OtomotifZone.com-Banjarpatroman. Vespa PTS yang sempat viral milik Lantian Juan di paddock Powertrack Banjarpatroman bulan lalu ternyata menarik minat dengan spek istimewa PTS kloningan dengan head Ninja 150RR tersebut. Kabarnya motor itu sudah deal terjual di paddock juga saat seri 2 di Langensari juga.
Ya baru tau karena saat itu habis balap motor masih di bawa balik Lantian. “Cuma ngeces aki aja. Sama servis beberapa bagian mesin,” kata runner-up Powertrack 2022 ini. Pembeli si PTS ini adalah pak Wiwid Cebong Imelindo Wonosobo. Sama-sama pembalap tapi beliau di kelas Excutive.
“Ini motor kedua saya yang di beli pak Wid. Yang pertama PTS ijo. Yang kedua ya ini yang warna kuning,” lanjut Tian. Walau kloningan tapi harga tetap meroket seharga 60an jutaan. Madang-madang….
OtomotifZone.com – Jakarta. Bursa transfer pebalap makin panas. Pergerakan cepat harus dilakukan bila tidak ingin kehabisan pebalap. Seperti halnya Honda 260 Narendra, kurang lebih dalam satu bulan ini mereka sudah rekrut tiga pebalap untuk formasinya tahun 2022. Ziven Rozul lengkapi formasi Honda 260 Narendra.
Belum mau mengumumkan secara detail awalnya siapa saja pebalap pebalap yang akan perkuat tim Honda 260 Narendra. Tapi diskusi pebalap untuk 2022 kala itu sudah dibocorkan kepada Otomotifzone. Namun Fandi selaku owner tidak mau besar kepala. Dirinya menunggu sampai 100 % deal baru mengumumkan pebalapnya di tahun 2022.
” Saya sekarang maunya kalau sudah 100 % baru saya umumkan. Sebelumnya kita sudah berbincang masalah pebalap. Memang Formasi kita tahun 2022 main tiga pebalap. Novice, Rookie dan ECU STD. Jadi Ziven ini akan main sama kita untuk kelas ECU Standar tahun 2022,” ujar Fandi kepada Otomotifzone.
Tim asal Sumatera Utara ini akan bermain di regional B atau pulau Jawa untuk tahun 2022. Dan Ziven bisa terbilang menjadi rekrutan terakhir tim Honda 260 Narendra. Jadi nanti untuk ketiga pebalap akan lakukan test pramusi terlebih dahulu dibulan Januari.
” Mulai Januari, Rama, Dandi sama Ziven akan lakukan test pramusimnya bersama kita. Rencana kita akan lakukan test pramusim di beberapa sirkuit seperti yang sudah kita agendakan. Semoga hasilnya baik dan bisa membawa pebalap pebalap cilik ini kejenjang Asia dan dunia,” tutup sang owner.
Pebalap pebalap cilik ini sengaja dipasang dalam formasi tim. Selain penjenjangan, tim ini sudah mengintip kemampuan pebalap pebalap ini. Ketiga pebalap ini bisa dibilang calon pebalap berbakat yang bisa harumkan nama Indonesia dikancah dunia. Makannya di Honda 260 Narendra ini mereka dibimbing untuk bersinar diajang balap Nasional untuk melangkah ke jenjang berikutnya bersama Honda.
OtomotifZone.com – Deliserdang. Hello otozoner, kalian pasti sudah tidak sabar menggunggu event besar JC Supertrack 2022. Setelah tim redaksi memberi tahu ke kalian persiapan menjelang event, kali ini tim redaksi akan sedikit memberi gambaran seperti apa line sirkuit yang nanti akan menjadi tuan rumah.
Nantinya line sirkuit dibuat se- istimewa mungkin. Yang mana menjadi tantangan bagi para peserta. Yang pasti dengan line ini sangat seru aksi para pebalap berlaga dilintasan. Sangat seru pastinya karena dipresentasikan juga pebalap harus menguasai dari berbagai macam faktor. Motor yang tanah, kencang, skill pebalap dan fisik yang prima menjadi salah satu kuncinya.
JC Supertrack memang sengaja lho mengeluarkan layout track seri 1, karena kemungkinan besar sirkuit sepanjang 1500 meter ini akan disulap menjadi beberapa line berbeda ditiap serinya, jadinya tidak ada juara karena hapalan track, tapi skill dan performa engine dan set up dapur pacu akan menjadi acuannya. Bisa jadi tiap seri circuit lengh akan lebih pendek, tapi tentunya minimal 1100 meter hingga 1300 meter tergantung layoutnya.
Dan JC Supertrack ini juga double track lho.. ada handycap yang menantang dan juga track yang bisa dilalui pembalap jika tracknya tidak mumpuni dilewati tunggangannya, kereen kaan. ada 8 layout berbeda cukup memberi tantangan segar untuk para pembalap berskill tinggi.
Bagi kalian yang akan turun di gelaran besar nanti, kalian bisa pelajari line sirkuit JC ini. Selamat mempelajari dan siapkan diri kalian. Untuk info selanjutnya pantengin terus beritanya di Otomotifzone
OtomotifZone.com – Yogyakarta. Belum lama ini H. Lanosin Bupati Okku Timur, Sumatera Selatan berkunjung ke Jogja. Selain sedang menjalankan tugas, sang Bupati yang didampingi jajarannya sambangi markas Irwan Ardiansyah. Sang Bupati memang sangat peduli otomotif. Oleh sebab itu dia ingin membuat event garuk tanah menyambut HUT Okku Timur dengan menggandeng Irwan Ardiansyah.
Perhatiannya pada bidang otomotif Indonesia terutama Sumatera Selatan tidak bisa dianggap remeh. Terlebih jajaran sang Bupati ada Aldi Gurlanda owner tim Bintang Centula yang menjabat sebagai Kadis. PUTR Kab . Okku Timur. Menyaring pebalap pebalap Okku Timur untuk menjadi atlet nasional menjadi moto sang Bupati.
H. Lanosin Bupati kab.Okku Timur (Baju Putih) , Aldi Gurlanda (pokok kiri)
” Sebenarnya kami bersama Bupati sengaja datang ke Yogyakarta sekalian ada tugas pemerintahan ke Kab. Temanggung. Setelah itu kita mampir ke Yogyakarta sekalian datang ke tempat mas Dian. Kita mau ajak Sheva dan Mas Dian ke acara HUT Okku Timur,” ujar Aldi Gurlanda langsung kepada Otomotifzone.
Kepeduliannya itu tidak sampai disitu saja. Nantinya pada HUT Okku Timur Pak Enos sapaan akrab sang Bupati juga mengajak enam crosser Nasional untuk berlaga di sirkuit yang sudah disiapkan sejak jauh jauh hari. Pada HUT Okku Timur nanti sang Bupati sudah siapkan hadiah empat unit motor untuk hadiah.
” Bapak Bupati yang datang bersama anak dan Jajaran Pemerintahannya sudah siapkan empat unit motor untuk hadiah nanti. Dan insya Allah Bapak Bupati mengundang 3 pembalap MX senior dan 3 pembalap 125 senior untuk eksebisi Motorcross di sirkuit Sehaluan yang terletak di komplek perkantoran Pemkab Oku timur,” tutup Aldi.
Dengan demikian, Bupati juga ingin para pebalap nanti bisa main untuk mencuri ilmu dari para crosser papan atas ini. Mendatangkan enam pebalap ini agar para atlet Okku Timur dan sekitarnya lebih mencari pengalaman dengan bertarung dengan pebalap papan atas. Ayo ikuti dan buktikan kemampuan kalian semua. Untuk tanggalnya tunggu berita selanjutnya di Otomotifzone
OtomotifZone.com – Jakarta. Sepak terjang produsen otomotif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sungguh luar biasa. Kali ini banyak produk produk unggulan yang memiliki kualitas tinggi harga merakyat. Salah satunya Faito. Nah Faito sendiri memang lebih terkenal sebagai produkan bearing sepeda motor yang sangat terkenal. Tapi kalian wajib tau, kalau Faito sendiri tidak hanya produksi bearing loh.
Setelah ditelusuri, banyak sekali produk unggulan Faito yang belum kalian tau. Seperti Kruk As, Noken As(campshaf) , rantai, Rasio dan masih banyak produk lain. Dan pastinya produk Faito ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena mereka memilih kualitas bukan kuantitas untuk masyarakat.
Kalau pembuktian sudah tidak perlu diragukan lagi pula. Karena tidak hanya tim tim balap Nasional saja yang sudah membuktikan. Tim tim balap dunia juga sudah membuktikan kualita Faito. Jadi kalian mau tau produk Faito apa saja? Kalian cukup kepoin Instagram @faitoracing_id_catalog
OtomotifZone.com-Jogja. Sirkuit legendaris Jogja cukup banyak, salah satunya sirkuit Turi, Sleman ini. Di 2020 sirkuit ini di renovasi dan kini lebih terlihat luas. Nah yang di tunggu akhirnya datang juga yaitu event resmi. Sempat tertunda beberapa bulan lalu, di pertengahan tahun 2022 nanti mereka siap menyelenggarakan balap grasstrack dan motocross.
Tepatnya tanggal 15—16 Januari 2022 event tersebut bertajuk Sleman Competition Stage Grasstrack Motocross. Memakai nama tersebut karena di waktu yang sama ada kejuaraan off road juga di dekat sirkuit. Masih satu naungan pengelola dengan grasstrack motocross ini.
Lokasi sirkuit yang belum pernah kesana jangan takut kesasar. Tempatnya ada di utara Polsek Turi. Let’s Go…
OtomotifZone.com – Padang. Lagi viral dikalangan balap Drag Bike, motor RXZ ini terus beri prestasi. Meski sudah mulai jarang ditemukan kelasnya dibeberapa event, namun beberapa penyelenggara seperti di Sumatera masih membuka kelas Sport 140 FS Non BU. Yang mana kelas ini diikuti oleh motor RXZ Algibran29 RBT34 B-Star Audy yang konsisten dipanggung podium.
Seperti halnya diajang event Yonder WF Drag Bike 201 (11/12/21) di Sirkuit NP Lanud Tabing, Padang. Motor RXZ berbalut warna biru hitam ini mampu meraih banyak juara disatu kelas. Tidak main main, tiga panggung podium dikuasai termasuk panggung podium tertinggi.
“ Alhamdulillah kemarin motor saya saat main di Padang bisa juara 1, 2 dan 4 mas. Kemarin motor juga bos Safarinda bawa joki untuk join yaitu Katon Kilup dan Dwi Batank. Dan motor ini garapan Mas Amir mas dari Jakarta,” ujar Azril Ahmad pemilik motor.
Meski kerap menjadi juara, tapi sang pemilik motor belum puas. Karena sang pemilik mempunya target tersendiri pada motor ini. Yang mana target ini akan terus dicari sampai titik limit. Kira kira apa target sang owner?
“ Target saya motor bisa konstan terus di time 7.7 detik mas. Masih harus terus riset terutama bagian mesin mas. Kita akan secepatnya akan terus riset untuk tembus 7.7 detik mas. Dan kita akan benahi juga bagian pengapian untuk mempertajam waktu,” tutupnya.
Kira kira kapan target waktu 7.7 detik akan ditembus motor ini? Kita tunggu saja kabar berita selanjutnya hanya di OtomotifZone.com
OtomotifZone.com – Surabaya. Mungkin di dunia Otomotif Jawa Timur nama G2M sudah tidak asing lagi namanya. Bengkel yang digawangi oleh Irfan Wijaya selaku mekanik mencoba dunia baru. Bukan berarti mereka meninggalkan Dunia Drag Bike, tapi mereka sedang mencoba dunia baru. Hasilnya bikin kejutan.
G2M sendiri merupakan cabang bengkel T2M bengkel Mojokerto. Tapi namanya mulai merambah dunia Road Race. Dan hasilnya tidak mengecewakan. Mereka mampu naik podium meski mereka bisa dibilang menjadi pendatang baru diajang dunia Road Race.
“ G2M sendiri merupakan bengkel yang terkenal dengan Drag Bike mas. Tapi kita mencoba dunia Road Race. Ini bisa dibilang kita merintis dari nol. Kita baru belajar belajar di Road Race mas. Tapi hasilnya tidak sia sia mas. Pada piala Gubernur kala itu, dengan pebalap Andi asal Palu berhasil berada di posisi ke 4,” ujar Irfan Wijaya sang mekanik. Tidak mudah bagi tim G2M itu untuk turun diajang Road Race. Karena Drag Bike ke Road Race pastinya memiliki cara pembuatan dan perlakuan yang berbeda. Tapi adaptasi yang cepat bisa membuahkan hasil. Kita tunggu saja karya karya motor G2M selanjutnya. Apakah akan menjadi ancaman serius diajang Road Race? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com
OtomotifZone.com – Jakarta. Akhirnya tim Honda 260 Narendra sudah umumkan salah satu pebalap baru mereka lagi. Tepat hari ini (26/12/21), Fandi sang Owner temui keluarga Herlian Dandi. Tanpa paksaan tanpa iming iming besar, pebalap Tangerang Selatan ini merapat ke tim asal Sumatera Utara itu.
Tim Honda 260 Narendra sendiri memang sedang mencari bakat bakat pebalap muda. Sebelumnya tim redaksi sudah tau bocoran siapa saja pebalap yang akan diambil memperkuat timnya. Setelah Ramadhipa, Dandi menjadi pebalap berikutnya yang akan direkrut. Langsung saja tim ini datang ke rumah keluarnya dan langsung dipastikan orang tuanya bahwa Dandi siap bergabung bersama tim tersebut.
” Kita pertama datang ke rumah orang tuanya untuk silaturahmi. Dan tanpa paksaan sama sekali Dandi mau bergabung bersama tim kita. Nantinya Dandi akan bermain diajang Oneprix, HDC dan IMS. Bila mana nanti akan ada Motoprix Jawa dia juga akan kita mainkan. Semua tergantung jadwal ,” ujar Fandi langsung kepada Otomotifzone.
Fandi juga menyebutkan, Dandi nantinya akan bermain dikelas Novice. Yang mana bila IMS berjalan, Dandi akan dipasang untuk turun dikelas Sport 250 Pro. Dalam waktu dekat ini juga Dandi akan terbang ke Jogja untuk test pramusimnya bersama tim tersebut.
” Nanti Dandi akan test pramusi sama kita mulai Januari kemungkinan. Dan jadwal jadwal latihan juga sudah disiapkan. Dandi akan merapat ke Jogja markas GDT terlebih dahulu,” tutup sang owner.
Memang motor Honda 260 Narendra sendiri ditangani GDT sebagai juru raciknya. Oleh sebab itu Dandi akan merapat terlebih dahulu ke markas GDT.Dan nantinya akan ada satu pebalap lagi yang akan melengkapi formasi tim di 2022. Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di Otomotifzone
OtomotifZone.Com – Tasikmalaya. Private Adventure pada Jelajah Alah Cipatujah (JAC) 6 banyak peserta dari luar daerah. Peserta yang mengikuti gelaran yang berlangsung pada Sabtu (25/12/2021) datang dari berbagai daerah termasuk dari Jawa Tengah. Bertempat di Hotel Panghegar Pantai Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.
Salah seorang peserta H. Hanum sengaja datang dari Kabupaten Cilacap Jawa Tengah sengaja bersama beberapa rekannya hadir mengikuti gelaran ini. “Iya saya dari Cilacap bersama beberapa rekan sengaja datang untuk mengikuti event ini,” jelas H. Hanum.
Bahkan Hanum tidak sabar untuk segera merasakan jalur privat sepanjang 95 km, sehingga Ia langsung memposisikan pada pemberangkatan pertama. Namun Hanum serta rekannya harus hati-hati karena saat start melalui jalan aspal yang terdapat kendaraan melintas.
H. Hanum Peserta Dari Cilacap Jawa Tengah
Kemudian peserta lainnya yang datang dari Bandung, Garut, Bekasi dan luar daerah lainnya dengan waktu start yang berbedabeda. Bahkan beberapa peserta tidak mengetahui untuk start harus masuk terlebih dahulu ke Hotel Panghegar Cipatujah. Tercatat jumlah peserta yang mengikuti event itu sebanyak 150 peserta yang datang dari berbagai daerah.
Private Adventure, Peserta Alami Trouble
Pada gelaran private adventure kali ini, selain memacu adrenalin, peserta juga harus ekstra mengeluarkan energinya karena disertai dengan terik matahari. Bahkan beberapa motor peserta saat di jalur mengalami kendala sehingga menghambat perjalanan menuju garis finish.
MC Gokil Abah Guru dan juga Ketua Pelaksana Wawan Wardian yang merupakan owner Tulus Jaya langsung cek ke jalur. Abah Guru menyampaikan beberapa peserta mengalam trouble motor sehingga terkendala dan beberapa diantaranya harus dievakuasi.
“Iya beberapa motor peserta mengalam trouble di jalur, diantaranya ada yang mengalami putus rantai,” jelas Abah Guru. Selain itu menurut Abah Guru, tanjakan yang terjal membuat rantai motor peserta putus, namun panitia telah menyediakan tim evakuasi.
Beberapa Peserta Mengalami Trouble Motor
Sementara itu terdapatnya beberapa titik untuk jalur evakuasi, digunakan untuk peserta sebagai jalan menuju finish. Karena menurut Abah Guru jika dipaksakan akan menguras tenaga dan menyita waktu sehingga saat event reguler akan terganggu. “Saya berikan pilihan untuk memotong jalur, karena setelah private adventure peserta juga akan gas pada event reguler besok,” pungkasnya.