
OtomotifZone.com-Sentul. Rava Mahpud akhirnya menjadi juara nasional dan Eshark karting Cadet Comer 60 cc 2014 meskipun dalam perjalanannya harus menahan nafas diakhir seri yang sudah usai digelar Minggu (7/12) kemaren di sirkuit Sentul Karting Bogor.
Juara RMC 2014 dikelas yang sama harus berjuang keras untuk meraih point penuh demi menjaga agar point hingga seri 3 yang juga seri pamungkas kejurnas Eshark karting aman, namun kegigihan pembalap Kanaka Al-Azhar Azchaven sempat harus menahan nafas karena saat heat mengalami masalah mesin ngadat dan harus terhenti sebelum race usai dan saat pre final harus start berada posisi paling belakang. Mundurnya posisi Rava menjadikan Sergio Noor asal Riser Shadaff Kratingdaeng Motorsport perang strategi balap dengan Ethan Yang Brown asal Singapura dan Juga Makaio Wilmlie sejak pre final dan juga final menjadi panas dan menegangkan.

Sergio yang sempat tertinggal point cukup jauh karena seri 1 kejurnas Eshark Karting tidak mendulang point karena mengalami trouble mesin saat pre final maupun final diseri pamungkas menjadi klimaks dari penampilan Sergio yang sesungguhnya sebagai pembalap super agresif, dan akhirnya adik kandung Barrichello Noor yang event ini enggan turun dikelas Junior akhirnya menunjukan kualitas balap aslinya dengan memenangi pre final dan juga final dibuntuti Ethan Yang Brown dan Makaio asal Fastron Junior Team, dimana pergulatan beberapa lap sebelum berakhir adegan dramatik saling susul terjadi sebelum akhirnya terulang kembali jarak finish kedua pembalap hanya beda sejengkal cuma beda pembalap.

Seandainya seri awal Sergio mampu finish dan podium ceritanya akan lain, namun itulah balap segalanya selalu terjadi diluar perkiraan akal sehat dan nalar. perjuangan Rava untuk menembus barisan depan akhirnya mampu mempersempit jarak dan finish ke 4 baik fre final maupun final dan mengamankan point merengkuh 2 trophy kejuaraan eshark dan menjadi kampiun nasional Comer Cadet 60 cc 2014. Torehan prestasi Rava mendapat hadiah Sepeda Gunung.
Selamat Rava, selamat Datang kembali bangkitnya Sergio yang sesungguhnya dan Makaio Wimlie siap menghadangnya tahun depan bisa dikelas berikutnya.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

