OtomotifZone.comKecelakaan helikopter yang menewaskan legenda rally dunia, Colin McRae, anak termudanya dan dua keluarganya akhirnya diketahui. Peristiwa tragis yang terjadi empat tahun itu dinyatakan sebagai akibat dari kesalahan pilot.
Demikian kesimpulan yang disampaikan Nikola Sherif Steward dalam laporan tertulisnya pada BBC. “Kematian dan kecelakaan yang mengakibatkan kematian sebenarnya mungkin dapat dihindari jika Mr McRae tidak menerbangkan helikopter ke Lembah Mouse,” ungkap Stewart seperti dikutip dari Crash.net.
Menurutnya, manufer MCRae ke lembah tersebut sebenarnya tidak diperlukan sama sekali. “Untuk pilot swasta seperti Mr McRae – yang tidak memiliki pengalaman pelatihan dan persyaratan untuk melakukannya – terbang rendah di medan sulit seperti itu tidak bijaksana, tidak masuk akal dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemampuan terbang yang baik,” jelasnya.

Rekaman video yang dijadikan barang bukti untuk meneliti penyebab kecelakaan tersebut memberi informasi rinci mengenai cara McRae mengemudikan G-CBHL-nya hari itu. “Dia konsisten terbang pada ketinggian yang terlalu rendah. Dia jelas melanggar persyaratan minimal 500-kaki,” sambungnya.
McRae, 39 tahun, anaknya Johnny yang berumur lima tahun, dan teman McRae Graeme Duncan, 37 tahun, serta Ben Porcelli, enam tahun tewas saat helikopter yang dikendarai juara World Rally jatuh di dekat rumahnya di Jerviswood House di daerah Lanark, Scotlandia, 15 September, 2007 lalu.
Penyelidikan saat itu mengungkapkan bahwa “kejadian yang tidak diketahui’ itu telah menyebabkan Squirrel Eurocopter menyimpang dari jalur penerbangandan kemudian menabrak pohon di sisi Lembah Mouse.
Namun penyelidikan terbaru di Pengadilan Sheriff Lanark menyimpulkan bahwa kecelakaan itu terjadi karena manuver rendah dilakukan oleh McRae ‘ketika hal itu tidak perlu dan tidak aman untuk melakukannya’.
Sementara itu Karen dan Mark Porcelli, orang tua Ben, mengakui bahwa mereka sebenarnya tidak memberi izin untuk pergi dengan helikopter. (ozcentraljava@otomotifzone.com)


