Beranda Racing Roda 2 Drag Bike Ramadhan Drag Bike Sumber Production : Club Event Kalahkan Kejurnas

Ramadhan Drag Bike Sumber Production : Club Event Kalahkan Kejurnas

0
9482
Hasil Lomba Kejurnas Drag Bike Region 2
Drag bike

OtomotifZone.com-Cimahi Jawa Barat.  Sungguh tragis nasib kejurnas Drag bike region 2 jika dibanding dengan club event Ramadhan Dragbike Sumber Production Trijaya Racing, dimana kedua event tersebut digelar ditempat yang sama namun dalam waktu yang berbeda.

Tolok ukur sukses atau tidaknya salah satunya indikasinya adalah jumlah peserta yang turun dikedua event tersebut,  Kejurnas Dragbke garapan KAC medio pertengahan Mei kemaren hampir batal dan penyelenggara menyatakan mundur karena jumlah animo starter tidak menyentuh angka 300 starter, dan juga di kota Tasikmalaya digelar event drag bike tanpa rekom alias liar versi regulator, padahal itu adalah sebuah event bertitle Kejurnas tapi dihajar event tak resmi, babak belur pastinya.

Sumber Agung Rizki
Sumber Agung Rizki

Berbeda jika kita saksikan hari Minggu ini (4/6), jumlah starter hampir menyentuh angka 400 dan bisa lebih jika penyeleneggara memberi kesempatan pendaftaran hari ini, namun untuk lebih menertibkan jalannya event jadwal pendaftaran memang dibatasi waktunya.

Melihat indikasi diatas tertunya para promotor harus berfikir keras, agar event yang digelarnya dapat meraih simpati para pembalap kebut lurus 201 meter, salah satunya apa yang dikejar pembalap..??? title juara nasionalkah..? atau lebh baik kejar kangtaw besar meski hanya event antar kampung.

Rudy Hadinta, kolaborasi dengan sumber production
Rudy Hadinta, kolaborasi dengan sumber production

Event dalam bulan puasa garapan Sumber Production dan Trijaya Racing dengan seabreg sponsor sekelas IRC Tire, Kyt Helmet, RCB, SSS dan beberapa sponsor pendukung lainnya juga sudah menggambarkan, meski hanya club event, pembalap yang turunpun adalah pembalap kelas nasional, sebut saja Eko Chodox, Imam Ceper, Rully PM, Yudistira Sibir, Febry jenglot dan seabreg dragster luar Jawa Barat.

Alih-alih kemasan atau persiapan yang tidak matang, kedua event tersebut juga digelar dengan persiapan singkat, justru Kejurnas jadwalnya sudah diputuskan jauh-jauh bulan saat dirakernas.

Siapa yang salah dengan keadaan ini, kembali kepada siapa yang pintar mensiasati minat pembalap  untuk mengikuti event apapun judulnya, ujung-ujungnya, hadiah segede gambreng lah yang menjadi tujuan utama.

Mari robah paradigma event dengan ember-embel dengan level lebih tinggi pasti diminati pembalap, belum tentu 100 % benar adanya.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

 

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses