OtomotifZone.com-Bira, Thailand. Perjuangan keras para mekanik dan pegokart diajang Rotax Max Challenge Thailand 2016 round 2 membuahkan hasil maksimal, dimana Oscar Ng memuncaki tangga juara kelas Micro Max yang digelar di Bira kart Circuit Thailand Sabtu sore (02/07) tadi.
Tampil kurang maksimal di Round 1 beberapa waktu lalu, membuat mekanik dari praga Asia karting team berjuang keras di round 2 hari Sabtu ini dan terbukti, hasil maksimal diraih teammate Shahan di AMC ini dengan meraih waktu terbaik 01:05.511, saat heat 1 dan PF meski berada dibawah Sergio, pegokart Praga Asia team ini selalu meraih waktu terbaiknya, dimana saat heat 1 dirinya meraih waktu 01:05.596, sementara Sergio yang berada diposisi pertama meraih waktu terbaiknya 01:05.700.

Pun demikian saat prefinal, kedua seteru diajang RMC Thailand ini berlanjut, Sergio berada diposisi 2 dengan waktu terbaiknya 01:05.731, sementara Oscar Ng meski berada diposisi 3 meraih waktu terbaiknya 01:05.383.
Keberhasilan setingan diajang ini akhirnya dituntaskan Oscar saat Final dengan meraih podium tertinggi dengan best time 01:04.998, sementara pegokart lainnya masih berkutat diangka 01:05 sekian.

Dengan modal kemenangan ini, membuat persaingan dikelas Micro max semakin ramai, pergantian posisi juara terbalik dengan hasil round 1 beberapa waktu lalu dimana Sergio posisi 1 dan Oscar posisi 2, .“We started slow on Thursday and Friday with this chassis at Bira the original layout , because was trying all option on setup as we can on this Praga chassis , on this morning warm up we believe we found the setup to drive fast When the track is cool but not good enough to win , but in the final race actually we only finish second but the winner was under weight as for that Oscar was declare as the Rd 2 winner , but for us with new Praga chassis we have the data we wan to make the chassis better for the next race“, papar Wai Leong, Ayah Oscar asal Malaysia.

Hasil obrolan singkat dengan Wai Leong, rupanya round 1 dan round 2 berbeda layout sirkuit, meski ditempat yang sama, namun saat round 1 pertama, panjang track hanya kurang lebih 1000 meter, sementara di round 2 ini track asli Bira sepanjang 1.334,4 meter dipakai secara utuh, itu yang membuat kerja keras untuk melakukan dan menaklukkan seting chassis praga yang memulai debutnya di Asia lewat Senna SN dikelas DD2 Asia.
Keberhasilan Oscar Ng dan Praga diajang RMC Thailand 2016 menambah daftar panjang persaingan chassis untuk melahirkan para pegokart-pegokart tangguh Asia.
Congrats.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Dok OZ




