OtomotifZone.com – Jakarta. Pada kesempatan ini tim redaksi mendapatkan kesempatan untuk mengulas salah satu shock unggulan dari RCB yaitu Monoshock Gold Series. Ya, RCB DB2 Line Gold Series yang kerap menjadi perbincangan hangat dikalangan otomotif. Shock ini sedang ramai dibicarakan oleh kalangan otomotif terutama para pengguna motor monoshock. Selain tampilannya yang ciamik, ternyata banyak keunggulan dari shock ini.
Pertama dari tampilan, ada dua jenis gold series. Pertama ada hitam dan ungu. Ulir shock berwarna hitam atau ungu dengan as shock dalam berwarna gold menjadi pusat perhatian para pecinta otomotif. Tabung hitam yang terpisah dengan balutan hitam dam gold juga menjadi perhatian. Tapi jangan salah ini semua bukan hanyak tampilan. Tapi banyak keunggulan dari shock ini.
” Pertama shock ini memiliki keunggulan dari daleman menggunakan piston bukan balon. Dan piston shock dalam sudah anti gores. Tabung utama shock ini berbahan aloy. Setelah itu selang dari shock ke tabung dia bisa berputar tidak kaku. Jadi mengurangi resiko rusak ,” ujar Dicky salah satu pihak RCB.
Shock ini sudah mulai dipakai sejak awal tahun 2021. Para tim papan atas Indonesia sudah membuktikan kualitasnya. Dan belum lama, shock ini digunakan Juna Pebalap cilik yang berhasil juara di event Brigif dikelas Ecu STD. Terlebih shock ini juga terbukti ada 17 tim yang sudah membuktikan kualitasnya. Berikut daftar nama tim yang sudah membuktikan.
1 . 86 OKI RISTAN 2 . GMP HDS RACING 3 . ZIEAR 4 . CV 2 SRIKANDI 5 . BKJU 6 . H.PUTRA 7 . MAHAMERU 8 . FASTTECH 9 . 43 RACING TEAM 10 . DRT 35 11 . ART 12 . DUCK 57 13 . AKAI JAYA 14 . BINTANG CENTULA 15 . KITA – KITA RACING TEAM 16 . CANASTA RBRT 17 . NARENDRA
OtomotifZone.com – Yogyakarta. Belum lama ini tim redaksi berkunjung ke Yogyakarta. Dan tidak luput tim redaksi mampir ke Coto Makassar milik Achos Lalang. Lama tidak terlihat dalam dunia balap Nasional, Achos terlihat cukup sibuk dan untuk urusan balap tetap punya planning mencari talenta baru…
Pertama tim redaksi melihat lamgsung Achos sedang sibuk mengerjakan sendiri kontruksi baja yang tempat pengerjaannya pas di belakang warung Coto miliknya di JL. Raya Tajem Yogyakarta persisnya sekitar Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Ternyata eh ternyata, Achos sedang mempersiapkan pembangunan workshop team yang ingin membuat sendiri workshop bergaya bangunan insdustrial.
” Selama tidak turun balap, saya fokus di warung Coto saya dan sedang mempersiapkan Work Shop. Yang mana nanti workshop ini akan saya bangun di daerah sambirejo,” ujar Achos saat menceritakan langsung kepada Otomotifzone.
Lanjutnya ,”Targetnya mudah mudahan akhir Januari 2022 sudah bisa selasai dan bisa menjadi wadah baru team kami buat beride ide dan berkarya yang lebih maju lagi untuk kedepannya. Workshop yang saya buat ini nantinya terbuka untuk umum. Jadi siapapun yang ingin datang silahkan. Saya membuka pintu lebar lebar untuk teman yang ingin berdiskusi tentang dunia otomotif, tempatnya bakal asik buat ngobrol deh,”
Dalam pengerjaan workshop ini terlihat di bantu oleh pebalap andalan mereka Richard daeng gassing ,Yusrizal Safar alias kaboci.
Dan saat berkunjung ke Markas Coto Kaboci, kebetulan lagi kedatangan tamu dari Papua yang ternyata teman dekat sewaktu masih balap di Papua. Erick Warikar pemilik team Babe’s Racing Team dari Supiori yang juga ternyata ketua korwil IMI Supiori sekaligus beliau ketua DPRD Kabupaten Supiori saat ini yang memang sudah lama berkecimpung di dunia balap sebagai pelaku balap dan sekaligus pemilik team di Papua.
“Saya lagi berdiskusi dengan achos untuk bisa memback up anak saya dan mengarahkan untuk bisa menjadi pembalap profesional” singkat Erik Warika yang kebetulan akan mempercayakan untuk basic di d45 racing akademy yang memang sangat dekat dengan Achos.
“Jadi ini akan menjadi pemulaan yang baik buat anak saya Sean yang masih berusia 9 tahun . Semoga bisa menjadi salah satu talenta dari Papua yang bisa menjadi pembalap handal nantinya ,” tutup sang Ayah
OtomotifZone.com-Jogja. Hadirnya sirkuit IAMA (Irwan Ardiansyah Motocross Academy) baru di Bantul, Jogjakarta membuat para crosser banyak terbantu dengan bentuk layout ini. Mengapa demikian? Sirkuit yang selesai di bangun pada pertengahan tahun 2021 ini tepatnya bulan Juli kemarin bukan sirkuit biasa. Irwan Ardiansyah membayar mahal desainer sirkuit yang biasa membuat trek di MXGP. Dengan tanah seluas 3,5 hektar yang di sediakan, mereka mendesain sebaik mungkin tatanan layout, handicap, camel, roller dan beberapa tikungan variasi.
Trek dengan panjang 1,5km ini punya persamaan mirip dengan trek luar negeri. Mungkin lebih mirip dengan tempat Sheva berlatih ketika di Amerika. “ Sirkuit Bantul layoutnya 90% mirip dengan trek-trek di luar negeri, sehingga pas latian di US kemarin nggak bikin kaget karena sudah terbiasa dengan ruts-ruts di Bantul. Dan yang membedakan dengan trek luar hanya fasilitasnya, dan saat ini IAMA juga terus melakukan pembenahan dibidang sarana dan prasarana, seperti pembangunan paddock permanen, toilet dan starting gate permanen,” kata Irwan Ardiansyah.
Sirkuit berlatih bukan sekedar berlatih saja. Perawatan trek di IAMA dilakukan setiap hari. Mungkin yang bias memberikan perbandingan adalah Sheva sendiri karena bulan lalu ia dan adiknya Ryan Ardiansyah training ke Amerika. “Sirkuit ini bagus banget ya. Selain lebar jumpingan juga safety. Mungkin ini sirkuit paling aman kalau hujan. Jadi sama sekali nggak masalah dan masih bisa di geber. Ya karena trek pasir dan sudah di buatkan drainese di pinggir sirkuit,” kata Sheva.
Saat ini yang sekolah di IAMA sudah merasakan arena ini sebagai tempat latihan. Mungkin yang ingin mencoba bias sekalian sekolah di IAMA.
OtomotifZone.com – Bandung. Bagian kritis berkendara motor saat hujan bukanlah grip ban atau pengaturan pedal gas yang mulus, namun seberapa baik kamu bisa melihat arah jalan dan berkonsentrasi.
Jaga Visor tetap bersih
Penglihatan yang jelas sangat penting dalam hujan lebat, visor yang bersih sangat penting karena air hujan cenderung menempel pada visor yang kotor dan mengurangi pandangan.
Gunakan perangkat anti-kabut seperti Pinlock pada visor agar mencegah mengeluarkan uap, dan semaksimal mungkin tidak membuka visor karena begitu air hujan masuk kedalam kaca visor, akan sangat sulit dibersihkan.
Jaga Jarak Kendaraan
Kamu perlu menggandakan jarak pengereman saat hujan deras karena dua alasan, pertama dalam kondisi tersebut motor tidak dapat berhenti secepat di jalan kering dan kedua karena visibilitas kamu terganggu, yang cukup lumayan mengurangi waktu kamu bereaksi.
Gunakan Ban yang tepat
Bila wilayah kamu berkendara memiliki tingkat curah hujan yang tinggi sebaiknya menggunakan ban tipe turing karena dapat memiliki grip yang bagus saat jalan basah maupun kering.
Jangan lupa tekanan ban juga penting, grip ban tidak akan bekerja dengan baik dijalan basah jika tekanannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, jadi harus selalu melakukan pengecekan tekanan ban sesuai spesifikasi yang dianjurkan.
OtomotifZone.com – Kalimantan Selatan. Dari hasil lomba SKB Grasstrack Seri 3 2021 yang berlangsung di sirkuit HMX Tungkaran, Kalimantan Selatan, akhir pekan kemarin (19/12) didapat dua Juara Umum dari dua kategori berbeda.
M. Khairul Fariza asal Kandangan, dari tim 27 Istana Dodol-Linax Waluh MX berhasil meraih gelar Juara Umum di Kelas Standar Terbuka dan Modifikasi setelah meraup nilai sempurna 100 poin.
Sedangkan Bima MP, pembalap asal Landasan Ulin dari tim Kawaguchi Hafiza Motor 24 berhak atas gelar Juara Umum di kategori kelas Sport Trail s/d 250 cc & Trail Enduro s/d 250 cc yang telah mengantongi nilai 108 poin.
Juga diikuti dua pembalap grasstrack wanita Kalimantan Selatan
Dengan hasil SKB Grasstrack Seri 3 ini diharapkan jadi acuan ke depannya bagi IMI Kalimantan Selatan, agar di tahun mendatang bisa lebih banyak lagi kegiatan yang bisa di gelar sekaligus dapat membina dan menciptakan pembalap muda berpotensi di ajang grasstrack maupun di motocross.
Piala untuk tim Kawaguchi, Juara Umum kelas Sport Trail 250 cc
“Tentunya kami semua akan berusaha untuk dapat menjalankan event balap di Kalimantan Selatan ini, yang nantinya bisa tercipta pembalap bertalenta bagus untuk kelak jadi atlet grasstrack dan motocross potensial. Termasuk dengan balap motor maupun ajang balapan roda 4 juga,” kata H. Edy Sudarmadi, Ketua IMI Kalimantan Selatan.
Dihadiri Riders Legend Executive Kalimantan Selatan
Berikut adalah hasil lomba SKB Grasstrack Seri 3 selengkapnya :
OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Vaksinasi berhadian ada di Jelajah Alam Cipatujah (JAC) 6 di Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Minggu (26/12/2021). Berbeda dengan JAC sebelumnya, kali ini terdapat program mendukung pemerintah yaitu vaksinasi Covid-19, dan uniknya berhadiah.
MC Gokil Abah Guru selaku owner dari Gurdun Production yang juga menggelar rutin event JAC membenarkan adanya vaksinasi berhadiah. Abah Guru bersama Tulus Jaya berkolaborasi pada gelaran bertema Dengan Semangat One Day Trail Adventure JAC Tercipta Masyarakat Sadar Divaksin.
Vaksinasi berhadiah tersebut disampaikan melalui konferensi pers yang dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Cipatujah, Danramil dan juga Kapolsek Cipatujah. Selain itu hadir juga Ketua Pelaksana Wawan Wardian yang juga owner Tulus Jaya, Abah Guru dan panitia.
Konferensi Pers
Pada kegiatan tersebut, Sekretaris Kecamatan Cipatujah mengucapkan terima kasih kepada panita terutama Abah Guru atas inovasi membuat event disertai vaksinasi. Terlebih menurut Sekretaris Kecamatan, selain mendukung program pemerintah, juga menghibur masyarakat karena berhadiah.
Vaksinasi Berhadiah Menyiapkan Sepeda
Vaksinasi berhadiah pada gelaran JAC 6 sudah resmi diumumkan pada konferensi pers pada beberapa hari yang lalu. Masyarakat Kecamatan Cipatujah yang melakukan vaksinasi akan mendapatkan kesempatan membawa pulang satu unit sepeda gunung.
Sepeda Gunung Untuk Peserta Vaksinasi
Ketua Pelaksana Wawan Wardian pun mengajak masyarakat untuk hadir pada gelaran JAC 6 dan melakukan vaksinasi Covid-19. “Ayo masyarakat Kecamatan Cipatujah untuk melakukan vaksinasi, jika beruntung akan membawa pulang sepeda dan hadiah hiburan lainnya,” ajak Wawan.
Sementara itu MC Gokil Abah Guru yang rutin menggelar JAC menyampaikan, event kali ini merupakan upaya pihaknya mendukung pemerintah. “Iya ini salah satu upaya kami mendukung pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 berhadiah,” jelas Abah Guru.
Abah juga menyampaikan, selain vaksinasi seperti event sebelumnya JAC juga sebagai media promosi alam Cipatujah. “JAC ini juga sebagai promosi wisata alam Cipatujah, dan juga membantu membangkitkan ekonomi masyarakat Cipatujah,” ungkap Abah Guru.
Sebagai Ajang Promosi Alam Cipatujah
Sehingga, Abah pun memberikan imbauan khususnya kepada masyarakat Kecamatan Cipatujah yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk datang pada waktunya. “Mari kita dukung program vaksinasi, yang belum divaksin datang pada JAC 6 karena ada vaksinasi berhadiah,” pungkas Abah Guru.
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Olahraga balap motor roda dua, khususnya balap drag bike memang terkenal atau lumrah diketauhi untuk memiliki berat badan yang paling ideal. Maksud dari ini adalah memiliki jumlah berat badan yang ringan. Guna dapat menghasilkan catatan waktu yang tajam dan tercepat, apabila balap tersebut tidak mengharuskan timbangan.
Tetapi memiliki berat badan yang ringan, apabila tidak dibarengi dengan kemampuan skill menunggangi kuda besi di atas Sirkuit. Tentunya tidak akan mampu sekaligus sia-sia. Pastinya hasil catatan tercepat akan pergi menghilang dalam benak keinginan.
Beruntung untuk pembalap Cilik asal Provinsi Banten, Andre Child. Pembalap yang baru saja belasan tahun ini memiliki keduanya, berat badan yang cukup ringan dan juga memiliki skill di atas rata-rata seusianya, dalam menaklukan motor balap di atas Sirkuit sepanjang 201 Meter.
Andre Child
Pagelaran Final Drag Bike Bodisa 201 Meter 2021 menjadi saksinya. Gelaran hajat balap lurus dair Bodisa Motor Sport yang telah berlangsung selesai akhir pekan kemarin (18-19/12/2021) itu di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat, pada kelas Matic 155cc Tune Up dimanfaatkan oleh Andre.
Andre berada di posisi pertama, dengan mampu mencetak waktu 07,811 detik bersama timnya HBRT Bos Kecil Lampung. Di mana dirinya mampu menekuk sang guru Eza Child alias Eza Yudha yang sebelum dirinya melakukan start, telah unggul terlebih dahulu dengan waktu 07,963 detik bersama RRD Racing WBM HBRT. Disusul oleh rekan senior lainnya posisi ketiga ada Arief Ucil, Keempat Ayip Rosidi, dan kelima M.Dhiba.
Bebek 4T 130cc TU VReinz Gemilang JNC Pekajaman RH57
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Dalam perjalanan akhir seri 5 Bodisa Motor Sport, pasukan hijau-hijau asal Jawa Tengah menyambangi kegiatan balap lurus dari Bodisa. Siapa dia? Dia adalah VReinz. Meski tidak turun dengan kekuatan alias fulls squad baik pembalap maupun motor balapnya. Tetapi pembalap yang diutus dan motor yang diturunkan masih menjadi kewaspadaan pembalap dan tim lain.
Putaran akhir Final Gear Drag Bike Bodisa 201 Meter 2021, yang telah berlangsung akhir pekan kemarin (18-19/12/2021) di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat. Salah satu motor balap VReinz yang beringas ialah Bebek 130cc Tune Upnya.
Dicky GA #111, Racing Hell 57 Rider
Membela tim VReinz Gemilang JNC Pekajaman RH57, dan menurunkan pembalap andalannya di open Dicky GA dan pemulanya ialah Okto Zalfa. Kedua pembalap ini sukses merajai kelas kawanan jupie 130cc ini. Dicky di kelas open mampu menorehkan waktu 07,855 detik. Berhasil keluar dari kepungan waktu 7,9 detik dari pembalap lainnya.
Okto Zalfa, Racing Hell 57 Rider
Tidak hanya sang senior yang mampu menyetak waktu terbaik itu, sang junior Okto Zalfa di kelas pemula juga mampu menyatatkan waktu sama persis seperti Dicky. Okto mampu mencetak waktu 07,855 detik. Dirinya juga berhasil keluar dari sengitnya pertarungan waktu 7,9 detik dari para lawannya yang lain.
Kedua pembalap ini yang merupakan Racing Hell Rider, brand ternama asal Grobogan – Purwodadi, Jawa Tengah. Menutup akhir musim balap 2021, dengan mampu memberikan hasil yang terbaik, menaklukan Bebek 4T 130cc TU VReinz tesebut yang disokong knalpot Pekajaman sehingga memberikan tenaga lebih. Di mana menjadikan 4T 130cc, kuda besi berbaju hijau dari VReinz Gemilang JNC Pekajaman RH57 tidak tertandingi dalam Final Bodisa 2021.
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Dalam perjalanan putaran akhir seri milik Bodisa Motor Sport, yang telah usai berlangsung akhir pekan kemarin (18-19/12/2021) di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat. Tidak hanya memberikan hadiah utama untuk juara umum open serta pemula. Tetapi pihak panitia juga memberikan hadiah tambahan untuk Best Rider.
Hari itu, pembalap yang dinobatkan sebagai gelar Best Rider, ialah pembalap senior yang sudah malang melintang dalam dunia otomotif khususnya drag bike Indonesia. Serta memiliki segudang ilmu dan pengalaman dalam bidang balap lurus, Ayip Rosidi. Pembalap yang kiranya memasuki usia 40an itu masih eksis dalam sengitya pertarungan karapan drag bike 201 meter.
Bukan hanya itu saja, Mang Ayip sapaan dekat dari rekan-rekan sejawatnya ini, juga masih sering kali mampu untuk berada di deretan podium hingga podium tertinggi dan terbaik. Lain dari itu, pembalap ini juga masih kerap kali menjadi ancaman untuk lawan-lawannya yang masih muda jauh umur darinya.
Haji Asep Bahrudin (Kanan) & Ayip Rosidi (Kiri)
Tentunya tidak tanpa alasan pihak panitia memberikan gelar sebagai pembalap terbaik, dalam seri kelima kegiatan otomotif Bodisa Motor Sport. Bodisa selaku penanggung jawab acara, membeberkan alasannya tersendiri untuk memberikan hadiah tambahan kepada Ayip Rosidi.
“Ini kami berikan kepada beliau sebagai bukti dari dirinya taat dan patuh terhadap peraturan balapan. Seperti taat dan cepat dalam memasuki waiting zone, dalam menyelesaikan balapan, menggunakan wearpack selalu dalam balapan. Intinya ini merupakan hadiah untuk pembalap paling teladan. Semoga ini bisa menjadi contoh baik untuk semua pembalap lainnya,” terang Haji Bahrudin yang memberikan hadiahnya langsung kepada Ayip Rosidi.
OtomotifZone.com – Bandung. H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T (DMS) akhirnya resmi menjadi Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Pengurus Provinsi Jawa Barat periode 2021-2025, meski dalam sidang di warnai dengan aksi ‘walk out’ dari salah satu klub peserta. Hal itu terlihat pada ajang Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat di El Royale Hotel, Jl. Merdeka, Bandung, Kamis malam (23/12/2021).
Ketegangan di dalam proses pemilihan Ketum IMI Jabar ini sempat terjadi beberapa kali, adu argumen dan protes dari klub peserta baik itu yang mendukung Errie F. Syauta, calon lain yang juga notabene merupakan Bendahara Umum IMI Jabar serta dari klub pendukung DMS, membuat dinamika tersendiri yang dirasa lumrah di dalam jalannya sidang.
Suasana saat Musprov IMI Jabar
Pada Musprov kali ini, setelah masa kepemimpinan H. Fachrulzar Sarman, Ketua IMI Jabar beserta jajaran Pengurus lainnya untuk masa bakti 2016-2021 dinyatakan demisioner atau telah berakhir, drama sidang pemilihan pun mulai terjadi. Beberapa komentar dan pendapat yang terkesan agak pedas serta protes keras dari peserta sidang, nampak saling bersahutan yang mengarah dan seolah menyudutkan pada masing-masing kedua calon Ketum IMI Jabar.
Bahkan di dalam jalannya sidang ini juga sempat ada permintaan dari klub peserta pendukung Errie F Syauta tentang keabsahan bukti dukungan dari klub peserta lainnya yang mendukung DMS. Dan hal itu yang lantas membuat kedua calon Ketum IMI Jabar ini untuk berada berdiri di depan pimpinan sidang, agar dapat menyaksikan secara langsung perwakilan dari ketua klub ini untuk sampaikan bukti dukungannya yang disertai lembaran surat dukungan tersebut.
Ketua Umum IMI Jabar terpilih pose bersama wakil dari PP IMI dan mantan Pengurus IMI Jabar
Menariknya, dari keterangan dukungan yang diberikan dan disampaikan oleh klub peserta pada DMS ini bahkan ada yang merasa telah disalahgunakan tanda tangannya oleh tim sukses dari kubu Errie F Syauta. Dari yang awalnya dikatakan Surat Dukungan (Surduk) untuk menjaga netralitas klub yang didatangi langsung tersebut namun pada kenyataannya malah dimanipulasi untuk kepentingan dan menjadi dukungan pada Errie F Syauta yang dilakukan oleh salah satu tim sukses dari Errie F Syauta itu sendiri dengan jelas. Dan keterangan itu juga diperkuat dengan 2 klub pendukung lainnya sehingga ada 3 klub yang sama-sama menyebutkan satu nama dari tim suksesnya.
Sidang pun mulai semakin terlihat kisruh yang pada akhirnya salah satu dari klub peserta pendukung Errie F Syauta yang merasa tidak puas ini dan lantas membawa copyan lembaran kertas yang menyatakan bahwa adanya unsur ‘money politics’ kepada satu klub pendukung DMS. Namun kedua hal itu tidak membuat jalannya sidang terhenti lama, dan tetap berlanjut untuk terus mengacu pada hasil jumlah dari suara dukungan klub pada calon Ketum IMI Jabar.
Hingga akhirnya sidang Musprov menetapkan dan memutuskan H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T, terpilih menjadi Ketua Umum IMI Jabar periode 2021-2025 mendatang disertai adanya dukungan 9 suara dari klub dan Errie F Syauta hanya mendapat 4 suara dukungan. Sedangkan 3 klub double Surduk dan 1 klub menyatakan netral Dan tentunya dengan hasil ini, banyak yang berharap masa kepemimpinan DMS kelak bisa membawa perubahan signifikan demi kemajuan bersama IMI Jabar.
Ketua Umum IMI Jabar terpilih pose bersama klub peserta pendukung
“Alhamdulillah dengan hasil Musprov ini saya berterima kasih pada semua panitia dari SC dan OC juga Ketua sebelumnya, Pak Fachrul dan ke depan akan membentuk Kepengurusan dalam waktu 14 hari ke depan dengan sekitar 29 Pengurus. Semoga nanti bisa lebih solid lagi dalam membawa kebesaran IMI Jabar ini ke depan,” ujar DMS yang disampaikan pada awak media yang hadir langsung di Musprov kemarin.