OtomotifZone.com – Malaysia. Sebuah performa istimewa dan gila luar biasa dari Veda Ega Pratama di sirkuit Sepang Malaysia pekan kemarin 1 November 2026, yang mana pembalap Gunung Kidul ini berhasil berdiri di Podium kedua. Usaha yang cukup mengejutkan dari grid ke 8 hingga bisa merangsek maju ke grup kencang.
Sebelumnya Veda sempat mengatakan bahwa balap di seri seri Asia dia merasa lebih percaya diri karena durasi balap di beberapa sirkuit sudah ia rasakan sejak balap di ARRC. Meski ada hasil yang kurang memuaskan Timu Tegi dan Mandalika tapi di Sepang kemarin yang tak disangka circuit berkarakter top speed ini bisa ia selesaikan dengan fighting terbaik dan berdiri di Podium kedua.
“Saya sangat senang dengan podium ini di Sepang, terutama karena keluarga saya datang menonton balapan, juga dengan banyak penggemar. Ini membuat hasil ini semakin istimewa. Di grid start, saya melakukan kesalahan saat mempersiapkan start. Jadi start saya tidak sebaik yang saya inginkan. Setelah itu, saya hanya mencoba untuk tetap fokus karena kondisi trek sangat licin, dan saya tahu penting untuk menghindari kesalahan. Saya terus berjuang dengan pembalap lain, mencoba untuk memperkecil jarak dengan yang di depan dan tetap bersama kelompok terdepan,” ujar Veda yang ternyata ia tak melakukan start dengan baik.
Melawan Carpe dan Almansa seperti tidak mungkin. Tapi kemarin dia melakukannya. Di trek panjang Sepang yang di anggap Power honda kalah dengan KTM. Veda menyerang dan Veda menaklukkan mereka termasuk Hakim Danish yang notabene pembalap Malaysia. Lap terakhir adalah moment paling-paling mendebarkan. Yang membuat lega straigh panjang jelang R terakhir dia tak di susul Danish dan Carpe.
“Akhirnya, saya finis di P2 dan saya sangat senang. Ini adalah pencapaian terbesar saya sejauh ini, dan saya ingin menikmati momen ini. Setelah mendapatkan podium, saya merasa lebih termotivasi untuk balapan berikutnya. Sudah lama saya tidak balapan di Qatar, tetapi saya bersemangat untuk pergi ke sana dan akan terus berusaha. Terima kasih!” tutup putra dari Sudharmono dan Meilina ini.
