Beranda blog Halaman 68

MotoGP Pertimbangkan Perubahan Besar Regulasi 2027, Sistem Satu Motor per Pebalap Mulai Dibahas

0
MotoGP Valencia Menjadi Sirkuit Penentu Juara Dunia Sejak 2006 Silam
Foto Credit: MotoGP - MotoGP Valencia Menjadi Sirkuit Penentu Juara Dunia Sejak 2006 Silam

OtomotifZone.com – Jakarta, Ajang MotoGP dikabarkan tengah mempertimbangkan perubahan besar pada regulasi musim 2027 dengan menghapus aturan dua motor untuk setiap pebalap sebagai bagian dari langkah penghematan biaya.

Saat ini, setiap pebalap MotoGP memiliki dua motor yang dapat digunakan sepanjang akhir pekan balapan. Sistem tersebut memungkinkan pebalap melakukan pergantian motor saat sesi latihan maupun ketika terjadi perubahan kondisi cuaca dalam balapan flag-to-flag.

Aturan dua motor juga menjadi solusi penting ketika salah satu motor mengalami kerusakan akibat crash, sehingga pebalap masih dapat melanjutkan sesi menggunakan motor cadangan.

Namun menurut laporan Motorsport, para pabrikan bersama MotoGP Sports Entertainment dan Liberty Media kini tengah mendiskusikan kemungkinan pengurangan jumlah motor menjadi satu unit untuk setiap pebalap mulai musim depan atau paling lambat regulasi baru 2027.

Langkah tersebut disebut murni untuk menekan biaya operasional yang selama ini terus membengkak di kelas premier.

Jika benar diterapkan, perubahan aturan ini akan membawa dampak besar terhadap jalannya balapan MotoGP, terutama saat kondisi cuaca berubah drastis.

Sebelum sistem flag-to-flag diperkenalkan pada 2006, balapan biasanya dihentikan dengan red flag apabila kondisi lintasan berubah dan pebalap membutuhkan tipe ban berbeda. Dengan aturan satu motor, MotoGP kemungkinan harus kembali menggunakan sistem tersebut atau menerapkan pit stop wajib untuk pergantian ban.

Skema pit stop seperti itu saat ini sudah digunakan di ajang Superbike World Championship ketika terjadi balapan flag-to-flag. Pebalap wajib masuk pitlane dengan waktu minimum tertentu demi keamanan saat penggantian ban.

MotoGP sendiri menjadi salah satu ajang motorsport yang masih menggunakan dua kendaraan aktif untuk satu pebalap dalam satu sesi. Sementara di kelas Moto2 dan Moto3, aturan satu motor sudah diterapkan sejak 2010.

Perubahan ini juga berpotensi memengaruhi jalannya sesi latihan dan kualifikasi. Jika pebalap mengalami crash besar dan motor rusak parah, maka sesi mereka praktis selesai karena tidak ada lagi motor cadangan.

Contohnya terjadi pada MotoGP Catalunya 2026 lalu. Pebalap seperti Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio kemungkinan tidak akan bisa mengikuti restart balapan apabila aturan satu motor sudah diterapkan, mengingat kerusakan cukup besar pada motor utama mereka.

Meski masih dalam tahap pembahasan, setiap perubahan regulasi olahraga tetap harus mendapatkan persetujuan resmi dari Grand Prix Commission sebelum diberlakukan secara penuh.

Gresini Konfirmasi Alex Marquez Absen di Dua Seri MotoGP Usai Crash Horor di Catalunya

0

OtomotifZone.com –  Jakarta, Tim Gresini Racing MotoGP resmi mengonfirmasi bahwa Alex Marquez akan absen dalam dua seri MotoGP mendatang setelah mengalami kecelakaan mengerikan pada MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Pebalap Ducati Gresini tersebut dipastikan tidak tampil pada MotoGP Italia di Mugello serta MotoGP Hungaria di Balaton Park akibat cedera serius yang didapat usai insiden dengan Pedro Acosta pada lap ke-12 balapan utama, Minggu lalu.

Insiden bermula ketika motor KTM milik Acosta mengalami gangguan kelistrikan saat keluar dari Tikungan 9. Kehilangan tenaga di lintasan lurus membuat Alex Marquez tidak sempat menghindar dan menghantam motor di depannya dengan keras.

Akibat benturan tersebut, Alex Marquez terpental ke sisi kiri lintasan dan mengalami kecelakaan hebat sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pebalap asal Spanyol itu diketahui mengalami beberapa patah tulang dan langsung menjalani operasi pada Minggu malam waktu setempat. Setelah mendapat penanganan medis intensif, dirinya diperbolehkan pulang pada Senin.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah Alex Marquez akan kembali tampil setelah MotoGP Hungaria. Tim Gresini juga masih belum mengumumkan siapa pebalap pengganti untuk dua putaran tersebut.

Sebelumnya, Gresini sempat menggunakan jasa test rider Ducati, Michele Pirro, untuk menggantikan Fermin Aldeguer pada seri pembuka MotoGP Thailand saat Aldeguer mengalami cedera femur.

Namun situasi kali ini cukup rumit karena peluang Pirro tampil juga bergantung pada kondisi Marc Marquez. Sang juara dunia bertahan diketahui masih menjalani pemulihan cedera patah kaki dan operasi bahu yang membuatnya absen di MotoGP Prancis serta Catalunya.

Ducati sebelumnya tidak menunjuk pengganti Marc Marquez di Catalunya, tetapi regulasi mengharuskan tim menghadirkan pengganti pada seri Mugello.

Nama Nicolo Bulega sempat muncul sebagai kandidat, meski dirinya dipastikan tidak tersedia untuk Mugello karena bentrok dengan jadwal World Superbike di Aragon. Bulega baru berpotensi tampil pada MotoGP Hungaria.

Selain itu, muncul opsi mengejutkan dengan nama Andrea Iannone yang akan kembali ke paddock MotoGP mulai seri Italia untuk mengikuti Harley-Davidson Bagger World Cup. Iannone terakhir kali mengendarai motor MotoGP bersama VR46 di Sepang pada 2024.

Jelang Superprix Boyolali : Bawa Memori Manis, HMS95 Sekar Anom Group Siap Menggebuk dan Pertahankan Tradisi Juara!

0

​OtomotifZone.com – Boyolali, Datang dengan status jawara dari seri pembuka, tim HMS95 Sekar Anom Group dipastikan bakal tampil all-out pada putaran kedua Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah. Tim kuat asal Madura ini mengusung misi besar untuk mengulang hasil manis dan mempertahankan dominasi yang telah mereka raih di seri pertama di Tasikmalaya lalu.

​Tak mau kecolongan start, armada HMS95 terpantau sudah merapat di Sirkuit Boyolali sejak hari pertama sesi latihan bebas pada Rabu (20/06). Meski datang dengan modal kepercayaan diri tinggi, sirkuit yang terkenal dengan karakter stop-and-go serta sangat teknikal ini langsung memberikan tantangan tersendiri bagi kru dan mekanik tim.

​Walaupun sirkuit Boyolali sempat membuat tim sibuk mencari setelan terbaik sejak hari pertama, HMS95 punya senjata rahasia pada diri sang pembalap andalan, Akbar Abud. Pembalap belia ini diketahui memiliki ikatan batin dan memori manis di lintasan sepanjang 1,3 kilometer tersebut. Akbar Abud nampaknya sudah sangat menghafal setiap sudut dan racing line terbaik di Boyolali, sebuah modal krusial untuk memangkas catatan waktu.

​Tidak berjuang sendirian, untuk mendobrak barisan depan, tim asal Madura ini juga memperkuat formasinya dengan mendatangkan rider cepat asal Sulawesi, Lucky Kaddi. Duet maut Akbar Abud dan Lucky Kaddi diyakini bakal menjadi salah satu ancaman paling menakutkan di atas lintasan akhir pekan ini.

​Kolaborasi Gila Para Mekanik Papan Atas
​Keseriusan HMS95 Sekar Anom Group dalam menatap takhta juara seri kedua ini tidak hanya terlihat dari komposisi pembalapnya.

Yang paling mencuri perhatian adalah deretan back-up di sektor dapur pacu. Demi memberikan senjata terbaik bagi pembalapnya, tim ini menggandeng kolaborasi gila dari para mekanik papan atas lintas daerah.

​Urusan performa motor HMS95 dikawal langsung oleh kombinasi Leon Racetech (Jakarta), Kate Montormaboer (Yogyakarta), Gepeng Tech (Wonogiri), ​BG78 Racing (Madura), Sinergi antara para maestro mesin ini tentu melahirkan ekspektasi tinggi.

Dengan perpaduan data yang matang dari latihan bebas sejak Rabu, kepiawaian Akbar Abud di sirkuit Boyolali, serta sokongan mesin bertenaga, HMS95 Sekar Anom Group siap kembali naik podium tertinggi.

​Akankah tim asal Madura ini sukses mengulang pesta kemenangan mereka? Kita saksikan pembuktiannya di sesi QTT dan race day nanti! (Red)

Jelang Superprix Boyolali : Pasukan Demet’s 232 Sampit Milik Dhede Medest Tampil Dihandle GDT Racing!

0

​OtomotifZone.com – Boyolali, Genderang perang seri kedua ajang bergengsi Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, sudah mulai ditabuh. Atmosfer persaingan sengit langsung terasa sejak hari pertama sesi latihan bebas pada Rabu (20/06).

Menariknya, salah satu tim penantang asal luar pulau Jawa kedapatan sudah mendarat lebih awal dan langsung tancap gas melakukan persiapan matang.

​Adalah Demet’s 232, tim balap tangguh asal Sampit, Kalimantan Tengah, yang menegaskan bahwa mereka tidak main-main dalam menatap laga akbar kali ini. Di bawah komando langsung sang pemilik, Dhede Medest, tim ini datang dengan motivasi tinggi untuk menjinakkan sirkuit Boyolali yang terkenal teknikal.

​Pantauan langsung di area paddock, keseriusan Dhede Medest dalam mendukung talenta balapnya terlihat jelas dari deretan motor yang sudah rapi terparkir.
Tercatat ada 5 unit motor yang siap digeber habis-habisan sepanjang akhir pekan ini.

​Untuk urusan dapur pacu dan set-up maksimal, bos tim asal Kalimantan Tengah ini memercayakan performa kuda besi mereka kepada mekanik kawakan dan bertangan dingin asal Yogyakarta, yaitu Widya Krida Laksana atau yang lebih akrab disapa Gendut GDT (GDT Racing).

​Kolaborasi antara manajemen solid dari Dhede Medest dan kawalan mekanik papan atas ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi para rival.

​Duet Maut Bintang Nur Alif dan Dandyaksa
​Untuk mengeksekusi performa motor racikan GDT Racing di lintasan, tim Demet’s 232 mengandalkan kombinasi duet pembalap yang punya kualitas mumpuni.

​Bintang Nur Alif Dipercaya oleh Dhede Medest untuk bertarung dan adu gengsi di kelas para raja, kategori Expert. Sedangkan Dandyaksa Siap menjadi momok menakutkan dan berburu podium tertinggi di kelas Novice.

​Hadir sejak hari pertama latihan bebas (Rabu) memberikan keuntungan tersendiri bagi kedua pembalap untuk lebih cepat beradaptasi dengan karakter sirkuit, cuaca, serta menemukan base-setting motor yang paling pas sebelum sesi QTT dan race dimulai.

​Akankah pasukan Demet’s 232 Sampit milik Dhede Medest ini berhasil membawa pulang trofi juara ke Kalimantan Tengah? Kita tunggu saja aksi memukau mereka di lintasan Sirkuit Boyolali!

Jelang Superprix Boyolali : Nama Aditya Fauzi Resmi Merapat ke King23 Racing, Siap Tarung Expert 4T Dibackup Kate Montormaboer!

0

​OtomotifZone.com -Boyolali, Peta persaingan jelang seri kedua Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Gokart Boyolali dipastikan bakal makin memanas. Salah satu kejutan besar datang dari skuad King23 Racing. Skuad ini resmi mendaratkan pembalap muda bertalenta, Aditya Fauzi, untuk memperkuat susunan tim mereka.

​Pantauan langsung di sirkuit pada sesi latihan bebas hari Kamis (21/05), Aditya Fauzi sudah nampak intim melahap aspal Boyolali bersama pacuan barunya. Kehadiran Aditya di kubu King23 Racing tentu menjadi sinyal bahaya bagi para rival di kelas para raja.

​Tidak mau setengah-setengah, kolaborasi King23 Racing dan Aditya Fauzi kali ini menetapkan target yang sangat spesifik. Mereka dipastikan hanya akan fokus bertarung di kelas Expert 4-Tak.

​Dua senjata utama telah disiapkan untuk Aditya guna mengobrak-abrik barisan depan, yaitu Yamaha Jupiter Z 130cc (Bebek 4T TU 130cc Expert) dan Yamaha MX King 150cc (Bebek 4T TU 150cc Expert).



Pemilihan dua kelas ini mempertegas komitmen tim untuk membidik podium tertinggi di kelas paling bergengsi.

​Senjata tangguh tentu harus berada di tangan yang tepat. Untuk urusan performa mesin, King23 Racing tidak main-main. Pacuan Aditya Fauzi dipastikan mendapat kawalan ketat dan backup langsung dari mekanik muda potensial dari bengkel legendaris Kate Montormaboer Yogyakarta.

Perpaduan antara talenta menjanjikan Aditya Fauzi, manajemen tim King23 Racing, serta racikan mesin presisi khas Kate Montormaboer, diprediksi akan menjadi ramuan utuh yang sangat mematikan di sirkuit teknikal seperti Boyolali.

​Sesi latihan bebas hari Kamis ini pun dimaksimalkan oleh Aditya dan kru mekanik untuk mencari set-up suspensi dan final gir yang pas, mengingat karakter Sirkuit Boyolali menuntut kelincahan motor yang maksimal saat keluar-masuk tikungan (rolling speed).

​Akankah debut Aditya Fauzi bersama King23 Racing di seri kedua Super Challenge Superprix 2026 ini berbuah podium tertinggi? Kita tunggu pembuktiannya di akhir pekan ini!

Jelang Superprix Boyolali : V-Reinz Bali Queen Comeback! Siap Tarung Bersama M.Yuditya

0

​OtomotifZone.com – Boyolali – Paddock Sirkuit Boyolali mendadak gempar. Salah satu tim papan atas Indonesia yang punya sejarah mentereng di kancah balap lurus (Drag Bike) tanah air, kedapatan kembali menampakkan taringnya. Setelah sekian lama vakum dari hiruk-pikuk dunia balap, tim legendaris ini resmi comeback!

​Namun, ada yang berbeda dari kembalinya skuad raksasa ini. Bukan lagi berburu catatan waktu di trek lurus 201 meter, tim yang kini tampil mentereng dengan gass poll di jalur road race.

​Pantauan langsung di area paddock Sirkuit Boyolali, warna khas dan tenda V-REINZ BALI QUEEN sudah berdiri kokoh. Kehadiran mereka jelas bukan untuk sekadar bernostalgia, melainkan siap bertarung habis-habisan dalam gelaran bergengsi seri kedua Super Challenge Superprix 2026 yang akan berlangsung akhir pekan ini.

​Pada sesi latihan bebas (Free Practice), dua unit motor balap berkelir putih hitam sudah terparkir rapi di dalam paddock V-Reinz Bali Queen. Tim ini tampaknya langsung memasang target tinggi dengan fokus bertempur di kategori Novice.

​Untuk urusan eksekutor di lintasan, V-Reinz Bali Queen tidak main-main. Mereka resmi mendaulat M. Yuditya, rider muda yang namanya sudah tidak diragukan lagi dan kerap menjadi momok serta ancaman nyata di kelas Novice nasional. Kombinasi talenta Yuditya dan nama besar V-Reinz diprediksi bakal menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim rival.

​Untuk mengawal aksi M. Yuditya, tim menyiapkan dua amunisi andalan yaitu ​Yamaha MX-King 150cc dan ​Yamaha Jupiter 130cc. Kedua pacuan tersebut merupakan buah karya langsung dari Ari V-Reinz.

Mekanik bertangan dingin asli Solo yang markas bengkelnya kini berbasis di Sleman, Yogyakarta ini, memang dikenal punya racikan mesin yang tidak perlu diragukan lagi durabilitas dan kecepatannya.

​Apakah kembalinya V-Reinz Bali Queen di habitat baru ini langsung membuahkan podium tertinggi di Boyolali? Kita saksikan pembuktiannya di seri kedua Super Challenge Superprix 2026! Welcome back, V-Reinz!

Aspira Premio Drag Series 2026 Seri 3 Siapkan Hadiah Menggiurkan, Uang Pembinaan Siap Manjakan Para Juara

0

OtomotifZone.com – Indramayu, Gelaran Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 putaran 3 dipastikan bakal berlangsung meriah dan panas. Event yang akan digelar pada 13-14 Juni 2026 di Sirkuit NP Waduk Bojongsari, Indramayu, Jawa Barat ini tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antar joki drag bike, namun juga menyuguhkan hadiah uang pembinaan yang luar biasa bagi para pemenang.

Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Ketua KONI Kabupaten Indramayu tersebut sudah menjadi perhatian para pecinta balap lurus dari berbagai daerah. Pasalnya, panitia menyiapkan total hadiah yang cukup besar di beberapa kategori yang dipertandingkan.

Pada kelas Point ADS wajib Pertamax Turbo, juara pertama akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 2.500.000. Sementara posisi kedua hingga kelima masing-masing mendapatkan Rp 1.500.000, Rp 1.000.000, Rp 800.000 dan Rp 700.000.

Tidak hanya itu, untuk kelas Supporting bebas BBM, kelas Sunmori bebas BBM hingga kelas Bracket bebas BBM juga menghadirkan hadiah menarik. Juara pertama di kelas tersebut berhak membawa pulang Rp 2.000.000, disusul posisi kedua Rp 1.250.000, posisi ketiga Rp 800.000, posisi keempat Rp 600.000 dan posisi kelima Rp 500.000.

Dengan hadiah yang cukup besar tersebut, dipastikan persaingan di lintasan bakal semakin sengit. Para joki dan tim tentu akan tampil habis-habisan demi meraih podium terbaik di seri ketiga ADS 2026 kali ini.

Selain hadiah menggiurkan, antusiasme peserta juga diprediksi membludak mengingat Aspira Premio Drag Series selama ini dikenal sebagai salah satu event drag bike paling ramai di Jawa Barat. Dukungan dari berbagai sponsor besar juga semakin membuat event ini tampil prestisius.

Pendaftaran sendiri dibuka dengan biaya Rp 500 ribu per kelas. Para peserta yang ingin tampil dan berburu podium di Indramayu dipastikan sudah mulai mempersiapkan motor terbaiknya sejak sekarang.

Jelang Superprix Boyolali : Setyoko PRK Bawa Pasukan No Limit Racing Team Andalkan Syirat Sauqi

0

OtomotifZone.com – Boyolali – Gelombang kedatangan tim-tim papan atas di Sirkuit Boyolali kian tak terbendung menjelang putaran kedua Superchallenge Superprix 2026. Tak mau ketinggalan momentum, pasukan No Limit Racing Team yang bermarkas di Klaten juga resmi “angkat kaki” dari bengkel untuk langsung menyerbu sirkuit pada Rabu (20/5).

Pantauan langsung di lokasi, tenda paddock No Limit Racing Team sudah berdiri kokoh. Para crew dan mekanik pun langsung sibuk bergerak cepat mempersiapkan serta melakukan finishing pada kuda pacu andalan mereka agar siap tempur pada 22-23 Mei 2026 besok.

​Menghadapi ketatnya persaingan di seri kedua ini, No Limit Racing Team memasang strategi yang sangat fokus. Mereka memutuskan untuk berkonsentrasi penuh pada dua kelas paling bergengsi dan sarat gengsi, yaitu kelas Expert dan kelas para raja, Super Class Underbone 2-Tak 130cc.

​Urusan menjinakkan liukan sirkuit Boyolali diserahkan sepenuhnya kepada Syirat Sauqi. Pembalap bertalenta yang tahun ini resmi naik kelas ke kategori Expert tersebut dipercaya mampu mengemban misi besar tim dan bersaing sengit dengan para pembalap senior lainnya.

​Kehadiran tim asal Klaten ini tentu menjadi ancaman serius bagi kontestan lain. Di bawah komando langsung sang mekanik kawakan, Setyoko Penceng (PRK Racing Klaten), tim ini datang dengan peta kekuatan yang matang. Selain faktor jarak geografis yang dekat, status event yang mentereng menjadi alasan utama mereka wajib ambil bagian.

​”Kita hadir di sini tentu saja punya misi tersendiri. Selain karena lokasinya dekat dengan bengkel kami di Klaten, event Superchallenge Superprix ini juga sangat bergengsi. Jadi sangat sayang kalau sampai dilewatkan,” tegas Setyoko Penceng dengan penuh optimisme.

​Bermodalkan kedekatan wilayah, riset sirkuit yang matang, serta bawa racikan mesin 4tak maupun 2tak yang sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, No Limit Racing Team bersama Syirat Sauqi siap bertarung demi mengamankan podium tertinggi di hadapan publik Jawa Tengah!

Jelang Superprix Boyolali : Fauzan Conks Kawal Sejahtera Abadi Raceteam, Turunkan 4 Motor!

0

OtomotifZone.com – Boyolali, Semangat Ngalam Power siap menggebrak aspal Jawa Tengah! Mekanik papan atas asal Malang, Fauzan Conks Speed, rela turun dan datang langsung ke Sirkuit Boyolali pada Rabu (20/5). Kehadirannya tidak lain untuk mengawal langsung beberapa motor garapan teranyarnya demi menyambut gelaran akbar bergengsi Superchallenge Superprix 2026 Seri 2.

​Langkah ini diambil demi memastikan performa jet darat racikannya benar-benar matang sebelum jadwal balapan resmi dimulai pada 22-23 Mei 2026 akhir pekan ini.

​Pada seri kedua kali ini, mesin-mesin kencang garapan Conks Speed akan bernaung di bawah bendera Sejahtera Abadi Raceteam. Skuad ini mempercayakan kemudi penuh kepada pembalap bertalenta dengan nomor start ikonik, Chessy Meilandri #99.

​Kolaborasi antara dinginnya strategi tim, kelincahan Chessy di atas lintasan, serta magis racikan Fauzan Conks diproyeksikan akan menjadi kombinasi maut yang siap merepotkan tim-tim rival di kelas utama.

​Datang ke Boyolali, Sejahtera Abadi Raceteam bersama Conks Speed membawa modal kepercayaan diri yang sangat tinggi. Mereka mengemban misi besar untuk menjaga tradisi naik podium.

​Pasalnya, pada putaran pembuka di Tasikmalaya beberapa waktu lalu, motor-motor hasil garapan Conks Speed terbukti digdaya dan sukses membawa pulang piala.

Menghadapi karakter Sirkuit Boyolali yang terkenal teknikal dan menguras tenaga, Fauzan Conks berharap tuah positif dari seri pertama kemarin bisa kembali berlanjut.
​Melihat persiapan matang dan kawalan langsung dari sang mekanik sejak hari pertama, duet Sejahtera Abadi Raceteam dan Chessy Meilandri #99 jelas menjadi salah satu kekuatan yang wajib diwaspadai di Superchallenge Superprix 2026 Boyolali!

Jelang Superprix Boyolali : Surprise! Ada Alfi Husni Di Line Up SAE Group, Siap Ancam Kelas Expert!!!

0

Boyolali – Kejutan demi kejutan terus mengalir menjelang bergulirnya Superchallenge Superprix 2026 Seri 2. Kali ini, gebrakan baru datang dari SAE Group, tim balap yang bermarkas di Yogyakarta.

Tak mau kalah start dari tim-tim lainnya, skuad ini terpantau sudah langsung merapat dan melakukan prepare matang di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, pada Rabu (20/5).

​Meskipun datang dengan formasi yang terbilang ramping, kualitas skuad yang dibawa oleh SAE Group benar-benar berkelas dan tidak bisa dipandang sebelah mata oleh para rival.

​Sang manajer tim, Florianus Roy, membeberkan strategi dan susunan pembalap yang mereka usung untuk menggebrak aspal Boyolali akhir pekan ini.

Di kelas utama, mereka hanya mengandalkan satu petarung tunggal, namun memiliki reputasi mentereng.
​Alfi Husni pembalap bernomor #143, punya label Juara Asia ini diplot sebagai ujung tombak tunggal SAE Group untuk bertarung di kelas paling bergengsi, Expert.

​Ada juga FreeStyleer ternama Wawan Tembong yang digadang untuk kelas Ex-Rider, SAE Group mengandalkan lokal hero asli Boyolali. Nama Wawan Tembong yang sudah sangat melegenda di dunia stuntride dan balap lokal dipastikan bakal mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah.

​Sinyal bahaya bagi tim lawan justru terlihat dari deretan armada tempur yang disiapkan. SAE Group melakukan langkah cerdas dengan mengombinasikan dua mekanik papan atas lintas wilayah untuk mengawal pacuan Alfi Husni.

​Untuk kelas 4-Tak utama dan bebek goreng, mereka mempercayakan dapur pacu kepada Bima Aditya (The Stroke55 Sukoharjo). Mekanik kawakan ini mengawal langsung Yamaha MX-King 150cc (Expert)dan Bebek 2-Tak Standar.

​Sementara itu, untuk melengkapi senjata tempur Alfi Husni, dua motor lainnya didatangkan langsung dari Yogyakarta, hasil racikan bengkel legendaris Kate Montormaboer, yaitu Yamaha Jupiter Z 130cc dan Yamaha 125Z Underbone 2-Tak 130cc.

​Melihat komposisi pembalap sekaliber Alfi Husni yang ditopang oleh motor-motor kencang racikan Bima Aditya dan Kate Montormaboer, SAE Group Yogyakarta jelas datang ke Boyolali dengan misi tunggal mengacak-acak dominasi dan merebut podium tertinggi di Seri 2 Superchallenge Superprix 2026!