Beranda blog Halaman 4

Villo Barcia Melesat Bagaikan Jet Darat, Tercepat di Kualifikasi MX 65 Novice Kejurnas MX Klaten 2026

0

OtomotifZone.com – Klaten. Villo Barcia tampil luar biasa pada sesi kualifikasi kelas MX 65 Novice Kejurnas Motocross Putaran 6 yang berlangsung Sabtu (22/8) di Sirkuit Bokong Semar, Rowo Jombor, Klaten, Jawa Tengah.

Pebalap asal Medan, Sumatera Utara, tersebut melesat bagaikan jet darat dan sukses menjadi pebalap tercepat pada sesi kualifikasi. Mengandalkan motor dengan nomor start 12, Villo mencatatkan waktu terbaik 1 menit 45,607 detik. Catatan tersebut menjadi bukti kecepatan Villo di lintasan Bokong Semar. Tak hanya menjadi yang tercepat, pebalap asal Sumatera Utara ini juga mampu menciptakan jarak cukup jauh dari para pesaingnya.

Villo unggul hingga 1,860 detik dari pebalap yang berada di posisi kedua. Selisih tersebut menjadi gambaran betapa dominannya Villo sepanjang sesi kualifikasi MX 65 Novice.

Meski demikian, hasil kualifikasi bukanlah jaminan untuk meraih kemenangan. Villo masih harus menjaga konsistensi, fokus, serta mampu mempertahankan ritme balap ketika race berlangsung.

Mampukah Villo Barcia kembali tampil sekencang saat kualifikasi dan mengamankan posisi teratas pada race MX 65 Novice?
Kita tunggu kabar selanjutnya dari Sirkuit Bokong Semar!

M. Kenjiro Melesat di MX 50, Tercepat Pada Time Practice Seri 6 Kejurnas Motocross 2026 Klaten

0

OtomotifZone.com – Klaten. Penampilan luar biasa ditunjukkan M. Kenjiro pada sesi Time Practice kelas MX 50 Kejurnas Motocross Putaran 6 yang berlangsung Sabtu (22/8) di Sirkuit Bokong Semar, Rowo Jombor, Klaten, Jawa Tengah.

Pebalap dengan Izin Start DKI Jakarta yang memperkuat FTQ Velcrone tersebut tampil impresif dan berhasil mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi.

Kenjiro membukukan waktu 1 menit 54,415 detik, sekaligus menempatkannya di posisi teratas daftar pebalap tercepat kelas MX 50.

Catatan waktu tersebut juga menunjukkan keunggulan yang cukup signifikan. Kenjiro mampu memberikan jarak 0,526 detik dari pebalap yang menempati posisi kedua.

Performa tersebut menjadi modal penting bagi Kenjiro untuk menghadapi race. Kecepatan dan konsistensinya di sesi kualifikasi menjadi sinyal bahwa pebalap FTQ Velcrone ini siap memberikan perlawanan terbaik untuk memperebutkan posisi terdepan.

Namun, hasil kualifikasi tentunya belum menjadi penentu akhir. Persaingan sesungguhnya akan tersaji saat race berlangsung, di mana strategi, konsistensi, serta kemampuan menjaga ritme balap akan menjadi kunci.

Apakah Kenjiro mampu mempertahankan kecepatannya dan menjadi yang terbaik di kelas MX 50 pada Kejurnas Motocross Putaran 6?
Kita tunggu hasil racenya!

Tips Aman Berkendara di Jalan Pegunungan, Tetap #Cari_Aman

0
Tips Aman Berkendara di Jalan Pegunungan

Berkendara di kawasan pegunungan dengan jalan yang beraspal menawarkan pengalaman yang menyenangkan, terlebih dengan pemandangan alam yang memanjakan mata. Namun, kondisi jalan yang berkelok, menanjak, menurun, serta memiliki sejumlah ruas yang relatif sempit tetap membutuhkan konsentrasi dan keterampilan berkendara yang baik. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama ketika pengendara hendak melakukan manuver menyalip kendaraan lain.

Menyalip di jalan pegunungan bukan sekadar persoalan keberanian, tetapi membutuhkan perhitungan, kewaspadaan, dan disiplin dalam berkendara. Pengendara perlu memastikan kondisi jalan, jarak pandang, serta situasi lalu lintas sebelum melakukan manuver. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap #Cari_Aman saat berkendara di jalan pegunungan.

1. Pastikan Jarak Pandang Benar-Benar Aman

Jangan memaksakan diri untuk menyalip ketika pandangan ke depan terhalang oleh tikungan, tebing, pepohonan, kendaraan besar, atau kondisi jalan lainnya. Pada kondisi tersebut, kendaraan dari arah berlawanan dapat muncul secara tiba-tiba sehingga risiko kecelakaan menjadi lebih tinggi.

Pastikan jalur di depan terlihat dengan jelas dan tersedia ruang yang cukup sebelum melakukan manuver. Jika jarak pandang masih terbatas atau Brosis merasa ragu, tetaplah berada di belakang kendaraan hingga menemukan ruas jalan yang lebih lurus dan aman untuk mendahului.

2. Perhitungkan Kondisi Jalan dan Kemampuan Motor

Sebelum menyalip, perhatikan kondisi jalan serta kemampuan sepeda motor. Pada tanjakan, misalnya, motor membutuhkan tenaga lebih besar untuk berakselerasi. Kondisi sepeda motor, beban yang dibawa, serta jumlah penumpang juga dapat mempengaruhi kemampuan motor saat melakukan manuver.

Jangan memaksakan diri untuk menyalip apabila akselerasi motor dirasa tidak cukup. Lebih baik bersabar dan menunggu hingga menemukan ruas jalan yang memungkinkan untuk mendahului dengan aman.

3. Pastikan Pengendara Lain Mengetahui Keberadaan Kita

Komunikasi dengan pengendara lain juga penting ketika hendak melakukan manuver. Gunakan klakson atau lampu secara bijak untuk memberikan tanda kepada pengendara di depan mengenai keberadaan kita.

Namun, pemberian sinyal bukan berarti kondisi otomatis aman untuk menyalip. Tetap pastikan pengendara di depan mengetahui keberadaan kita dan tersedia ruang yang cukup untuk melakukan manuver. Jangan langsung mengambil jalur lain hanya karena sudah memberikan tanda.

4. Perhatikan Posisi Berkendara dan Jangan Memotong Jalur

Saat berkendara di kawasan pegunungan, pertahankan posisi motor pada jalur yang aman dan hindari gerakan mendadak. Jangan mengambil jalur berlawanan secara berlebihan hanya untuk mendapatkan posisi menyalip, terutama ketika mendekati tikungan.

Jika pandangan ke arah depan belum terbuka sepenuhnya, jangan memaksakan diri keluar dari jalur. Tunggu hingga kondisi jalan benar-benar memungkinkan untuk melakukan manuver dengan aman dan tetap memiliki ruang yang cukup untuk kembali ke jalur semula.

5. Atur Kecepatan Sebelum Memasuki Tikungan

Kecepatan sebaiknya sudah disesuaikan sebelum memasuki tikungan. Hindari melakukan pengereman mendadak maupun perubahan arah secara ekstrem ketika motor sedang menikung karena dapat mempengaruhi kestabilan dan kontrol terhadap sepeda motor.

Pilih kecepatan dan tingkat gigi yang sesuai dengan kondisi jalan agar motor tetap mudah dikendalikan. Setelah melewati tikungan dan menemukan ruas jalan yang lebih terbuka dengan jarak pandang yang aman, pengendara dapat melakukan akselerasi secara bertahap jika kondisi memungkinkan untuk mendahului.

6. Jangan Terpancing Emosi dan Ego

Menemui kendaraan seperti bus, truk, atau kendaraan lain yang berjalan lebih lambat merupakan hal yang wajar ketika berkendara di jalan pegunungan. Jangan menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk memaksakan diri menyalip, terlebih ketika berada di tikungan atau ruas jalan dengan jarak pandang terbatas.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum pengendara melakukan manuver menyalip.

“Menyalip di jalan pegunungan membutuhkan perhitungan yang matang. Pengendara tidak hanya perlu memperhatikan kendaraan di depan, tetapi juga memastikan kondisi jalur dari arah berlawanan, jarak pandang, serta kemampuan sepeda motor. Jika kondisi belum memungkinkan, lebih baik bersabar dan menunggu hingga menemukan ruas jalan yang aman untuk menyalip,” ujar Ludhy.

Pada akhirnya, berkendara di kawasan pegunungan bukan tentang siapa yang paling cepat sampai tujuan, tetapi bagaimana perjalanan dapat dilakukan dengan aman hingga tiba di tujuan. Dengan menjaga jarak aman, mengatur kecepatan, tidak memaksakan manuver, serta selalu memperhatikan kondisi lalu lintas, perjalanan di jalan pegunungan dapat menjadi pengalaman yang lebih aman dan menyenangkan. Yuk, selalu utamakan keselamatan dan #Cari_Aman di setiap perjalanan.

Seminggu Lagi Solo Kembali Jadi Arena Aksi Kebut Lurus, Gubernur Jateng Drag Bike 2026 Siap Digelar di Manahan!

0

​Otomotifzone.com – Solo, Kota Solo kembali dipercaya menjadi ajang adu kecepatan balap lurus roda dua. Gelaran bertajuk Gubernur Jateng Drag Bike 2026 bakal menggelegar di Sirkuit Non-Permanen (NP) Jalan Menteri Supeno, tepat di belakang Stadion Manahan, Surakarta pada Minggu, 6 September 2026.

​Ajang balap ini menjadi wadah resmi bagi para pecinta otomotif sekaligus kampanye positif bertagline “Stop! Balap Liar”.

Perwakilan panitia, Andry Jhon, mengungkapkan alasan utama pemilihan lokasi ini.
​”Solo dipilih karena memang antusiasmenya cukup banyak, lokasi di tengah kota dan aksesnya pun mudah jadi dari berbagai daerah yang mau ke sini pun tak begitu kesulitan,” ujarnya.

​Rincian Kategori dan Kelas yang Dilombakan
​Kompetisi ini menghadirkan sebanyak 22 kelas yang terbagi ke dalam beberapa kategori utama diantaranya Kelas Point Bracket, ​Kelas Point RCQU, ​Kelas Point Sunmory, Kelas Supporting, dan kelas point pemula lokal Plat H dan Plat AD

​Informasi Pendaftaran dan Kontak
​Bagi para Dragbiker yang ingin menjajal kemampuan kuda besinya, pendaftaran dikenakan biaya sebesar IDR 400.000 / nomor (sudah termasuk BBM 1 Liter).

Pendaftaran online dapat diakses melalui link gub.rcqu-racing.com dengan pembayaran transfer via BCA 8915024994 a.n Andry Kuswinartha.

Info Pendaftaran: Tika (0857 2501 8676) / Dyah Ayu (0852 2831 5042)
​Info Umum: Suprexxx (0858 7508 7645) / Dhani CDT (0857 1270 5376)
​Info Teknis: Pak Aseng (0812 3158 2224)
​Info Sponsor: Andry John (0822 4347 7777)

Aldiaz Aqsal Tampil Spesial dan Rebut Podium Utama Sprint Race Bebek 4T 150cc Expert Superprix GBT

0

​OtomotifZone.com — Surabaya. Aldiaz Aqsal sukses menyuguhkan aksi memukau bagi publik Surabaya pada sesi Sprint Race kelas Bebek 4T 150cc Expert di seri keempat Superchallenge Superprix 2026 sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya 21 Agustus 2026. Pebalap andalan tim Dits Racing ini berhasil keluar sebagai pemenang setelah melewati pertarungan sengit hingga meter-meter terakhir lintasan.

​Perjuangan Aldiaz sepanjang 10 lap sama sekali tidak mudah. Mengawali balapan dengan apik di barisan depan, ia sempat memimpin persaingan di lap ke-2. Namun, dinamika kompetisi yang begitu ketat memaksa Aldiaz sempat terlempar ke posisi keempat dari lap 3 hingga lap 5. ​Pantang menyerah, Aldiaz perlahan namun pasti mulai merangkak naik. Ia merangsek ke posisi ketiga, lalu menempel ketat di posisi kedua.

Puncaknya terjadi pada lap ke-9, di mana Aldiaz mencatatkan waktu lap terbaiknya (best lap) yaitu 43.401 detik sekaligus kembali mengamankan posisi terdepan. ​Di lap pamungkas, Aldiaz berhasil mempertahankan keunggulannya secara dramatis dengan selisih tipis hanya 0.046 detik dari Alfi Husni di tempat kedua.

“Cukup seru race kali ini, tadi saat last laps berhasil memimpin dan jelang finish kita berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan posisi ini”, tandas Aldiaz. ​Kemenangan ini membuktikan kelas dan daya juang tinggi Aldiaz Aqsal bersama Dits Racing dalam mengatasi tekanan dan merebut posisi puncak di momen-momen krusial.

Sprint Race Superprix Round 4 : Alfi Husni Tampil Optimis Segel Kemenangan Underbone 2tak 130cc

0

OtomotifZone.com – Surabaya. ​Alfi Husni berhasil mencatatkan hasil manis pada sesi Sprint Race ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri keempat sirkuit GBT Surabaya 21 Agustus 2026. Mengawali balapan dari grid kedua, pembalap yang membela tim SAE Group milik bos Sholeh ini menunjukkan perjuangan pantang menyerah meski sempat tercecer ke urutan keempat di awal race.

​Membesut Yamaha 125z racikan tuner kawakan pakdhe Heru Kate Montormaboer, Alfi tampil sangat optimis dan tenang melahap lintasan malam hari. Perlahan tapi pasti, ia terus menekan dan merangkak naik ke barisan depan.

​Alfi menuntaskan total 10 lap, serta mengukir best lap pribadi 43.251 pada lap ke-9. Persaingan ketat terjadi hingga garis finis, di mana ia unggul tipis 0.076 detik dari Hafid Pratama di posisi kedua, disusul Akbar Abud Afdhal di urutan ketiga.

​”Alhamdulillah, lebih dari bangga bisa mempersembahkan kemenangan ini untuk tim Punya Bos Sholeh, SAE Group,” ujar Alfi seusai laga.

“Jalannya race tadi kita push sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa berada di barisan terdepan. Meski sempat saling kejar, kami berusaha memanfaatkan momen sebaik mungkin.” tutup Alfi

FPQ Round 4 Superprix Bebek 4T TU 130cc Novice, Reykat Yusuf Amankan Posisi Tercepat

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Pembalap andalan tim Dits Racing Palangkaraya di kategori Novice, Reykat Yusuf, tampil luar biasa dalam sesi Free Practice dan Kualifikasi (FPQ) ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri 4 yang berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya 21 Agustus 2026.

Reykat berhasil mengunci posisi terdepan dan berhak mengawali main race dari grid pertama di kelas Bebek 4T TU 130cc Novice.

Performa impresif Reykat tak lepas dari tangan dingin sang mekanik, Ari Vreinz, yang berhasil meracik pacuan motor secara agresif dan optimal. Di atas lintasan, Reykat mencatatkan rekor waktu terbaik 45.255 detik yang ia tempuh pada lap ke-6.

​Meski ditempel ketat oleh Febrian M Yusuf (SAE Racing Team) yang hanya berselisih 0.019 detik di posisi kedua, Reykat mampu mempertahankan keunggulan catatan waktunya hingga sesi berakhir.

​Keberhasilan mengamankan pole position ini menjadi modal berharga bagi Reykat Yusuf dan Dits Racing Palangkaraya untuk bertarung merebut podium tertinggi pada babak main race esok hari.

Penulis : Ahmad Fathoni

FPQ Bebek 2T STD 116cc Expert Round 4 Superprix, Aldias Aqsal Langsung Memimpin Bawa F1ZR Garapan NTO2

0

​OtomotifZone.com – Surabaya. Pembalap andalan tim Dits Racing Palangkaraya, Aldias Aqsal, sukses mencatatkan waktu tercepat pada sesi Free Practice & Qualification (FPQ) kelas Bebek 2T STD 116cc Expert dalam ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri 4 yang digelar di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya 21 Agustus 2026.

​Performa tajam Aldias didukung penuh oleh racikan mesin dari Bahtiar Eka, mekanik bengkel NTO2 Racing Karanganyar. Pacuan 2-tak tersebut terbukti sangat kompetitif dan bertenaga mengitari sirkuit kebanggaan warga Surabaya ini.

​Sejak awal sesi, Aldias langsung menunjukkan dominasinya. Pada lap ke-5, ia sebenarnya sudah berhasil memuncaki daftar dengan catatan waktu 44.879 detik. Tak puas sampai di situ, ia terus memacu motornya hingga berhasil menajamkan rekor lap-nya menjadi 44.810 detik pada lap ke-10.

​Melihat ketatnya selisih waktu di barisan depan, persaingan di sesi main race Superchallenge Superprix Seri 4 ini dipastikan bakal sengit. Namun, hasil FPQ ini menjadi modal berharga bagi Aldias Aqsal dan Dits Racing Palangkaraya untuk mengamankan podium tertinggi.

Penulis : Ahmad Fathoni

FPQ Bebek 2t STD 125cc Novice HF Rasya Tampil Dominan Di Round 4 Superprix GBT

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Hafidz Fahril Rasyadan alias HF Rasya kembali membuktikan taringnya dalam ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri 4 di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya 21 Agustus 2026. Mengusung bendera tim Toger Antivirus, rider asal Madura ini sukses memimpin jalannya sesi Free Practice dan Qualifikasi (FPQ) di kelas Bebek 2Tak STD 125cc.

​Tampil percaya diri sejak awal, Rasya langsung menunjukkan ritme balap yang tajam dengan memimpin waktu sejak 4 putaran awal. Puncak performanya tercipta pada lap ke-8, di mana ia berhasil menajamkan catatan waktunya hingga menembus 44.792 detik, tercepat di kelasnya dari total 16 lap yang dijalani.

​Keberhasilan ini mempertegas status Rasya sebagai sinyal ancaman nyata di setiap seri Superchallenge Superprix 2026. Perpaduan karakter lihai sang pembalap dan keandalan pacuan Yamaha F1ZR yang sudah dihafal luar dalam membuatnya tampil makin sulit ditandingi.

Rudy Bratanusa Siap Pimpin IMI DKI, Dorong Jakarta Jadi Barometer Otomotif Nasional

0
Rudy Bratanusa Siap Pimpin IMI DKI

OtomotifZone.com, Jakarta – Kontestasi kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta memasuki babak baru dengan munculnya sejumlah nama yang memiliki rekam jejak panjang di dunia otomotif. Salah satunya Rudy Bratanusa, sosok yang dikenal aktif dalam berbagai klub dan komunitas otomotif sebagai calon Ketua Umum IMI DKI Jakarta periode terbaru.

Pria dengan nama lengkap Rudy Bratanusa Ekabhakti bukan nama baru di lingkungan komunitas otomotif. Rudy tercatat pernah menjabat sebagai Ketua GSrek Indonesia periode 2015-2023, President Roadgliders sejak 2022 hingga saat ini, serta Vice President HOG Indomobil Jakarta Chapter periode 2023-2025.

Selain posisi kepengurusan, Rudy juga aktif sebagai anggota di sejumlah klub otomotif, mulai dari HOG Anak Elang, HOG Jakarta Chapter, Land Rover Club Indonesia, MBBI, Volkswagen Van Club, HDCI Bekasi, hingga JK Owner Indonesia. Pengalaman lintas komunitas tersebut menjadi salah satu modal Rudy dalam maju pada kontestasi IMI DKI Jakarta periode terbaru.

Dengan pengalaman organisasi, keterlibatan di berbagai komunitas, serta dukungan dari sejumlah tokoh otomotif, kiprah Rudy Bratanusa dalam kontestasi IMI DKI Jakarta mendapat dukungan mayoritas dari klub-klub otomotif di DKI Jakarta.

Dalam sambutannya Rudy menegaskan komitmennya untuk menjadikan IMI DKI naik level dan merealisasikan program-program agar Jakarta menjadi barometer otomotif nasional.

“Kami ingin menjadikan IMI DKI Jakarta sebagai barometer motorsport nasional melalui event berstandar tinggi, sistem pembinaan atlet berkelanjutan, dan organisasi yang profesional, transparan, serta berintegritas,” ujar Rudy di acara silaturahmi bersama klub-klub pendukung, Kamis, 20 Agustus 2026 di Paling Restoran, Jakarta Selatan.

Rudy menambahkan dirinya sudah mempersiapkan beberapa gebrakan jika terpilih sebagai IMI DKI 1. Beberapa diantaranya seperti mempersiapkan kantor sektretariat permanen IMI DKI, hingga membuat sirkuit semi permanen yang berlokasi di Jakarta.

“Kami menampung keinginan dari teman-teman yang aktif di balapan motor kecil. Mereka ingin dibuatkan satu sirkuit di Jakarta untuk pembinaan. Kemungkinan kita akan kerjasama dengan Pemda DKI membuat sirkuit non permanen kemungkinan di JIS dan ada usulan juga di PIK. Karena di PIK sudah mulai banyak event otomotif seperti drag race, slalom dan lain-lain. Jadi lokasi PIK cukup menarik untuk bisa jadi barometer kegiatan otomotif kita,” terang Rudy.

Dari total 20 klub di bawah naungan IMI DKI, total sebanyak 13 klub sudah menyatakan dukungan untuk Rudy Bratanusa. Tak hanya klub, dukungan juga datang dari tokoh penting otomotif, seperti Prasetyo Edi Marsudi selaku pendiri Banteng Motorsport. Menurutnya, Rudy sangat layak menjabat Ketua IMI DKI karena ia mengerti dan mencintai dunia otomotif.

“Harus orang yang mengerti dan mencintai otomotif. Lalu ini untuk Jakarta, jadi harus orang punya kemampuan. Rudy ini dari sisi bisnis berhasil, dia juga mantan pembalap. Mudah-mudahan teman di klub bisa memilih yang terbaik untuk IMI DKI Jakarta,” kata Pras.

Dukungan kepada Rudy juga hadir dari klub GSrek Indonesia. “Kita mendukung om Rudy untuk calon DKI 1, semoga dengan terpilihnya beliau otomotif tidak hanya di DKI tapi masyarakat luas mendapatkan manfaatnya.”

“Karena beliau ini mau memfasilitasi kami-kami yang ada di komunitas, beliau juga concern pengembangan pembalap dari usia dini dan sosialisasi safety ride menjadi agenda utama IMI DKI. Harapannya keselamatan berkendara di Jakarta akan lebih terjamin,” tegas Ahmad Dipoditiro dari GSrek Indonesia.

Tak cukup itu saja, langkah Rudy sebagai calon kuat IMI DKI 1 juga terlihat dari tokoh-tokoh lain yang mendampinginya seperti Muli Saleh selaku CEO Dewa United Motorsport serta Dimas Danindro yang merupakan mantan pembalap Formula Asia, serta pernah menjadi pengurus IMI DKI Jakarta periode 2005-2009, dan saat ini menjadi penasehat Ikatan Karting Indonesia (IKI).