Beranda blog Halaman 988

Hasil Sabtu Bodisa Drag Bike 201 Meter

0
Bodisa Drag Bike 201 Meter 2021

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Perhelatan pada kejuaraan drag bike 201 meter bungkusan dari Racing Organizer asal Kota Tangerang Selatan, Bodisa Motor Sport baru saja usai pada hari pertama balapannya, (19/6/2021). Kegiatan balap motor drag ini terselenggara pada Sirkuit NP TNI-AU Cicangkal, Bogor – Jawa Barat.

Meski baru saja terhelat pada hari pertama, balapan ini tetap ramai, walau begitu ajang balapan Bodisa ini tetap dengan protokol kesehatan yang amat ketat. Sudah sebanyak 9 kelas lepas landas di Sirkuit Non Permanen ini. Berikut hasil race drag bike pada hari Sabtu yang dapat Penulis rangkum.

Kualifikasi MotoGP Sachsenring : Zarco Pole, Patahkan Rekor Quartararo

0

OtomotifZone.com-Jerman. Makin sreg dengan pacuan Ducati Desmosedici gaya balap Johan Zarco makin memuncak. Hasil kualifikasi MotoGP Sachsenring 2021 menempatkan pembalap Prancis ini sebagai yang tercepat dan berhasil mematahkan perolehan pole position beruntun Fabio Quartararo.

Zarco mencatat waktu terbaik kala menit masih cukup lama. Usai mengukuhkan best time pembalap Pramac Ducati itu nyusruk ke gravel. Para kontestan yang masuk Q2 di sisa putaran ternyata tak bisa melewati catatan Zarco. Jikalau besok dia bisa menang kita bakal melihat atraksi backflip yang sudah beberapa tahun tak terlihat di layar kaca.

Berikut hasil kualifikasi MotoGP Sachsenring, Jerman 2021.

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Mengaku Kurang Sreg Dengan Sachsenring, Quartararo Konsisten 3 Besar Di Free Practice

0

OtomotifZone.com-Jerman. Fabio Quartararo sempat berujar bahwa sirkuit sachsenring ini kurang ia sukai. Kabar alasannya sejak masuk MotoGP tahun 2019 kemarin dia tak bisa menguasai mood menghadapi layout sirkuit khas Eropa lama yang baik turun tersebut.

Namun apa yang terjadi dia sanggup bercokol di tiga besar selama free practice dari sesi pertama sampai sesi ke empat. Percaya diri ujung tombak Monster Energy Yamaha MotoGP tersebut konsisten terus membawa nama team ada di urutan atas. Yang lain cukup terseok-seok dengan masalahnya masing-masing.

Namun Fabio Quartararo tetap enjoy menyelesaikan semua jadwal sebelum ke kualifikasi. “Ini bukan trek favorit saya. Tapi saya tidak sabar untuk memulai balap di sini,” kata El Diablo. Semua berkat hasil balap di Catalunya. Menurutnya progres motor sangat membantu menentukan posisi di Sachsenring.

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Juara Race 1 OP2, Kemenangan Istimewa Bagi Alfi Husni

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Selamat untuk pebalap RJMS Ziear PT.Rena Jaya Mandiri RBT34 The Strokes 55 juara di kelas OP2 race 1 OnePrix (19/6/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Dia adalah pebalap asal Jawa Barat, Alfi Husni. Adik dari Asep Kancil ini mampu bermain apik. Kemenangan ini menjadi kemenagan istimewa bagi dirinya.

Gila siapa sangka kalau Alfi Husni menjadi juara di Race 1 OP2. Tapi inilah istilah roda berputar. Apapun bisa terjadi. Hujan yang turun membasahi sirkuit membuat semua berubah drastic. Alfi sendiri tidak menyangka kalau dirinya juara. Sebab kondisi aspal yang licin dan kesabaran yang sangat diuji.

“ Untuk balapan tadi sangat sulit mas. Jalannya licin karena habis diguyur hujan. Tapi kuncinya aku cuma sabar dan fokus. Jangan sampai kepancing emosi pokoknya,” ujar Alfi Husni langsung kepada OtomotifZone.com.

Lanjutnya,” Ini kemenangan yang istimewa mas. Ini kemenangan pertama saya juara pertama dan pertama kali di karir saya bermain di Oneprix. Saya sangat senang atas kemenangan ini,”

Untuk Race 2 esok hari (20/6/21), Alfi berharap dirinya bisa kembali tampil maksimal. Semua kekurangan di race 1 akan dibenahi untuk meraih hasil yang luar biasa. “ Motor Alfi untuk race 2 ada evaluasi pada mesin motor. Hanya itu saja supaya saya bisa tampil apik di race 2,” tutup Alfi.

Lalu apakah Alfi bisa menjadi raja di putaran perdana ini? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com

Knalpot Proliner XR1 Berikan Support Uang Prestasi Di Bodisa Grasstrack Kemarin

0

OtomotifZone.com-Bogor. Event Bodisa Grasstrack Championship seri perdana alias seri ke 1 yang berlansung di sirkuit semi permanen Water Training Cicangkal, Rumpin, Bogor yang berlangsung hari Sabtu dan Minggu (12-13) kemarin cukup dibilang seru untuk seri pembukannya.

Event grasstrack yang cukup sengit pada kelas Open. Terlebih di kelas Sport Trail Open, salah satu grasstracker yang bernama Rivaldy Julian dari Tim Honda MS Racing Pride Navaro Proliner menggunakan kuda besi Honda CRF, dengan bersenjatakan gas buang Proliner XR1. Mampu membuktikan dirinya menjadi crosser tercepat dikelas ini.

Knalpot Proliner XR1 bro….

“Meski motor saya Honda CRF, tapi saya masih bisa dibelakang motor Ninja. Padahal jelas sekali kan, untuk masalah karakter mesin antara 2 tak dan 4 tak pastinya sangat berbeda. Dan motor saya satu-satunya motor 4 tak yang tembus 5 besar dan menjadi juara pula. Pastinya ini juga karena knalpot Proliner XR1,” bangga Rivaldy. 

Nah karena prestasinya inilah, Revaldi mendapat hadiah tambahan dari Knalpot Proliner. Uang pembinaan ini diberikan oleh Proliner buat semakin memberikan semangat bertanding bagi para crosser yang motornya memakai knalpot Proliner.

Proliner
Rivaldy Julian dapat bonus dari Proliner usai balapan…

“Rencananya nanti, Proliner akan banyak menyediakan tambahan uang prestasi buat crosser yang memakai knalpot Proliner XR1 dalam seri-seri berikutnya. Bahkan bukan hanya para crossernya saja yang akan mendapat uang prestasi. Tapi buat engine builder yang meriset mesin motor dengan menggunakan knalpot Proliner XR1, dan menang dalam kompetisi. Juga akan diberikan uang prestasi dari Proliner,”tutup Ar1f K dari Proliner Indonesia selaku tim media yang turun pada event kali ini.

Ya ini dia yang di nanti. Bonus pastinya pak…

Penulis : Hafid | Foto : Istimewa

Sesi Latihan OP2, Aldi Hendra Langsung Bikin Kejutan

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Akhir pekan ini gelaran Oneprix putaran pertama tetap berjalan (19/06/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Pebalap dan tim sudah siap sejak pagi hari. Mereka melakukan persiapan untuk mengikuti beberapa sesi yang sudah disiapkan. Untuk sesi latihan pembuka, Aldi Satya Mahendra langsung bikin kejutan.

Ada 15 peserta OP2 yang lepas terlebih dahulu untuk ikuti sesi latihan bebas pertama. Semua pebalap menjajal performa motor mereka. Meski ini baru sesi latihan bebas, mereka mencoba gasspol kuda besi mereka masing masing. Dan hasilnya, Aldi Hendra membuat kejutan dengan catatan waktu yang diraih.

Tiga putaran awal, untuk motor dengan spesifikasi Novice Aldi langsung tembus 54.909 detik. Lap berikutnya dirinya terus pertajam catatan waktu. Terbukti pada lap ke empat dirinya mampu tembus waktu 54.385 detik. Gile bener, kemampuan bocah kecil ini memang luar biasa. Terlebih dukungan motor dari Racetech yang luar biasa.

Lap berikutnya dirinya terlihat tetap gasspol dengan kuda besinya. Dan di lap lap akhir Aldi mampu tembus 54.323 detik. Catatan waktu dipertajam dan membuat dirinya menjadi pebalap tercepat di sesi pertama latihan bebas OP2.

Ingin tau update berita selanjutnya, tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com.

Haka Tech Tangani Underbone Team CV. Putra Harapan Jakarta

0

OtomotifZone.com-Jakarta. Thoriq Cendana yang biasa membawa nama bengkelnya Haka Tech mendapat orderan mesin dari Kalimantan. Dan baru-baru ini bengkel asal Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut diajak kolaborasi oleh tim CV. Putra Harapan garap Underbone punya Andi Doank. Sebelumnya mereka kolaborasi mengajak beberapa mekanik menangani pacuan motor 2T-nya.

“Saya kebagian garap Underbone 116. Kemungkinan habis ini mesin full dibawa ke Haka Tech mas. Intinya habis event Gas Tipis dan seterusnya mesin yang mengerjakan saya. Gitu….” kata Pak Thoriq. Di pacu Agus Setyawan pada balapan minggu lalu. Kemungkinan untuk urusan Underbone 2T akan di serahkan sepenuhnya Haka Tech.

Ini hasil Gas Tipis kemarin…

Serang ibukota nih pak. Tune-up motor Underbone memang lagi musimnya Haka Tech di percaya menangani beberapa team. Di balik itu juga Pak Thoriq sedang belajar membuat bebek standar kabarnya.

Penulis : Hafid | Foto : Istimewa

Sirkuit Zabak Terus Dikebut, Jambi Punya Sirkuit Permanen

0

OtomotifZone.com – Jambi. Masih ingatkah tim redaksi OtomotifZone pernah membuat berita mengenai Sirkuit Zabak, Jambi. Ya kali ini tim redaksi akan kembali membahas mengenai sirkuit tersebut. Yang mana sirkuit ini akan digunakan sebagai tuan rumah Grand Final Kejurnas Motoprix Sumatera tahun 2021. Lalu sudah sampai mana pembuatan sirkuit ini?

Jambi masuk dalam kalender tuan rumah gelaran akbar Kejurnas Motoprix region Sumatera. Oleh sebab itu Sirkuit Zabak dikebut untuk menggelar event tersebut. Yang mana target sirkuit akan selesai pada Agustus. Sebab dengan bisik bisik dari pihak IMI Jambi agar sirkuit bisa diujicoba terlebih dahulu sebelum digunakan untuk gelaran akbar.

“ Untuks saat ini sirkuit sudah menyentuh angka 40 % pengerjaan. Rencana Agustus ini sirkuit sudah selesai,” ujar Mawan Dragon ketua Harian IMI Jambi kepada tim redaksi OtomotifZone.com. Cepat sekali ya pengerjaan yang dilakukan. Beberapa foto dikirim kepada tim redaksi terlihat pengaspalan sudah mulai dilakukan oleh para pekerja. Semoga saja pengerjaan sirkuit ini sesuai waktunya. Dan untuk mengetahui info lebih lanjutnya bisa kalian terus pantengin beritnaya hanya di OtomotifZone.com

Suhandi Padang 88 Sepakat Dengan Yamaha di 2021

0

OtomotifZone.com – Padang. Setelah pemberitaan bulan lalu ramai dibicarakan bahwa Suhandi Padang 88 menjadi tim privater, akhirnya mereka memastikan kembali menjadi tim pabrikan. Yang mana kabar berita ini tim redaksi OtomotifZone.com dapatkan dari pihak terpercaya. Tim asal Sumatera Barat ini memastikan kembali bekerjasama dengan pabrikan Yamaha.

Semua logo Yamaha terpampang kembali di kendaraan, Service Car dan Apparel dari tim. Bisa disimpulkan, keputusan ini terjadi menjelang detik detik terakhir. Yang mana pihak Suhandi 88 sudah menjalin kesepakatan oleh tim Suhandi Padang 88.

“ Kita (Suhandi Padnag 88) akhirnya sudah melakukan kesepakatan dengan Yamaha. Jadi untuk tahun 2021 ini kita kembali menjadi tim pabrikan. Semoga kesepakatan kerjasama ini kita bisa menjadi tim lebih baik dan bisa menjadi juara region,” ujar Korik selaku manajer tim Suhandi Padang 88.

Dalam postingan akun resmi Suhandi Padang 88 juga menjelaskan,” YAMAHA RACING INDONESIA dangan Suhandi Padang 88 racing team juga menyatakan kembali untuk Kalaborasi dan siap membantu dan support kami disetiap dunia balap Indonesia. Dan akhir nya memutuskan dan memilih Team Balap Motor Suhandi Padang 88 Racing Team menetap kan untuk tetap bekerjasama Dengan
– YAMAHA YAMALUBE Racing Indonesia,”

Dengan demikian, ini berarti tim Suhandi Padang 88 akan menjadi salah satu tim parbikan Yamah di Sumatera. Kita lihat saja perkembangan berita di Sumatera Selanjutnya hanya di OtomotifZone

Diumur Berapa Kalian Tau, Warna Sekring Menandakan Kapasitasnya?

0

OtomotifZone.com – Bandung. Sepeda motor memiliki banyak bagian komponen penting salah satunya adalah sistem kelistrikan. Sistem kelistrikan sepeda motor juga dilengkapi komponen pengaman untuk menghindari korsleting. Komponen tersebut adalah Fuse atau dalam bahasa sehari-hari sering disebut dengan istilah “Sekring”.

Ukuran komponen ini memang kecil, tapi memiliki fungsi besar dalam satu rangkaian kelistrikan pada sepeda motor. Sekring berfungsi untuk memutus arus listrik berlebih atau istilah umumnya sekring akan otomatis terputus atau memutuskan aliran listrik jika dalam rangkaian kelistrikannya terjadi konsleting atau hubungan pendek yang bisa menyebabkan kebakaran atau kerusakan.

“Terputusnya aliran listrik tersebut, akan manghilangkan atau menurunkan potensi terjadinya kerusakan yang lebih parah baik itu pada komponen kelistrikannya maupun komkabel kabel dan komponen lainnya.” tutur Ade Rohman Sub Dept Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora.

Sekring Tabung

Bentuk sekring yang digunakan dalam sistem kelistrikan atau komponen elektronika bentuknya bermacam-macam, sedangkan sekring yang digunakan pada sepeda motor ada dua jenis, yaitu Sekring Tabung (Tube Fuse) dan Sekring Tancap (Fuse Blade).

  1. Sekring Tabung (Tube Fuse)
    Sekring tabung banyak digunakan pada mobil dan motor lawas. Sekring ini memudahkan pengendara atau mekanik dilihat kondisinya putus atau tidak, karena kawat pengamannya terbungkus oleh tabung kaca bening. “Tetapi model ini membutuhkan tempat penyimpanan yang agak besar, maka didalam kendaraan modern, jenis sekring ini sudah jarang ditemui,” ujar Ade.

2. Sekring Tancap (Fuse Blade)
Jenis sekring ini banyak digunakan pada kendaraan modern. Dinamakan sekring tancap karena pemasangannya dengan cara ditancapkan. Sekring tancap memiliki berbagai warna yang berbeda sesuai dengan kapasitasnya. Berikut warna sekring tancap sesuai dengan spesifikasinya:

Sekring Tancap


– Oranye – 5 Ampere (A)
– Merah – 10A
– Biru – 15A
– Kuning – 20A
– Bening atau ungu – 25A
– Hijau – 30A

Cara memeriksa kondisi sekring ini sangat mudah, tidak berbeda jauh dengan pemeriksaan sekring jenis tabung, yaitu dengan cara melihat hubungan kawat didalam sekring tersebut dari samping, jika hubungan kawat bagus bisa disimpulkan kondisi sekring tersebut bagus. Tetapi untuk memastikannya alangkah lebih baik jika dipastikan dengan diukur kontinuitas antar kakinya menggunakan avo meter. Sementara jika hubungan kawatnya terlihat sudah terkoyak / terputus, bisa dipastikan sekring tersebut sudah rusak.

Sekring Tancap

Lebih lanjut Ade menambahkan, “Dengan sekring, rangkaian kelistrikan akan terjamin keamanannya jika terjadi hubungan arus pendek atau aliran arus listrik berlebih yang disebabkan oleh banyak faktor. Hal yang juga perlu diperhatikan ketika mengganti sekring lama dengan sekring baru harus menggunakan ukuran sekring yang sama. Jika mengganti sekring yang memiliki ukuran lebih tinggi, akan sangat memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan pada sistem kelistrikan bahkan bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.”

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM