Beranda Headline Pegokart Indonesia Dominasi Podium AMC 2015 Round 1 Sepang

Pegokart Indonesia Dominasi Podium AMC 2015 Round 1 Sepang

0
1595
Keceriaan pegokart Indonesia

OtomotifZone.com-Sepang, Malaysia. Merah Putih berkumandang di negeri Malaysia. Dari 23 pegokart Indonesia yang andil diajang Asia Max Challenge atau AMC 2015 round 1 Sepang Sabtu-Minggu (14-15/3) kemaren pegokart Indonesia mendominasi di semua kelas yang digelar KRS Motorsport Malaysia.

Pertarungan dan perjuangan keras yang dilakukan pembalap-pembalap muda Indonesia patut diacungi 4 jempol sekaligus, dari Kelas Micro Max hingga DD2 sangat mewarnai jalannya balap yang berlangsung di bawah terik dan menyengatnya matahari hingga 43 derajat celcius tidak menyurutkan Garuda Muda Indonesia untuk tampil habis-habisan.

Akmal dan Rava duet maut Micro Max Indonesia
Akmal dan Rava duet maut Micro Max PDB TKM Racing Indonesia

Micro Max

Race Final yang digelar pertama adalah kelas Micro Max, dimana tim Indonesia mengirimkan 6 pegokart belia antara lain Akmal Ashibli dan Rava Mahpud dari PDB TKM racing, Akheela Chandra Dewanto dari UT Racing team, Sergio Noor dan Adrian S Hasan yang tergabung dalam team Riser ShaDaff Kratingdaeng Motorsport dan Aly Zyafran dari DT Racing, dari 6 pegokart handal Indonesia 2 pegokart PDB TKM Racing Jakarta akhirnya menjadi yang terbaik dengan finish di urutan pertama dan 2. Patut diacungi jempol untuk perjuangan Akmal dan Rava, sempat bergantian posisi finish di heat 1 dan 2 akhirnya Akmal menjadi yang terbaik di race final setelah memanfaatkan saat memasuki tikungan pertama yang merupakan tikungan neraka bagi setiap pegokart untuk berebut lepas dan melenggang. AMC rd 1 ini juga merupakan prestasi pertama Rava di kancah internasional, baru turun 2 kali di kancah Internasional dan di seri awal ini Rava membuktikan bahwa dia pantas menyandang runner up tingkat Asia karena memang performanya sangat prima.

3 Pegokart Indonesia podium Junior Max
3 Pegokart Indonesia podium Junior Max

Junior Max

Pertarungan kelas Junior Max yang dihuni 10 pegokart Indonesia ini juga sangat ketat dan mendebarkan, perebutan tahta terbaik kelas primadona ini juga semakin menegangkan saat ditonton, silih berganti memperebutkan posisi terdepan juga menjadi tontonan menarik, heat 1 Gezha Sudirman menjadi yang terbaik setelah mampu tampil terdepan diikuti Barrichello Noor, Adam Haikal dan Nabil Hutasuhut, namun persaingan tidak berhenti sampai disitu saja, saat heat 2 Adam Haikal dari Nizra Motorsport  mampu tampil cemerlang dan merebut posisi pertama diikuti Gezha, Barrichello dan Prassetyo Harja. Pre Final menjadi menarik ketika pegokart Riser ShaDaff Kratingdaeng Motorsport tampil prima dan mampu finish terdepan setelah bersaing seru dengan Nabil Hutasuhut dan Adam Haikal.

Persaingan seru selama 20 putaran terjawab sudah, gosip pembalap Nizra Motorsport Malaysia Adam Haikal adalah pembalap tercepat menjadi terbukti, setelah saat race final sempat terlempar dari 3 besar akhirnya mampu mendahului satu persatu pembalap yang ada di depannya. Harapan besar Indonesia sebetulnya bergantung pada Nabil Hutasuhut dari team PDB TKM Racing, sebab punya pasar doi saat lepas tikungan pertama langsung ngacir sejadi-jadinya hingga mampu meninggalkan lawan-lawanya yang masih berebut setelah crash di tikungan kedua. Jelang 3 lap terakhir Nabil harus merelakan gelar juara pertamanya setelah tersusul oleh Adam Haikal dan harus puas di posisi 2, sementara 2 pembalap Indonesia lainnya, Gezha Sudirman dan M Ferrel Fadhil, menempati posisi 3 dan 4.

Julio Prost dan David Sitanala Juara 1 dan 2 Senior Max
Julio Prost dan David Sitanala Juara 1 dan 2 Senior Max

Senior Max

Keperkasaan pegokart Indonesia lewat Julio Prost dari MBG Racing Jakarta juga menjadi catatan tersendiri. Sempat tidak finish di heat 1 karena crash dilap awal dan harus merelakan start diposisi belakang tidak menyurutkannya untuk merangsek hingga akhirnya finish diurutan 6 di heat 2, dari hasil perolehan heat 2 posisi start, saat Prefinal harus start di posisi 9 hingga akhirnya mampu menjadi berada di 3  besar dibawah Eric Louis dan David Sitanala dari Nizra Motorsport.

Saat race Final, 2 pegokart Indonesia mampu menempatkan dirinya start di posisi 2 dan 3 di belakang pembalap Malaysia, ketegangan terjadi saat final hingga akhirnya harus 2 kali diulang formasi start sebelum akhirnya ketika kalinya dilepas dengan dihuni 20 pegokart terbaik Asia. David Sitanala telat mengantisipasi saat start dan sempat tercecer di urutan 6 akhirnya mampu merangsek satu persatu pembalap yang di depannya begitu juga Julio prost yang harus berjuang keras sebelum akhirnya menjadi yang terbaik setelah mampu mengejar posisi pertama Eric Louis, saat akhir race eric mendapat hukuman 10 detik dan Jong Ambon yang tadinya finish diurutan 3 otomatis naik diposis Runner Up dan pembalap Indonesia mendominasi kelas Senior, cerita akan lain seandainya Silvano Christian pembalap yang diunggulkan juga tidak mengalami crash di lap-lap awal tidak menutup kemungkinan podium akan dihuni 3 pembalap Indonesia. Sementara Zahir Ali menempati posisi 7, Kezia Santoso di urutan 10, sementara Bima Fera dan Silvano harus menempati posisi 12 dan 19.

Senna SN Diapit Owner team Bunjamin Noor dan Gohki sang Mekanik Jepang
Senna SN Diapit Owner team Bunjamin Noor dan Gohki sang Mekanik Jepang

DD2

Ini menjadi race yang paling mendebarkan Senna SN, pembalap Indonesia satu-satunya yang turun di kelas ini mengawali race awal kurang begitu maksimal. Hanya menempati posisi 4 saat qualifying dan harus begadang semaleman bongkar mesin karena menuai masalah yang mengharuskan belah mesin dan berakibat fatal saat race kelak. Keputusan tepat diambilnya sebelum akhirnya menjadi pembalap yang tidak tersentuh oleh rival-rivalnya sekelas Lee Wai Cong, Melvin Moch dan Calvin Wong yang harus puas di urutan di bawah Senna.

Perfect Weekend, begitulah status Medsos Senna setelah akhirnya mampu menjadi yang terbaik di ajang pembuka Rotax Asia. Berbalut racing suit serba putih ini menambah magis sang pembalap Riser ShaDaff Kratingdaeng Motorsport mengawali balap dengan baik demi bekal mempertahankan juara di kelas yang sama tahun 2014.

Selamat untuk para Pegokart Muda Indonesia…….Anda layak dapat bintang…….

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edmol