OtomotifZone.com – Tigaraksa. Perdana menggelar event balap, KNPI Drag Bike Kejurprov Banten Putaran 1 sukses terlaksana pada 17–18 Oktober 2026 di Sirkuit Non Permanen (NP) Alun-Alun Tigaraksa, Banten. Meski hanya membuka 19 kelas perlombaan, gelaran yang berlangsung selama dua hari tersebut berhasil mencatatkan total 805 starter.
Angka tersebut menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggara dalam debut KNPI Drag Bike Kejurprov Banten. Terlebih, persaingan event drag bike di sejumlah daerah tengah berlangsung ketat dengan beberapa agenda balap yang berbarengan pada akhir pekan yang sama.

Menariknya, KNPI Drag Bike Kejurprov Banten tidak hanya mengandalkan jumlah kelas yang diperlombakan. Penyelenggara turut menyiapkan hadiah tambahan yang terbilang luar biasa, yakni enam gelar Juara Umum serta penghargaan The Best of The Day yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Di balik suksesnya gelaran perdana tersebut, Dewantara, selaku eksekutor event KNPI Drag Bike, mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya tidak memasang target starter secara muluk-muluk. Hal itu lantaran ia memahami adanya sejumlah event lain yang berlangsung bersamaan, sehingga persaingan untuk mendapatkan peserta menjadi tantangan tersendiri.

“Saya ditunjuk oleh Ketua Penyelenggara untuk membuat konsep dalam gelaran ini. Melihat situasi dan ada beberapa event tiba-tiba berbarengan, saya tidak muluk-muluk untuk target starter di event awalnya,” ujar Dewantara.
Namun, antusiasme peserta ternyata cukup tinggi. Pada Sabtu (17/10), jumlah starter telah menembus angka 700. Kondisi tersebut membuat panitia harus mengambil langkah strategis agar seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan sesuai rencana dan tidak berakhir terlalu larut.
“Dan saat sudah masuk 700 starter di hari Sabtu, kita berkoordinasi dengan panitia untuk menutup pendaftaran pada Minggu pukul 10.00 WIB. Sebab, kita hari Sabtu mulai dari siang dan ada beberapa rangkaian acara yang memakan waktu. Di hari Minggu kita juga ada beberapa rangkaian acara sambutan dari petinggi daerah yang hadir. Oleh sebab itu, saya menutup lebih awal pendaftaran karena takut event-nya terlalu molor,” jelasnya.
Keputusan menutup pendaftaran lebih awal tersebut sekaligus menjadi konsekuensi yang harus diambil penyelenggara demi menjaga kelancaran jalannya perlombaan. Dewantara pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pembalap dan tim yang belum sempat mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam gelaran perdana tersebut.
“Saya mewakili panitia memohon maaf kepada para peserta yang belum bisa ikut berpartisipasi dalam gelaran ini,” tambahnya.
Dewantara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya KNPI Drag Bike Kejurprov Banten Putaran 1. Mulai dari jajaran panitia event, Pengprov IMI Banten, tim timing, hingga seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan perlombaan.
Menurutnya, keberhasilan menggelar event perdana dengan total 805 starter menjadi pengalaman penting bagi penyelenggara untuk melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan gelaran berikutnya dengan konsep yang lebih matang.
Tak menutup kemungkinan, KNPI Drag Bike akan kembali hadir pada tahun depan. Namun, kepastian mengenai agenda lanjutan tersebut masih menunggu informasi resmi dari pihak penyelenggara.
“Rencana kita tahun depan akan buat lagi, tapi tunggu kabar selanjutnya dari kita,” tutup Dewantara.
Dengan torehan 805 starter pada debutnya, KNPI Drag Bike Kejurprov Banten Putaran 1 memberikan modal awal bagi penyelenggara untuk mempersiapkan gelaran selanjutnya. Kini, evaluasi dari event perdana menjadi bekal penting agar penyelenggaraan berikutnya dapat berjalan lebih efektif, baik dari sisi teknis perlombaan, pengaturan waktu, maupun pelayanan terhadap peserta.
