OtomotifZone.com-Boyolali. Untuk para pembalap belia yang masih duduk di bangku sekolah formal mengikuti kegiatan balap merupakan waktu yang cukup menyita waktu belajar mereka. Bisa jadi untuk ikut balap mereka perlu perizinan yang tidak mudah untuk meninggalkan proses belajar mengajar. Beberapa kejuaraan sudah nampak memperhatikan keluh kesah mereka. Seperti di event Casytha Manahadap Road Race sirkuit Gokart Boyolali pekan kemarin.
Sejumlah pembalap yang berhasil naik podium selain mendapat thropy dan uang hadiah mereka juga mendapat piagam prestasi. Pemberian tersebut membuat lega bagi rider juga kalangan orang tua yang saat ini masih menjadi tugas pokok membereskan urusan dengan sekolah.

“Sangat membantu dengan adanya piagam. Jadi bagi anak-anak berprestasi bisa memberi hasil yang bisa di tunjukkan kepada sekolah yang mungkin cukup sulit mencari izin ikut balap. Untuk anak saya sendiri beruntung ada di sekolah yang memasukkan kegiatan balap sebagai jam olah raga dan juga jam belajar pokok,” kata Dian, ayah Agfa DK. Pembalap pemula asal Sleman tak lain adik Hafid Pratama.
Sebenarnya tak hanya di pembalap formal saja yang suka dengan piagam balap. Salah satunya Alvaro Hetta Mahendra, pembalap lokal Boyolali yang kini sudah punya target selalu podium. Skill bocah ini sudah bisa kontrol emosi tiap balap. “Saat ini saya Home Schooling di Solo mas. Piagam balap bisa saya tunjukkan juga pada sekolah setelah balap,” kata putra Heri Barjo ini, mantan pembalap era 2000 yang kini sebagai sponsor utama Alvaro.
Mentor balap seperti Sudharmono pun setuju juga tentang piagam kejuaraan. “Rata-rata yang sekolah di tempat saya adalah pelajar. Sama seperti mereka ini membantu sekali dalam perizinan,” kata mentor di Mons54 Private Racing School Gunung Kidul. Keistimewaan membawa hasil positif kepada sekolah tempat belajar formal mereka. Bisa di upayakan event lain nih..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid




