Beranda Agenda Preview Kejurnas Grasstrack Region 1: Empat Putaran Beda Sepekan

Preview Kejurnas Grasstrack Region 1: Empat Putaran Beda Sepekan

0
1976

OtomotifZone.com-Padang. Rangkaian Kejuaraan Nasional Grasstrack di Region 1 pulau Sumatera segera dimulai. Musim kompetisi tahun 2016 ini bakal digelar sebanyak 7 putaran. Sumbar mengambil dua seri, pembuka dan penutup.

Putaran perdana akan diadakan pada Sabtu-Minggu, 7-8 Mei. Sirkuit 7 Berlian di kota Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota menjadi seri pembuka yang dipentas Deadline Racing Equipment garapan Soni Pratama.

Berselang sepekan kemudian giliran Kabupaten Mukomuko di Bengkulu menjadi lokasi putaran kedua. Sirkuit GPS One Sp1 Air Manjunto dipilih Mustadin sebagai trek garuk tanah pada 14-15 Mei.

Putaran ketiga 21-22 Mei di sirkuit STIKES Kungkai, Kab Merangin, Jambi yang diusung klub Cawatra. “Kami sedang tunggu konfirmasi dibuka oleh Menpora Imam Nahrowi, mudah-mudahan jadwal beliau tak bentrok dengan agenda lain,” ujar Syafruddin Chay, Ketua Pengprov IMI Jambi.

Berikutnya dilanjutkan seri keempat di Riau tanggal 28-29 Mei. Empat putaran pertama waktunya cukup rapat, hanya jeda waktu sepekan antara seri satu dengan lainnya sebelum istirahat ramadhan dan lebaran.

Bagi tracker yang ingin meraih poin kejurnas, tentunya tak ada lagi waktu tersisa. Persiapkan diri dan kuda besi buat keliling setengah pulau Andalas, dari putaran perdana hingga keempat. Jeda waktu seminggu tersita perjalanan, setting motor dan prepare seri berikutnya.

Nah, sementara itu putaran kelima baru mulai lagi seminggu kelar lebaran, yakni 16-17 Juli di Bangka Belitung. Dua pekan kemudian, 30-31 Juli giliran Sumatera Utara dan kembali ke Sumbar 20-21 Agustus sebagai seri pamungkas.

Lalu apa yang diincar promotor dari gelaran event ini? Padahal tak selamanya mendapatkan profit dari kejuaraan yang dipentasnya. “Ini event yang berat, belum tentu bisa untung,” pasrah Soni Pratama dari Sumbar. Nah lho!!

Lain lagi yang disampaikan Mustadin. “Kami telah prepare jauh hari sebelumnya, sponsor ada, dukungan Bupati Choirul Huda bisa meringankan beban panitia dan harapan penonton bisa ramai juga terbuka,” ulas Mustadin yang tengah semangat menunggu putaran kedua digelar.

Memang kalau dilihat sponsor pendukung tak banyak produk yang melirik balap garuk tanah ini. Padahal potensi promosinya hampir sama dengan roadrace. Kalau Swallow sebagai sponsor memang sudah menjadi kewajiban karena disepakati balapan dengan one make tire alias satu merek ban.

Pasti soal penonton yang diharapkan ramai. Setidaknya inilah pundi terakhir yang diharapkan promotor bisa menutupi biaya yang tekor.

Wajar bila lokasi yang dipilih pinggiran kota yang perkiraan penonton bisa ramai. Soal sirkuit gampang, bisa dibuat non permanen. Usai balapan diratakan lagi. Hayoo… ada yang minat jadi promotor event GTX/MX..?

Penulis: Noverry Darwin | Foto: Istimewa

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses