OtomotifZone.com-Sentul. perolehan point diklasemen sementara kelas Micro Max, pembalap UT Racing team ini menempati urutan 4 dan hanya selisih 0,5 point dari Akmal Ashibli diposisi 3, namun pergulatan perebutan tahta juara dikelas ini harus rela ditinggalkan calon penerus tahta percoklatan Indonesia, Akheela Chandra Dewanto.
Kenapa..? sayang dong, kan pointnya masih bisa nempel. oh tidak….keputusan bulat bin tekad diambil putra kedua pasangan Okky Dewanto dan Eyie ini, hasil evaluasi event sebelumnya harus harus berjuang melawan over weight dalam dirinya, justru dijawab dengan penampilan mencengangkan ketika laga prefinal dan laga final.

Pegokart yang baru 5 latihan dikelas “monster” langsung terjun dan bersaing dengan para raja-raja sadis, begitu kata yang sering dilontarkan para pemerhati jika race junior max yang merupakan kelas neraka berlangsung, dimana bercokol M Ferrel Fadhil, si penari sentul, Nabil Hutasuhut, Gezha Sudirman, Keanon Santoso dan sederet pembalap Junior lain tanpa kehadiran Presley Martono yang turun dikelas Senior, tidak membuat ciut nyali Akheela dan tampil setara dengan mereka, meski sang bunda tentunya menahan mules dan naik menjadi pusing kepala karena tegang menyaksikan sang anak bertarung tanpa rasa takut, telihat di seri 3 Eshark National Karting championship 2015 round 3, Sentul Minggu kemaren 911/10).

Meski butuh jam terbang tinggi karena permulaan turun dikelas neraka ini, terlihat jelas, kepindahan anak pemimpik Dapur Cokelat ini menjadi pas dan tepat pada saatnya, sehingga ketiak bertempur tahun depan, kesiapan mental dan tolok ukurnya sudah dalam genggamannya, meski memang butuh adaptasi dan latihan rutin, karena dimasa kelas Micro hanya menyelesaikan 16 putaran, dikelas Junior Max, 22 putaran juga dilahap pun harus juga melawan determinasi dan tekanan tinggi dari lawan-lawan yang sudah lebih dulu malang melintang dikelasnya.

Rasa minder yang ditakutkan orang tua pupus sudah ketika race final berlangsung, keluar tikungan pertama, Akheela langsung mampu melejit diposisi 5 didepan Nabil dan keanon sebelum akhirnya mampu di overtake, namun keberanian mengambil keputusan cepat disaat krusial bukanlan perkara mudah bagi pendatang baru sekelas Akheela.
Turunnya dikelas ini, 2 trophy pun langsung direnggutnya, dimana juara 1 diraih dalam kategori Junior Max Newbie dan podium 4Â Junior Max Non Seeded, 2 trophy rupanya tidak membikin puas, “next, tulisan newbie diposisi 1 akan saya tutup dan target saya menjadi yang terbaik, saya harus latihan terus”, optimis Akheela saat sela-sela bincang dengan Uut sang empunya UT racing.

Mantap Kheel. bikin mules terus bunda ya Kheel. 🙂
penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan




