OtomotifZone.com – Banjar. M. Rafi Hamdhani tebus kegagalan di seri pertama dengan naik podium ketiga di seri dua Powetrack 2021 yang masih bergulir di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Kota Banjar, Jawa Barat, (4-5/12) kemarin. Pembalap asal Sumedang itu finis di kelas Bebek Modif Pemula dibawah posisi Lutfi Petrick asal Tasikmalaya dan Reyfaldo Iwanggara Bilkis asal Tebo, Jambi.
Rafi yang bernaung di tim HM Motor Kuningan GSF272 Guzz Speed ini unggul posisi atas Andi Bengis asal Ciamis dan Dicky Afriyansah dari Wonosobo, setelah bertarung sengit di tengah kondisi trek yang berlumpur akibat hujan deras pada Jumat malam. Mengawali start dari grid ke lima, Rafi sempat berada di posisi ke 6 pada lap awal, dan ketika race masuk pada lap ke 5, Rafi bisa menempati urutan 3 hingga finis.

“Alhamdulillah, Rafi bisa naik podium finis ke tiga. Awalnya saya khawatir, pas mau race sempat panik karena motor tiba-tiba susah hidup, dan sudah dipanggil untuk masuk ke waiting zone. Pas di cek ternyata busi mati, jadi langsung ganti dan bisa hidup lagi,” ujar Yogi Pratama atau lebih akrab di sapa Yogi Black, selaku manager tim.
Kondisi lintasan yang basah dan menjadi lumpur, membuat performa Rafi dan motor jadi ikut berpengaruh. Beruntung, setingan mesin motor dan kejelian Rafi dalam membaca line di lintasan bisa membuahkan hasil yang maksimal. Bahkan, Rafi sempat terlibat fight cukup sengit dengan Rubin Caesar, putra dari Akbar Taufan, untuk berebut posisi 3 hingga akhirnya Rubin terjatuh dan Rafi bisa bertahan.

Jelang putaran final atau seri 3 Powertrack 2021 akhir pekan ini di sirkuit Bukit Nyomot, Kabupaten Subang, (11-12/12), Rafi dan tim punya target khusus untuk bisa kembali bersaing dan amankan posisi klasemen. Jika melihat urutannya kini, Rafi berada di posisi 6 dengan nilai 49 poin. Meski agak berat, tapi Rafi dan tim tetap berusaha keras untuk bisa bertahan guna memperbaiki posisi di klasemen akhir nantinya.
“Targetnya harus bisa podium 3 besar. Kami akan berusaha yang terbaik dan Agus, sebagai mekanik tim juga sudah persiapkan segi mesin dengan kembali meriset agar mampu bertarung lagi di final nanti. Semoga saja nanti hujan lagi, karena pembalap lain di cuaca hujan banyak yang tidak dapat fight. Jadi bisa kembali merata kalau hujan, termasuk Rafi justru lebih lepas dengan trek basah sekalipun,” kata Yogi.

Penulis : Obeth | Foto : Istimewa




