OtomotifZone.com – Cimahi. Hadirnya 2 (dua) kelas Supermoto di ajang GCRT Samhari Road Race Sumber Production Gass Poll 2016 semakin memberi warna pada ajang balapan yang diselenggarakan di sirkuit Brigif 15 Kujang Cimahi, Sabtu (23/1) kemarin. Pasalnya, kelas Supermoto 150cc Open dan Supermoto FFA Open menyita perhatian sekitar 10.000 penonton menyaksikan jalannya perlombaan dua kelas tersebut.

“Untuk pertama kalinya Sumber Production membuka kelas Supermoto, yakni Supermoto 150cc Open diikuti 25 starter dan Supermoto FFA Open dengan 19 starter,” buka Sumber Agung Rizki ketua Sumber Production.
Sumber menambahkan, “Yang mengikuti tidak hanya dari Komunitas saja, ada juga beberapa pembalap road race seperti Tamy Pratama, Asep Bedun, Irvan Octavian, dan Deden Gentar. Spesialnya kita juga kehadiran pembalap senior H. Momo Harmono dari Jawa Timur.”
Awalnya komunitas Supermoto Bandung sering latihan di sirkuit Brigif 15 Kujang Cimahi bareng dengan jadwal road race (Selasa dan Jum’at). Hari ke hari pesertanya pun terus bertambah. “Dari situ ada obrolan dari perwakilan komunitas Supermoto Indonesia (SMI) Bandung kepada kami untuk membuka kelas Supermoto di event kami ini,” ujarnya.

Pada kelas Supermoto 150cc Open berhasil dimenangkan oleh Hilma Laksana pebalap asal Padalarang, sedangkan untuk kelas Supermoto FFA Open podium tertinggi diraih oleh pebalap asal Bandung, Tamy Pratama.
“Untuk event pertama Supermoto ini sangat bagus, bahkan kelas supermoto sudah bisa diterima di kota Bandung. Karena ini kejuaraan resmi Supermoto pertama di Jabar, semua pecinta Supermoto sangat antusias sekali dengan adanya event perdana ini walaupun masih gabung dengan road race. Kedepannya bersama penyelenggara kami akan membuat event khusus Supermoto,” kata Dadan Rahadian yang lebih akrab dipanggil Dadan Bigben ketua SMI Bandung.
“Kami akan mengevaluasi setelah event ini agar event selanjutnya bisa lebih baik dari sekarang. Bagusnya, untuk event Supermoto dibuat track khusus yang dibutuhkan adalah 70% Aspal dan 30% tanah serta beberapa handycap maksimal tinggi 65cm. Seperti di Brigif ini juga bisa kita gunakan dengan membuat beberapa variasi track,” tutup Dadan Bigben.
Penulis : Indra Gunawan | Foto : Indra Gunawan

