OtomotifZone.Com – Jayapura. Pejuang Buper merupakan motorik para penggiat maupun pemerhati otomotif yang memberikan dukungan dan perhatian terhadap bakat-bakat pilihan bagi pembalap muda Road Race di Kota/Kabupaten Jayapura yang selama ini hanya melakukan latihan bersama disirkuit dadakan Bumi perkemahan Waena. Seperti yang kita tahu bahwa tidak ketersediaan fasilitas sirkuit permanen ditambah minimnya kegiatan balap di Kota/Kabupaten Jayapura yang sudah lama vakum menjadi alasan seringnya dilakukan kegiatan latihan bersama di tempat tersebut secara tertata.

Hal ini bertujuan juga agar mereka dapat eksis dan semangat dalam menyalurkan hobi setiap minggu nya, karena potensi yang dimiliki pebalap muda dalam mengembangkan prestasi mereka, sangatlah berpeluang guna mempersiapkan diri mereka dalam kejuaraan yang sering di lakukan diluar Jayapura baik diProvinsi dan Kabupaten lainnya seperti Manokwari,Merauke, Timika.
Rico Van Bakker yang ditunjuk sebagai komandan Pejuang Buper mengungkapkan: “Kami hanya bisa memberikan dorongan dan semangat kepada para pebalap muda diKota/Kabupaten Jayapura yang selama ini terus mengasah kemampuan di Sirkuit dadakan ini, kita terus berikan dukungan secara moral dan moril, walaupun masih banyak kekurangan dan saat pandemi ini mereka hanya melakukan Latihan bersama, apa yang telah kami berikan ini menjadi perhatian dan nanti kami harap usai pandemi ini kami diizinkan bisa buat kompetisi yang lebih baik lagi sesuai aturan yang berlaku, karena kita tahu potensi pembalap muda khususnya Road Race di Kota Jayapura sangat tinggi,dari sirkuit ini sudah banyak mencetak prestasi pembalap kita bahkan ada yang terkenal hingga tingkat nasional,”ungkapnya, minggu (22/8)kemarin.

Kegiatan latihan bersama disirkuit sepanjang 800 meter lebih ini tidak hanya dilakukan latihan biasa saja, akan tetapi para pebalap,tim, maupun mekanik diberikan edukasi simulasi sama persis seperti layaknya gelaran balap sungguhan, mulai dengan mengatur posisi grid start,memperhatikan perangkat lomba,scruttenering, hingga perhitungan poin juara, tentunya kesemuanya dilakukan melalui arahan kru pejuang buper agar nantinya para peserta dapat paham dan tidak kaget lagi pada saat menghadapi event nantinya dan tentu kesemuanya menjunjung sportifitas permainan.Hal tersebut pun sudah dilakukan oleh penggagas kegiatan serupa sebelumnya.
Dengan rutin dilaksanakannya kegiatan latihan bersama tersebut, Pejuang Buper official terus membenahi kegiatanya baik secara admintrasi dan penyuguhannya, hal tersebut dengan adanya restu dan dukungan dari IMI Pengprov Papua melalui Seketaris IMI Papua Edy Djafar, pastinya ini akan membawa angin segar bagi para penikmat Road Race Papua khususnya di Kota Jayapura.

’’ Pada prinsipnya Pengprov sendiri sebenarnya tidak melarang melaksanakan kegiatan latihan bersamadan akan mendukung penuh,tapi setidaknya harus ada yang bertanggung jawab didalamnya seperti klub yang sudah sering melaksanakan kegiatan tersebut agar dapat bias dilaksanakan dengan aturan yang tepat dan tidak akan timbul resiko yang tidak diinginkan tentunya, kami mengharapkan juga komunikasi yang baik dan itu bukan kepada kami saja, kepada pihak kepolisian, tim gugus tugas covid 19, maupun pihak terkait lainnya agar dapat diketahui dan tidak dianggap kegiatan illegal yang menyalahi kewenangan, selain itu perangkat lomba dan pelaksana dilapangan baik pimpinan lomba juga harus jelas agar apa yang diharapkan teman-teman sesuai tujuan pembinaan kepada pembalap muda bisa diwujudkan, kami tidak mau juga nantinya terjadi apa-apa atau terjadi terkendala, pengprov yang akan menerima resiko’’ Tegas Edy Djafar.
Sementara ditempat sama, Manager dari tim Chamtex’54 Ryan Marantika mengaku, di Kota Jayapura untuk event Road Race sudah lama vakum,Pemerintah daerah melalui Dinas terkait, Koni, IMI bisa memberikan dukungan secara nyata dan totalitas salah satunya bisa dibuatkan sirkuit road race resmi, sehingga jika ada sirkuit permanen, maka pihak manager di Kota Jayapura bisa bersatu mendorong untuk membuat gelaran kompetisi minimal di tingkat Provinsi.

’’jika ada sirkuit permanen road race dan dilakukan kompetisi tentu akan banyak pendapatan yang diperoleh pemerintah daerah, karena banyak pembalap akan datang ke Kota Jayapura, penjualan motor terus meningkat maka pajaknya juga semakin banyak dan masih banyak lagi manfaatnya yang bisa meningkatkan pendapatan daerah Kota Jayapura.Kami harap kompetisi Road Race juga bisa dilakukan di Kota Jayapura, potensi kita besar baik soal pembalap, mekanik maupun dukungan masyarakat dan IMI, sehingga Pemerintah dan pihak terkait lainnya juga bisa membantu kami dalam mengembangkan Road Race di buper Waena,”ucapnya.
Penulis | Foto : Alpacino




