Beranda blog Halaman 5

Rudy Bratanusa Siap Pimpin IMI DKI, Dorong Jakarta Jadi Barometer Otomotif Nasional

0
Rudy Bratanusa Siap Pimpin IMI DKI

OtomotifZone.com, Jakarta – Kontestasi kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta memasuki babak baru dengan munculnya sejumlah nama yang memiliki rekam jejak panjang di dunia otomotif. Salah satunya Rudy Bratanusa, sosok yang dikenal aktif dalam berbagai klub dan komunitas otomotif sebagai calon Ketua Umum IMI DKI Jakarta periode terbaru.

Pria dengan nama lengkap Rudy Bratanusa Ekabhakti bukan nama baru di lingkungan komunitas otomotif. Rudy tercatat pernah menjabat sebagai Ketua GSrek Indonesia periode 2015-2023, President Roadgliders sejak 2022 hingga saat ini, serta Vice President HOG Indomobil Jakarta Chapter periode 2023-2025.

Selain posisi kepengurusan, Rudy juga aktif sebagai anggota di sejumlah klub otomotif, mulai dari HOG Anak Elang, HOG Jakarta Chapter, Land Rover Club Indonesia, MBBI, Volkswagen Van Club, HDCI Bekasi, hingga JK Owner Indonesia. Pengalaman lintas komunitas tersebut menjadi salah satu modal Rudy dalam maju pada kontestasi IMI DKI Jakarta periode terbaru.

Dengan pengalaman organisasi, keterlibatan di berbagai komunitas, serta dukungan dari sejumlah tokoh otomotif, kiprah Rudy Bratanusa dalam kontestasi IMI DKI Jakarta mendapat dukungan mayoritas dari klub-klub otomotif di DKI Jakarta.

Dalam sambutannya Rudy menegaskan komitmennya untuk menjadikan IMI DKI naik level dan merealisasikan program-program agar Jakarta menjadi barometer otomotif nasional.

“Kami ingin menjadikan IMI DKI Jakarta sebagai barometer motorsport nasional melalui event berstandar tinggi, sistem pembinaan atlet berkelanjutan, dan organisasi yang profesional, transparan, serta berintegritas,” ujar Rudy di acara silaturahmi bersama klub-klub pendukung, Kamis, 20 Agustus 2026 di Paling Restoran, Jakarta Selatan.

Rudy menambahkan dirinya sudah mempersiapkan beberapa gebrakan jika terpilih sebagai IMI DKI 1. Beberapa diantaranya seperti mempersiapkan kantor sektretariat permanen IMI DKI, hingga membuat sirkuit semi permanen yang berlokasi di Jakarta.

“Kami menampung keinginan dari teman-teman yang aktif di balapan motor kecil. Mereka ingin dibuatkan satu sirkuit di Jakarta untuk pembinaan. Kemungkinan kita akan kerjasama dengan Pemda DKI membuat sirkuit non permanen kemungkinan di JIS dan ada usulan juga di PIK. Karena di PIK sudah mulai banyak event otomotif seperti drag race, slalom dan lain-lain. Jadi lokasi PIK cukup menarik untuk bisa jadi barometer kegiatan otomotif kita,” terang Rudy.

Dari total 20 klub di bawah naungan IMI DKI, total sebanyak 13 klub sudah menyatakan dukungan untuk Rudy Bratanusa. Tak hanya klub, dukungan juga datang dari tokoh penting otomotif, seperti Prasetyo Edi Marsudi selaku pendiri Banteng Motorsport. Menurutnya, Rudy sangat layak menjabat Ketua IMI DKI karena ia mengerti dan mencintai dunia otomotif.

“Harus orang yang mengerti dan mencintai otomotif. Lalu ini untuk Jakarta, jadi harus orang punya kemampuan. Rudy ini dari sisi bisnis berhasil, dia juga mantan pembalap. Mudah-mudahan teman di klub bisa memilih yang terbaik untuk IMI DKI Jakarta,” kata Pras.

Dukungan kepada Rudy juga hadir dari klub GSrek Indonesia. “Kita mendukung om Rudy untuk calon DKI 1, semoga dengan terpilihnya beliau otomotif tidak hanya di DKI tapi masyarakat luas mendapatkan manfaatnya.”

“Karena beliau ini mau memfasilitasi kami-kami yang ada di komunitas, beliau juga concern pengembangan pembalap dari usia dini dan sosialisasi safety ride menjadi agenda utama IMI DKI. Harapannya keselamatan berkendara di Jakarta akan lebih terjamin,” tegas Ahmad Dipoditiro dari GSrek Indonesia.

Tak cukup itu saja, langkah Rudy sebagai calon kuat IMI DKI 1 juga terlihat dari tokoh-tokoh lain yang mendampinginya seperti Muli Saleh selaku CEO Dewa United Motorsport serta Dimas Danindro yang merupakan mantan pembalap Formula Asia, serta pernah menjadi pengurus IMI DKI Jakarta periode 2005-2009, dan saat ini menjadi penasehat Ikatan Karting Indonesia (IKI).

24 Kelas Siap Tempur, Kejurnas Grasstrack Region VI Akan Guncang Keerom!

0
Kejurnas Grasstrack Region VI

OtomotifZone.com – Keerom. Mesin-mesin balap segera meraung di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom, Papua. Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I Papua 2026 akan menggelar pertarungan pada 28–30 Agustus 2026.


Panitia langsung menyiapkan 24 kelas untuk gelaran kali ini. Para pembalap akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengejar podium, mengumpulkan poin, dan memburu hadiah yang sudah menanti.


Menariknya, putaran perdana ini tidak hanya membuka persaingan bagi pembalap nasional. Panitia juga memberikan porsi besar kepada rider lokal Papua.


Pembalap Lokal Papua Siap Adu Cepat


Peluang tersebut hadir melalui beberapa kategori khusus, seperti U23 Lokal Papua, Lokal Papua Raya, dan Lokal Kabupaten Keerom, serta beberapa kelas pada sporting race.


Kelas lokal bakal menjadi salah satu magnet utama pada putaran perdana ini. Pembalap muda Papua punya kesempatan besar untuk mengukur kemampuan mereka dalam atmosfer Kejurnas.


Tidak berhenti di kelas U23, persaingan juga bakal melebar ke kategori Papua Raya dan Lokal Kabupaten Keerom.


Pembalap dari berbagai daerah di Papua akan membawa nama daerah masing-masing sekaligus mengejar poin setinggi mungkin dalam persaingan Kejurnas Region VI putaran 1.


Mereka tentu tidak ingin sekadar menjadi peserta. Mereka akan mengejar posisi terbaik, mengamankan poin, dan membawa pulang hasil maksimal dari Yuwanain MX.
Dengan banyaknya kelas lokal yang tersedia, persaingan di lintasan pun berpotensi berjalan lebih rapat. Apalagi, setiap pembalap tentu punya target masing-masing.


24 Kelas, Persaingan Makin Panas


Panitia menghadirkan 24 kelas dalam Kejurnas Grasstrack Region 6 Putaran I Papua 2026.
Komposisi kelas yang beragam membuka peluang bagi banyak pembalap untuk turun. Kategori Kejurnas, kelas U23 Lokal Papua, Lokal Papua Raya, Lokal Kabupaten Keerom, hingga Sporting Race akan ikut meramaikan lintasan.


Dari kelas lokal sampai kelas Kejurnas, semuanya menawarkan pertarungan dengan karakter berbeda. Karena itu, pembalap tidak hanya membutuhkan kecepatan, tetapi juga konsistensi sepanjang akhir pekan balap.


Setiap pembalap tentu punya target berbeda. Ada yang mengejar juara umum, ada yang memburu poin nasional, dan ada pula yang ingin membuktikan diri di hadapan publik Papua.
Dengan kondisi tersebut, setiap start bakal punya arti penting.


Persaingan di lintasan semakin menarik karena panitia juga menyiapkan hadiah yang cukup besar. Artinya, pembalap punya alasan tambahan untuk tampil maksimal.

Kejurnas Grasstrack Region VI


Puluhan Juta Rupiah Siap Dibawa Pulang


Panitia menyiapkan hadiah yang cukup menggoda. Tiga kategori juara umum akan memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah. Hadiah tersebut tentu bisa menjadi tambahan motivasi bagi pembalap untuk tampil habis-habisan sejak sesi awal.


Khusus kategori Kejurnas Pro, panitia menyiapkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor matik. Sementara itu, Kejurnas Pemula menawarkan hadiah uang tunai hingga Rp10 juta.


Tidak hanya hadiah utama yang menjadi incaran. Panitia juga menggandeng sponsor untuk memberikan sejumlah merchandise kepada peserta dan pihak-pihak yang ikut meramaikan gelaran ini.


Beragam hadiah tambahan tersebut akan ikut meramaikan suasana di luar persaingan podium. Nah, bagi pembalap yang sudah tertarik turun, kesempatan untuk mengamankan slot masih terbuka. Pendaftaran sendiri sudah berjalan mulai hari ini.


Pendaftaran Dibuka 21 Agustus


Pembalap yang ingin ikut bertarung tidak perlu menunggu lama. Panitia sudah membuka pendaftaran mulai 21 Agustus 2026. Panitia akan menerima pendaftaran sampai 26 Agustus 2026.


Peserta bisa melakukan pendaftaran langsung di:
Sekretariat Panitia Kampung Yuwanain, Arso II, Kabupaten Keerom.
Panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000 per kelas.


Untuk informasi dan pendaftaran, peserta bisa menghubungi:
Herman – 0821-4141-0127


Dengan waktu pendaftaran yang cukup terbatas, calon peserta sebaiknya segera menentukan kelas yang akan diikuti. Jangan sampai sudah siap motor dan perlengkapan, tetapi justru melewatkan batas akhir pendaftaran.


28–30 Agustus, Yuwanain MX Jadi Pusat Perhatian


Setelah pendaftaran berakhir pada 26 Agustus, perhatian akan langsung mengarah ke lintasan. Pada 28–30 Agustus 2026, para rider akan bertemu di Sirkuit Yuwanain MX untuk menjalani rangkaian Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I Papua 2026.


Dengan 24 kelas, hadiah menarik, serta peluang besar bagi pembalap lokal, putaran pertama ini punya semua bahan untuk menghadirkan balapan yang seru. Pembalap U23 Lokal Papua akan mengejar poin. Rider Papua Raya akan mempertaruhkan gengsi. Pembalap Lokal Kabupaten Keerom juga tentu ingin menunjukkan kemampuan di hadapan publik sendiri.


Pada akhirnya, semua kepentingan itu bertemu di satu lintasan. Kecepatan, strategi, konsistensi, dan keberanian akan menentukan siapa yang mampu berdiri paling tinggi di podium.


Semua akan bertemu di satu tempat: Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom.
Jadi, catat tanggalnya.

28–30 Agustus 2026. Saatnya mesin meraung, tanah beterbangan, dan pembalap Papua saling adu cepat untuk merebut poin perdana Kejurnas Grasstrack Region 6 Putaran I Papua 2026. Yuwanain MX siap panas. Keerom siap bergoyang. Pembalap siap gaspol!

FPQ Bebek 4T TU 130cc Expert Round 4 Superprix Hafid Pratama Melesat Tercepat Lagi

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Aksi apik ditunjukkan oleh pembalap dari tim HJS Subur Jaya Youngstar, yaitu Hafid Pratama dalam lanjutan gelaran Super Challenge Superprix 2026 Seri keempat di sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya 21 Agustus 2026. Membawa Yamaha Jupiter racikan Ari Vreinz Racing, pembalap berbakat ini sukses menguasai jalannya sesi Free Practice & Qualification (FPQ) di kelas Bebek 4T TU 130cc Expert.

​Hafid tampil makin panas seiring berjalannya sesi. Puncak performanya terjadi pada lap ke-8, di mana ia menembus catatan waktu terbaik 44.312 detik. Catatan lap tersebut tak terkejar hingga sesi berakhir dan mengukuhkannya di posisi teratas.

​Persaingan ketat membuntuti tepat di belakangnya. Aditya Fauzi dari Devina Kate menempel di posisi kedua dengan waktu 44.440 detik, Kemudian disusul Akbar Abud Afdalah di urutan ketiga dari tim HMS95.

Penulis : Ahmad Fathoni

FPQ Bebek 2T STD 116cc Novice Seri 4 Superprix GBT Sempat Terlempar ke Posisi Tiga, Ragazzo Kautzar Rebut Pole

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Aksi pantang menyerah ditunjukkan oleh Ragazzo Kautzar dalam sesi Free Practice & Qualifying (FPQ 5) kelas Bebek 2T STD 116cc Novice (SPR8) pada gelaran Super Challenge Superprix 2026 seri keempat di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya 21 Agustus 2026.

​Sejak awal jalannya sesi, pembalap yang membela tim Hud Hud Gym Racing Pekalongan ini langsung tampil menekan dan memimpin perolehan waktu. Kendati sempat tergeser hingga posisi ketiga akibat gempuran persaingan dari para rivalnya, Ragazzo tak tinggal diam.

​Memasuki lap ke-10 dari total 14 putaran yang ia lakoni, Ragazzo berhasil mengembalikan keadaan. Ia mencetak waktu terbaik 45.313 detik, yang langsung mengantarkannya kembali ke posisi puncak daftar catatan waktu.

​Hasil tersebut memastikan pembalap bernomor start 68 ini mengunci pole position dan siap memimpin jalannya balapan besok dari garis start terdepan. Ragazzo unggul tipis 0.024 detik dari M Yudita (CV Sayya Tani Makmur Bengkel 120) di posisi kedua dengan waktu 45.337 detik, disusul Hafizd Fahril Rasyadan di urutan ketiga.

Penulis : Ahmad Fathoni

FPQ Bebek 4T 150cc Expert Superprix GBT, Duo Pembalap HJS Suburjaya Racetech Barisan Depan

0

​OtomotifZone.com – Surabaya. Performa M. Faerozi tampak sedang on fire di ajang Super Challenge Superprix 2026 Seri keempat yang digelar di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Setelah sebelumnya tampil apik, Faerozi kembali menunjukkan dominasinya pada sesi Free Practice & Qualifying (FPQ 4) kelas bergengsi Bebek 4T TU 150cc Expert.

​Sejak awal jalannya sesi, rekan satu timnya di HJS Subur Jaya Youngstar, Hafid Pratama, sempat memimpin tabel catatan waktu tercepat. Namun, ketenangan Faerozi di lintasan menjadi penentu di putaran-putaran akhir.

​Pada lap ke-12 dari total 13 lap yang ia jalani, pembalap bernomor start 36 tersebut berhasil mempertajam waktunya secara signifikan. Faerozi mencetak waktu fantastis 43.597 detik, yang otomatis menggeser posisi Hafid Pratama ke urutan kedua dan mengamankan posisi puncak kualifikasi.

​Hasil ini menegaskan dominasi mutlak tim HJS Subur Jaya Youngstar di kelas Expert. Mengandalkan pacuan bernuansa teknis garapan Racetech, dua pembalap andalan mereka sukses mengunci posisi 1-2 di barisan terdepan untuk sesi balapan mendatang.

Penulis : Ahmad Fathoni

FPQ Bebek 4T TU 150cc Novice Seri 4 Superprix, Baru Sampai Surabaya Jordan Badaru Langsung Curi Posisi Tercepat

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Aksi luar biasa ditunjukkan oleh Jordan Badaru pada gelaran Seri 4 Superchallenge Superprix 2026 yang berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya 21-22 Agustus 2026. Tanpa mengikuti sesi latihan bebas pada hari Kamis, Jordan Badaru bertolak dari Solo jumat pagi, pembalap yang membela tim RMF Trans ini langsung tancap gas dan berhasil merebut posisi tercepat di sesi Free Practice & Qualifying (FPQ 2) kelas Bebek 4T TU 150cc Novice.

​Tantangan cuaca terik dan panas di Sirkuit GBT Surabaya sama sekali tidak menyurutkan mental bertanding pembalap bernomor start 257 ini. Begitu turun ke lintasan, Jordan langsung memanfaatkan waktunya dengan maksimal dan melahap total 16 putaran sepanjang sesi kualifikasi. ​Ketenangan dan kejelian Jordan dalam membaca situasi lintasan menjadi kunci utamanya.

Di detik-detik akhir sebelum keluar dari lintasan, Jordan melancarkan serangan pamungkas pada lap ke-16 dengan mencatatkan waktu impresif 43.968 detik. Catatan tersebut otomatis mengantarkannya ke posisi puncak (pole position), menggeser Hafizd Fahril Rasyadan (HF Rasya) dari tim Toger Antivirus Racing Team yang sebelumnya sempat nyaman memimpin jalannya sesi.

​Di posisi kedua, Hafizd Fahril Rasyadan membuntut dengan selisih 0.152 detik setelah mengemas waktu terbaik 44.120 detik yang diraihnya pada lap ke-4. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Reykat Yusuf dari tim DITS Racing dengan time 44.168 detik.

FPQ Underbone 2tak 130cc Round 4 Superprix GBT, Faerozi Langsung Pimpin, Alfi Husni Kedua

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Persaingan sengit langsung tersaji pada pembukaan gelaran Seri 4 Super Challenge Superprix 2026 yang berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Kelas Underbone 2Tak 130cc menjadi salah satu menu utama yang langsung menyedot perhatian pada sesi Free Practice & Qualifying (FPQ) 1.

​Sebanyak 19 starter turun ke lintasan sepanjang 1,2 kilometer tersebut untuk mencatatkan waktu terbaiknya. Dari pertarungan sengit di atas trek, M. Faerozi yang membela tim HJS Subur Jaya Young Star Racetech Vreinz Bengkel 120 berhasil mengamankan posisi tercepat.

​Pembalap dengan nomor start 36 tersebut mengarungi total 13 putaran sepanjang sesi kualifikasi. Momentum krusial Faerozi terjadi pada lap ke-11, di mana ia mampu menembus catatan waktu terbaiknya yaitu 43.531 detik. Catatan tersebut sekaligus mengantarkannya sebagai pemegang pole position untuk sesi balap.

​Persaingan di barisan depan terbilang sangat tipis. Tempat kedua ditempati oleh Alfi Husni dari tim SAE Racing Team dengan catatan waktu 43.586 detik (selisih tipis 0.055 detik) yang diraih pada lap ke-6.

Sementara urutan ketiga diisi oleh Aldiaz Aqsal Ismaya dari tim NTO 2Racing dengan waktu terbaik 43.673 detik.

Penulis : Ahmad Fathoni

Dapat Dukungan Gubernur, Duet Fariz-Pupung Siap Bawa IMI Sumsel Naik Kelas

0

OtomotifZone.com – Bursa pencalonan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan periode 2027–2031 mulai menghangat. Duet Fariz Dwi Saputra alias Fariz Montez dan Arief Purnomo alias Pupung menyatakan kesiapannya membawa IMI Sumsel naik kelas dengan fokus pada pengembangan event otomotif, pembinaan atlet, penguatan komunitas, hingga menjadikan olahraga otomotif sebagai bagian dari promosi pariwisata dan ekonomi daerah.

Kesiapan tersebut disampaikan Fariz dalam pertemuan yang dihadiri puluhan klub motor dan media massa di Palembang, Kamis (20/8/2026). Dalam kesempatan itu, Fariz juga menyebut adanya dukungan dari Gubernur Sumatera Selatan terhadap langkah yang mereka ambil.

“Terima kasih, luar biasa pada sore hari ini. Dukungan dan kehadiran kawan-kawan justru semakin memberikan motivasi bagi kami untuk melangkah ke depan. Ditambah lagi adanya dukungan dari Bapak Gubernur,” ujar Fariz.

Fariz menegaskan, keinginannya maju dalam bursa pencalonan Ketua IMI Sumsel bukan sekadar mengejar posisi. Ia ingin membawa semangat baru bagi dunia otomotif Sumatera Selatan.

Menurutnya, IMI harus mampu menjadi organisasi yang tidak hanya mengurusi olahraga otomotif, tetapi juga menjadi rumah besar bagi komunitas, klub, pembalap dan seluruh pelaku otomotif.

“IMI bukan hanya organisasi olahraga otomotif, tetapi juga wadah persaudaraan dan kolaborasi. Semua potensi otomotif di Sumsel harus bisa kita gerakkan bersama,” tegasnya.

Fokus Pembinaan dan Fasilitas Latihan

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Fariz adalah keterbatasan lokasi latihan dan pembinaan pembalap. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius jika Sumatera Selatan ingin melahirkan atlet otomotif berprestasi.

Karena itu, jika mendapat amanah memimpin IMI Sumsel, Fariz berkomitmen mendorong hadirnya lebih banyak ruang latihan sekaligus menghidupkan kembali komunitas-komunitas otomotif di berbagai daerah.

Pembinaan tersebut nantinya diharapkan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring bibit-bibit pembalap potensial dari Sumatera Selatan.

Perbanyak Event, Datangkan Pebalap Nasional

Program lainnya adalah memperbanyak penyelenggaraan event otomotif di Sumatera Selatan. Fariz ingin Sumsel tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi magnet bagi event-event otomotif berskala nasional.

“Kita ingin sebanyak-banyaknya event digelar di Sumsel. Pembalap dari luar daerah kita tarik untuk datang, sehingga ada perputaran ekonomi sekaligus promosi daerah,” katanya.

Berbagai disiplin otomotif masuk dalam radar pengembangan, mulai dari rally, speed rally, rally wisata hingga berbagai nomor balap roda dua.

Menurut Fariz, Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat kegiatan otomotif nasional apabila seluruh potensi tersebut dikelola dengan baik dan memiliki kalender event yang jelas.

Otomotif Sekaligus Promosi Pariwisata

Tak hanya mengejar prestasi olahraga, duet Fariz-Pupung juga melihat event otomotif sebagai sarana untuk menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata.

Dalam waktu dekat, misalnya, bakal digelar kegiatan touring dan eksplorasi destinasi wisata dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia. Kegiatan yang dijadwalkan pada 11 Oktober mendatang tersebut dipusatkan di DPRD Sumatera Selatan dan menargetkan sekitar 500 sepeda motor.

Peserta nantinya akan diajak menyusuri sejumlah destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan dan Kota Palembang.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas otomotif, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata Sumsel, mulai dari budaya, sejarah, kuliner hingga wisata alam.

Pupung Dorong Event Profesional dan Transparan

Sementara itu, Arief Purnomo alias Pupung yang diproyeksikan menjadi pendamping Fariz sebagai calon Wakil Ketua IMI Sumsel menegaskan pentingnya tata kelola event yang profesional dan transparan.

Penggiat otomotif yang telah berkecimpung sejak kecil tersebut menilai penyelenggaraan event otomotif dapat memberikan dampak luas bagi daerah.

Pupung mencontohkan penyelenggaraan rally nasional di Indralaya. Ketika itu, kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah turut memberikan perputaran ekonomi sekaligus mengangkat nama Indralaya dan Sumatera Selatan di tingkat nasional.

“Event otomotif dapat menjadi salah satu instrumen promosi daerah yang efektif,” ujarnya.

Ingin Pengurus IMI Benar-benar Bekerja

Dukungan terhadap gagasan perubahan di tubuh IMI Sumsel juga disampaikan penggiat otomotif Ridwan Tumenggung.

Ia berharap kepemimpinan IMI Sumsel ke depan diisi figur yang memiliki semangat, kepedulian dan rekam jejak nyata di dunia otomotif.

Menurut Ridwan, besarnya struktur organisasi tidak akan berarti apabila tidak diikuti dengan kerja nyata.

“Yang penting bukan hanya nama besar atau kepengurusan yang gemuk, tetapi orang-orangnya benar-benar bekerja dan memiliki fungsi yang jelas,” katanya.

Dengan dukungan komunitas, pembinaan atlet, penguatan event serta sinergi dengan pemerintah daerah, duet Fariz-Pupung optimistis dapat membawa IMI Sumsel memasuki babak baru.

Targetnya jelas, membuat IMI Sumsel lebih aktif, lebih profesional, sekaligus menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif nasional.

Fariz Montez Siap Bawa IMI Sumsel Naik Kelas, Fokus Event Otomotif dan Pembinaan Komunitas

0

OtomotifZone.com – Palembang, Bursa pencalonan Ketua Umum Pengurus Daerah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan periode 2027–2031 mulai menghangat. Salah satu nama yang menyatakan kesiapannya maju adalah Fariz Dwi Saputra, atau yang lebih dikenal di kalangan penggiat otomotif sebagai Fariz Montez.

Dalam wawancara diharapan puluhan klub motor serta media massa, Kamis (20/8/2026) Fariz menegaskan, keputusannya maju bukan sekadar mengejar posisi sebagai ketua, melainkan ingin membawa semangat baru bagi dunia otomotif Sumsel. Ia melihat IMI bukan hanya sebagai organisasi olahraga otomotif, tetapi juga wadah persaudaraan dan kolaborasi yang dapat mempertemukan berbagai komunitas serta pelaku otomotif di Sumatera Selatan.

“Terima kasih, luar biasa pada sore hari ini. Dukungan dan kehadiran kawan-kawan justru semakin memberikan motivasi bagi kami untuk melangkah ke depan. Ditambah lagi adanya dukungan dari Bapak Gubernur” ujar Fariz. Ia berharap jika nantinya mendapat amanah memimpin IMI Sumsel, seluruh potensi otomotif yang ada dapat digerakkan secara bersama-sama.

Menurut Fariz, salah satu persoalan yang harus menjadi perhatian adalah keterbatasan lokasi untuk latihan dan pembinaan pembalap. Karena itu, dirinya ingin mendorong terbentuknya kembali komunitas-komunitas otomotif sekaligus menghadirkan ruang yang lebih banyak bagi para pegiat otomotif untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan.
Selain pembinaan, Fariz juga berkomitmen memperbanyak agenda dan kompetisi otomotif di Sumsel.

Ia ingin daerah ini tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional. “Kita ingin sebanyak-banyaknya event digelar di Sumsel. Pembalap dari luar daerah kita tarik untuk datang, sehingga ada perputaran ekonomi sekaligus promosi daerah,” katanya.

Fariz menyebut sejumlah cabang olahraga otomotif yang akan menjadi perhatian jika dirinya dipercaya memimpin IMI Sumsel. Mulai dari rally, speed rally, rally wisata, hingga berbagai nomor balap roda dua. Menurutnya, seluruh potensi tersebut harus diakomodasi agar Sumsel memiliki kalender otomotif yang lebih aktif dan terarah. Ia juga menilai event otomotif memiliki dampak besar terhadap perekonomian dan promosi daerah.

Bahkan dalam waktu dekat ini, memperingati Hari Pariwisata Dunia, dalam waktu dekat bakal digelar kegiatan touring dan eksplorasi destinasi wisata yang dipusatkan di DPRD Sumatera Selatan pada 11 Oktober mendatang. Kegiatan ini menargetkan sekitar 500 sepeda motor untuk ikut ambil bagian dengan menyusuri sejumlah objek wisata unggulan di Sumsel dan Kota Palembang. Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas otomotif, kegiatan tersebut diharapkan turut mempromosikan potensi pariwisata daerah, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat mengenal dan mengunjungi destinasi wisata lokal yang memiliki daya tarik budaya, sejarah, kuliner, maupun alam.

Hal senada disampaikan calon Wakil Ketua IMI Sumsel yang akan mendampingi Fariz Montez, Arief Purnomo alias Pupung. Penggiat otomotif yang telah berkecimpung sejak kecil itu mengatakan, penyelenggaraan event harus dikelola secara transparan dan profesional.

Pupung yang juga ketua Motor Besar Indonesia mencontohkan pernah digelarnya rally nasional di Indralaya. Saat itu, kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor ekonomi sekaligus membuat nama Indralaya dan Sumatera Selatan semakin dikenal di tingkat nasional. Karena itu, ia menilai event otomotif dapat menjadi salah satu instrumen promosi daerah yang efektif.

Dukungan juga datang dari penggiat otomotif Sumsel, Ridwan Tumenggung. Ia berharap kepemimpinan IMI ke depan benar-benar diisi oleh orang yang memiliki semangat, kepedulian dan rekam jejak di dunia otomotif. Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya memiliki nama besar atau kepengurusan yang gemuk, tetapi harus diisi orang-orang yang benar-benar bekerja.

Ridwan menekankan pentingnya pengurus yang aktif dan memiliki fungsi jelas. Ia berharap kepengurusan IMI Sumsel periode mendatang mampu menghasilkan kegiatan nyata dan konsisten selama masa kepemimpinan. Dengan dukungan komunitas, pembinaan atlet serta penyelenggaraan event yang terencana, Fariz Montez dan tim optimistis IMI Sumsel dapat memasuki babak baru dan menjadikan Sumsel sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif nasional.

Hadapi Tanjakan Saat Touring, Terapkan Teknik Berkendara Aman dan #Cari_Aman

0
Hadapi Tanjakan Saat Touring

Perjalanan touring dengan sepeda motor dapat menghadirkan beragam kondisi jalan, termasuk ruas dengan tanjakan panjang dan terjal. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian lebih dari pengendara, mulai dari cara mengatur kecepatan, menjaga keseimbangan, hingga memastikan kondisi sepeda motor tetap prima.

Menghadapi tanjakan bukan berarti pengendara harus memacu kendaraan atau memaksakan kemampuan mesin. Justru, pemahaman terhadap kondisi jalan dan penerapan teknik berkendara yang tepat menjadi kunci agar sepeda motor tetap terkendali selama perjalanan.

“Ketika menghadapi tanjakan, pengendara perlu mengutamakan kontrol dan kemampuan dalam mengantisipasi kondisi jalan. Sesuaikan kecepatan, gunakan pengoperasian kendaraan yang tepat, jaga jarak aman, dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan. Persiapan kendaraan dan kondisi fisik pengendara juga menjadi bagian penting untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan pengendara saat menghadapi tanjakan panjang dan terjal dalam perjalanan touring:

1. Sesuaikan Kecepatan Sebelum Memasuki Tanjakan

Sebelum memasuki ruas jalan yang menanjak, sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, tingkat kemiringan, serta situasi lalu lintas di sekitar.

Hindari memacu sepeda motor untuk mendapatkan kecepatan tinggi sebelum tanjakan. Kecepatan yang terkendali akan membantu pengendara tetap memiliki ruang untuk melakukan antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi jalan atau kendaraan di depan.

2. Gunakan Pengoperasian Kendaraan yang Tepat

Bagi pengguna sepeda motor dengan transmisi manual atau bebek, pilih posisi gigi yang sesuai dengan kondisi dan tingkat kemiringan tanjakan. Penggunaan gigi yang tepat membantu menjaga tenaga kendaraan sekaligus membuat laju sepeda motor tetap terkendali.

Sementara bagi pengguna sepeda motor matik, jaga bukaan gas secara stabil sesuai kondisi tanjakan dan karakter sepeda motor. Hindari membuka atau menutup gas secara tiba-tiba agar pengendara tetap dapat menjaga kontrol kendaraan.

3. Jaga Jarak Aman dan Jangan Memaksakan Menyalip

Ketika melewati tanjakan, berikan jarak aman dengan kendaraan di depan. Hal ini menjadi semakin penting apabila pengendara berada di belakang kendaraan besar seperti truk atau bus yang berpotensi mengalami penurunan kecepatan secara tiba-tiba.

Hindari pula memaksakan diri untuk menyalip apabila kondisi jalan, jarak pandang, maupun ruang yang tersedia tidak memungkinkan. Pastikan setiap manuver dilakukan setelah situasi benar-benar aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

4. Pertahankan Posisi Tubuh dan Kendali Sepeda Motor

Saat melewati tanjakan, pertahankan posisi tubuh yang nyaman dan seimbang. Sesuaikan posisi tubuh dengan kondisi jalan agar pengendara dapat menjaga kestabilan serta mengendalikan arah sepeda motor dengan baik.

Pastikan pandangan tetap fokus ke arah jalur yang akan dilalui dan hindari gerakan setang maupun tubuh secara tiba-tiba. Pengendara juga perlu tetap tenang ketika menghadapi perubahan kemiringan maupun kondisi lalu lintas di tengah tanjakan.

5. Pastikan Kondisi Sepeda Motor dan Fisik Pengendara Prima

Sebelum melakukan perjalanan touring, pastikan sepeda motor berada dalam kondisi layak dan siap digunakan. Beberapa komponen penting yang perlu diperiksa antara lain:

Sistem pengereman: Pastikan rem depan dan belakang berfungsi dengan baik serta kondisi minyak rem sesuai rekomendasi.

Ban: Periksa tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan dan pastikan kondisi alur serta permukaan ban masih layak digunakan.

Kopling dan transmisi: Bagi pengguna sepeda motor bertransmisi manual, pastikan sistem kopling dan perpindahan gigi bekerja dengan baik untuk mendukung penyaluran tenaga secara optimal.

Kondisi mesin: Pastikan mesin dan komponen pendukung lainnya dalam kondisi baik. Lakukan pemeriksaan dan perawatan berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

Selain kondisi sepeda motor, kesiapan fisik pengendara juga tidak kalah penting dalam menerapkan prinsip #Cari_Aman selama perjalanan. Pastikan tubuh dalam kondisi fit dan konsentrasi tetap terjaga selama berkendara. Jika merasa lelah atau kurang berkonsentrasi, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Beristirahatlah di lokasi yang aman sebelum melanjutkan perjalanan agar perjalanan tetap nyaman dan selamat hingga sampai tujuan.