OtomotifZone.com-Kenjeran. Riset Ban IRC sebagai ban resmi IndoPrix dari tahun ke tahun memperlihatkan progres mantap. Razzo 166 yang dipake pembalap IP sudah memberi bukti kuat riset berjalan sukses.
Perkembangan tekhnologi korekan, skill pembalap juga tentu ditunjang ban mumpuni untuk tetap lengket dan tahan digeber habis disegala suhu dan cuaca extreme sekalipun.
Seri 2 IP Kenjeran Sabtu-minggu kemaren (13-14/4) pembuktian karet bundar produksi PT. Gajah Tunggal mampu memberikan performa lebih dengan memecahkan rekor baru di IP 110 dan IP 125.
Dengan Compound Intermediate dan formula yang pasti mengalami perubahan menghasilkan pemecahan rekor best time.
Saat IP  seri 4 di Sirkuit Kenjeran Surabaya tahun  lalu, dikelas IP 110 cc AnggiPermana memecahkan rekor waktu terbaik diangka 39.485 dan IP 125cc dengan waktu 39.117 dipecahkan Rapid Topan.
Sedangkan di IP kemarin, pembalap Honda Daya dengan racer asal Pangandaran Jawa Barat Wahyu Widodo mampu memperkecil angka dan waktu terbaik tembus 39.147 di IP 110 cc dan 38.881 dicetak pembalap Yonk Jaya Sigit PD dikelas IP 125 cc.
“Saat ini, ban untuk IP seri 3 mendatang dalam proses finalisasi, sekitar 85%-lah. Semoga di seri ke 3 nanti yang akan diadakan di Sirkuit Kenjeran ini bisa lebih baik lagi dari yang sekarang,” jelas Dodiyanto, Marketing-New Product Development PT.Gajah Tunggal Tbk
“Dengan keberhasilan tersebut, IRC tahun ini  segera mengeluarkan 3 varian baru ban balap dengan type compound slick, wet dan intermediate.” tutup Dodi  yang rajin panas-panasan dilintasan. Gapapa bos panas-panasan juga, toh kulit masih lebih hitam Razo 166 dari kulit kita. Penulis : Ei, HS | Foto : Ei

