OtomotifZone.com-Jogja. Kelas Bebek Tune-Up 125cc Seeded atau MP2 Kejurnas Motorprix sirkuit Lanud Gading Gunung Kidul 12-13 Mei 2018 dengan cuaca panas menyengat aspal lebar lapangan udara di kota jogja bagian tenggara Jogja ini berjalan penuh tebakan.
20 lap untuk pembalap senior ini terhitung 80% saling overtake bergantian dari Wawan Wello, Dicky Ersa, Fitriansyah Kete, Hendra Eenk Rusandi, dan Wilman Hammar adalah nama terdepan yang lengket susah terpisah. Hampir tiap lap selalu ada pergeseran posisi lima pembalap tersebut.
Di tengah ketatnya persaingan Wawan Wello memberikan sinyal tak bagus. Motor mengalami trouble pelan-pelan dia mundur halus dari pertempuran jajaran depan. Pembalap Bromo Jaya Mix ini akhirnya melepaskan diri dari mereka.
Susul menyusul Dicky Ersa, Fitriansyah Kete, Hendra Eenk Rusandi, dan Wilman Hammar atau Astra Racing Jogja melawan Yamaha Bahtera.
Kekuatan Kete tak bisa di bendung. Konsentrasi engine brake masuk R1 sambil mengontrol body Hendra yang saat itu memimpin di selip Kete. Di belakang Eenk ada Dicky dan Wilman masih mengancam posisi mantan pembalap Grasstrack ini.
Posisi ini akhirnya tak alami perubahan saat sampainnya bendera finish berkibar.
Fitriansyah Kete, Hendra Eenk Rusandi lalu Dicky Ersa. Kesemuanya adalah pembalap Borneo atau Kalimantan. Kete dari Kalimantan Timur , Eenk dari Kalimantan Selatan dan Dicky Ersa dari Kalimantan Tengah.
“Bagus hasil kali ini membayar hasil buruk Subang. Melawan mereka seperti tak menyangka saja. Setelah melewati Hendra saya berusaha konsentrasi pada line untuk berjuang menang,”kata Kete dari ART Jogja.

Sementara Hendra Eenk yang sempat memimpin balap juga tak menyangka bisa memimpin balap. “Iya mas nggak menyangka saja sempat mimpin balap. Hasilnya bisa podium untuk team,” jelas Hendra Eenk.
Dicky Ersa menambah kuat dominasi Kalimantan setelah bertarung dengan mantan rekan satu teamnya di Yamaha Bahtera, Wilman Hammar. Usahanya untuk kembali ke podium di MP2 seperti seri 1 Purwokerto berhasil.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid




