OtomotifZone.com – Bangkinang. Pengambilan waktu tercepat saat QTT (qualifying time trial) Kejurnas MotorPrix Region 1 Putaran 5 di sirkuit permanen Sport Centre Bangkinang, Kab Kampar, Riau berlangsung seru dan ketat. Apalagi semua ingin tahu hasilnya, motor bebek super mana terkencang?
Dari semua kelas yang dilombakan, tentunya paling menarik kelas 150cc alias pekgo. Persisnya di kelas bergengsi Bebek 4 Tak s/d 150cc Tune-up Seeded (MP1) dimana terjadi persaingan 3 merek motor Jepang, yakni Suzuki Satria F150, Honda Sonic 150 dan Yamaha MX King 150. Disinilah serunya, terjadi persaingan antar motor dan rider dengan melihat catatan waktu yang berhasil diraih. Mana yang unggul?
Ivon Nanda, pembalap Sumbar yang dulunya berada di bawah bendera Suzuki kini justru menunggangi Honda Sonic main di kelas MP1. Ivon berhasil tercepat di lap ke-8 dari 9 lap yang dijalani saat QTT. Best time yang dicatat “Si Kamba” ini 47,779 detik mengitari sirkuit sepanjang 1200 meter. Top speed pembalap andalan team Honda Kita-kita Kawahara NHK IRC Mimaki SSS dari Medan ini 75,347 km/jam.
Di belakang Ivon menempel ketat #79 Rivo Tami Anugrah juga asal Sumbar. Rider di bawah naungan tim Rajawali Kencana NHK FDR RK68 PT SJAP ini mengendarai Yamaha MX King dengan catatan waktu 47,791 detik atau hanya selisih 0,012 detik dari Ivon Nanda. Wooow..!
Grid ketiga bakal ditempati #56 Zefri Adi asal Sumut. Mengandalkan Honda Sonic, waktu yang ditoreh rider harapan tim Honda Deli Indako Nissin FDR NHK MMS Holly 56 ini 47,826 detik. Sementara itu, 3 urutan di belakangnya diisi #97 Renggi Lukmana (Yamaha), #24 Firman Farera (Honda) dan #3 Tedy Permana (Honda). Ketahuan kan motor mana yang mendominasi?
Biar lengkap, bisa dilihat kelas MP5 yang pakai mesin standar. #60 Deri Satio Sunarso dari Sumut berhasil leading dengan Honda Sonic disusul grid kedua #33 Afi Capirossi dari Sumsel dengan bebek underbone jagoannya Suzuki Satria FU serta #96 Bima FA rider Kepri mengandalkan Honda Sonic.
Nah, sebelum balapan berlangsung, mari kita lihat catatan pemenang pada 3 putaran sebelumnya. Saat seri perdana di sirkuit non permanen Lanud Tabing Padang, rider Agung Febri Ramadhan dari Aceh yang mengandalkan Yamaha MX King berhasil podium pertama. Agung memang jagoan mengendalikan MX King, buktinya Juara 1 saat final Yamaha Cup Race 2015 di Sentul.
Sedangkan seri kedua di sirkuit permanen Padang Panjang, Manna, Bengkulu Selatan, giliran Ivon Nanda asal Payakumbuh, Sumbar leading dengan Honda Sonic yang mesinnya telah mengusung DOHC. Nah, hasilnya jadi beda ketika kembali ke sirkuit non permanen di komplek Bupati Tebo saat seri ketiga digelar, Yamaha MX King kembali ngacir dipacu pembalap privateer Renggi Lukmana dari Sumbar.
Bagaimana dengan rider tuan rumah dari ranah Lancang Kuning? Saat berlangsung kelas MP1 pada PON XVIII tahun 2012 lalu di sirkuit ini Ifos Rianda meraih medali emas. Tapi ketika itu masih menunggangi kuda besi Yamaha Jupiter Z yang dapur pacunya masih 125cc. Jelas catatan waktunya tak bisa jadi patokan. Tapi Ifos paling kenal dengan racing line di sirkuit kebanggaan masyarakat Kampar ini.
Diharapkan Reza Fahlevi yang biasanya mengandalan bebek underbone Suzuki Satria FU bisa memberikan perlawanan buat Honda dan Yamaha, sekarang rider senior asal Tanah Rencong Aceh ini yang pernah main di tingkat Asia, eeh malah pakai Honda Sonic. Walaah!
Seperti apa hasilnya saat balap hari Minggu (8/5) yang pastinya lebih seru dan ketat lagi. Kita tunggu saja! Siapa yang berhasil finish duluan dan naik podium?
Penulis: Noverry Darwin | Foto: Indra Zafella




