OtomotifZone.com – Wonogiri. Putra Anugerah NHK KYB SSS Ardian’s Creampie adalah salah satu team baru di belantika road race region 2 tahun ini. Team yang lagi naik daun ini menjadi topik pembicaraan penggemar road race dari mana asal – usulnya. Sudah sekian lama wakil road race dari kabupaten Wonogiri tidak muncul di arena road race. salah satunya adalah minimnya dana untuk balap itu sendiri. mengenai Wonogiri, kota ini sendiri merupakan kabupaten terpencil di pojok selatan jawa tengah. Tepatnya di timur provinsi jogjakarta.
Namun kabupaten terkenal dengan nasi tiwul ini menyimpan banyak potensi daerah yang melalang buana di dunia racing sampai asia. Contohnya Sri “Gandhoel” hartanto atau om gandhoel pemilik GRM jogjakarta, Ibnu Sambodo dari Kawasaki Manual Tech, Waskito Ngubaini atau Merit mekanik Yamaha RPM.
Dan tahun ini Putra Anugerah yang sangat spesial adalah m​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ereka merupakan team pertama asal wonogiri yang full mengikuti seri kejurnas region jawa dan seri YCR. “sebenarnya pertengahan tahun kemarin sudah turun. Tapi baru tahap uji coba di kejurda dulu,” buka Frits Johanes, pemilik sekaligus manager team ini. Walaupun baru tahap kejurda, tapi pembalap yang di pakai waktu itu bukan sembarangan. Sebut saja agus setyawan,galang hendra dan masih banyak lagi. Setelah belajar tahun kemarin, team yang berasal dari Puh Pelem ini menyatakan bertempur di region 2. Yang patut di acungi jempol adalah profesionalisme team ini. Cara management team yang baru seusia jagung ini terbilang sangat profesionalisme sekali dalam mencari orang-orang yang sudah ahli di bidangnya. Tak tanggung-tanggung, Frits menggandeng Heru Kate sebagai mekanik. Dan sebagai pembalap adalah Sulung Giwa dan Bima Octavianus. Intinya pak manager yang mirip Ariel Noah ini tidak mau mencomot mekanik dan pembalap asal asalan. Karena hanya akan menghabiskan dana saja.
Tak sia-sia strateginya. Seri 1 Yamaha Cup Race di Purwokerto kemarin Sulung Giwa bisa di urutan 3 kelas 110cc Seeded dan urutan 5 kelas 125cc Seeded. Dan di Seri 2 Motoprix Manahan Solo di posisi 4 kelas 110cc Seeded. “Kita privateer sendiri, lainnya full support pabrikan semua,” bangga Fretz. Semoga tahun mendatang pabrikan motor ada yang tertarik dengan profesionalisme kerja team yang berdiri 10 juni 2013 dari pelosok desa ini… Selamat bertempur putra daerah. selamat bersaing Putra Anugerah Wonogiri!
Penulis : Hafid Hapid | Foto : Hafid Hapid

