OtomotifZone.com – Surabaya. PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) resmi meluncurkan New Carry Pickup secara virtual, Kamis (21/1). Varian terbaru ini disegarkan dengan 13 bagian perubahan termasuk grille dan bumper.
Dengan 2 pengembangan baru pada New Carry Pick Up, PT SIS berharap bisa memenuhi kebutuhan konsumen segmen kendaraan komersial. Selain itu mobil niaga yang laris manis ini juga dilengkapi dengan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS, Hideaki Tokuda mengatakan, penyegaran produk di awal tahun ini merupakan komitmen Suzuki untuk terus menghadirkan beragam pilihan kepada konsumen.
“Kami akan terus meluncurkan produk, baik baru maupun penyegaran, sehingga bisa selalu sesuai dengan kebutuhan konsumen, termasuk peluncuran tampilan baru New Carry Pick Up ini. Kami yakin, dengan Penyegaran ini membuat New Carry Pick Up lebih kokoh, tangguh, dan aman,” terangnya secara virtual.
Berdasarkan data PT SIS, market share New Carry Pick Up mencapai 60,9 persen market share nasional pada 2020. Meskipun sepanjang tahun pasar otomotif nasional mengalami penurunan akibat pandemi, market share New Carry justru meningkat. Dibandingkan market share 2019 yang tercatat 56,8 persen atau terjadi kenaikan 4,2%. Itu sebabnya PT SIS berambisi meningkatkan market share segmen pickup pada tahun 2021.
“Untuk mencapai target 65% kami akan siapkan peningkatan produksi. Jadi kami akan hitung kembali berapa produksi yang harus ditambah,” lanjut Hideaki Tokuda.
New Carry Pick Up menjadi kontributor utama penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) sepanjang 2020 sebesar 57,6%, sementara retail sales-nya berkontribusi 57,9% terhadap penjualan nasional Suzuki.
“Sebagai kendaraan yang sudah menemani kisah sukses jutaan pengusaha Indonesia sejak tahun 1976, kami harap penyegaran New Carry Pick Up ini menjadi awal yang baik mengawali tahun 2021 dengan semangat baru untuk menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat,” ujar Tokuda.
Tampilan baru New Carry Pick Up terlihat dari ubahan desain front grille dan bumper yang kini mengadopsi bentuk kapak yang kami sebut Hatched Axe. Pengaplikasian garis desain Hatched Axe yang tegas memperkuat karakter New Carry Pick Up sebagai kendaraan niaga yang kokoh dan tangguh untuk digunakan di berbagai medan.

Bak New Carry Pick Up berukuran panjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm sehingga mampu mengangkut muatan seberat 1 ton. Agar muatan tetap aman selama perjalanan, pelanggan dapat memanfaatkan pengait yang ada di sekeliling bak untuk mengikatkan barang. Pengait berjumlah 12 pada tipe FD (Flat Deck) dan 22 pada tipe WD (Wide Deck). Selain itu, terdapat Head Unit 1 Din, Split Seat dengan jok yang tebal, serta 6 tempat penyimpanan barang (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian AC dan 10 tempat (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian non-AC yang membuat ruang kabin semakin nyaman dan lega untuk tiga orang. New Carry Pick Up juga dilengkapi fitur Immobilizer, Air Conditioner, Electric Power Steering (EPS), dan Sliding Seat.
New Carry Pick Up terbaru tetap mengusung konsep I.L.M.U, yaitu Irit bensin & perawatannya, Lama umur pakainya, Muatnya banyak, dan Untung di ujung.
Ditambahkan Tokuda, program vaksinasi yang dijalankan pemerintah diharapkan memberi stimulus positif bagi industri otomotif. “Jadi itu harapan kita secara bersama-sama. Dengan adanya harapan tersebut, kami berharap market terstimulus dan tidak terjadi penundaan pembelian. Jadi kami harap vaksin bisa memberi aura positif bagi Indonesia,” ujarnya.
Dilaunchingnya New Suzuki Carry Pick Up disambut baik oleh Marketing Manager PT United Motors Centre (UMC), Yuanita Christanti. Dijelaskannya, untuk harga on the road Surabaya, Suzuki New Carry Pick Up dipatok mulai dari Rp167.500.000 untuk tipe Flat Deck, Rp175.000.000 untuk tipe Flat Deck AC/PS, Rp168.500.000 untuk tipe Wide Deck, dan Rp176.000.000 untuk tipe Wide Deck AC/PS.
“Untuk target penjualan New Carry Pick Up di Jawa Timur sebesar 350 unit per bulan, dengan target market share sebesar 51% sepanjang tahun 2021,” tutup Yuanita.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: ist

