi kuotanya untuk gelaran tahun ini. Tasikmalaya menjadi tujuan kota setelah Pangandaran. “Jateng Tiga Jabar Dua, yang pasti di Jateng Bandungan Semarang, Kesesatan Klaten, dan final masih kita rahasiakan,” lanjutnya.

Mengenai rencana event ada beberapa point. “Ada 20 kelas yang kami buat point berhadiah. Mungkin hanya ada 3 kelas supporting saja. Info pertama itu dulu. Yang penting sponsor sudah siap support full Cleosa Series 2026. Yang kedua kami mengganti kelas Pemula Pro menjadi Junior. Dan kami rencanakan kembali ada JU bergengsi lagi seperti tahun lalu,” penjelasan lanjutannya.

Disambung dengan buka bersama menambah acara ramah tamah launching ini semakin hangat. Ada informasi banyak akan kami pecah supaya jelas. Ok

Ulti-X Mantap Dukung MRS 2026, Produk Balapnya Siap Muncul di Grid

OtomotifZone.com – Jakarta, Produk aftermarket Ulti-X kembali menunjukkan komitmennya di dunia balap nasional dengan melanjutkan dukungan terhadap ajang Mandalika Racing Series 2026. Musim ini menjadi tahun kedua bagi brand baru dari Astra Otoparts tersebut terlibat dalam salah satu kejuaraan balap motor sport terbesar di Indonesia itu

Meski sudah muncul di paddock balap nasional sejak tahun lalu, kehadiran produk Ulti-X sempat menimbulkan rasa penasaran. Pasalnya, meski namanya sudah mulai terdengar di kalangan tim balap, produk mereka belum sepenuhnya beredar luas di pasaran.

Menurut Sandro dari pihak Ulti-X, tahun 2025 memang difokuskan sebagai masa pengembangan dan riset produk sebelum akhirnya resmi diluncurkan secara lebih luas pada musim 2026.

“Tahun 2025 menjadi tahun pengembangan barang kita atau riset untuk produk selain kampas rem, karena kampas rem sudah dijual sejak tahun lalu. Dan tahun 2026 ini kita akan keluarkan barang-barang kita. Nanti produknya kalian bisa lihat di tim-tim balap terutama di kejuaraan MRS dan MP yang kita support,”ujar Sandro.

Sinyal kehadiran produk Ulti-X sebenarnya sudah mulai tercium sejak musim 2025. Beberapa tim balap diketahui telah menggunakan komponen mereka, salah satunya kampas rem cakram.

Tak hanya itu, dalam proses registrasi part yang dilakukan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI), nama Ulti-X juga tercatat dalam sejumlah kategori komponen balap. Mulai dari velg, master rem, Rantai, Gear, kaliper hingga berbagai komponen lainnya.

Musim 2026 pun menjadi momentum penting bagi Ulti-X untuk memperlihatkan performa produk mereka secara langsung di lintasan, khususnya melalui tim-tim yang berlaga di Mandalika Racing Series.

Sandro menjelaskan, keputusan kembali mendukung MRS bukan tanpa alasan. Menurutnya, konsep kejuaraan yang mengusung format Kejuaraan Nasional balap sport sangat selaras dengan lini produk yang mereka kembangkan.

“Tahun 2026 ini menjadi tahun kedua kita support MRS. Yang mana memang kita lihat konsep yang menarik dari MRS yaitu Kejurnas Sport dan kebetulan part kita saat banyak untuk motor sport (velg), ke depannya akan kami lengkapi untuk underbone dan maticnya juga” jelas Sandro.

Dengan dukungan berkelanjutan ini, Ulti-X diprediksi akan semakin dikenal di dunia balap nasional. Ajang Mandalika Racing Series 2026 pun menjadi panggung penting bagi brand tersebut untuk membuktikan kualitas produknya di lintasan balap Indonesia.

Hindari Berboncengan dengan Memegang Behel Belakang Sepeda Motor

Hindari Berboncengan dengan Memegang Behel Belakang

OtomotifZone, Bandung – Postur berkendara pembonceng memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sepeda motor saat berkendara. Namun, masih banyak pembonceng yang memiliki kebiasaan memegang besi behel motor di bagian belakang. Padahal, posisi ini kurang tepat dan dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan saat digunakan di jalan.

Besi behel yang berada di bagian belakang sepeda motor pada dasarnya bukan dirancang sebagai pegangan utama bagi pembonceng saat berkendara. Komponen tersebut lebih berfungsi untuk membantu pengendara saat memindahkan atau memarkirkan sepeda motor agar lebih mudah dikendalikan.

Berikut beberapa alasan mengapa pembonceng tidak disarankan memegang behel belakang saat berkendara:

1.     Mengganggu Keseimbangan Sepeda Motor

Saat pembonceng memegang behel belakang, posisi tubuh cenderung menjauh dari pengendara sehingga pusat keseimbangan berubah dan sepeda motor menjadi lebih sulit dikendalikan.

2.     Mengurangi Respons Saat Bermanuver

Ketika sepeda motor berbelok, pembonceng seharusnya mengikuti arah gerakan tubuh pengendara. Jika memegang behel belakang, tubuh cenderung kaku sehingga sulit menyesuaikan pergerakan kendaraan.

3.     Posisi Duduk Menjadi Kurang Stabil

Pegangan yang berada jauh di belakang membuat pembonceng lebih mudah terdorong ke belakang saat akselerasi dan kurang stabil saat pengereman.

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, pembonceng disarankan untuk menjaga postur yang tepat saat berkendara. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain duduk tegak dan tidak terlalu jauh dari pengendara, memegang bagian pinggang atau bahu pengendara, menempelkan lutut secara ringan pada sisi motor, serta memastikan kedua kaki bertumpu pada footstep yang tersedia.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan bahwa posisi pembonceng yang tepat sangat berpengaruh terhadap keseimbangan sepeda motor. “Pembonceng sebaiknya memegang bagian tubuh pengendara seperti pinggang atau bahu agar dapat mengikuti pergerakan motor dengan lebih baik. Dengan posisi tubuh yang stabil, pengendara dan pembonceng dapat menjaga keseimbangan kendaraan sehingga perjalanan menjadi lebih aman,” ujar Ludhy.

Pembonceng bukan hanya penumpang pasif, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga kestabilan sepeda motor. Dengan memahami postur berbonceng yang benar, pengendara dan pembonceng dapat bekerja sama menjaga keseimbangan kendaraan sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.

Selalu ingat untuk #Cari_Aman dengan menjaga postur berbonceng yang benar agar keselamatan tetap menjadi prioritas saat berkendara.