Beranda blog Halaman 69

Jelang Superprix Boyolali : Hadir dari Jambi, AS Group Racing Diperkuat Rendy Odding dan Ryan Ananda Fokus Di Expert!

0

OtomotifZone.com – BOYOLALI, Gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 di Sirkuit Boyolali benar-benar magnet bagi tim-tim papan atas dari berbagai penjuru tanah air. Tidak hanya didominasi oleh tim asal Jawa dan Kalimantan, regional Sumatra juga dipastikan siap menggebrak lewat kedatangan tim raksasa asal Jambi, AS Group Racing.

​Datang jauh-jauh dari Jambi, AS Group Racing membawa misi besar dan tidak main-main. Mereka langsung memboyong line-up pembalap top serta menyiapkan deretan armada tempur terbaik yang diracik oleh para mekanik papan atas tanah air.
​Boyong Rendy Odding dan Ryan Ananda di Kategori Expert.

​Untuk mengamankan podium di sirkuit teknikal Boyolali, AS Group Racing akan turun di dua kategori mesin sekaligus, yakni 2-Tak dan 4-Tak. Skuad ini mengandalkan dua nama pembalap yang sudah sangat familiar di kancah balap nasional.

​Rendy Odding Pembalap serba bisa ini diplot untuk bertarung ganda, turun di kelas Expert 2-Tak sekaligus Expert 4-Tak. Dan nama Ryan Ananda Pembalap bertalenta yang akan fokus penuh mendulang poin di kelas Expert 4-Tak.

​Duet maut ini diproyeksikan bakal menjadi batu sandungan serius bagi para rival yang sudah lebih dulu menguasai sirkuit kebanggaan warga Boyolali tersebut.

​Menariknya, demi mendapatkan performa motor yang out of the box, AS Group Racing melakukan kolaborasi dengan mengumpulkan mesin-mesin kompetitif dari berbagai tuner kondang di tanah air.

Berikut adalah deretan senjata pamungkas yang sudah mendarat di Boyolali:
​Yamaha MX-King 150cc (4-Tak Expert) Dipercayakan kepada racikan Mas Thaka Maguwoharjo, yang dikenal jeli dalam urusan power dan durabilitas mesin 4-tak modern.

​Yamaha 125Z Underbone (2-Tak Expert) Urusan raja ngebul diserahkan kepada ahlinya, Setyoko PRK Klaten, mekanik legendaris yang racikan bebek 2-tak underbone-nya. Dan Yamaha Jupiter Z 130cc Menggandeng Didik Chans Racing Performance untuk mengisi kelas bebek 4-tak tune-up yang membutuhkan kelincahan ekstra di tikungan Boyolali.

​Dengan komposisi pembalap kelas wahid dan sokongan motor-motor kencang dari para mekanik terbaik lintas daerah, AS Group Racing Jambi siap membuktikan bahwa mereka datang ke Boyolali bukan sekadar pelancong, melainkan kandidat kuat juara. Menarik ditunggu sepak terjang tim Sumatra ini!

Jelang Superprix Boyolali : 67gank Merapat Bersama Febrian Yusuf Nekat Tampil Di Bebek 4T 150cc Expert!

0

OtomotifZone.com – Boyolali – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh skuad BGS Racing DOS Muffler Donta Part. Meski harus bersaing dengan tim-tim pabrikan dan papan atas nasional, tim ini nekat hadir dan memastikan diri ikut andil dalam gelaran bergengsi Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 yang akan berlangsung di Sirkuit Boyolali, akhir pekan ini (22-23 Mei).

​Mengandalkan pembalap andalan mereka, Febrian Yusuf, tim ini siap bertarung habis-habisan di kelas paling sakral dan bergengsi, yaitu Expert.

​Andalkan MX-King Racikan 67gank Boyolali
​Untuk menjinakkan sirkuit kebanggaan masyarakat Boyolali tersebut, BGS Racing DOS Donta Part tidak main-main dalam urusan performa motor. Mereka mempercayakan urusan dapur pacu kepada Yamaha MX-King 150cc garapan Bengkel 67gank. Karena bengkel tersebut bermarkas di Boyolali, jalannya adaptasi dan komunikasi teknis pun menjadi jauh lebih solid.

​Pada hari Rabu (20/5) ini, Febrian Yusuf terpantau sudah turun ke lintasan untuk melakoni sesi latihan bebas. Sesi ini sengaja dimaksimalkan untuk mencari data awal, melakukan evaluasi, serta langsung membenahi kekurangan pada motor sebelum sesi kualifikasi resmi.

​Keseriusan tim ini terlihat dari evaluasi kilat yang langsung dilakukan setelah latihan usai. Urusan komando teknis dipegang langsung oleh Alvin, mekanik muda berbakat yang merupakan anak dari almarhum Alex IMS, salah satu mekanik legendaris dan kondang di dunia balap Indonesia.

​”Hari ini kita sudah ke sirkuit dan melakoni latihan. Untuk evaluasi, kita menentukan mapping settingan. Selain itu, suspensi/shock depan juga kita setting lagi karena pembalap mengatakan rasanya masih kurang pas sedikit,” ungkap Alvin saat ditemui di paddock.

​Meski masih dalam tahap adaptasi dan mencari setingan yang pas, catatan waktu Febrian Yusuf sudah terbilang menjanjikan untuk kategori tim penantang.

​”Untuk tadi, satu lap sudah bisa tembus time 55 detik koma sekian. Tapi ini masih belum maksimal dan perlu di-push lagi. Besok kita bakal lanjut lagi ke sirkuit untuk setting ulang sampai ketemu performa terbaiknya,” pungkas Alvin dengan optimis.

​Dengan progres yang positif sejak hari pertama, menarik untuk ditunggu sejauh mana kejutan yang akan diberikan oleh Febrian Yusuf bersama kawalan Alvin “67gank” di atas aspal Sirkuit Boyolali akhir pekan ini!

Jelang Superprix Boyolali : Dits Racing Sudah Mendarat Ada 3 Pembalap dan Belasan Motor!

0

OtomotifZone.co. – Boyolali – Tensi persaingan jelang putaran kedua ajang bergengsi Superchallenge Superprix 2026 dipastikan bakal langsung memanas. Belum juga balapan dimulai, salah satu tim raksasa asal Kalimantan, Dits Racing, kedapatan sudah menapakkan kaki dan mendarat di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, pada Rabu (20/5).

Langkah ini sengaja dilakukan oleh tim asal Palangkaraya tersebut demi mematangkan persiapan, setup motor, sekaligus adaptasi line-up pembalap mereka sebelum sesi resmi dimulai pada 22-23 Mei 2026 besok.

​Guna menjamin performa kuda besi mereka tetap berada di level tertinggi, Dits Racing tidak main-main. Rombongan tim terpantau dikawal langsung oleh 4 mekanik, Ari Vreinz, Leon Chandra Racetech, Bahtian NTO2 dan Misyu.

​Sentuhan tangan dingin para mekanik yang selama ini mengawal racikan mesin Dits Racing diharapkan mampu menaklukkan karakter teknikal dari Sirkuit Boyolali. Fokus utama mereka saat ini adalah memaksimalkan performa pacuan yang akan berlaga di kelas-kelas utama.

​Untuk kelas paling bergengsi, Dits Racing menurunkan kekuatan penuh dengan mengandalkan duet pembalap papan atas di kategori Expert, yaitu Willy Hammer dan Aldias Aqsal asal NTB

​Kombinasi pengalaman Willy Hammer dan agresivitas Aldias Aqsal di kelas Bebek 4T 150cc Expert serta Underbone 2tak 130cc diproyeksikan menjadi ancaman serius bagi para rival.

​Tak hanya fokus di kelas utama, Dits Racing juga mempersiapkan regenerasi jangka panjang. Di kategori Novice, muncul nama pembalap muda berbakat, Reykat Yusuf. Pembalap yang satu ini digadang-gadang bakal menjadi salah satu aktor protagonis yang siap memberikan kejutan dan berburu podium tertinggi di kelasnya.

​Kedatangan tim Dits Racing lebih awal di Boyolali ini menjadi sinyal kuat bahwa tim asal Palangkaraya ini datang bukan sekadar untuk meramaikan, melainkan membawa misi besar untuk mendominasi seri kedua Superchallenge Superprix 2026. Kita lihat saja bagaimana hasil racikan para mekanik dari Dits Racing di atas aspal Boyolali akhir pekan ini!

Kacang Kancil Kelana Sakti Karanganyar Puas Sudah Selesaikan Tugas Tempat Seri 2 Kejurnas MX 2026

0

OtomotifZone.com – Karanganyar. Salah satu tim ternama yang sudah 26 tahun Malang melintang di dunia keruk tanah khususnya grasstrack yaitu Kelana Sakti Karanganyar tiba-tiba membuat sebuah gerakan yang cukup membuat apresiasi kalangan Motocross Nasional. Di mana Kelana Sakti membawa produk andalannya Kacang Kancil dan sebuah sirkuit di seberang markas menjadi arena seri 2 Kejurnas motocross 2026.

Pembenahan dan upgrade tambahan line di lakukan agar balap Kejurnas ini cukup dan layak untuk pementasan sampai Kelas MX1. Sirkuit yang sudah ada sejak 2018 ini hampir setiap tahun ada perubahan line. Tapi di 2026 ini perubahan cukup lain demi mengejar sebuah layout lurus. Tambahan sebidang tanah kurang lebih lebar sama dengan lapangan bola menjadi tempat baru. Mempersiapkan diri sebulan lebih akhirnya gelaran Seri 2 tersebut selesai dengan baik.

Gilanya lagi event besar ini dibuat HTM gratis oleh Kacang Kancil – Kelana Sakti. Produk kuliner asli Tugu, Jumantono, Karanganyar tersebut memback-up tiket penonton. Sebenarnya bukan baru kali ini saja, 2024 lalu gelaran grasstrack motocross sekala nasional juga digratiskan. Nonton gratis!

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Mohon maaf bilamana masih banyak kekurangan event kemarin. Sekedar menyambung keberlangsungan Motocross Indonesia. Beruntungnya kami suka dengan olah raga ini. Dalam penyelenggaraan motocross kami tidak mau membicarakan untung rugi. Bisa dipastikan kalau berhitung pasti minus. Tapi kami tekankan lagi ini semata karena motocross maupun grasstrack sudah mendarah daging. Yang terpenting kami pribadi senang bisa membantu IMI Jateng yang di seri 2 ini mendapatkan jatah menggelar Seri 2 Kejurnas Motocross,” ucap Budi Santoso owner Kacang Kancil – Kelana Sakti Karanganyar.

Di bantu WGTS39 Event Organizer melancarkan event ini..

Di hadiri dan disambut oleh ketua IMI Jateng, Frits Yohanes dan Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto memberikan apresiasi untuk sirkuit Kelana Sakti beserta pihak-pihak yang membantu kelancaran event Kejurnas ini. Totalitas untuk balap motor..

Avenue racing start unjuk Gigi, Juara Shifter 150 Buktinya

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Persaingan sengit tersaji pada kelas Shifter 150 di ajang Eshark Rok Cup 2026 seri 3 yang berlangsung (17/5) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Di tengah dominasi pebalap muda, Heru DJ justru membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap kompetitif di lintasan.

Pebalap yang membela tim Avenue Rising Star tersebut sukses meraih podium kedua IMI DKI setelah tampil konsisten sepanjang jalannya balapan. Pengalaman dan ketenangan menjadi modal penting bagi Heru DJ untuk tetap mampu bersaing di kelas yang dikenal memiliki persaingan ketat itu.

Meski mengakui usianya sudah tidak muda lagi, Heru tetap menunjukkan semangat bertarung yang tinggi. Dirinya mampu tampil percaya diri menghadapi para rival yang sebagian besar memiliki usia lebih muda.

“Usia memang sudah tidak muda mas. Tapi masih bisa podium,” ujar Heru DJ dari Avenue Rising Star.

Hasil podium ini menjadi bukti bahwa pengalaman masih memiliki peran besar dalam dunia balap. Heru DJ juga memperlihatkan bahwa semangat dan konsistensi mampu menjadi kunci untuk tetap berprestasi di tengah persaingan ketat balap karting nasional.

Lama Bina Pebalap Sulsel, Kini Amri Turun Langsung Didik Sang Anak

0

OtomotifZone.com – Makassar, Setelah lama berkecimpung dalam pembibitan pebalap-pebalap cilik di Sulawesi Selatan, Amri kini memilih tantangan baru dengan fokus mendidik anaknya sendiri untuk terjun ke dunia balap motor. Sosok Amri memang dikenal aktif membantu melahirkan talenta-talenta muda asal Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan, agar mampu bersaing di ajang balap nasional.

Kini, perhatian Amri tertuju kepada sang anak, Nisar, yang saat ini berusia 11 tahun. Meski masih sangat muda, Nisar sudah mulai rutin menjajal kemampuan di atas motor dan beberapa kali turun latihan di Sirkuit Pangkep, Sulawesi Selatan. Proses pembinaan terus dilakukan secara bertahap agar sang anak mampu berkembang baik dari sisi teknik maupun mental balap.

Amri mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat dirinya sudah menyiapkan beberapa event untuk menjadi ajang pengalaman bagi Nisar. Tidak tanggung-tanggung, sejumlah kejuaraan bergengsi tingkat regional hingga nasional masuk dalam target mereka musim ini.

“Rencana dalam waktu dekat ini kemungkinan saya akan mainkan di event seperti Motoprix ataupun SCR. Dan mungkin event Gowata Road Race Championship di Gowa akan main,” ujar Amri langsung kepada tim Redaksi.

Langkah Amri mendidik anaknya sendiri tentu bukan tanpa alasan. Pengalamannya selama bertahun-tahun membina pebalap muda membuat dirinya memahami bagaimana membangun pondasi seorang pebalap sejak usia dini. Ia berharap apa yang dilakukan saat ini bisa memberikan dampak positif, tidak hanya untuk keluarga tetapi juga perkembangan dunia otomotif Indonesia.

“Semoga bisa berguna baik untuk keluarga dan otomotif Indonesia ke depannya,” tutup Amri.

HAIKOCI Gelar Sunmori Adventure ke Curug Citambur, Perkuat Brotherhood dan Semangat #Cari_Aman

0
HAIKOCI Gelar Sunmori Adventure ke Curug Citambur

OtomotifZone.com, Cianjur – Komunitas Honda ADV Indonesia Cimahi Chapter (HAIKOCI) menggelar kegiatan bertajuk “Sunmori Adventure” pada Minggu, 17 Mei 2026 dengan destinasi wisata alam Curug Citambur, Cianjur Selatan, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus sarana mempererat silaturahmi antar member melalui pengalaman touring santai penuh nuansa petualangan.

Rangkaian kegiatan dimulai dari titik kumpul di Safety Riding Center (SRC) PT Daya Adicipta Motora (DAM) Cimahi. Sebanyak 60 unit Honda ADV milik member HAIKOCI serta 5 unit dukungan dari DAM turut meramaikan kegiatan ini. Kehadiran para peserta menunjukkan soliditas HAIKOCI yang saat ini memiliki lebih dari 100 member aktif di wilayah Cimahi dan sekitarnya.

Mengusung tema “Sunmori Adventure”, para peserta diajak menjelajahi berbagai karakter jalan mulai dari kawasan perkotaan, jalur pegunungan, hingga rute pedesaan melalui Gunung Halu, Sukanagara, dan Ciwidey sebelum akhirnya tiba di kawasan Curug Citambur. Rute ini dipilih untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kemampuan dasar touring dan manajemen riding berkelompok yang aman sesuai semangat #Cari_Aman.

Sesampainya di lokasi, peserta menikmati panorama alam Curug Citambur dan suasana sejuk khas pegunungan Cianjur Selatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama, ramah tamah, hingga sesi perkenalan member baru yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Nuansa kekeluargaan semakin terasa karena beberapa peserta turut mengajak keluarga untuk menikmati suasana alam terbuka bersama komunitas.

Ketua Honda ADV Indonesia Cimahi Chapter (HAIKOCI), Kang Rayhan Abdurahman, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh peserta dalam kegiatan ini. “Kegiatan ini bukan sekadar touring, tetapi menjadi momen untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat positif antar member HAIKOCI. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah kebersamaan sekaligus mengedukasi pentingnya keselamatan berkendara,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan PT Daya Adicipta Motora (DAM) serta Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB) yang terus mendukung aktivitas positif komunitas Honda di Jawa Barat. Menurutnya, komunitas bukan hanya tentang hobi berkendara, tetapi juga tentang membangun rasa saling menghargai, solidaritas, dan kebersamaan antar sesama pengguna jalan.

Melalui kegiatan Sunmori Adventure ini, HAIKOCI berharap semangat brotherhood, kebersamaan, dan budaya berkendara aman dapat terus terjaga dalam setiap aktivitas komunitas Honda, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia otomotif di Jawa Barat.

Yosua Pattipi Kuasai Point, Berikut Klasemen Akhir Bupati Keerom Cup Series II 2026

0
Yosua Pattipi

Otomotifzone.com – Keerom. Kejuaraan Daerah Bupati Keerom Cup Seri II resmi berakhir pada Minggu (17/5). Yosua Pattipi langsung menarik perhatian semua orang karena ia menempati posisi puncak klasemen. Pembalap yang akrab disapa Cua ini tidak hanya menang, tapi ia mengumpulkan poin terbanyak sekaligus mencatatkan rekor sempurna, menang terus tanpa pernah kalah. Di balik kemenangan itu, ia menyimpan kisah menarik yang patut kita simak bersama.

Kita semua tahu kalau Yosua Pattipi sudah jadi ikon balap tanah di Papua. Namun, ia tidak hanya menjadi teladan lewat teknik jago atau strategi hebat saat berlaga. Ia juga menunjukkan hal yang jauh lebih berharga, ketangguhan mental dan kekuatan jiwa saat berhadapan dengan lawan mana pun.

Ia pernah terlibat adu cepat yang bikin jantung berdebar. Tapi, Cua selalu menjaga ketenangan hati dan pikirannya. Berkat sikap tenang itu, ia menguasai setiap babak lomba dengan mudah. Akhirnya, Yosua Pattipi mengantongi poin maksimal di semua kelas yang ia ikuti dan menyandang gelar Juara Umum.

Kali ini, panitia mempertandingkan empat kategori Juara Umum yang menyajikan banyak kisah seru dan momen tak terlupakan. Berikut ulasan tiap kategorinya dan daftar Klasemen Akhir Bupati Keerom Cup Series II:

Di kategori Open, pemenang sudah terlihat jelas sejak awal kompetisi. Pembalap tim SDB No Limit bernomor 28 tampil sangat dominan dan tidak ada yang mampu menandingi mereka. Tim ini menguasai tiga kelas yang ada dan mengumpulkan 150 poin, jauh meninggalkan pesaingnya. Rama PD menempati posisi kedua dengan 110 poin, dan Hafidz PK berada di urutan ketiga dengan 88 poin.

Suasana berbeda terasa di kelas Setanah Papua. Persaingan berjalan sangat ketat dan bikin penasaran karena selisih poin tiga besar pembalap sangat tipis. Banyak orang menyebut kelas ini sebagai “kelas neraka” karena pembalap muda terbaik se-Papua memenuhi lintasan Yuwanain, Arso 2.

Di tengah persaingan sengit itu, Dandi Mahuse, Hafidz PK, dan Elvan Samberbori tampil ganas. Mereka bertiga memberikan perlawanan berat dan sempat mengganggu posisi Dimas Lintang dalam perebutan poin. Namun, Lintang punya strategi jitu yang berjalan mulus. Apalagi Rangga Batmanlussy dari Mamteng Racing Team memberikan dukungan penuh saat Moto 2. Berkat kerja sama ini, Dimas mengamankan poin penuh di kelas Special Engine 125/250cc.

Kelas Papua Raya U23 juga menyajikan pertarungan yang tidak kalah seru. Poin berubah-ubah terus dan saling kejar-mengejar. Posisi klasemen selalu berganti setiap kali sesi balap selesai. Selain itu, banyak pembalap gagal menyelesaikan lomba karena mesin rusak atau jatuh, sehingga mereka kehilangan kesempatan mendapat poin. Meski begitu, Javier Bhagawanta dari tim JB14 Badut Balap Hair Studio UMM Malang AIP17 tampil sangat konsisten. Ia akhirnya duduk nyaman di puncak klasemen akhir kategori ini.

Terakhir, persaingan di kelas Lokal Keerom berlangsung sangat panas. Semua pembalap tampil habis-habisan karena mereka ingin berprestasi di depan pendukung sendiri.

Misalnya Akmal Sadila. Sebenarnya ia punya semangat tinggi, tapi ia gagal mencetak poin sama sekali di kelas Sport dan Trail. Padahal sebelumnya, ia unggul jauh dengan selisih 50 poin di dua kelas awal. Karena kegagalan itu, ia melepas peluang juara dan memberi kesempatan pada Jendri Ardiansyah. Pembalap dari Joyoboyo Racing Team ini tampil lebih stabil dan akhirnya menyabet gelar Juara Umum Lokal Keerom.

Gelaran ini membuktikan kalau dunia balap tanah di Papua makin berkembang dan berwarna. Kita tidak hanya disuguhkan kecepatan, tapi juga persaingan ketat, strategi matang, dan mental baja dari para pembalapnya. Keberhasilan acara ini tentu jadi semangat baru bagi semua pembalap untuk terus berkembang. Kami juga berterima kasih pada semua pihak yang sudah mendukung acara ini hingga berjalan meriah. Kami berharap seri selanjutnya akan menghadirkan persaingan yang makin seru dan aksi yang makin hebat lagi. Sampai jumpa di lintasan berikutnya.

Javier JB14 Kuliah Di Jawa Sukses Sabet Juara Umum Di Keerom Papua

0
JB14

Otomotifzone.com – Keerom. Javier Bhagawanta, pembalap kebanggaan tim JB14 Badut Balap Hairstudio UMM Malang dengan nomor start 14, kembali membuktikan kualitasnya. Ia baru saja mengantongi gelar Juara Umum Papua Raya U23. Sebelumnya, di ajang Bupati Keerom, ia juga sudah sukses mengamankan titel juara umum di kelas Pemula.

Di ajang Bupati Keerom Cup Seri II yang berlangsung akhir pekan lalu (15–17 Mei) di Sirkuit Yuwanain Arso 2, Kabupaten Keerom, posisi Javi di puncak klasemen terlihat kokoh dengan raihan 58 poin. Tapi, jangan kira perjalanan pembalap muda yang sudah 8 tahun meniti karier balap ini berjalan mulus begitu saja. Gelar yang ia dapatkan kali ini ternyata butuh perjuangan keras.

Pembalap sekaligus pemilik tim JB14 ini ternyata mendapat tekanan berat dari para saingan. Ia tidak bisa mengumpulkan poin penuh dengan mudah di setiap kelas yang ia ikuti. Javi harus berjuang habis-habisan demi poin penuh, ia menempati urutan ke-10 di kelas Bebek Modif 2tak/4tak TU 125cc, juara 1 di kelas Sport & Trail 4tak 155cc, dan posisi ke-2 di kelas Trail Standar 4tak 155cc.

Sementara itu, para pesaing terberatnya di kategori U23 justru gagal meraih poin maksimal di setiap kelas. Rangga Batmanlussy dan Akmal Sadilah sama-sama mengumpulkan 47 poin, sedangkan Arfansyah Sokran hanya mampu mengantongi 40 poin.

JB14

Anak didik Nugroho NMT Kediri ini ternyata tidak cuma berburu gelar Papua Raya U23. Javi juga sukses mengumpulkan 70 poin dan masuk dalam persaingan Juara Umum Se-Tanah Papua. Sayangnya, ia harus puas bertengger di posisi keempat untuk kategori ini.

Dari dua kategori besar yang ia ikuti, Javi pulang membawa hasil manis, total 5 piala dari masing-masing kelas yang diikuti, ditambah satu piala juara umum atas prestasi gemilangnya.

JB14

Padahal, di balik hasil cemerlang itu, persiapan Javi JB14 ternyata sempat terganjal beberapa kendala. Javi yang lahir dan besar di Jayapura kini sedang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur. Ia harus menempuh perjalanan jauh demi turun di ajang ini. Belum lagi jadwal lomba yang sempat tertunda, memaksanya mengatur ulang jadwal keberangkatan. Akibatnya, ia hanya punya waktu 2 hari saja untuk beradaptasi dengan lintasan sirkuit di Keerom.

“Persiapan Javi sebenarnya sudah cukup matang. Cuma ya begitu, dia kuliah di Jawa, jadi kami harus mengatur waktu keberangkatan. Otomatis waktu kedatangannya jadi mepet, dan waktu untuk beradaptasi sama sirkuit jadi sangat sedikit,” ungkap Dipo Wibowo, Ayah Javi.

JB14
Javi hadiahkan podium teritingi untuk orang tua dan adiknya

Ia juga menambahkan, “Meski ada beberapa kendala, kami sangat bersyukur. Dukungan dari seluruh tim sangat membantu. Mulai dari manajer Arif Jafar, mekanik handal kami seperti Ronald, Tama, Wahyu, serta seluruh kru. Semua berjalan kompak, jadi Javier bisa fokus balap dengan tenang dan maksimal.”

Jupi Madhe Garage Penyelamat Gengsi Tomy Salim, Rajai Kelas Bebek 4Tak TU 130cc Open di Bondowoso!​

0

​OtomotifZone.com – BONDOWOSO – Gelaran balap bertajuk Klebun Jalia Racing Roadrace Bondowoso yang digulirkan di Sirkuit Non-Permanen (NP) Alun-Alun Bondowoso menyajikan drama yang menguras emosi bagi tim-tim papan atas Jawa Timur . Tak terkecuali bagi squad legendaris Madhe Garage Jember.

Datang dengan ekspektasi tinggi dan membawa beberapa motor andalan, mekanik kawakan Madhe Garage justru dibuat heran dengan rentetan nasib sial. Di beberapa kelas yang diikuti, motor-motor garapannya terus-terusan didera trouble teknis yang tak terduga hingga terpaksa menyudahi balapan tanpa hasil alias zonk.

​Namun, dewi fortuna tampaknya enggan berpaling sepenuhnya. Gengsi Madhe Garage akhirnya sukses diselamatkan oleh aksi memukau pembalap senior asal Surabaya, Tomy Salim.

​Mengaspal di kelas Bebek 4 Tak T.U 130cc Open bersama tim Rizki Motor Sport X Madhe, Tomy Salim tampil trengginas di atas kuda besi ramuan Madhe Garage. Seolah melupakan rentetan hasil buruk di kelas-kelas sebelumnya, Tomy Salim sukses mengamankan podium tertinggi dan membawa pulang satu-satunya piala penyelamat bagi tim.

​”Ini sebuah keberuntungan mas bisa podium pertama. Ikut kelas yang lain zonk semua, ada aja trouble-nya motor yang kita bawa,” ungkap Madhe saat berbincang santai dengan Tomy Salim di paddock.

​Meskipun harus melewati jalannya balapan dengan penuh ketegangan akibat dihantui rasa cemas akan kendala mesin, kematangan riding style Tomy Salim dipadukan dengan sisa-sisa performa terbaik motor 130cc tersebut terbukti ampuh meredam perlawanan rival-rival beratnya.

Kemenangan tunggal ini setidaknya membuktikan bahwa ramuan mesin dari Madhe Garage Jember tetap menjadi ancaman nyata di kelas Bebek 4Tak TU 130cc Open, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting untuk menatap event balap berikutnya.