Beranda blog Halaman 82

Grand Final Andalas Drag Series 2025 Digelar di Padang, Drag Bike Sabtu dan Drag Race Minggu

OtomotifZone.com – Padang – Ajang balap lurus paling bergengsi di Pulau Sumatera, Grand Final Andalas Drag Series (ADS) 2025, dipastikan akan berlangsung pada 10–11 Januari 2026 di Sirkuit NP Lanud Sultan Sjahrir, Padang, Sumatera Barat.

Event puncak dari rangkaian Andalas Drag Series 2025 ini akan mempertandingkan dua kategori utama, yakni Drag Bike dan Drag Race, yang digelar selama dua hari penuh.

Pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, lintasan akan dikhususkan untuk Drag Bike. Para pebalap motor terbaik dari berbagai daerah di Sumatera bahkan nasional diprediksi akan turun bertarung demi memperebutkan gelar juara umum di masing-masing kelas.

Sementara itu, Drag Race akan digelar pada hari Minggu, 11 Januari 2026. Kelas roda empat ini menjadi penutup rangkaian Grand Final ADS 2025, dengan persaingan ketat dari tim-tim drag race terbaik yang siap menampilkan performa maksimal di lintasan.

Grand Final Andalas Drag Series 2025 mengusung tajuk “Aspira Premio Andalas Drag Series” dan mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor otomotif ternama. Event ini juga menjadi momentum penting bagi dunia balap lurus Sumatera, sekaligus wadah pembinaan dan pembuktian prestasi para dragster.

Panitia berharap gelaran ini tidak hanya menyuguhkan tontonan balap berkualitas, tetapi juga mampu menggairahkan perekonomian daerah, khususnya sektor otomotif, UMKM, dan pariwisata di Sumatera Barat.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, para pebalap dan tim diimbau segera mempersiapkan diri untuk menghadapi laga penentuan di Grand Final Andalas Drag Series 2025.

GHP56 Racing School, Sekolah Balap Profesional di Yogyakarta Besutan Galang Hendra

GHP56 Racing School, Sekolah Balap Profesional di Yogyakarta
GHP56 Racing School, Sekolah Balap Profesional di Yogyakarta Besutan Galang Hendra

OtomotifZone.com – Yogyakarta , Dunia balap Tanah Air terus menunjukkan perkembangan positif, salah satunya melalui kehadiran GHP56 Racing School, sekolah balap profesional yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekolah balap ini menjadi wadah pembinaan bagi para pebalap muda yang ingin mengasah kemampuan secara serius dan terarah.

GHP56 Racing School ditangani langsung oleh Galang Hendra Pratama, pebalap muda potensial Indonesia yang juga bertindak sebagai pemilik sekaligus pelatih utama. Galang dikenal sebagai salah satu rider Indonesia yang memiliki jam terbang tinggi, baik di kejuaraan nasional maupun internasional, dan hingga kini masih aktif berkompetisi di berbagai ajang balap bergengsi.

Dengan pengalaman panjang di dunia racing, Galang Hendra menerapkan sistem pelatihan yang profesional dan terstruktur. GHP56 Racing School menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari motor latihan kelas sport 150–250 cc dan UB 150, program latihan fisik (gym training), hingga pembinaan mental dan public speaking training dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Tidak hanya fokus pada latihan dasar, GHP56 Racing School juga rutin menggelar sesi latihan di berbagai sirkuit permanen, seperti Sirkuit Mijen Semarang, Sirkuit Parang Magetan, Sirkuit Gokart Boyolali, hingga Mandala Krida Yogyakarta untuk kebutuhan gymkhana. Hal ini bertujuan agar para peserta mendapatkan pengalaman lintasan yang beragam dan mendekati atmosfer balap sesungguhnya.

Program pelatihan ditawarkan dalam beberapa paket, mulai dari durasi dua minggu hingga satu bulan, lengkap dengan fasilitas mess (tempat tinggal) dan konsumsi selama masa training. Skema ini dirancang untuk memaksimalkan fokus peserta selama menjalani pendidikan balap.

Kehadiran GHP56 Racing School diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak pebalap muda Indonesia yang berprestasi dan siap bersaing di level nasional maupun internasional, sejalan dengan visi Galang Hendra untuk memajukan dunia balap motor Tanah Air.

Bangkit Lebih Kuat, Ryan Mee Kembali Panaskan Lintasan NGO Thailand

OtomotifZone.com – Thailand, Pebalap drag bike asal Tangerang Selatan, Ryan Mee, kembali menunjukkan eksistensinya di lintasan. Pebalap dengan ciri khas nomor start 146 ini telah tiba di Thailand dan siap kembali mengaspal pada ajang Drag Bike paling bergengsi, NGO Thailand.

Ryan Mee sebenarnya sudah berada di Thailand sejak akhir tahun lalu. Namun, sebuah insiden membuatnya harus kembali ke Tanah Air untuk menjalani proses penyembuhan. Berkat tahap recovery yang berjalan cepat, pebalap muda Indonesia ini akhirnya kembali berangkat ke Thailand pada awal tahun 2026 untuk melanjutkan perjuangannya.

“Masa penyembuhan alhamdulillah cepat dan saya bisa bergabung kembali bersama tim Tekno Tuner. Saya berangkat kemarin (4/1) dari Jakarta. Hari ini saya sudah mulai set up motor. Bismillah, saat ini saya fokus set up motor dan adaptasi,” ujar Mee kepada tim redaksi.

Ryan Mee dijadwalkan turun pada event NGO Thailand yang akan digelar pada 9–11 Januari 2026. Dengan waktu persiapan yang terbilang mepet, ia memaksimalkan setiap sesi untuk melakukan set up motor secara optimal.

Dari beberapa motor yang disiapkan, sebagian sudah menemukan set up terbaik dan menunjukkan performa yang menjanjikan. Sementara itu, beberapa unit lainnya masih terus disempurnakan agar siap tampil maksimal saat race day.

“Saat ini beberapa motor sudah ketemu set up-nya. Tinggal beberapa lagi yang terus kami cari set up terbaiknya. Harapannya motor bisa perform maksimal tanpa kendala. Semoga hasil baik bisa saya bawa pulang nanti,” tutup Ryan Mee.

Kembalinya Ryan Mee ke lintasan internasional ini menjadi bukti semangat dan determinasi pebalap muda Indonesia untuk terus bersaing dan mengharumkan nama bangsa di ajang balap dunia.

2BM Paint Kembali Tunjukkan Taji di Penghujung Tahun 2025

2BM Paint Kembali Tunjukkan Taji di Penghujung Tahun 2025

OtomotifZone.com – Jambi, Kabar membanggakan datang dari dunia modifikasi kontes Kota Jambi. 2BM Paint kembali menunjukkan eksistensinya dengan meramaikan ajang WTC Contest 2025 yang digelar di WTC Batanghari pada 30–31 Desember 2025.

Setelah beberapa tahun absen dari kontes modifikasi, bengkel cat custom ini akhirnya kembali turun gelanggang. Terakhir kali 2BM Paint membawa nama bengkel secara mandiri adalah pada tahun 2021. Kali ini, mereka hadir dengan formasi yang jauh lebih matang. Jika sebelumnya hanya mengandalkan satu unit motor, di WTC Contest 2025 2BM Paint langsung menurunkan empat unit motor sekaligus.

“Kenapa saya sangat bersemangat mengikuti event tahunan di WTC Batanghari ini, karena event ini merupakan salah satu kontes modifikasi yang cukup bergengsi. Selain itu, disupport langsung oleh PT Cipta Usaha Permai, perusahaan cat otomotif dengan merek Konsta,” ungkap Okky Ajo.

Empat unit motor yang dibawa 2BM Paint berasal dari dua merek berbeda dengan tipe yang beragam, yakni Honda Stylo, Honda PCX, Yamaha Fino, dan Yamaha Mio Soul. Penampilan konsisten dan kualitas pengerjaan yang rapi membuahkan hasil manis. 2BM Paint sukses meraih tiga penghargaan bergengsi, yaitu:

Juara 1 Racing Look
The Best Paint Art
The Best Yamaha Under 125cc

Dalam kesempatan tersebut, pihak 2BM Paint juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Konsta Paint, Bos Malik Kiki dari MG Garage yang selalu mendukung di balik layar, owner Honda Stylo yang telah mempercayakan motornya untuk dimodifikasi, seluruh kru yang terlibat, serta jajaran juri Mas Tito Monster dan Purnama Ototrend.

Dengan torehan prestasi di penghujung tahun 2025 ini, publik otomotif Jambi pun menantikan langkah berikutnya. Akankah 2BM Paint kembali melanjutkan kiprahnya di event kontes motor selanjutnya? Waktu yang akan menjawab.

HMMI Donasikan Ambulans Hyundai Stargazer Cartenz untuk Korban Bencana di Sumatera

OtomotifZone.com — Jakarta, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya kemanusiaan dan penanganan bencana di Indonesia dengan mendonasikan satu unit ambulans Hyundai Stargazer Cartenz. Donasi tersebut disalurkan melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sebagai bentuk kepedulian Hyundai terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Ambulans Hyundai Stargazer Cartenz ini diharapkan dapat memperkuat mobilitas layanan kesehatan, sekaligus mempercepat proses evakuasi dan penanganan medis bagi masyarakat terdampak bencana. Dengan kondisi geografis yang menantang serta keterbatasan akses di wilayah terdampak, keberadaan ambulans menjadi elemen krusial dalam mendukung respons darurat dan upaya penyelamatan jiwa.

Presiden Direktur Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, Hyunchul Bang, menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

“Kami menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Melalui donasi ambulans Hyundai Stargazer Cartenz ini, kami berharap dapat membantu mempercepat penanganan medis dan mendukung upaya pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hyunchul Bang.

Ia menambahkan bahwa nilai kemanusiaan menjadi fondasi utama dalam setiap inisiatif sosial Hyundai. Sejalan dengan visi global perusahaan, Progress for Humanity, Hyundai tidak hanya berfokus pada pengembangan industri otomotif, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Hyundai secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap sektor kesehatan, termasuk pada masa pandemi COVID-19 melalui penyediaan oksigen medis gratis bagi masyarakat dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan. Perusahaan juga mendonasikan mesin produksi oksigen kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini dimanfaatkan sebagai fasilitas permanen, serta menyalurkan mesin oksigen konsentrator ke sejumlah rumah sakit di Jawa Barat. Selain itu, Hyundai turut menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi Cianjur pada 2023.

Untitled design – 1

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Ke depan, Hyundai berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program keberlanjutan yang berorientasi pada kemanusiaan, kesehatan, dan keselamatan, sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang Hyundai bagi Indonesia.

Hasil Keseluruhan Erdeve Dragbike Rookie Final Series 2025

OtomotifZone.com – Gunung Kidul, Berikut adalah hasil Keseluruhan dari kejuaraan Erdeve Dragbike Rookie 201m di sirkuit Np Lanud Gading, Wonosari. Yang berlangsung secara berbarengan dengan event bergengsi Kawahara Djava K2R IDC 2025 Final Series :

FINAL KWR IDC 2025 : Dibawah Komando Setyoko PRK, Tim No Limit Racing Raih Gelar Juara Umum Bersama Wildan Anharu

​OtomotifZone.com – WONOSARI – Konsistensi menjadi kunci utama dalam ketatnya persaingan Indo Dragbike Championship (IDC) 201m Series 2025. Setelah melewati perjuangan panjang selama 5 seri, pembalap asal Salatiga, Wildan Kecil Anharu, akhirnya resmi menasbihkan diri sebagai Juara Umum Pro IDC 1 musim 2025.

​Membawa nama besar No Limit Racing Team, Wildan tampil perkasa dengan perolehan total 102 poin. Keberhasilan ini diraih berkat performa stabil di setiap putaran.

​Wildan berhasil mengungguli rival terdekatnya, Gerry Percil dari tim ADM Official yang harus puas di posisi kedua dengan total 83 poin.

​Kolaborasi Solid “PRK Gank” dan No Limit
​Kesuksesan ini tak lepas dari tangan dingin Setyoko Penceng (PRK Gank) yang mengomandoi urusan teknis kuda pacu No Limit Racing Team. Kolaborasi antara mekanik kawakan dan tim asal Medan ini terbukti menjadi formula juara yang sulit dipatahkan sepanjang musim balap 2025.

​Setyoko Penceng mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa ini.
​”Alhamdulillah kami dan tim mampu meraih juara umum. Terima kasih untuk Wildan Anharu yang sudah mengupayakan tiap seri dan berusaha terus sebaik mungkin. Tahun 2026 insyaallah kita gaspoll lagi,” tandas Setyoko.

Dengan hasil ini, No Limit Racing Team membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan besar di kancah drag bike tanah air. Sampai jumpa di musim balap 2026!

Final KWR IDC 2025 : Ninja Tu 155cc Gak Udah-Udah PRK Juara, Rony Gendut Bilang Ini Luar Biasa!!

​OtomotifZone.com – GUNUNG KIDUL – Perjuangan keras tim Gak Udah-Udah PRK DONTA akhirnya berbuah manis dalam gelaran pamungkas Kawahara Djava K2R IDC 2025 Round 5 (Final). Bertempat di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Rabu (31 Desember 2025), tim ini sukses mengamankan podium tertinggi di kelas utama Sport 2T TU 155cc.

​Ekseskusi Sempurna Deby AP
​Di bawah arahan mekanik tangan dingin Setyoko Penceng dan dikawal langsung oleh Rony Gendut, performa Ninja TU 155cc milik tim tampil sangat impresif. Deby AP, pembalap andalan tim asal Jatim, berhasil menjinakkan lintasan dengan catatan waktu fantastis, yaitu 6.758 detik.

​Hasil ini menempatkan Deby di posisi pertama, unggul tipis dari Wildan Kecil (No Limit Racing Team) yang mencatatkan waktu 6.776 detik.

​Persaingan Ketat di Angka “6.7 Detik”
​Kelas Sport 2T TU 155cc terbukti menjadi salah satu kelas paling “angker” dalam hajatan ini. Ketatnya persaingan terlihat dari torehan waktu para penghuni 5 besar yang semuanya bermain di angka 6.7 detik. Selisih waktu yang sangat tipis antar pembalap membuat suasana di paddock sempat tegang sebelum hasil resmi diumumkan.

​Rony Gendut, sosok yang setia mendampingi persiapan motor sejak awal, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Persiapan matang yang dilakukan tim akhirnya terbayar lunas dengan poin penuh.

​”Puas banget dengan hasilnya. Kami bangga dan berterima kasih pada pembalap yang sudah mengusahakan mengeksekusi dengan baik di lintasan. Ini adalah hasil kerja keras kolektif antara mekanik, kru, dan pembalap,” ungkap Rony Gendut.

​Kemenangan ini sekaligus menjadi penutup tahun yang manis bagi tim Gak Udah-Udah PRK DONTA dalam menutup kalender balap musim 2025. SELAMAT!

Hasil Keseluruhan KWR Djava K2R IDC 2025 Final Series

OtomotifZone.com – Yogyakarta, Berikut adalah hasil Keseluruhan dari kejuaraan Kawahara Djava K2R IDC 2025 Final Series, yang berlangsung di sirkuit Np Lanud Gading Wonosari, Yogyakarta :

Hadiah Gila-gilaan! Grand Final Andalas Drag Series 2025 Siapkan Tiga Unit Motor di Januari 2026

OtomotifZone.com – Padang — Setelah mengalami beberapa kali penundaan jadwal, akhirnya Grand Final Andalas Drag Series 2025 dipastikan akan digelar pada 10–11 Januari 2026 di Sirkuit NP Lanud Sultan Sjahrir, Padang, Sumatera Barat. Gelaran puncak balap lurus paling bergengsi di wilayah Andalas ini dipastikan hadir dengan hadiah besar yang siap memanjakan para peserta.

Awalnya, Grand Final Andalas Drag Series direncanakan berlangsung pada Desember 2025. Namun, akibat musibah yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, pihak pemilik event bersama penyelenggara memutuskan untuk menunda pelaksanaannya demi menjaga keselamatan dan kondusivitas acara.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, pihak Andalas Drag Series akhirnya secara resmi mengumumkan bahwa Grand Final akan digelar pada Januari 2026 dengan konsep yang lebih matang dan hadiah yang semakin spektakuler. Selain uang pembinaan, tiga unit sepeda motor telah disiapkan sebagai hadiah utama.

“Kita akan jalankan pada 10 dan 11 Januari. Hadiah sudah kita siapkan. Ada tiga unit motor untuk Juara Umum. Dua motor untuk Juara Umum Drag Bike dan satu unit untuk Juara Umum Drag Race,” ujar Willy Octra, Founder Andalas Drag Series.

Untuk Drag Bike, dua unit motor akan diberikan kepada Juara Umum kategori Open dan Bracket. Selain itu, masih terdapat tiga kategori Juara Umum lainnya, yakni Juara Umum WF, Juara Umum Sunmori, dan Juara Umum Lokal Sumatera Barat yang masing-masing akan mendapatkan uang pembinaan tambahan dengan tiga peringkat juara.

Tak hanya itu, Drag Bike juga menyediakan penghargaan tambahan seperti Fastest of The Day, The Best Reaction Time (RT), dan The Best Team, yang seluruhnya akan mendapatkan uang pembinaan khusus.

Sementara di Drag Race, total terdapat tiga kategori Juara Umum, yaitu:

Juara Umum Bracket 201 meter
Juara Umum Drag Race
Juara Umum Bracket Time 402 meter

Dari ketiga kategori tersebut, Juara Umum Drag Race berhak membawa pulang satu unit motor, sementara peringkat kedua dan ketiga akan mendapatkan uang pembinaan. Dua kategori Juara Umum lainnya juga menyediakan uang pembinaan untuk tiga posisi terbaik.

Tak kalah menarik, kategori tambahan seperti Fastest of The Day, The Best Reaction Time (RT), dan The Best Team juga tersedia di kelas Drag Race dengan hadiah uang pembinaan tambahan.

Pada Grand Final kali ini, Drag Race akan mempertandingkan dua jarak utama, yakni 201 meter dan 402 meter, sehingga memberikan tantangan sekaligus daya tarik tersendiri bagi para pembalap.
Dengan hadiah berlimpah dan gengsi tinggi sebagai penutup musim, Grand Final Andalas Drag Series 2025 dipastikan menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan. Jadi, tunggu apalagi—siapkan motor terbaikmu dan jangan sampai ketinggalan menyaksikan pertarungan terakhir para raja drag di Sumatera Barat.