OtomotifZone.com – Barcelona, Spanyol. Pembalap andalan Indonesia di ajang GP2 Series, Rio Haryanto kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya. Setelah berhasil mencetak sejarah dengan mengumandangkan “Indonesia Raya” di Bahrain, atlet muda berusia 22 tahun yang didukung penuh Pertamina tersebut akan bertanding di Spanyol.
Putaran kedua musim ini akan digelar pada tanggal 8-10 Mei di Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spanyol. Rekor lap terbaik dipegang oleh Jules Bianchi dengan catatan waktu 1:27,727. Balapan kali ini sendiri akan menjadi laga kampung halaman bagi tim Campos Racing, tempat Rio bernaung.
Manajemen ban akan kembali menjadi faktor penentu strategi. Bagian yang paling krusial adalah tikungan nomor 3 ke kanan dimana mobil dipacu dengan akselerasi konstan. Hal tersebut membuat ban kiri depan sangat tertekan, khususnya di atas permukaan aspal yang kasar. Untuk event akhir pekan ini, tersedia ban berkompon hard dan soft yang memiliki perbedaan performa yang mencolok.
Memakai setelan mobil yang dibangun ulang setelah mengevaluasi seri sebelumnya, Rio menempati urutan 8 di sesi latihan bebas dan urutan 11 di babak kualifikasi yang ketat, dimana 12 peserta hanya berjarak di bawah 1 detik. Rio memulai feature race dengan baik dan akhirnya finish ke-5 setelah balapan diwarnai periode safety car. Sayangnya, pada sprint race Rio bersenggolan dengan pembalap lain saat berada di urutan ke-3.
“Saya dedikasikan kemenangan di Bahrain bagi semua pihak yang telah mendukung saya khususnya kepada semua masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada. Saya mencintai kompetisi balapan karena saya bangga membawa nama Indonesia di kancah internasional. Diharapkan, momentum kemenangan dari Sakhir akan tetap terjaga sepanjang musim,” buka Rio Haryanto.
“Sirkuit di Catalunya memiliki semua jenis tikungan yang cocok menjadi barometer performa mobil dan merupakan tempat populer untuk ujicoba F1. Karakter trek yang mengikuti kontur perbukitan menghasilkan sejumlah tanjakan dan turunan. Sekitar 60% bagian sirkuit dapat dilahap dengan full throttle. Melihat hasil tahun kemarin dan race sebelumnya di Sakhir, finish podium rasanya cukup realistis di Barcelona.”
Penulis : Andi | Foto : Istimewa

