OtomotifZone.com-Wonogiri. Acara di tengah acara, yaitu waktu pembukaan acara Motorprix Wonogiri kemarin ada sesuatu penghargaan lain dari biasanya. Mengundang tokoh dan mekanik top tanah air asal Wonogiri yang mengharumkan nama Indonesia pada kancah balap motor sampai tingkat Asia.
Sri “Gandhoel” Hartanto GRM, Waskito “Merit” Ngubaeni, Ibnu “Pak Dhe” Sambodo dan Frits Yohanes. Empat orang ini di undang khusus lantaran mereka asli kelahiran Wonogiri. Walau sekarang ketiga mekanik sudah tidak tinggal lagi di sini, Pemerintah Wonogiri memberikan sebuah penghargaan bagi mereka atas prestasi yang tak terekspos atau tak banyak diketahui oleh sebagian masyarakatnya bahwa mereka putra daerah yang sudah melanglang buana tingkat juara ada yang sampai Asia.
“Saya sangat apresiasi dan menghormati semua ini dimana saya masih “diuwongke” meski sudah tidak aktif dilapangan. Sukses selalu untuk IMI Jateng dan Pemkab Wonogiri Sukses. Sukses pula untuk kampung halamanku Wonogiri sesuai slogan daerahnya Wonogiri Sukses, Salam Olahraga.” ucap Sri “Gandhoel” Hartanto mewakili rekan-rekannya.
Sekedar info lagi, Sri “Gandhoel” Hartanto adalah mekanik kelahiran Nguntoronadi yang sudah mengawal beberapa pembalap juara Indonesia baik motocross maupun road race. Pembalap hebat mulai Satya Sunarso, Johny Pranata, Irwan Ardiansyah, Hendriansyah, sampai Doni Tata juara Asia 2005. Sekarang masih aktif membuka sekolah mekanik di kediamannya Ring Road Timur Banguntapan, Bantul, Jogjakarta.
Lalu ada Waskito Merit Ngubaeni asal Tiken, Nguntoronadi. Rekornya kala itu mengantarkan Jupiter Z pertama podium pertama di Malaysia 2004 lewat Harlan Fadillah (Yamaha Shaker). Terakhir 2014 membawa Agus Setyawan juara nasional Region 2 110cc Seeded. Sekarang tinggal di daerah Baki, Solo Baru masih dengan bengkel nama MRT nya.
Bersambung selanjutnya adalah Ibnu Sambodo, mekanik yang punya nama besar Manual Tech di daerah jl.Kaliurang km.8,4 ini 2 tahun berturut-turut mengantarkan Gupita Kresna juara Asia kelas Underbone 2014 & 2015. Pak Dhe sapaannya berasal dari Tirtomoyo ini sekarang fokus kelas 600cc Nasional dan Asia pacuan H.A Yudhistira dan A.M Fadly.
Dan terakhir sampai kepada Fritz Yohanes, tokoh asal Puh Pelem yang membawa nama Putra Anugrah dan tentunya juga punya andil membawa nama kota asalnya karena tiga tahun berturut-turut bisa juara Nasional Region 2 dari kelas Seeded sampai Pemula.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid




