Beranda blog Halaman 833

Achos Persiapkan Dua Motor Baru Untuk JC Supertrack 2022

0

OtomotifZone.com-Jogja. Info setelah event balap grasstrack di sirkuit Lamtamal, Mojokerto, Jawa Timur yang sempat tercengang dengan hadirnya spek grasstrack baru Yamaha WR155 masih bersambung. Rupanya ada kelanjutan Achos Lalang yang biasa mengawal team Kaboci di Oneprix ini untuk menggarap motor grasstrack.

Edi Aryanto yang menjadi rider penguji kemarin sepertinya bakal menjadi pembalapnya disana. Proyek flashback Achos ini tentu bukan mainan baru untuk ke ajang grasstrack. Mungkin yang dirasa baru dia korek motor Injeksi di dunia garuk tanah tersebut. Hasil balap di Mojokerto tidak menjadi patokan utama. Karena dia hadir karena ajakan JC Suspension menjajal kaki-kaki khusus motor dari Achos.

Mesin sendiri serba singkat perakitannya, empat hari jelang balap baru di rakit. Datang minggu tanpa uji coba langsung melihat jadwal ternyata kelas pertama Sport Trail. Ya sudah waton berangkat start saja. “Intinya kemarin baru jadi terus digas ga pakai latihan dll. Tapi trouble mesin jebol. Sebelum event JC Supertrack 2022 mau di riset ketahanan mesinnya,” kata Achos.

JC Suspension

Tapi Achos gak cuma main motor Bebek Modifikasi dan Yamaha WR155 yang kemarin itu saja, nantinya masih ada spek lain yang mana kiranya cocok. Dan kabarnya lagi dari Achos dirinya bakal kawal langsung JC Supertrack 2021.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Aryasena, Promotor Muda Fasilitasi Komunitas Motor

0
Aryasena Arjuna Setyaji

OtomotifZone.Com – Bogor. Promotor muda asal Bojong Baru Kecamatan Bojong Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat memfasilitasi komunitas motor. Dia adalah Aryasena Arjuna Setyaji, remaja kelahiran 2004 itu sangat peduli terhadap komunitas motor agar tidak ugal-ugalan di jalan raya.

Aryasena sangat peduli pada biker agar tidak terjadi kecelakaan di jalan raya karena ugal-ugalan atau kebut-kebutan. Bahkan Aryasena juga mengadakan AS71 Cornering, yaitu fun race untuk anggota komunitas untuk melampiaskan hasrat balapnya.

Sehingga pekan ini pun, Aryasena akan menggelar event bertitel AS71 Cornering Zone di Sirkuit Sentul Internasional Karting. Event itu merupakan gelaran perdana Aryasena sebagai promotor, selain menjadi pembalap Aryasena akan mencoba menjadi promotor.

Aryasena Saat Balap

“Iya Om, Insya Allah event AS71 Cornering Zone gelaran perdana saya menjadi promotor, mudah-mudahan bisa menjadi promotor handal,” jelas Arya. Hobi Aryasena memacu motor di sirkuit dan kepeduliannya terhadap keselamatan lalu lintas membuat Aryasena yakin untuk mengelola event balap.

Bakat Arya menjadi pembalap sudah nampak sejak kecil, bahkan saat Ia berusia 9 tahun pun sudah merasakan kompetisi road race. Remaja kelahiran Jakarta 12 November, anak dari Deppy “Depay” Dona Pratama dan almarhumah Siti Maemunah bertekad untuk menjadi promotor.

Promotor Muda Dapat Dukungan Penuh Sang Ayah

Promotor muda, Aryasena tentunya tidak terlepas dari dukungan serta dampingan dari sang ayah, Deppy “Depay” Dona Pratama. Menurut Depay, sang buah hatinya itu dibebaskan untuk memilih menentukan pilihannya apakah menjadi pengusaha, pembalap atau mengelola event balap.

“Saya sih tidak memaksa, saya bebaskan Aryasena untuk menentukan sendiri pilihannya, mau jadi pengusaha atau mengelola event,” jelas Depay.  Namun menurut Depay, Arya memilih menjadi pengusaha meneruskan usahanya bengkel racing dan juga promotor balap.

Depay juga menceritakan, perjuangan sang buah hati ketika memasuki usia 10 tahun, karena pada saat itu harus ditinggalkan oleh ibunya. “Ibunya meninggal dunia karena gagal ginjal saat Aryasena berusia 10 tahun, dan dia harus bangkit tanpa ibunya,” ungkap Depay.

Sehingga karena anaknya hobi balap, Depay mengirim Aryasena ke WH19 Racing School di Ciamis untuk menambah skill balapnya. Di bawah binaan Wawan Hermawan, Arya selama 6 bulan sekolah dan berlatih bersama siswa balap lainnya.

Menjadi Siswa Balap

Spiderboy, begitu julukan Aryasena memiliki makanan kesukaan yaitu mie ayam dan hobi lain, yaitu menyayangi kucing liar dengan menampungnya. “Bengkel jadi penampungan kucing liar yang tidak terurus, dan Aryasena telaten mengurusnya sampai dengan sehat,” ungkap Depay.

Depay berharap, sang buah hati dapat menjadi promotor yang handal dan juga tetap kepeduliannya pada komunitas motor. “Saya berharap Aryasena dapat menjadi promotor muda yang handal, dan juga tetap peduli pada komunitas motor,” pungkas Depay.

Penulis: Yeyep                  Foto: Istimewa

Travis Fisiano Mulai Tebar Ancaman di Entry Level

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Musim kompetisi baru membuat sedikit perubahan pada kompetisi. Terutama pada Eshark Rok Cup Indonesia 2022 putaran 1 (13/2/22) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Banyak pendatang baru yang ikut kompetisi bergengsi ini. Yang mana kita bisa lihat dikelas Entry Level. Salah satunya adalah Travis Fisiano. Pebalap yang bernaung di Mahata 38 Racing mampu tampil menawan dtahun 2022 mesik akhir tahun kemarin menjadi penampilan pedananya.

Mungkin kalau mendengar namanya memang sedikit asing. Bagaimana tidak, karena Travis baru turun diajang balap Gokart baru pada putaran akhir. Namun Travis sebagai pendatang baru mampu tampil apik. Meski kerja ekstra harus dia lalui sebelum mendapatkan gelar juara pertama di putaran pertama ini.

“ Travis ini bergabung bersama tim Mahata 38 Racing untuk tahun 2022. Dan dirinya baru ikuti latihan pada bulan November tahun 2021. Dan turun balap pada putaran 6 Eshark Rok Cup 2021. Tapi sayang pada putaran akhir kemarin Travis alami kendala. Dirinya Crash dan alami masalah pada mesinnya,” ujar Temi owner Mahata 38 Racing Tim.

Nilai plus dari sang owner kepada Travis. Karena pebalap cilik ini sungguh luar biasa dari penampilan. Meski sempata bekerja keras dari sesi pertama, naum pada final dirinya bisa tunjukan kemampuannya. Ini berkat skill Travis dan kerja tim yang luar biasa.

“Saat practice session hingga QTT menunjukkan fastest di kelas nya, namun ada kendala engine saat warm up lap. Start pre Final di posisi 4. Start Final di posisi 3, setelah start langsung meninggalkan pembalap lain. Penampilan apik diperlihatkan Travis,” tutup sang Owner.

Dari ini bisa menjadi evaluasi bagi tim untuk menghadapi putaran selanjutnya. Jadi kira kira apakah Travis bisa menjadi juara Nasional pada tahun 2022 ini? Kita tunggu saja kabar berita setiap serinya hanya di OtomotifZone.com

PPKM Menggila, Event Bupati Cup Pangandaran 2022 Kembali Ditunda

0
Bupati Cup Pangandaran kembali DITUNDA

OtomotifZone.com-Pangandaran. Nasib dunia buruh racing kembali diuji mentalnya, setelah bernafas lega karena event ini sempat tertunda dan akan kembali digelar Sabtu-Minggu ini, tepatnya 19-20 Februari 2022, namun hari ini turun surat dari gugus tugas kabupaten Pangandaran, event tersebut akhirnya kembali DITUNDA.

Sebetulnya surat tersebut turun dan bisa digelar, namun dengan catatan harus tanpa penonton, namun kita tahu sama tahu, event tanpa penonton, promotor dengan berat hati tidak akan merogoh kocek terlalu dalam jika harus menggelar event tapi tanpa ada income tambahan dengan adanya penonton, makanya promotor lebih memilih untuk menundanya.

Tidak sedikit team yang sudah all out mempersiapkan kegiatan ini, namun oh omicron menghantui kegaitan otomotif diwilayah kabupaten Pangandaran, harus bersedih kembali mengurungkan niatnya berlaga ditengah sepinya kegiatan, apalagi penulis sempat melihat team yang sudah dalam perjalanan menuju venue kegiatan, alangkah kecewanya pelaku garak Jawa Barat harus kembali gigit jari.

Kepastian kapan event Bupati Cup Pangandaran akan kembali digelar harus kembali sabar menunggu sampai landainya wabah ini, sabar dan sabar menunggu adalah jawaban tak pasti.

Tips Agar Kampas Rem Panjang Umur

0

OtomotifZone.com – Bandung. Kampas rem merupakan salah satu komponen penting yang harus diganti secara berkala, biasanya usia kampas rem pada mobil dapat bertahan hingga jarak tempuh 30.000 – 40.000 km, namun ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar kampas rem lebih Panjang umur. Dalam pembahasan ini tim redaksi OtomotifZone akan sedikit membahas bagaimana cara merawat kampas rem dan penyebab kampas rem cepat habis.

Berikut Tips Agar Kampas Rem Awet:

  • 1. Bersihkan kampas rem secara rutin

Posisi komponen sistem pengereman berada di bawah kendaraan sehingga lebih mudah terkontaminasi kotoran seperti debu dan kerikil halus, kondisi tersebut dapat mempercepat keausan pada cakram dan kampas rem. Oleh karena itu kebersihan komponen rem harus diperhatikan agar kotoran seperti kerikil tidak membuat baret cakram dan kampas rem.

  • 2. Mengemudi dengan santai

Mengemudi lebih lambat akan mengurangi jumlah gaya yang dibutuhkan untuk menghentikan kendaraan dan mengurangi frekuensi menginjak pedal rem, alhasil kampas rem dapat bertahan lebih lama dan lebih sedikit mengalami keausan.

Keuntungan lainnya, mengemudi santai menghindari kamu melakukan rem mendadak dan mengurangi beban yang berlebihan pada kampas rem.

  • 3. Gunakan bahan kampas rem semi-mettalic atau ceramic

Bahan kampas rem juga memiliki andil besar terhadap keawetan komponen, bahan semi-mettalic dan cermic memiliki ketahan panas lebih baik disbanding bahan organic. Oleh karena itu jika kamu ingin kampas rem lebih awet diutaman memilih bahan semi-mettalic atau ceramic, namun kamu perlu mempersiapkan biaya lebih karena kampas rem tersebut biasanya lebih mahal.

4. Gaya mengemudi

Gaya mengemudi berpengaruh besar terhadap usia pakai kampas rem, sering melakukan rem mendadak karena rintangan didepan atau sering melaju dengan kecepatan tinggi dapat mempercepat keausan pada kampas rem.

Alasannya saat kecepatan tinggi kamu harus mengerem lebih kuat agar kendaraan berhenti dengan cepat. Mengemudi terlalu cepat dan kemudian menginjak rem akan menimbulkan beban berlebihan pada kampas rem, dengan demikian keausan pada rem meningkat.

  • 5. Kondisi wilayah

Mengemudi didaerah pegunungan memaksa pengemudi harus mengerem lebih sering karena tanjakan dan turunan yang curam, bahkan pada saat kondisi jalan padat merayap kamu harus lebih sering menekan pedal rem. Usia pakai kampas rem menurun dengan meningkatnya frekuensi penggunaan rem.

Kesimpulannya ada berbagai faktor yang mempengaruhi berapa lama kampas rem bisa bertahan, usia pakai kampas rem ditentukan oleh jenis kendaraan yang kamu kendarai dan seberapa sering kamu menggunakannya.

Gaet 3 Pembalap Baru, Hudgraphix Raceteam Raih Juara 3 Team Class di Kejurnas Orca IERC 2022 Seri 1

0
Hudgaphix Raceteam Juara 3

OtomotifZone.com – Wonosari. Pada gelaran Kejurnas Orca IERC 2022 yang berlangsung Jum’at – Minggu (11- 13/2/22) di Kota Semarang, Hudgraphix Raceteam Fajar-Mx Orca ini mulai gaet pembalap baru untuk bermain di Indonesia Enduro Rally Championship dan mendapatkan juara 3.

Ini merupakan balapan perdananya bagi 3 joki yang baru digaet Hudgraphix ini. Mereka adalah Dindin Kurnina, Rexy Septia dan Deka Pratama. Balapan yang berjalan tiga hari ini dimulai dari Kota Semarang menuju Temanggung. Di hari pertama, team Hudgraphix mengalami trouble engine sehingga point untuk di hari pertama ini hanyalah 0. Di hari kedua, start dari Temanggung menuju Wonosobo dan team Hudgraphix ini mendapatkan juara ke-3. Dan di hari ketiga memulai start dari kota Temanggung dan finish di kota Dieng.

Hudgraphix Raceteam Fajar-Mx Orca Podium 3

Pada hari terakhir ini, Team hudgraphix masih diberi podium ketiga. Shingga dalam event ini telah mendapatkan 2 podium dan total point di Kejurnas mendapatkan 78 Point dan menempatkannya di posisi ketiga.

Merupakan hasil yang baik bagi ketiga pembalap yang masih dibilang baru mengikuti Enduro Rally ini.

“Alhamdulillah walaupun di hari pertama kita ada trouble, tetapi masih terbayar di hari kedua dan ketiga kita mendapatkan podium ke 3 di event ini dan event ini sangatlah memuaskan walaupun pembalap kita masih perdana,” ujar Utay Manager Hudgraphix Raceteam.

Tidak hanya juara dalam balapannya, Hudgrpahix Raceteam ini mendapatkan Best Paddock di acara tersebut. Sesuai dengan slogannya, Style Number One memang telah diterapkan di team ini.

Selamat kepada Hudgraphix Raceteam.

Gandeng Joki Inti Anak 13 Tahun, BL Racing Team Siap Tampil Full Seri Kejurnas Drag Race 2022 Bersama V Karaoke

0

OtomotifZone.com – Bandung. BL Racing Team, tim balap asal Bandung ini akan lebih fokus mengikuti Drag Race mobil untuk di tahun 2022. Tim yang bermarkas kan di jl. Budi Luhur Bandung ini telah resmi mengumumkan formasi nya untuk balapan mobil di tahun ini.

Demi mengembangkan karir anak dari owner sekaligus head mekanik BL Racing Team yang masih berumur 13 tahun ini, BL siap mengejar seri seri Drag race yang berada di D.I Yogyakarta seri 1, Jawa Timur seri 2, Jawa Timur seri 3, Jawa Barat seri 4, Jawa barat seri 5, Bengkulu seri 6, Jambi seri 7 dan Sumatera Barat untuk seri 8. Dede Yoni owner dari BL Racing Team memang sudah mulai aktif bersama sang anak Randy Rizkya untuk mengikuti ajang balap motor maupun mobil. Dan kali ini akan lebih fokus ke kelas kejurnas. Dan tak hanya 1 joki aja untuk kejurnas ini, ada 1 joki lagi yang akan menemani Randy di kejurnas yaitu Dede Rachmadi.

Randy Rizkya

“pastinya dengan mengikuti kelas kejurnas ini untuk anak dapat menambahkan pengalaman dan merasakan persaingan yang jauh lebih ketat. Bisa bertemu dengan lawan dari berbagai daerah juga dan bisa di kenal.” ujar Dede Yoni

Untuk kelas yang akan di ikuti yaitu Bracket 10 Kejurnas dan Bracket 11 Kejurnas. Dan menggunakan kendaraan Honda Brio untuk kedua kelas tersebut, hanya berbeda spek.

Semoga BL racing team bisa terus mengukir prestasi lewat pembalap muda ini.

Juarai Kelas Kejurnas Drag Race, Randy Rizkya Optimis Sampai Seri Terakhir

0

OtomotifZone.com – Wonosari. Pada gelaran VSC Drag Race Challange 2022 yang berlangsung Minggu (13/2/22) di Sirkuit NP Lanud Gading Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta. Randy Rizkya berhasil menjadi yang tercepat di kelas kejurnas yaitu bracket 10 detik.

Dengan meraih juara 1, posisi sementara Randy untuk di kelas kejurnas ini terbilang aman di posisi pertama. Tak hanya ikut di satu kelas, ternyata anak 13 tahun ini mengikuti di bracket 11 Detik juga. Tetapi kali ini Randy sendiri mengalami Jump Start sehingga kesempatan yang ia raih gugur. Dengan mendapatkan waktu 10.014 detik di kelas 10 detik, Randy akhirnya bisa menggeser para pesaingnya di kelas ini.

Randy Rizkya Juara 1

” Allhamdulillah untuk balapan kali ini tentunya jauh lebih menantang dan persaingan lebih ketat. Bisa bertemu dengan lawan dari berbagai daerah juga. Terasa jauh lebih berkompetitif di bandinkan balap di daerah Jabar.” ujar Dede Yoni ayah dari Randy

“kalo dilihat dari point, kita optimis untuk ikut full seri dan insyallah bisa juara nasional 2022 juga. Dengan dukungan oleh sponsor utama V karaoke kita akan jadi semangat juga untuk tetap gasspol di setiap seri.” Tutup Dede Yoni

Selamat untuk BL Racing Team yang merupakan salah satu perwakilan dari Jabar juga untuk mengikuti Kejurnas ini.

Keren! Suzuki NEX II dan NEX Crossover Motif Batik Terlihat di Sirkuit Mandalika

0

OtomotifZone.com – Lombok. Ada yang menarik perhatian nih! Berkenaan motor tunggangan dua pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir dan Alex Rins saat mobilitas di sirkuit Mandalika, mereka tertangkap kamera sedang asik menggunakan motor matik dengan motif batik khas Indonesia.

Setelah ditelusuri rupanya mereka menggunakan motor Suzuki NEX II dan NEX Crossover edisi khusus untuk keperluan mobilitas saat tes pramusim MotoGP 2022 kemarin, dimana mengkolaborasikan warna biru khas tim dan motif batik.

Teuku Agha, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS mengungkapkan bahwa warna livery khusus ini bertujuan untuk menonjolkan kebanggaan terhadap salah satu karya seni dan budaya khas Indonesia.

Kami sangat senang akhirnya Joan Mir, Alex Rins dan seluruh anggota Team Suzuki Ecstar MotoGP datang ke Lombok untuk melakukan tes pramusim, menjajal sirkuit Mandalika, serta mempersiapkan balapan sebaik mungkin untuk meraih kemenangan di musim MotoGP 2022. Tentunya kami menyambut semangat mereka dengan memberikan dukungan, seperti menyediakan 5 unit sepeda motor yaitu NEX II dan NEX Crossover untuk keperluan mereka di dalam paddock sirkuit. Kami memahami kebutuhan mereka terhadap sepeda motor yang lincah, maka dari itu NEX II dan NEX Crossover sanggup memenuhinya,” terang Teuku Agha, Sales & Marketing 2W Department Head PT SIS.

Suzuki NEX II dan NEX Crossover merupakan sepeda motor skuter bertransmisi otomatis yang dibekali oleh mesin 115cc Fuel Injection dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance) yang memberikan keseimbangan performa serta efisiensi terbaik untuk penggunaan sehari-hari. Dimensi yang kompak dan bobot yang ringan dirancang untuk kelincahan pengendara dalam beraktifitas. Fitur Easy Start System yang dimiliki juga menambah kemudahan serta kepraktisan pada setiap saat akan digunakan.

Bukan Ulah Hantu, Ini Penjelasan Mobil Tiba-Tiba Belok Sendiri

0
Proses Spooring dan pengaturan wheel alignment oleh mekanik Suzuki

OtomotifZone.com – Jakarta. Jangan salahkan hantu jika mobil kamu tiba-tiba belok sendiri, tidak seimbang dan sulit berjalan lurus, besar kemungkinan wheel alignment mobil bermasalah.

Asst. Service Dept. Head PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi menjelaskan wheel alignment erat kaitannya dengan stabilitas kendaraan saat berjalan, bila pengaturan wheel alignment dilakukan dengan baik maka kendaraan bisa melaju stabil dan komponen suspensi serta ban bisa lebih awet.

“Saat pemeriksaan wheel alignment, yang perlu diperhatikan adalah chamber, caster, toe dan king pin inclination untuk memastikan bahwa sudut ban dapat terpasang dengan baik karna hal tersebut dapat mempengaruhi cara ban bersentuhan dengan jalan,” lanjutnya.

Berikut pengertian mengenai CamberCasterToe, dan Kingpin Inclination.

  1. Camber

Camber adalah tingkat kemiringan roda pada bagian atas apabila dilihat dari sudut vertikal. Pemeriksaan ini untuk memastikan sudut ban tidak miring ke dalam atau ke luar. Apabila camber tidak sejajar/selaras, mungkin dipengaruhi kerusakan pada bantalan yang aus, suspensi roda, atau sambungan jointCamber memiliki 2 jenis sudut, yaitu positif dan negatif. Untuk positif, bagian atas memiliki kemiringan ke arah luar. Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan ban bagian bawah yang tertekan ke luar saat dibebani dan beban pada steering berkurang. Sedangkan negatif, bagian atas memiliki kemiringan ke arah dalam yang berfungsi untuk mengupayakan kendaraan stabil dan juga lurus. Camber negatif biasanya digunakan untuk mobil yang memiliki ground clearance rendah atau ceper atau mobil balap yang membutuhkan kestabilan tinggi saat berbelok tajam dengan kecepatan tinggi.

  1. Caster

Caster adalah sudut dari garis simetri kingpin dan garis vertikal di bidang datar. Sudut ini berfungsi menyeimbangkan kemudi, memberikan stabilitas, dan menyeimbangkan kendaraan ketika di jalanan menikung. Caster diatur agar sudutnya tetap di tengah, agar sumbu kemudi tetap lurus dan seimbang, karena apabila tidak seimbang maka mobil akan mengarah ke satu sisi saja. Caster terdiri dari dua jenis yaitu positif dan negatif. Caster positif yaitu posisi ketika bagian atas roda mengarah ke belakang kendaraan. Caster positif ini membuat titik pusat permulaan dari singgung ban dengan jalan ada di belakang titik potong sumbu kingpin. Sedangkan Caster negatif, posisi ketika bagian atas roda mengarah ke depan kendaraan. Ada juga caster nol yakni ketika garis simetri pada kingpin atau tumpuan sejajar bersama garis vertikal yang datar. Kelebihan dari caster sendiri adalah untuk roda kemudi yang akan kembali lurus ketika pengemudi membelokkan kendaraan.

  1. Toe

Toe adalah sudut yang berbelok ke dalam atau ke luar apabila dilihat dari atas menggunakan alat ukur yang digunakan. Apabila terjadi kesalahan maka dapat mempercepat keausan roda. Berbeda dengan caster dan camber, pengukuran toe menggunakan satuan inci. Toe sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu toe in dan toe out. Pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa sudut ban tidak terlalu belok ke dalam atau ke luar atau perlu disesuaikan. Apabila jarak antara roda kanan dan kiri sudah sesuai, dan bagian belakangnya sudah sesuai, maka laju mobil akan seimbang dan dapat berjalan lurus.

  1. Kingpin Inclination

Kingpin Inclination adalah sudut terhadap garis vertikal dan bisa dilihat dari bagian depan kendaraan, atau disebut juga Steering Axis Inclination yang dapat menimbulkan jarak offset semakin kecil. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui kestabilan kemudi ketika menggelinding di sekitar kingpin. Ketika kendaraan berhenti, maka gaya jadi lebih kecil untuk memutarkan kemudi. Kemudian pemeriksaan ini juga dapat menciptakan pengaruh self centering yang lebih kuat, membuat roda depan yang dibelokkan saat melewati tikungan dapat kembali lurus ke depan.

Pentingnya melakukan pemeriksaan wheel alignment atau spooring adalah untuk menghindari kondisi mobil yang tidak seimbang atau tidak berjalan lurus dan sangat penting dilakukan setidaknya enam bulan sekali. Apabila mobil terkena benturan, sering melewati jalan yang berlubang, kemudi terasa berat, tidak stabil, roda tidak kembali dengan baik, dan ban cepat aus, pengendara dapat melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Suzuki yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan ditangani oleh teknisi yang sudah berpengalaman untuk menjaga kondisi mobil tetap stabil ketika sedang digunakan dalam jarak dekat maupun jauh,” tutup Hariadi.