Otomotifzone.com-Bandungan, Ambarawa. Masih menjadi suatu event favorit para pembalap top tanah air event dari Indiel Organizer owner Andreas Indiel sejak seri awal. Putaran ketiga Swallow Norifumi Jaton Grasstrack Series 2015 hari Minggu 26 Juli 2015 bertempat di sirkuit Gedongsongo, Bandungan, Ambarawa antusias penggemar wilayah pantura yang tak sabar ingin menyaksikan duel nomor motor 105, 94, 200, 92, 91, 82, 109.137, 140 dll. Ah, pasti udah hapal to ya siapa saja pemilik nomer itu..
“Sebernarnya ya sama seperti kejuaraan lainnya, cuma disini gengsinya lebih. Pertarungannya di kelas open lumayan bikin capek,” kata Rizky Hk. Kok tanyanya ke Rizky Hk terus? Lha iya dong, juara nasional yang juga terus aktif ikut seri ini. Jawaban serupa juga di katakan Edi Arianto, “Balapannya lebih greget soale ada musuh dan kawan saya si Rizky, hadiahpun juga lebih besar dari Kejurnas,” kata Edi.
Tak kalah juga di kelas pemula yang bikin penonton merengsek maju, Fighting antara Dedi Brekele, Yeni Oreo, Ganang AP menjadi . “Point rapat, eman-eman kalau absen,” serentak Dedi dengan Ganang Ap yang jadi bahan jor-joran para maniak bebek standar. Maklumlah bos, pembalap grasstrack ibaratnya makan dari balap. Slogan gak podium gak makan benar-benar menjadi pegangan.

Seperti yang di katakan Andreas Indiel awal seri yang ingin memanjakan pembalap, “Sampai nomer 7 tak kasih uang pembinaan masing-masing 300rb,” ungkap Pak Indiel yang selalu hadir bersama Mbak Maria putrinya untuk mengurus event. Keduanya selalu jalin komunikasi yang baik dengan pembalap yang tak lain cara mereka merangkul sebuah komunitas. Gregetnya tak kalah sama aroma asap kemenyan para pembalap di lintasan hahahaha… Point rapat bos..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

