Beranda Racing Roda 2 Road Race Peserta Kecewa Dengan Persiapan Motoprix Sumbar 2019

Peserta Kecewa Dengan Persiapan Motoprix Sumbar 2019

0
3931

OtomotifZone.com – Padang. Akhir pekan ini Kejurnas Motoprix region A atau region Sumatera putaran 3 akan berlangsung (17-18/8) di Sirkuit Kandih Sawahlunto, Sumatera Barat. Namun sayang menjelang gelaran begengsi ini para peserta kecewa dengan putaran 3 Kejurnas Motoprix ini. Ada video mengenai Sirkuit yang beredar luar. Ini yang membuat kekecewaan datang

Sebut saja salah satunya tim asal Aceh, Usaha Jaya Racing Team (UJRT). Sang owner langsung menjelaskan kalau dirinya kecewa. Sebab dari kekecewaan itu ditengarai dari kesiapan panita atau pengrov Sumatera Barat.

Kondisi Sirkuit

” Kecewa ya mas dengan lihat kondisi Sirkuit yang saya lihat dari Video anak anak yang sudah datang. Kalau tim kita sudah datang mas. Tapi tidak bisa latihan karena kondisi Sirkuit seperti itu,” ujar Heri owner UJRT langsung kepada Otomotifzone.

Lanjutnya,” Kan di Sumatera juga ada Lahat mas. Kalau tidak ke Lahat mas. Jauh lebih bagus. Kalau tau sebagai tuan rumah harusnya siap. Minimal setelah puasa dikerjakan. Jadi bisa buat latihan juga,”

Memang di Sumatera sendiri ada 5 Sirkuit. Yaitu Sirkuit Pancing di Medan, Sirkuit Bangkinang di Riau, Sawahlunto di Sumatera Barat, Sky Land dan Lahat di Sumatera Selatan. Yang pada tahun 2019 Lahat tidak mendapatkan Jatah tuan rumah.

” Kalau tidak punya sarana dan prasarana yang memadai, ngapain mau jadi tuan rumah ? Ini menyangkut unsur safety, kita tidak mau peristiwa Indoprix sekayu terulang lagi. Kalau memang tidak sanggup ya kasih ke pengrov lain. Toh masih ada Lahat yang kualitas Sirkuit lebih baik dan jauh lebih baik,” jelas Rizal manajer tim Honda 7 Berlian

Tidak hanya dari owner atau manager, rider juga sedikit sedih melihat kondisi Sirkuit tuan rumah putaran 3. Dia adalah Anggi Permana rider dari pulau Jawa yang tahun ini bertarung panaskan region A. Dirinya juga sedikit kecewa dengan situasi itu.

” Ya kalau lihat bahaya ya. Soalnya balapan ini olahraga ektrim. Kita belajar dari seri sebelumnya. Jangan sampai kembali meregang nyawa mas. Kalau memang ada yang lebih layak kenapa tidak mas. Harusnya persiapan dan pembenahan dilakukan. Dulu Tasikmalaya juga berbahaya tapi karena usul dan komentar dari rider terus di perbaiki ko mas. Jangan sampai kita sampai sana tidak jadi balap mending bilang dari jauh jauh hari mas,” tutup Anggi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses