Beranda Headline Rifat Sungkar Maksimalkan Kecepatan Rata-Rata di IXOR-2 Serang

Rifat Sungkar Maksimalkan Kecepatan Rata-Rata di IXOR-2 Serang

0
1701
Maksimalkan kecepatan rata-rata

OtomotifZone.com – Serang, Banten.  OtomotifZone.com – Serang. Salah satu strategy Rifat Sungkar di ajang Indonesia eXtreme Offroad Racing Putaran 2, Serang – Banten adalah memaksimalkan kecepatan rata-ratax 


Pasangan Rifat Sungkar / M. Redwan dari team Fastron Offroad Racing dengan kendaraan Mitsubishi Pajero yang turun di G.8.4 (Group Free For All Kelas V-8 Cylinder), sejak awal lomba sudah menyadari bahwa tenaga kendaraan Mitsubishi Pajero dengan mesin V-8 serta beratnya bobot kendaraan mereka akan menjadi kendala utama.

Lawan-lawan mereka, sebut saja H. Samsudin / Michael M, Edwin Djaya / Gulan dan Ijeck / Utje serta beberapa peserta lainnya telah menggunakan kendaraan full tubular yang cukup ringan dengan mesin V-8 yang rata-rata sudah diatas 350HP.

Rifat menggeber kendaraannya di lintasan lurus baik yang mulus rata ataupun bergelombang karena adanya handicap berupa jumpingan, serta konsisten memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi dengan sliding yang minimal, sehingga dapat keluar tikungan dengan cepat dengan kecepatan tinggi.

Begitu juga cara Rifat menghadapi berbagai rintangan jumping yang cukup tinggi. Di ajang IXOR-2 ini, Rifat Sungkar tidak sungkan-sungkan untuk menerbangkan kendaraan Mitsubishi Pajero racikan RFT Motorsport demi medapatkan kecepatan rata-rata yang tinggi dengan harapan total catatan waktu tempuhnya dapat bersaing dengan peserta lainnya. Suspensi kendaraan Mitsubishi Pajero ini telah di setting dengan gaya mengemudi Rifat Sungkar untuk melibas handicap jumpingan dengan cepat, dan mendarat dengan halus dan lembut tanpa guncangan yang berarti sehingga Rifat dapat kembali memacu kendaraannya.

Konsistensi dan keyakinan Rifat ini dibuktikan dengan serius di dalam lintasan, sehingga walaupun dengan bobot kendaraan yang berat dan tenaga mesin yang berkisar hanya di bilangan 300HP ini dapat memberikan tontonan yang sangat seru. 

Di SS-5 dan 6, Rifat start bersamaan dengan pasangan H. Samsudin / Michael yang menggunakan kendaraan full tubular super ringan racikan Jhonlin Racing Team (JRT) dengan menggunakan paduan mesin Chevrolet V-8 dengan transmisi 2-Speed Automatic yang diperkirakan memiliki tenaga lebih dari 500HP. Ketika diminta pendapatnya, Rifat Sungkar menjelaskan “Start di SS-5 dengan H. Samsudin adalah The Best !!!, Ini baru lawan yang sepadan. Saya sudah tampil denga 101% dan hasilnya saya bisa mengungguli H. Samsudin dengan waktu hanya 0.2 detik di garis finish. Balap samping-sampingan dengan H. Samsudin menuju garis finish sungguh sangat mendebarkan.

Lanjut di SS-6, Rifat kembali berada di garis start berdampingan dengan H. Samsudin. “Saya bertekad untuk kembali tampil sebagai juara di SS-6 ini karena saya telah mempelajari karakter kendaraan yang dipakai H. Sam dan saya yakin dapat menggunguli catatan waktu di SS-7 ini. Lagi-lagi saya tampil gas poll 1001% sejak garis start. Memasuki putaran lap ke-2, tiba-tiba listtik di kendaraan saya maati total sehingga kendaraan berhenti total dan saya kehilangan waktu yang cukup lama sebelum akhirnya kendaraan hidup kembali. Di SS-6 ini, saya ketinggalan 15 detik dari H. Samsudin. Ini bukan hasil yang saya harapkan, namun itulah balap ! Yang paling penting adalah saya dan tim Fastron Offroad didukung Mitsubishi dan RTF Motorsport telah berusaha tampil dengan maksimal”, lanjut Rifat Sungkar.

Ketika diminta pendapatnya mengenai lawannya, Rifat menuturkan “H. Samsudin dengan dukungan Jhonlin Racing Team memang layak menang karena dia juga sudah berusaha tampil 1001%, dan dengan usahanya yang konsisten membuatnya menjadi yang tercepat di SS-5 dan SS-6, sekaligus membuat rekord di IXOR-2 dengan catatan waktu 3.31:489. Salut dan selamat untuk H. Samsudin dan Jhonlin Racing Team. Selamat buat H. Samsudin, siap-siap ketemu lagi di IXOR-3, karena saya pastinya akan tampil all-out”.

Penulis : Indra Gunawan | Foto : Istimewa


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses