
Otomotifzone.com-Manahan, Solo. Mati satu, tumbuh seribu. Benar juga pepatah ini untuk menggambarkan pembalap Jawa Timur. Walau yang tumbuh tak sampai seribu tetapi benih tongkat estafet sudah bermunculan dan dilihat saat Pertamax Plus KYT Kejurnas Motorprix Seri 3 Reg. II – 2015 Manahan Solo. Sepeninggal Almarhum Denny Triyogo bayangan untuk Jawa Timur kembali seperti eranya saat itu masih samar-samar.

Kegundahahn itu terbayar dengan beberapa pembalap Jatim yang mampu podium di Kejurnas Solo. M Faerozi, Mario S A, Idris Sm, Faisal “Si Doel”, Aldhila Eka Dhama. Merekalah wakil Jatim yang berhasil podium. masih ada lapis dua seperti M Abd Ghofar, M Adenanta, Afif dan teman-teman yang lain di belakang.

Di saksikan langsung oleh Bambang Kapten dan Haji Momo Harmono, sesepuh balap bagian dari IMI Jatim menyaksikan “tentaranya” gas habis-habisan. “Mereka harus bermain benar. Ini semua juga karena kerja keras semua pihak,” kata Bambang Kapten. Kerja keras semua pihak dalam menyelenggarakan kejurda mungkin yang dimaksud Pak Bambang. Hampir tiap bulan ada balap membuat ketangkasan mereka semakin terasah. Ini yang membuat para jagoan Jawa Timur serbu podium di Solo. Ingat, Jawa Timur sudah mengalahkan Jateng dan DIY dalam event road race. Dan nilai plus Bambang Kapten adalah cara komunkasi dengan insan balap. Pembalap Jatim pasti kenal dengan Bambang Kapten. Tinggal cara komunikasinya bos..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

