OtomotifZone.com – Jakarta. Minggu kemarin Nampak pembalap pembalap dari region 1 sedang berada di Sentul, Bogor. Kiki Manurung, Deri Satrio, Abdul Malik dan Deri Irfandi adalah pembalap pembalap region 1 yang sedang ada di pulau Jawa. Sedang apa? Ini menjadi pertanyaan besar.
Ternyata mereka sedang lakukan setting mesin kuda pacu mereka masing masing untuk bertarung di musim kompetisi 2019. Dibawah naungan PRIDE Racing Developmen, mereka setting dan turun di ajang balap INDOCLUB. Tidak menargetkan menang, manajer tim PRIDE melihat dari performa motor dan gaya balap pembalap.
“ Di Sentul kemarin dari latihan sampai balapan itu kita tidak menilai dari menang atau bagaimananya. Tapi kita lihat riding pembalap dan performa motor. Sebab ada perubahan pada motor setiap pembalap. Terutama dari gear Box,” ujar Ahmad Rizal selaku manajer PRIDE Racing Developmen.
Pemahaman karakter setiap pembalap pada kuda pacunya menjadi evaluasi PRIDE Racing Developmen sebagai juru racik motor motor pembalap region 1. Terlebih mereka harus kerja ekstra pada dua pembalap yang tahun 2018 merupakan pembalap Pemula A yang akan naik katagori pembalap Seeded di tahun 2019 ini.
“ PR sebenarnya kita lihat dari dua pembalap Pemula ini yang naik ke Seeded. Kiki Manurung dan Deri Satrio. Seperti Kiki, motor Kiki kita pakai knalpot Proliner dengan disain berbeda. Lebih pendek jenis knalpotnya supaya power bawah lebih respon tapi kita pakai gearbox lebih berat,” jelas pria yang masih jomblo ini.
Hasil setting di Sentul ini akan menjadi evaluasi tim PRIDE Racing Devlopmen untuk musim kompetisi 2019. Mereka akan mempersiapkan lebih matang kuda pacu kuda pacu para rider region 1. Datang lebih awal akan menjadi target utama agar dapat settingan terbaik.
“ Nanti pada putaran pertama di Medan kita akan datang satu minggu lebih awal. Kita akan setting lagi mesin. Power mesin saat ini lebih baik dari tahun kemarin. Kita punya data baik di Medan. Tapi pada putaran pertama nanti di Medan kita akan datang lebih awal,” tutup pria 23 tahun yang siap menikah itu.
Memang pada MotoPrix Medan tahun lalu, Deri Irfandi mampu menjadi Juara pertama di kelas MP1. Dan ini akan menjadi patokan data mereka untuk kuda pacu para rider lainnya. Lalu apakah rekor tidak terkalahkan di Medan akan dibawa pulang pasukan PRIDE Racing Developmen. Atau akan musnah di tahun 2019. Kita tunggu saja beritanya hanya di OtomotifZone.com




