Beranda Agenda Perkuat Legitimasi Moral: UIN Sunan Ampel dan AHM Rilis Buku Fiqih Lalu...

Perkuat Legitimasi Moral: UIN Sunan Ampel dan AHM Rilis Buku Fiqih Lalu Lintas

0
2335

OtomotifZone.com – Surabaya. Universitas Islam Negri (UIN) Sunan Ampel dan Yayasan Astra Honda Motor (AHM) untuk pertama kalinya menerbitkan buku Fiqih Lalu Lintas. Hal ini bertujuan memperkuat legitimasi moral, pesan berkendara aman dan nyaman di jalan.

Peluncurannya dilaksanakan saat menggelar acara #PestaCariaman 2.0 di Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya hari Kamis (10/01), yang dihadiri langsung oleh Rektor UINSA Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA, Ph.D, Wakil Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin, dan Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Heri Wahono.

Menurut Ahmad Muhibbuddin, penyampaian pesan keselamatan berkendara melalui telaah akademis menggunakan perspektif nilai-nilai relegius baru pertama kali dilakukan. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi cara baru dalam mengedukasi masyarakat khususnya di lingkungan universitas, akan pentingnya berkendara aman dan berkontribusi menciptakan kenyamanan di jalan.

“Buku Fiqih Lalu Lintas ini menggambarkan bahwa safety riding bukan hanya masalah keduniaan semata. Ini bukan sekedar skill berkendara atau kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, tapi ada perintah agama di sana. Untuk itulah kami mengapresiasi karya akademisi UIN Sunan Ampel ini sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat upaya bersama membangun kesadaran berkendara yang aman dan nyaman,” terangnya.

“Tidak hanya itu, di UIN juga dipasang rambu-rambu lalu lintas. Uniknya menggunakan bahasa Suroboyoan agar lebih bisa dipahami Mahasiswa,” lanjut Muhib.

Sebagai salah satu tim penyusun buku Fiqih Lalu Lintas, Muhammad Lathoif Ghozali mengungkapkan bahwa Fiqih sebagai sebuah disiplin ilmu dalam agama Islam memberikan produk aturan dengan pejelasan teknis yang secara persuasif menuntut ditaati oleh seorang muslim.

“Fiqih Lalu Lintas ini bertujuan untuk melindungi dan memperbaiki kualitas kehidupan muslim saat menggunakan jalan raya dengan merujuk pada peraturan yang berlaku dari nilai-nilai sakral dalam ajaran Islam yang bersumber pada Alquran, Hadis, dan maslahah mursalah,” jelas Lathoif.

“Maslahah mursalah ini adalah prinsip kebaikan yang diserahkan kepada manusia mau mengambil atau tidak mengambilnya. Misalnya memiliki SIM, memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas. Ini ijtihad kami dalam memberikan legitimasi teologis untuk membangun kesadaran bersama dalam berkendara di negeri ini,” imbuhnya.

Lathoif memaparkan, buku ini terbagi dalam dua bagian utama. Pertama, tuntunan Islam dalam Berkendara yang menjelaskan perintah taat aturan lalu lintas, kewajiban menggunaan atribut safety riding, larangan melanggar aturan lalu lintas, dan kejahatan berkendara. Bagian Kedua tentang Meraih Surga dari balik kemudi yang menyuguhkan paparan tentang adab berkendara, doa-doa selama perjalanan, nasionalisme jalanan dan tadarus jalanan. Ahar lebih mudah dipahami, buku ini dilengkapi dengan beberapa seruan berkendara aman yang dikemas dalam karikatur dan slogan-slogan dengan kalimat-kalimat menarik.

Kombes Pol Heri Wahono, menyambut baik acara ini. Menurutnya kegiatan ini sangat tepat karena sasaran utama Dirlantas Polda Jatim mengedukasi anak milenial.

“Seperti kita ketahui angka tertinggi terjadinya laka lantas adalah usia remaja. Dan di PBB laka lantas yang berujung kematian berada diurutan ke 5,” bilangnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Heri Wahono memaparkan, “Sebenarnya mereka paham aturan lalin, hanya saja budaya ikut-ikutan melanggar masih melekat di masyarakat kita. Semoga kegiatan semacam ini terus bergulir dan bisa ditularkan ke lembaga pendidikan yang lain,” harapnya.

Selain itu pada acara kampanye safety riding ini juga diumumkan pemenang Vlog dan Photo Competition tentang Safety Riding yang diikuti oleh 43 vlogger dan 30 fotografer dari 24 kota. Acara ini juga dimeriahkan oleh Komika atau standup komedian Dodit Mulyanto.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses